Vokasi Nonmigas PHR: Nyalakan Asa Generasi Muda Riau Lewat Teknisi AC Riau
Riau
Kamis, 03 September 2026 | 13:08 WIB

Vokasi Nonmigas PHR: Nyalakan Asa Generasi Muda Riau Lewat Teknisi AC

Pekanbaru, katakabar com - Almaida Romi, 19 tahun sempat limbung dengan masa depannya selepas tamat sekolah di bangku pondok pesantren, di kampung halamannya, di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Terbesit ingin melanjutkan pendidikan ke bangku perguruan tinggi, tetapi harapan itu pupus karena keterbatasan biaya. Disisi lain, tanpa keterampilan khusus, pemuda ini tidak begitu percaya diri untuk melamar pekerjaan. Beberapa bulan setelah dinyatakan lulus sekolah tahun ajaran 2026, hari-harinya kosong tanpa aktivitas berarti, menganggur, berada dalam bayang-bayang ketidakpastian masa depan. Romi kerap merasa gelisah saat melihat orang tuanya harus berjuang di tengah kesulitan ekonomi keluarga. Terlebih sang ayah yang dulunya menjadi tulang punggung keluarga mengalami sakit usai mengalami kecelakan sepeda motor beberapa tahun silam. Di usianya yang masih muda, ia berharap kesempatan untuk bisa menopang ekonomi keluarganya kembali. "Setelah tamat sekolah saya sempat bingung. Mau kuliah tidak ada biaya, mau kerja belum punya keterampilan. Beruntung, saya dapat informasi pelatihan ini dari media sosial. Begitu dinyatakan lulus seleksi, rasanya seperti diberi jalan terang," cerita Romi mengenang awal perjalanannya. Titik balik itu hadir ketika Romi menemukan sebuah unggahan media sosial tentang Program Vokasi Nonmigas 2026 yang digelar PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Kampar. Romi memberanikan diri mendaftar, mengikuti serangkaian proses seleksi, hingga akhirnya dinyatakan lulus sebagai salah satu peserta Pelatihan Teknisi AC. Kini, Romi tampil lebih percaya diri. Tak sekadar teori, Romi mendapatkan pembekalan komprehensif, praktik perbaikan dan perawatan AC, hingga mengantongi sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Tak hanya ilmu, PHR juga membekalinya dengan paket bantuan peralatan teknisi AC yang sangat lengkap, sebagai ‘senjata’ masa depan yang siap ia gunakan untuk langsung terjun membuka usaha mandiri demi membantu perekonomian keluarga. Kisah menarik peserta pelatihan teknisi AC lainnya hadir dari Lisna Sudensari (20). Di tengah dominasi laki-laki dalam dunia teknisi pendingin, sosok Lisna menyita perhatian. Bagi gadis muda ini, profesi teknisi AC tidak mengenal batasan gender. Sebulan menjalani pelatihan intensif tak sedikit pun menyurutkan langkahnya. Naik turun tangga, memegang mesin steam pembersih bertekanan tinggi, hingga mengukur arus listrik dengan tang ampere telah menjadi ‘makanan’ sehari-hari bagi Lisna saat menguti pelatihan di BLK Bengkalis. Bukannya canggung, ia justru merasa bangga dan tertantang. "Naik turun tangga itu hal biasa. Justru di tengah sedikitnya perempuan yang jadi teknisi AC, ini adalah peluang karir yang besar. Perempuan jadi teknisi AC itu keren!," tutur Lisna. Berbekal sertifikat kompetensi BNSP yang diakui secara nasional, Lisna berencana meniti karir lebih dulu di dunia kerja formal untuk menyerap pengalaman lapangan sebanyak-banyaknya, sebelum kelak mewujudkan mimpinya membangun usaha servis AC milik sendiri. Kisah Romi dan Lisna bagian dari dampak nyata Program Vokasi Nonmigas 2026 yang diinisiasi PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan. Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas teknis dan kemandirian ekonomi masyarakat yang berada di desa-desa Ring 1 wilayah operasional perusahaan. Program ini awalnya di inisiasi tahun 2025 di 1 Kabupaten dengan 19 peserta, lalu diperluas hingga sebanyak 31 peserta terpilih dari 4 Kabupaten: Rokan Hulu, Kampar, Siak, dan Bengkalis telah melalui rangkaian pembekalan intensif. Dimulai dari tahap seleksi bersama BLK di masing-masing kabupaten, pelatihan dasar dan praktik perbaikan, hingga pelaksanaan Uji Kompetensi BNSP. Pengakuan resmi inilah yang menjadi modal berharga bagi para pemuda Riau untuk bersaing secara profesional di dunia kerja maupun menciptakan lapangan kerja baru. Melalui program Community Involvement & Development (CID) ini, PHR tidak hanya menyalurkan energi untuk negeri melalui produksi migas, tetapi juga menyalakan energi kehidupan dan harapan masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda di sekitar wilayah operasinya. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau, Roni Rakhmat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) atas inisiatif dan inovasinya dalam menyelenggarakan pelatihan vokasi teknisi AC ini. “Kegiatan seperti inilah yang sangat kita butuhkan, karena tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga secara langsung membuka peluang lapangan kerja bagi putra-putri Riau,” ucapnya. Roni berharap agar para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan ini dapat mandiri, mampu menciptakan lapangan kerja sendiri, serta merangkul rekan-rekan lainnya untuk tumbuh bersama. “Ilmu, peralatan, hingga sertifikasi kompetensi resmi kini sudah di tangan Anda. Saat ini, status Anda telah setara dengan para teknisi terlatih berkat sertifikasi. Tinggal bagaimana kemauan dan eksekusi di lapangan akan menjadi kerugian besar jika fasilitas dan keterampilan yang sudah ada  saat ini tidak dimanfaatkan dengan maksimal,” pesannya. Program Pelatihan  Vokasi Nonmigas ditutup dengan talkshow yang mempertemukan perspektif pelaku teknisi AC, dunia industri, pemerintah, dan PHR sebagai penyelenggara program, pada Senin, 31 Agustus 2026 di Pekanbaru.  Melalui gelar wicara ini, peserta diharapkan memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai perjalanan setelah pelatihan, kebutuhan kompetensi di dunia kerja, strategi mengakses peluang kerja maupun usaha, serta langkah yang perlu dilakukan untuk mengubah keterampilan menjadi peluang dan penghasilan. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

