Rekomendasi Sunscreen Buat Bayi dan Anak Aman Digunakan Sehari-hari
Jakarta, katakabar.com - Sekarang ini, pakai sunscreen bukan cuma untuk orang dewasa saja. Bayi dan anak juga butuh perlindungan kulit sejak dini, apalagi kalau sering diajak aktivitas di luar rumah. Entah itu jalan pagi, ke playground, berangkat sekolah, atau sekadar ikut orang tua belanja sebentar. Paparan sinar matahari tetap ada, bahkan saat cuaca terlihat mendung. Karena itu, memilih sunscreen bayi aman dan nyaman dipakai sehari-hari jadi hal penting. Tapi wajar kalau orang tua masih bingung. Sunscreen anak yang bagus itu seperti apa? Apakah SPF harus tinggi? Apakah aman untuk kulit sensitif? Artikel ini akan membantu Mom and Dad mengetahui bagaimana cara memilih sekaligus memberikan rekomendasi sunscreen bayi dan anak yang bisa dipertimbangkan. Kenapa Bayi dan Anak Perlu Sunscreen? Kulit bayi dan anak masih lebih tipis dibanding orang dewasa. Lapisan pelindung alaminya (skin barrier) juga belum terbentuk sempurna. Artinya, kulit mereka lebih rentan terhadap: 1. Paparan sinar UVA & UVB 2. Kulit kemerahan atau iritasi 3. Kulit kering dan sensitif 4. Dampak jangka panjang akibat paparan sinar matahari Bahkan aktivitas singkat seperti duduk di stroller atau bermain 20–30 menit di luar rumah tetap bisa membuat kulit terpapar sinar UV. Karena itu, penggunaan sunscreen anak sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas sebelum keluar rumah, sama seperti memakaikan topi atau baju lengan panjang. Cara Memilih Sunscreen Bayi dan Anak Tepat Memilih sunscreen untuk si kecil memang tidak bisa asal ambil di rak. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan: 1. Pilih yang Broad Spectrum (UVA & UVB Protection) 2. Perhatikan Kandungan yang Lembut seperti Titanium Dioxide 3. SPF yang Ideal sekitar 30–50 sudah cukup untuk penggunaan sehari-hari. 4. Tekstur Ringan dan Nyaman 5. Bisa Digunakan untuk Wajah dan Tubuh Rekomendasi Sunscreen untuk Bayi & Anak yang Aman Berikut beberapa rekomendasi sunscreen bayi yang bisa dipertimbangkan untuk pemakaian sehari-hari: 1. Loluna Baby Sunscreen Salah satu pilihan sunscreen bayi aman yang dirancang untuk penggunaan harian adalah Loluna Baby Sunscreen. Produk ini hadir sebagai Face and Body Sunscreen dengan konsep perlindungan menyeluruh. Beberapa keunggulannya antara lain: SPF 50 PA++++ untuk perlindungan optimal dari UVA & UVB Mengandung Titanium Dioxide yang bekerja dengan memantulkan sinar matahari Dilengkapi teknologi perlindungan tambahan terhadap polusi Membantu menjaga skin barrier tetap sehat Gentle untuk kulit bayi dan anak Teksturnya cepat menyerap, tidak lengket, dan tidak terasa sumuk di kulit. Ini penting banget karena anak-anak biasanya tidak suka kalau kulitnya terasa berat atau berminyak. Loluna Baby Sunscreen cocok digunakan sebelum berangkat sekolah, jalan pagi, atau aktivitas luar ruangan lainnya. Cukup aplikasikan 15–20 menit sebelum keluar rumah dan ulangi sesuai kebutuhan. 2. Moell Sunscreen Anak Moell juga menjadi salah satu opsi sunscreen anak yang cukup dikenal di kalangan orang tua. Produk ini diformulasikan untuk kulit anak dan bisa digunakan untuk aktivitas luar ruangan ringan. Pastikan tetap membaca label dan menyesuaikan dengan kebutuhan kulit si kecil. 