Medan, katakabar.com – Pemerintah Kota Medan akhirnya turun tangan tegas. Setelah tiga kali melayangkan surat peringatan yang tak digubris, tim gabungan Pemko Medan membongkar paksa trotoar di depan kedai kopi populer Dara Kupi di Jalan Sei Batanghari simpang Jalan Darussalam, Kecamatan Medan Sunggal, Senin (19/5/2025).
Pantauan di lokasi menunjukkan pembongkaran dilakukan oleh tim gabungan dari Satpol PP, Dinas SDABMBK, Kecamatan Medan Sunggal, Kelurahan Babura, dan turut disaksikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, M Afri Rizki Lubis.
Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah (P2D) Satpol PP Medan, Albena Boang Manalu, menyatakan bahwa langkah tegas ini diambil sesuai ketentuan yang berlaku.
"Hari ini kita membongkar aspal di atas trotoar yang dibangun oleh pengelola Dara Kupi. Tindakan ini sudah melalui proses panjang, termasuk tiga kali surat peringatan yang tidak ditanggapi," ujar Albena kepada media.
Ia menjelaskan, setelah surat peringatan ketiga (SP3) tak juga digubris, Satpol PP menerima surat permohonan pembongkaran dari Dinas SDABMBK Kota Medan, yang langsung ditindaklanjuti di lapangan.
"Ini jelas pelanggaran terhadap Perda Kota Medan No. 9 Tahun 2009, yang juga diperkuat Perwal No. 9 Tahun 2009. Tidak ada keraguan untuk bertindak karena trotoar adalah hak publik, bukan untuk dialihfungsikan seenaknya," tegas Albena.
Langkah tegas Pemko Medan ini turut diapresiasi oleh DPRD Kota Medan. Wakil Ketua Komisi IV, M Afri Rizki Lubis, menegaskan pentingnya keteladanan bagi pelaku usaha di kota ini.
"Ini jadi peringatan sekaligus contoh bagi pengusaha lain. Silakan berbisnis, silakan berinvestasi, tetapi jangan ganggu fasilitas umum. Trotoar disediakan pemerintah untuk pejalan kaki, bukan untuk dikomersialisasi,” katanya kepada media.
Afri juga menekankan bahwa Pemko Medan tidak anti terhadap investasi, namun semua harus sesuai aturan.
"Pemko terbuka bagi siapapun yang ingin berusaha, tapi jangan abaikan aturan. Tertib kota adalah tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, pengusaha Darah Kupi, Jupri, memastikan bahwa seluruh proses telah rampung. Ia menyebut hasil akhir ini sebagai yang terbaik bagi mereka.
“Sudah selesai semua, Bang. Inilah hasil terbaik untuk kami. Terima kasih banyak atas segala kebaikan Abang,” ujar Jupri.()
Trotoar Depan Dara Kupi Dibongkar Paksa, Pemko Medan Sudah Tiga Kali Diperingatkan
Diskusi pembaca untuk berita ini