BMS PHR Tumbuhkan Asa Generasi Bangsa Lewat Zakat Pekerja Zona Rokan Rp120 Juta untuk Ratusan Siswa Riau
Riau
Senin, 20 Juli 2026 | 13:10 WIB

BMS PHR Tumbuhkan Asa Generasi Bangsa Lewat Zakat Pekerja Zona Rokan Rp120 Juta untuk Ratusan Siswa

Bengkalis, katakabar.com -  Langkah anak-anak sekolah di Duri kini terasa lebih ringan menyambut tahun ajaran baru 2026-2027. Di balik riuh dan senyum ceria generasi penerus bangsa tersebut, ada harapan baru yang tumbuh. Melalui program Bantuan Masuk Sekolah, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama Pengurus Badan Kesejahteraan (BK) Masjid Agung Ushuluddin (MAU) dan Masjid Raya Makarimul Akhlak (MASRA) berkolaborasi dengan Energi Kebaikan Rokan salurkan dana zakat senilai Rp120 juta untuk memastikan 181 anak dari tingkat SD hingga SMA dapat terus mengenyam mimpi di bangku sekolah. Dana bantuan yang bersumber dari zakat jamaah kedua masjid tersebut berhasil menjaring 205 pendaftar, hingga akhirnya ditetapkan 181 anak yang berhak menerima manfaat. Bantuan ini didistribusikan secara merata untuk jenjang SMA sebanyak 101 anak, jenjang SMP 70 anak, dan jenjang SD sebanyak 10 anak. Zakat tersebut disalurkan lewat LAZ Energi Kebaikan Rokan ke sekitar wilayah Operasi PHR. Manager Relations Zona Rokan PHR, Rudi Arief, menyampaikan kolaborasi ini bentuk nyata kepedulian pekerja PHR dan jamaah masjid yang mayoritas adalah Perwira PHR terhadap keberlanjutan masa depan generasi muda di sekitar wilayah operasi. "Kami percaya pendidikan adalah kunci menggapai kesuksesan. Melalui kolaborasi bersama pengurus masjid, kami ingin memastikan anak-anak kita tidak terkendala biaya saat memasuki gerbang sekolah baru. Semoga bantuan ini memicu semangat mereka untuk belajar lebih giat dan berprestasi," kata Rudi Arief. Wakil ketua BK Masjid Agung Ushuluddin, Eko Januardi, mengutarakan rasa syukurnya atas penyaluran zakat jamaah yang tepat sasaran dan produktif ini. "Alhamdulillah, amanah penyerahan zakat dari jamaah telah kami salurkan kepada anak-anak yang berhak. Kemitraan bersama PHR membuat jangkauan program ini menjadi lebih terstruktur dan menyentuh mereka yang benar-benar membutuhkan bantuan untuk perlengkapan sekolah," timpalnya. Wakil Direktur Energi Kebaikan Rokan, Hengky Darma Satria, aminkan Januardi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi. "Kami berterima kasih kepada seluruh Jamaah MAU dan MASRA karena sudah dipercaya untuk menyalurkan zakat nya melalui Energi Kebaikan Rokan, melalui kolaborasi ini tentu nya banyak yang mendapatkan manfaat dan mudah-mudahan menjadi inspirasi bagi Jamaah Masjid dan Komunitas lain nya untuk peduli dengan kondisi lingkungan sekitar," jelasnya. Acara penyerahan yang berlangsung khidmat di SMAN 4 Mandau ini ditutup dengan doa bersama dan penyerahan simbolis bantuan kepada perwakilan siswa di tingkat SMA. Penyerahan bantuan ini bukan sekadar akhir dari sebuah seremonial, melainkan awal dari perjalanan panjang anak-anak sekolah untuk menjemput impian mereka. Melalui tetesan Energi Kebaikan ini, terselip doa dan harapan besar agar kelak, para penerima manfaat hari ini akan tumbuh menjadi generasi penerus yang mandiri, berakhlak mulia, dan siap berganti peran menjadi pemberi manfaat bagi sesama di masa depan. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah  Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Mulai Pengerjaan Jalan Lintas Pinang Kubu Sepanjang 15 Kilometer, Ini Asa PHR Riau
Riau
Kamis, 25 Juni 2026 | 10:36 WIB