3. Expert Care Sunscreen Anak Expert Care termasuk pilihan lain dalam kategori sunscreen anak. Produk ini dirancang untuk membantu melindungi kulit anak dari paparan sinar matahari saat beraktivitas. Seperti biasa, penting untuk memastikan kandungan sesuai dengan kondisi kulit anak dan tidak memicu reaksi sensitif. Tips Memakai Sunscreen pada Bayi & Anak Supaya anak terbiasa, jadikan pemakaian sunscreen sebagai bagian dari rutinitas. Misalnya setelah mandi pagi, sebelum pakai baju, atau sebelum berangkat sekolah. Anak biasanya meniru kebiasaan orang tua. Jika Mom and Dad juga memakai sunscreen, mereka akan melihat bahwa ini adalah bagian normal dari perawatan diri. Dengan begitu, kebiasaan baik ini bisa terbentuk sejak kecil. Agar perlindungan maksimal, cara pemakaian juga perlu diperhatikan: Gunakan 15–20 menit sebelum keluar rumah. Oleskan secara merata di area wajah, leher, tangan, dan bagian tubuh yang terpapar. Gunakan secukupnya, jangan terlalu tipis. Ulangi pemakaian setiap 2–3 jam jika berada di luar ruangan cukup lama. Tetap kombinasikan dengan topi atau pakaian pelindung. Ingat, sunscreen bukan berarti anak tidak boleh kena matahari sama sekali. Justru ini bentuk perlindungan agar mereka tetap bisa aktif dengan aman. Memilih sunscreen bayi aman dan nyaman digunakan sehari-hari sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit si kecil. Perhatikan perlindungan broad spectrum, kandungan yang lembut seperti Titanium Dioxide, SPF yang ideal, serta tekstur yang ringan dan tidak lengket. Beberapa rekomendasi sunscreen bayi dan anak salah satunya seperti Loluna Baby Sunscreen bisa menjadi pilihan sesuai kebutuhan. Dengan penggunaan yang tepat dan konsisten, sunscreen anak membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari sekaligus mendukung aktivitas harian tetap nyaman dan aman.
Proses Hukum Berjalan Pemulihan Mental Prioritas
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Proses hukum kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kabupaten Rokan Hulu terus berjalan. Surat pemanggilan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Rokan Hulu kini telah diserahkan kepada keluarga korban melalui perangkat lingkungan setempat, menandai langkah nyata penegakan keadilan. Penyerahan surat tersebut dilakukan oleh Ketua RT, Suprianto, dan Ketua RW, Sulaiman Hasibuan, dan Kepala Dusun Suyanto, didampingi langsung oleh Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Rokan Hulul, Ramlan Lubis. Kehadiran mereka memastikan proses berjalan lancar dan tetap mengedepankan perlindungan serta kenyamanan korban. Menurut Ramlan, kasus seperti ini tidak boleh dianggap remeh. Perlindungan terhadap anak harus menjadi tanggung jawab bersama, baik dari sisi hukum maupun sosial. “Hak anak harus terpenuhi dan dilindungi sepenuhnya. Semua pihak wajib bahu-membahu menjaga anak dari segala bentuk kekerasan,” tegas Ramlan, Kamis (21/5). Lebih dari Sekadar Hukum Kunci Pemulihan Mental Di samping tuntutan proses hukum yang adil, LPAI menekankan satu hal yang tak kalah krusial, yakni pemulihan mental korban. Ramlan menegaskan, hukuman bagi pelaku harus ditegakkan, namun kesehatan jiwa anak juga harus segera dikembalikan. “Anak korban butuh pendampingan psikolog yang intensif. Trauma yang tidak ditangani sejak dini bisa membekas seumur hidup dan merusak masa depannya,” ujarnya. Lantaran itu, LPAI meminta seluruh pihak menjaga kerahasiaan identitas korban dan tidak membiarkan tekanan publik memperburuk kondisi psikologis anak. Kasus ini bermula ketika LPAI melaporkan seorang oknum Wakil Ketua BPD Desa Koto Tandun, berinisial ANJ 37 tahun, diduga telah melakukan perbuatan asusila berulang kali terhadap bunga nama samaran 13 tahun. Kejadian diduga terjadi di dalam kendaraan pribadi pelaku saat mengantar-jemput korban ke sekolah, hingga membuat anak tersebut trauma berat dan meminta pindah sekolah. Meski sempat muncul kontroversi dengan adanya surat sangkalan dari keluarga, masyarakat dan LPAI tetap menuntut kejelasan. Proses hukum kini terus berjalan, dan janji negara untuk hadir melindungi generasi muda menjadi harapan besar semua pihak. “Jangan biarkan masa depan anak hancur. Negara hadir, masyarakat bergerak, keadilan harus ditegakkan,” tegas Ramlan.