Mulai Pengerjaan Jalan Lintas Pinang Kubu Sepanjang 15 Kilometer, Ini Asa PHR

Rokan Hilir, katakabar.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) secara resmi mulai proyek perbaikan Jalan Lintas Pinang Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Langkah strategis ini dilakukan sebagai wujud nyata komitmen perusahaan mendukung kelancaran operasional hulu migas sekaligus menjawab aspirasi masyarakat setempat yang mendambakan akses jalan yang bagus. Proyek perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 15 kilometer ini dilaksanakan dengan skema tahun jamak (multi years). Selain perbaikan, PHR juga melakukan pembersihan pada sisi kanan-kiri badan jalan, yang mana banyak ditumbuhi semak belukar. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terhalangnya pandangan pengendara, sehingga aspek keselamatan lebih terjaga. Corporate Secretary PHR, Eviyanti Rofraida, mengatakan perbaikan jalan ini merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat di sekitar wilayah operasi. Selain untuk kelancaran operasional, perbaikan jalan tersebut juga mempermudah akses warga, sehingga memiliki dampak berganda. "PHR memahami bahwa akses jalan yang memadai adalah nadi perekonomian dan mobilitas masyarakat. Perbaikan ini tidak hanya mendukung operasional PHR, tetapi yang lebih utama adalah untuk memberikan kemudahan bagi warga sekitar dalam beraktivitas sehari-hari. Kami berharap sinergi ini memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Rokan Hilir," kata Eviyanti. Keputusan PHR untuk melakukan perbaikan ini disambut hangat oleh pemerintah daerah dan masyarakat setempat yang selama ini menantikan perbaikan akses jalan tersebut. Camat Kubu, Dr. Syafrizal, menyampaikan apresiasi mendalam mewakili masyarakat Kubu, Kubu Babussalam. "Pada prinsipnya, kami sangat berterima kasih atas respon cepat dan nyata dari PHR terhadap aspirasi masyarakat kami. Kami berkomitmen untuk mendukung penuh kelancaran proyek ini. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mari kita jaga dan manfaatkan pembangunan ini dengan tertib, agar pelaksanaannya berjalan aman dan lancar hingga tuntas," jelasnya. Senada dengan hal tersebut, Camat Kubu Babussalam, Ahmad Marzan S.STP, aminkan Camat Kubu. Ia menyatakan dukungannya. "Kami bersama warga siap mendukung penuh pekerjaan ini. Kami juga membuka pintu komunikasi seluas-luasnya, jika ada informasi atau kendala di lapangan, silakan sampaikan kepada kami agar dapat dikoordinasikan dengan baik bersama PHR," ucapnya. Melalui sinergi antara PHR, pemerintah daerah, dan masyarakat, perbaikan jalan lintas ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antardaerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Rokan Hilir secara berkelanjutan. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah  Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Cek Perkembangan Tanaman Jagung Pipil, Ini Asa Polsek Mandau dan Poktan Rakyat Mandiri Hukrim
Hukrim
Jumat, 12 Juni 2026 | 19:24 WIB

Cek Perkembangan Tanaman Jagung Pipil, Ini Asa Polsek Mandau dan Poktan Rakyat Mandiri

Mandau, katakabar.com - Personel Polsek Mandau, Polres Bengkalis bersama Kelompok Tani (Poktan) Rakyat Mandiri cek perkembangan tanaman jagung pipil, di Dusun Tanjung Sari, Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, di pekan kedua Juni 2026. Selain cek perkembangan tanaman jagung pipil, personel Polsek Mandau bersama Poktan Rakyat Mandiri melakukan perawatan dengan cara pemupukan. Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat keterangan resmi, Jumat (12/6) malam, mengatakan Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah yang melakukan pengecekan sekaligus monitoring pemupukan, dan perawatan tanaman jagung pipil bersama Poktan Rakyat Mandiri, guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal menuju hasil panen maksimal. "Kegiatan ini merupakan langkah nyata Polri menjaga stabilitas, dan mendukung program ketahanan pangan daerah," ujarnya. Menurut Betty, tujuan kegiatan mendukung program ketahanan pangan nasional, meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat, memperkuat sinergitas Polri dengan Poktan, dan mewujudkan kemandirian pangan daerah. "Harapannya, dengan kegiatan ini dapat mendukung Program Asta Cita Presiden RI, H. Prabiwo Subianto, sekaligus mendukung Program Gerakan Penanaman Jagung Seluas 1 Juta Hektar Polri," jelasnya.