Edutrain LRT Jabodebek, Cara KAI Kenalkan Transportasi Publik Pada Anak Sejak Dini
Jakarta, katakabar.com - Kereta Api Indonesia (KAI) melalui LRT Jabodebek taja Edutrain pada Senin (11/5) untuk 30 murid TK dan pendamping dengan rute Kampung Rambutan–Dukuh Atas. Peserta belajar tata cara naik LRT, pengenalan profesi, sarana, hingga sistem GoA level 3 dengan train attendant. Sepanjang Januari–April 2026, Edutrain sudah melayani 3.417 peserta, sementara tahun 2025 diikuti 19.064 peserta. Partisipasi bisa diajukan via surat permohonan ke Divisi LRT Jabodebek. PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mengenalkan budaya penggunaan transportasi publik sejak dini melalui kegiatan Edutrain LRT Jabodebek. Total 30 peserta terdiri dari murid dan pendamping, dari Taman Kanak-kanak mengikuti perjalanan edukatif tentang LRT Jabodebek dengan rute Kampung Rambutan–Dukuh Atas. Para peserta selain mendapatkan pengalaman langsung menggunakan LRT Jabodebek, juga menerima berbagai penjelasan, mulai dari tata cara menggunakan transportasi LRT Jabodebek, pengenalan profesi, jenis sarana yang beroperasi, hingga pengenalan sistem Grade of Automation (GoA) level 3 yang didukung teknologi operasional otomatis dengan petugas train attendant (TA). Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menjelaskan kegiatan Edutrain ini dirancang untuk mengenalkan profesi petugas, tata cara menggunakan LRT Jabodebek dengan aman dan tertib, hingga aturan selama berada di area stasiun maupun di kereta, demi keselamatan, kenyamanan, dan keamanan bersama. “Kegiatan Edutrain ini tidak hanya memberikan pengalaman menggunakan LRT Jabodebek, namun menjadi media pembelajaran tentang budaya menggunakan transportasi publik LRT Jabodebek, sekaligus menumbuhkan minat terhadap transportasi publik,” ucapnya. Sepanjang tahun 2026 ini (Januari - April) telah melayani 3.417 peserta kegiatan Edutrain LRT Jabodebek. Sementara itu, pada tahun 2025 kegiatan Edutrain ini diikuti 19.064 peserta terdiri murid dan pendamping. Apabila ingin berpartisipasi dalam kegiatan Edutrain, dapat melalui surat permohonan ke Divisi LRT Jabodebek yang mencantumkan instansi, waktu, rute, jumlah peserta, serta kontak PIC kegiatan.
Melihat Masa Depan Karier Anak: Binus @Bandung Bahas Pentingnya Orang Tua Memilih Kampus Tepat
Bandung, katakabar.com - Di tengah ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi setiap tahunnya, Binus @Bandung gelar Media Gathering bersama para awak media di kampus Binus @Bandung untuk berbagi pandangan mengenai tren memilih pendidikan tinggi yang tepat serta memperkenalkan ekosistem pembelajaran yang dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa lebih dekat dengan dunia karier. Momentum ini hadir beriringan dengan dinamika penerimaan mahasiswa baru yang setiap tahun semakin selektif dan menjadi perhatian para siswa dan orang tua di berbagai daerah, termasuk Kota Bandung yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi di Indonesia. Memilih perguruan tinggi keputusan penting bagi calon mahasiswa dan orang tua, sebab pendidikan tinggi semakin dipandang sebagai langkah strategis yang dapat mempengaruhi masa depan karier. Di tengah meningkatnya biaya pendidikan dan tingginya ekspektasi setelah lulus, tidak sedikit keluarga yang merasa khawatir akan salah langkah menentukan pilihan jurusan maupun kampus. Kekhawatiran ini tidak muncul tanpa alasan. Fenomena career mismatch masih menjadi tantangan di berbagai negara, termasuk di Indonesia, di mana sekitar 35%–36% pemuda bekerja tidak sesuai dengan tingkat pendidikan yang dimiliki. Di saat yang sama, perkembangan teknologi dan transformasi industri juga terus mengubah lanskap dunia kerja. Laporan dari World Economic Forum memprediksi sekitar 22% pekerjaan global akan mengalami perubahan pada tahun 2030, menunjukkan generasi muda akan memasuki dunia kerja yang semakin dinamis dan membutuhkan keterampilan baru. Fenomena ini membuat banyak orang tua semakin berhati-hati dalam mendampingi anak menentukan pilihan pendidikan. Riset yang dilakukan oleh Populix bersama Binus University juga menunjukkan bahwa kekhawatiran orang tua tidak hanya berkaitan dengan pilihan jurusan, tetapi juga dengan minimnya informasi mengenai prospek karier dari suatu bidang studi. Bahkan, pertimbangan mengenai employability atau peluang kerja setelah lulus kini menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan pilihan perguruan tinggi. Dari sisi orang tua, Vivi, mengungkapkan kekhawatiran memilih perguruan tinggi juga menjadi pertimbangan penting sebelum menentukan pilihan pendidikan anak. “Sebagai orang tua tentu kami ingin memastikan bahwa pendidikan yang dipilih benar-benar memberikan bekal yang bermanfaat bagi masa depan anak. Melihat bagaimana lingkungan belajar dan kesempatan pengembangan diri yang diberikan oleh kampus menjadi salah satu faktor yang membuat kami yakin,” ujar Vivi. Pada diskusi tersebut, Dr. Esther Widhi Andangsari, Head of Psychology Department Binus University sekaligus praktisi psikologi, menyoroti kekhawatiran menentukan pilihan pendidikan merupakan hal yang wajar, terutama ketika keputusan tersebut dianggap sangat menentukan masa depan seseorang. “Banyak anak muda merasa keputusan memilih jurusan atau kampus seolah menentukan seluruh hidup mereka. Padahal yang lebih penting adalah bagaimana mereka memahami minat, potensi, serta lingkungan belajar yang dapat mendukung perkembangan mereka. Ketika mahasiswa berada di ekosistem yang tepat, mereka akan memiliki ruang untuk mengeksplorasi kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang terus berubah,” jelas Dr. Esther. Sebagai Creative Technology & Creativepreneurship Campus, Binus @Bandung menjawab kekhawatiran itu dengan menggabungkan penguasaan teknologi dengan kreativitas serta pemahaman bisnis. Pendekatan ini menjadi relevan dengan perkembangan ekonomi kreatif dan industri digital yang terus tumbuh, khususnya di kota Bandung yang dikenal sebagai salah satu pusat kreativitas dan inovasi di Indonesia, Pendekatan ini juga diperkuat dengan ekosistem Binus University yang telah terhubung dengan lebih dari 2.200 perusahaan global serta didukung oleh jaringan lebih dari 175.000 komunitas Binusian yang tersebar di berbagai sektor industri di dalam maupun luar negeri. Ekosistem ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk membangun koneksi profesional, memperoleh pengalaman industri, hingga mempersiapkan karir sejak masa kuliah. Sementara, Campus Director Dr. Johan Muliadi Kerta menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan mahasiswa siap menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin cepat. “Perguruan tinggi tidak hanya berperan memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga harus mampu menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan industri. Mahasiswa perlu dibekali dengan kemampuan teknologi, kreativitas, serta pola pikir inovatif agar mereka siap menghadapi berbagai peluang dan tantangan karir di masa depan,” jelasnya. Selain itu, mahasiswa Binus juga memiliki kesempatan untuk memperoleh pengalaman internasional selama masa studi. Tercatat 98% lulusan Binus telah mendapatkan pengalaman internasional, baik melalui kegiatan akademik global, program kolaborasi internasional, maupun berbagai aktivitas lintas negara. Untuk memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda, Binus University juga menyediakan berbagai pilihan program beasiswa hingga 100%, sehingga semakin banyak siswa berprestasi dapat memperoleh kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi dengan dukungan yang memadai. Konsep pendidikan di Binus @Bandung yang menempatkan kreativitas, teknologi terutama AI dan kewirausahaan sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran. Hal ini menjadi relevan dengan Bandung yang dikenal sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia dengan perkembangan industri kreatif yang pesat.
Bupati Syah Afandin Dorong Langkat Jadi Percontohan Nasional Ekonomi Kreatif Perempuan
Langkat, Katakabar - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menghadiri rapat kerja bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) RI di Jakarta, Rabu (6/5/2026), guna membahas pengembangan ekonomi kreatif perempuan serta revitalisasi fasilitas layanan perempuan dan anak yang terdampak banjir.