Buka Open Turnamen Sepak Bola APDESI Cup III Rangsang 2025, Ini Asa H Asmar Olahraga
Olahraga
Minggu, 21 Desember 2025 | 19:36 WIB

Buka Open Turnamen Sepak Bola APDESI Cup III Rangsang 2025, Ini Asa H Asmar

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, resmi membuka Open Turnamen Sepak Bola APDESI Cup III Kecamatan Rangsang Tahun 2025, di Stadion Selendang Pelangi, Kecamatan Rangsang, Minggu (21/12). Turnamen sepak bola bergengsi tingkat regional tersebut diikuti sebanyak 80 tim yang berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dari Kabupaten Kepulauan Meranti, tetapi juga dari luar daerah seperti Batam, Tanjung Balai, Pelalawan, hingga Kerinci. Di hari pembukaan, pertandingan masih bersifat eksibisi dengan mempertemukan tim Old Star melawan Bank Riau Kepri. Pembukaan turnamen turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Meranti, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Rangsang, para kepala desa se Kecamatan Rangsang, Ketua dan anggota panitia APDESI Cup III, wasit, serta ratusan masyarakat dan pencinta sepak bola. Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga daerah, Bupati Asmar menyerahkan bantuan dana sebesar Rp20 juta kepada panitia penyelenggara. Selain itu, Bupati juga memberikan bonus gol pada laga pembuka, masing-masing Rp1,5 juta untuk gol pertama, Rp1 juta untuk gol kedua, dan Rp500 ribu untuk gol ketiga. Camat Rangsang, Budi Cahyadi, S.IP, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala desa yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) atas terselenggaranya turnamen tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong peningkatan prestasi pemuda Rangsang di bidang olahraga, khususnya sepak bola. “Kami berharap pemuda Rangsang mampu meningkatkan prestasi dan bersaing di level yang lebih tinggi. Kami juga memohon perhatian pemerintah daerah untuk perbaikan tribun Stadion Selendang Pelangi,” ujarnya. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti mendukung pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, melalui pelaksanaan turnamen APDESI Cup III. “Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk menumbuhkan sportivitas, persatuan, dan kebersamaan antar daerah. Sepak bola harus menjadi olahraga kebanggaan yang mengharumkan nama Kabupaten Kepulauan Meranti,” jelasnya. Ia mengingatkan seluruh pemain untuk menjunjung tinggi sportivitas, serta meminta wasit dan panitia agar bekerja secara profesional, jujur, dan objektif selama turnamen berlangsung. Orang Nomor Satu di Tanah Jantan ini, menegaskan komitmennya untuk melakukan perbaikan Stadion Selendang Pelangi pada 2026 mendatang. Ia meminta Camat Rangsang untuk segera berkoordinasi apabila terdapat kendala anggaran. “Insya Allah stadion ini akan kita perbaiki tahun depan. Jika anggaran belum tersedia, segera koordinasikan dengan saya, kita akan carikan solusinya,” tegasnya. Selain itu, ia memaparkan sejumlah rencana strategis pembangunan di Pulau Rangsang, antara lain pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), pendirian pabrik kelapa seluas 3.000 hektare, serta pabrik tebu seluas 200 hektare yang direncanakan berlokasi di Penyagun. Menurutnya, Pulau Rangsang akan didorong menjadi kawasan ekonomi khusus ke depan. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan mendukung masuknya investor, seraya menegaskan bahwa lahan masyarakat yang terdampak akan mendapatkan ganti rugi dari pihak perusahaan. Turnamen APDESI Cup III Kecamatan Rangsang Tahun 2025 diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga sepak bola sekaligus mempercepat pembangunan dan investasi di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Tinjau PLTD Pangkalan Batang, Asa Wabup Bengkalis Kabel Listrik Bawah Laut Terealisasi Riau
Riau
Kamis, 05 Juni 2025 | 10:05 WIB

Tinjau PLTD Pangkalan Batang, Asa Wabup Bengkalis Kabel Listrik Bawah Laut Terealisasi