Bukan Batik Biasa: Ini kisah Liza Didik Anak Berkebutuhan Khusus Membatik
Duri, katakabar.com - Setiap jam praktik dimulai, Liza sering mendapati pemandangan yang sama di ruang kelas Sekolah Luar Biasa (SLB) Aisyiyah kawasan Mandau dan Pinggir. Beberapa siswa duduk diam dengan pandangan menunduk, sebagian lagi pegang alat tanpa benar-benar tahu harus berbuat apa. Bukan karena mereka tak mau belajar, tetapi karena metode pembelajaran yang ada belum sepenuhnya memberi ruang bagi mereka untuk mengeksplorasi kemampuan diri. Sebagai pendidik yang sehari-hari mendampingi anak berkebutuhan khusus, Liza kerap diliputi kegelisahan. Proses belajar yang masih didominasi metode konvensional, minim praktik, membuat siswa cenderung pasif dan kesulitan mengekspresikan diri. Di saat yang sama, peran guru sering kali berhenti pada penyampaian materi, dengan ruang inovasi yang belum berkembang optimal. “Kadang saya bertanya pada diri sendiri, apakah cara mengajar yang selama ini kami lakukan benar-benar sudah sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarLiza. Kekhawatiran itu terus mengiringinya, terutama saat melihat potensi besar dalam diri para siswa yang belum tergali. Dorongan untuk mencari pendekatan pembelajaran yang lebih bermakna membawa Liza bergabung dengan Program Peningkatan Kualitas Pendidikan Inklusif Berbasis Vokasional yang diinisiasi oleh PT Pertamina Hulu Rokan. Bagi Liza, program ini bukan sekadar pelatihan, melainkan harapan baru untuk menghadirkan proses belajar yang lebih hidup dan relevan bagi anak didiknya. Melalui pendampingan yang diberikan, Liza dikenalkan pada pembelajaran vokasional membatik sebagai media pengembangan keterampilan siswa. “Saya mendapatkan ilmu baru yang tidak hanya menambah wawasan, tapi juga membuka cara pandang saya dalam mengajar,” ucapnya. Berbekal pelatihan tersebut, Liza mulai menerapkan pembelajaran membatik secara bertahap dan adaptif. Mulai dari pengenalan motif sederhana, cara memegang canting, hingga proses pewarnaan, semua dilakukan dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing siswa. Prosesnya tidak selalu mudah. Pada tahap awal, Liza harus mendampingi secara intens, mengulang instruksi lebih dari sekali, dan bersabar menghadapi ketakutan siswa untuk mencoba. Perlahan, perubahan mulai terlihat. Siswa yang sebelumnya hanya mengamati dari kejauhan mulai berani ikut terlibat. Ada yang awalnya sekadar memegang canting, lalu perlahan mencoba membuat garis sederhana di atas kain. “Dari sekadar memegang canting hingga mampu menyelesaikan karya sederhana, setiap proses menjadi pencapaian yang berarti,” tuturnya senyum bangga. Transformasi tak hanya terjadi pada siswa, tetapi juga pada Liza sendiri. Dari peran sebagai pengajar, Ia bertransformasi menjadi fasilitator yang lebih adaptif dan kreatif. Ia belajar memahami karakter tiap siswa, menyesuaikan ritme pembelajaran, serta membangun pendekatan yang lebih personal dan empatik. Kegiatan membatik menghadirkan suasana belajar yang lebih interaktif dan kolaboratif. Di ruang kelas, siswa memiliki kesempatan untuk mencoba, bereksplorasi, dan mengekspresikan diri dengan cara mereka sendiri. Dengan penuh ketulusan, Liza mendampingi setiap proses, bukan hanya mengajarkan teknik, tetapi menumbuhkan rasa percaya diri. “Paling mengharukan bagi saya bukan hasil batiknya,” ucap Liza lirih. “Tapi saat mereka mulai percaya bahwa mereka juga bisa. Perubahan itu memang pelan, tapi sangat berarti," jelas Liza. Program ini menghadirkan pembelajaran vokasional membatik melalui penyediaan alat dan bahan, pelatihan bagi guru, serta pendampingan dalam penerapan metode berbasis praktik. Lebih dari sekadar peningkatan keterampilan, program ini membuka ruang harapan bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk mengenali dan mengembangkan potensi diri mereka. Melalui program ini, PT Pertamina Hulu Rokan hadir sebagai mitra yang memperkuat peran perempuan dalam pendidikan sahabat istimewa. Sejalan dengan semangat Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April, kisah Liza menjadi potret nyata keberanian seorang perempuan membuka jalan, sekecil apa pun, demi masa depan yang lebih setara, mandiri, dan bermakna bagi generasi yang kerap terpinggirkan. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.
Dari Rollerblade hingga Kairo: Bagaimana 13 Anak di RS Inspirasi Gersos Baru Smart Salary
Jakarta, katakabar.com - Smart Salary, platform HRIS dan Payroll Indonesia, bersama Decathlon Indonesia memulai sebuah inisiatif sosial berkelanjutan melalui kunjungan ke rumah singgah Mizan Amanah Cilandak Barat, Jakarta Selatan, yang dihuni tiga belas remaja putri. Kegiatan berlangsung Jumat (17/4) tersebut menjadi langkah awal membangun hubungan yang lebih bermakna dengan para penghuni rumah singgah. Bagi Smart Salary, kegiatan sosial tidak seharusnya berhenti sebagai kunjungan seremonial yang hanya menghadirkan kebahagiaan sesaat. Lebih dari itu, perusahaan percaya bahwa kontribusi sosial yang nyata hadir melalui hubungan yang terus terjaga, perhatian yang konsisten, serta ruang bagi setiap individu untuk merasa didengar dan didukung. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi sumber daya manusia, Smart Salary meyakini nilai people-first tidak hanya relevan di lingkungan kerja, tetapi juga di tengah masyarakat. Hubungan antarmanusia, empati, dan kepedulian merupakan fondasi penting yang sejalan dengan semangat perusahaan dalam membangun solusi HR modern. Di kunjungan tersebut, para remaja putri diajak mengikuti berbagai aktivitas interaktif, termasuk sesi berbagi cerita dan menuliskan mimpi-mimpi mereka. Dari kegiatan sederhana itu, lahir banyak harapan yang menyentuh hati. Sebagian anak menuliskan cita-cita seperti ingin menjadi dokter, guru, maupun polisi. Tetapi beberapa lainnya menyampaikan mimpi yang sangat sederhana: ingin memiliki rollerblade, memelihara kucing, hingga ingin menikmati buah durian. Di sisi lain, terdapat pula mimpi besar, seperti keinginan melanjutkan pendidikan ke Kairo, Mesir, serta cita-cita menghafal juz Al Quran. Bagi Smart Salary, momen tersebut menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki harapan yang layak diperjuangkan. Keterbatasan keadaan hari ini tidak pernah membatasi luasnya masa depan yang dapat mereka bayangkan. “Pertemuan ini memberikan perspektif bahwa di balik sistem, software, dan teknologi yang kami bangun, pada akhirnya selalu ada manusia yang menjadi pusatnya. Di Smart Salary, kami percaya teknologi seharusnya membantu menciptakan koneksi yang lebih baik, bukan menggantikannya. Melalui pertemuan ini, kami diingatkan bahwa perhatian yang tulus dan hubungan yang terus dijaga justru dapat memberi dampak paling berarti,” ujar Ricky Halim, Brand & Communication Smart Salary. Berangkat dari pengalaman tersebut, Smart Salary tengah menyiapkan inisiatif lanjutan bertajuk Surat Sahabat, sebuah program korespondensi yang akan menghubungkan para penghuni rumah singgah dengan komunitas HR di Indonesia. Melalui kolaborasi bersama sejumlah komunitas HR, anak-anak akan memiliki kesempatan untuk bertukar cerita, menerima semangat, serta membangun koneksi dengan para profesional dari berbagai latar belakang industri. Program ini diharapkan menjadi ruang sederhana namun bermakna, di mana setiap surat yang datang dapat menghadirkan perhatian baru, sudut pandang baru, dan keyakinan bahwa mimpi mereka layak diperjuangkan. Selain melalui Program Surat Sahabat, Smart Salary juga berkomitmen untuk melanjutkan kunjungan berkala sebagai bagian dari hubungan jangka panjang dengan para penghuni rumah singgah. Kolaborasi bersama Decathlon Indonesia ini menjadi bagian dari keyakinan bahwa kontribusi sosial terbaik bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang hadir, mendengar, dan bertumbuh bersama. “Jika bisnis dibangun melalui hubungan antarmanusia, maka kontribusi sosial pun seharusnya dimulai dari nilai yang sama. Kami percaya hubungan yang tulus, perhatian yang konsisten, dan kehadiran nyata dapat menjadi awal dari dampak yang lebih besar,” sambung Ricky Halim, Brand & Communication Smart Salary. Ke depan, Smart Salary berkomitmen untuk terus menghadirkan inisiatif sosial yang berkelanjutan dan bermakna, sejalan dengan visi perusahaan untuk menempatkan manusia sebagai pusat dari setiap pertumbuhan.
Hublife Hadirkan Ruang Belajar Anak Lengkap Kebutuhan
Jakarta, katakabar.com - Hublife kini semakin dikenal sebagai ruang bagi orang tua dan anak untuk belajar, bermain, sekaligus memenuhi berbagai kebutuhan si kecil. Di tengah kebutuhan keluarga modern akan ruang yang nyaman, edukatif, dan praktis, Hublife hadir sebagai destinasi keluarga yang menawarkan pengalaman lengkap dalam satu tempat. Tidak hanya menjadi lifestyle hub, Hublife kini semakin dikenal sebagai ruang bagi orang tua dan anak untuk belajar, bermain, sekaligus memenuhi berbagai kebutuhan si kecil. Usung konsep family-friendly lifestyle destination, Hublife menghadirkan tenant yang mendukung aktivitas anak dari sisi edukasi, kreativitas, literasi, hingga kebutuhan harian keluarga. Salah satu daya tarik utamanya adalah Go Grow, pusat belajar dan kreativitas anak yang menghadirkan berbagai program interaktif dengan konsep play-based learning. Di sini, anak-anak dapat mengeksplorasi kemampuan motorik, kreativitas, serta keterampilan sosial melalui aktivitas yang memadukan unsur belajar dan bermain secara seimbang. Bagi orang tua yang ingin memenuhi kebutuhan fashion dan perlengkapan anak, Nice Kids menjadi pilihan yang praktis dengan ragam produk yang lengkap dan stylish. Sementara untuk kebutuhan nursery, Byoji menawarkan berbagai pilihan ranjang bayi dan perlengkapan tidur anak yang dirancang untuk menunjang kenyamanan sekaligus kebutuhan tumbuh kembang si kecil. Selain itu, pengalaman keluarga di Hublife juga semakin lengkap dengan hadirnya Wonder Bookstore, yang menyediakan beragam koleksi buku mulai dari buku anak, buku edukasi, hingga pengetahuan umum. Kehadirannya memperkuat posisi Hublife sebagai ruang yang mendukung budaya membaca sekaligus menjadi tempat quality time keluarga. “Melalui tenant yang kami hadirkan, Hublife ingin menjadi lebih dari sekadar destinasi lifestyle. Kami ingin menjadi ruang yang dekat dengan kebutuhan keluarga masa kini, di mana anak bisa belajar dan bermain dengan menyenangkan, sementara orang tua dapat menemukan berbagai kebutuhan keluarga secara praktis,” ujar Christina, Deputy GM Operations. Dengan pengalaman yang menggabungkan edukasi, eksplorasi, dan kemudahan berbelanja, Hublife menghadirkan cara baru bagi keluarga untuk menikmati waktu bersama. Satu destinasi untuk belajar, bermain, membaca, hingga melengkapi kebutuhan anak semuanya dirancang untuk membuat quality time keluarga jadi lebih bermakna.
Satu Kepedulian, Sejuta Harapan: Safari Ramadhan MIND ID Jangkau Lebih Dari 32.000 Anak
Jakarta, katakabar.com - Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID bersama seluruh Anggota Grup melaksanakan Program Safari Ramadhan 2026 di seluruh wilayah operasional Grup MIND ID. Hal ini sebagai wujud dari nilai tambah hilirisasi kembali ke masyarakat, khususnya anak yatim piatu, anak penyandang cacat, anak pejuang kanker dan kelompok-kelompok rentan yag menjadi fondasi bagi masa depan Indonesia. Fokus dukungan kepada anak-anak ini sejalan dengan Asta Cita Presiden terkait dukungan bagi generasi muda dan penyandang disabilitas untuk pembangunan sumber daya manusia. Tahun ini, Safari Ramadhan MIND ID mengusung tema “Satu Kepedulian, Sejuta Harapan untuk Indonesia dan Dunia.” Tema tersebut menegaskan bahwa satu aksi kebaikan yang dilakukan secara kolektif dapat memantik jutaan harapan. MIND ID Bersama seluruh Anggota konsisten menguatkan berbagai program dukungan sosial guna yang mampu menumbuhkan semangat dan harapan bagi anak-anak. Secara keseluruhan, total bantuan yang disalurkan menjangkau 205 titik dari kabupaten Batubara, Sumatra Utara, hingga Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Dalam program tahun ini, Grup MIND ID menjangkau 32.357 orang penerima manfaat, 7.421 orang penerima santunan, 14.258 paket sembako, dan bantuan sosial lain seperti 6.611 paket makanan buka puasa, 5.000 sarana pendidikan, dan 187 sarana rumah ibadah. Sebagian besar bantuan diprioritaskan bagi anak pejuang kanker, anak berkebutuhan khusus/disabilitas, anak yatim piatu, serta kaum duafa di seluruh area operasi. Corporate Secretary MIND ID Pria Utama menegaskan bahwa hilirisasi bukan hanya soal kinerja ekonomi, melainkan tanggung jawab sosial untuk memajukan kualitas manusia Indonesia. "MIND ID proaktif memastikan integrasi dari kegiatan penambangan, pengolahan tidak hanya berhenti pada penciptaan nilai tambah ekonomi, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah sosial yang akan berpengaruh positif bagi kesatuan dan keberlanjutan Indonesia sebagai Bangsa yang besar," jelasnya. Pria menjelaskan prioritas MIND ID adalah mendukung pengembangan SDM generasi muda dari kalangan yang membutuhkan. Lantaran itu, bantuan yang diberikan pada tahun ini tidak berhenti pada kebutuhan dasar, tetapi juga mencakup dana pendidikan, sarana belajar, dukungan kesehatan seperti obat dan suplemen, serta perbaikan sarana elektronik primer di rumah tinggal dan tempat belajar agar anak-anak memiliki ruang tumbuh yang lebih layak. “Hilirisasi ditujukan untuk mewujudkan kemaslahatan. Setiap ton mineral yang kita kelola harus mampu membuka jalan bagi peningkatan kualitas hidup, terutama bagi anak-anak yang akan menjadi fondasi bagi pembangunan peradaban masa depan Indonesia,” tandas Pria.
KAI Services Apresiasi Aksi Heroik Petugas Sekurity Selamatkan Anak di Stasiun Cibatu
Jakarta, katakabar.com - Kereta Api Indonesia (KAI) Services memberikan apresiasi kepada petugas keamanan bernama Fahmi Suparman atas aksi sigapnya selamatkan seorang anak yang berlari menuju rel saat Kereta Api Serayu akan memasuki Stasiun Cibatu, Garut, Jawa Barat. Berkat tindakan cepat tersebut, anak tersebut berhasil diselamatkan dari potensi bahaya di jalur rel kereta. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan keberaniannya, KAI Services memberikan sertifikat dan pin apresiasi yang diserahkan Direktur Bisnis Korporasi dan Operasi KAI Services, Benny Rustanto, bersama Komisaris KAI Services, Samsul Bahri, di Loko Café Bandung, Rabu (11/3). Di kegiatan tersebut, Benny Rustanto, menyampaikan apresiasi atas tindakan cepat Fahmi yang dinilai mencerminkan komitmen tinggi dalam menjaga keselamatan masyarakat di lingkungan stasiun. “Kami sangat mengapresiasi tindakan sigap yang dilakukan Saudara Fahmi. Tindakan ini mencerminkan dedikasi, kepedulian, serta tanggung jawab seorang petugas keamanan dalam menjaga keselamatan penumpang dan masyarakat di lingkungan stasiun. Kami berharap keteladanan yang ditunjukkan Saudara Fahmi dapat menjadi inspirasi bagi seluruh petugas keamanan untuk selalu menjalankan tugas dengan kewaspadaan dan kepedulian yang tinggi,” kata Benny. Sementara, Fahmi Suparman mengaku bersyukur dan bangga atas penghargaan yang diberikan oleh KAI Services. Ia tidak menyangka tindakan spontan yang dilakukannya saat bertugas mendapatkan perhatian dan apresiasi dari perusahaan. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas apresiasi yang diberikan oleh perusahaan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan stasiun,” cerita Fahmi. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 23 Januari 2026, saat Fahmi sedang bertugas sebagai petugas Unit Pengamanan di Stasiun Cibatu. Pada saat itu, ia dengan sigap menghampiri dan menyelamatkan seorang bocah yang berlari menuju jalur rel ketika Kereta Api Serayu tengah memasuki area stasiun. Berkat kesigapannya, anak tersebut berhasil diselamatkan dari area berbahaya di jalur rel kereta. KAI Services menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa kereta api, sekaligus mendorong seluruh petugas di lapangan untuk selalu sigap dan peduli terhadap situasi di sekitarnya.