Bengkalis, katakabar.com - Bupati Bengkalis, Kasmarni diwakili Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso berharap proyek kabel listrik bawah laut yang telah dijanjikan pihak PLN pusat segera direalisasikan pada 2025 ini. Harapan ini, disampaikan dihadapan Manajer UP III Dumai, Manihar Hutajulu dan Manager PLN Unit Layanan Pelanggan atau ULP Bengkalis, Muhammad Ashqolany, saat meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Diesel atau PLTD di Desa Pangkalan Batang, Kamis (5/6). Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso meminta kepada pihak PLN pusat maupun BUMN agar menyetarakan listrik Kabupaten Bengkalis dengan pusat, sesuai dengan janjinya tahun ini akan diterapkan di Pulau Bengkalis kabel listrik bawah laut. "Hari ini kita Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bengkalis menyurati Menteri BUMN agar segera merealisasikan kabel listrik bawah laut. Kami menagih janji pemerintah pusat melalui Kementerian BUMN, bahwasanya setiap warga Indonesia berhak mendapat aliran listrik yang memadai. Sementara Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bengkalis hingga saat ini penyaluran listriknya masih menggunakan diesel. Sesuai dengan pernyataan PLN pusat penggunaan listrik diesel sudah kuno. Kami tidak ingin 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis ini listrik kuno. Mohon disampaikan permintaan kami kepada PLN pusat dan Menteri BUMN," tegasnya, dilansir dari laman resmi website Pemkab Bengkalis, Kamis sore. Menurutnya, bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bengkalis menyambut kehadiran kabel listrik bawah laut, Pemkab Bengkalis sudah membangun Gardu di Desa Buruk Bakul. "Artinya, kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis sudah siap, hanya menunggu pihak PLN pusat untuk merealisasikan kabel listrik bawah laut," kata Bagus kepada Manajer PLN Dumai. Hingga hari ini, sambung Bagus, kerja sama Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bengkalis bersama pihak PLN terus terjalin dengan baik. "Untuk itu, kami berharap kepada pihak PLN Bengkalis terus memberikan pelayanan terbaik dan maksimal kepada warga kami. Kami juga minta kompensasi, jika itu ada regulasinya.

Buka Forum Komunikasi Publik RPJMD 2025-2029, Ini Asa Wabup Rohul Riau
Riau
Selasa, 20 Mei 2025 | 17:35 WIB

Buka Forum Komunikasi Publik RPJMD 2025-2029, Ini Asa Wabup Rohul

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Pemerintahan Kabupaten atau Pemkab Rokan Hulu melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda gelar kegiatan Forum Komunikasi Publik atau FKPnRencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Hall Masjid Islamic Centre, Senin (19/5) kemarin. FKP RPJMD ini dibuka Wakil Bupati Rokan Hulu, H Syafaruddin Poti, yang dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda, Kepala OPD dan Camat se Rokan Hulu, serta pihak terkait lainnya. Menurut H Syafaruddin Poti, kegiatan ini digelar untuk menghimpun aspirasi, dan harapan masyarakat terhadap tujuan, sasaran, serta program pembangunan daerah. "Berbagai masukan, aspirasi, dan gagasan dari peserta yang berasal dari berbagai unsur kelompok masyarakat, asosiasi, forum hingga akademisi sangat diperlukan," ujar Poti. Dijelaskan Wabup Rokan Hulu, tujuan yang ingin dicapai pada kegiatan ini untuk memberikan informasi yang terarah, menambah wawasan tim kelompok kerja atau Pokja, membangun kolaborasi tim pokka dengan perangkat daerah dan sebagai bahan, dan masukan dalam rangka finalisasi penyusunan rancangan RPJMD Rokan Hulu Tahun 2025-2029.

Sejenak Hening Menuju Asa, ASRI Wujudkan Langkah Berkelanjutan di Momentum Earth Hour Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 06 April 2025 | 07:46 WIB

Sejenak Hening Menuju Asa, ASRI Wujudkan Langkah Berkelanjutan di Momentum Earth Hour

Studio, menikmati The Green Oasis Dance & Percussion, hingga membawa pulang tanaman sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka terhadap lingkungan. Di Grand Galaxy Park Bekasi, PIK Avenue dan Hublife Taman Anggrek Residences, langkah konkret lainnya pun diambil. Setiap acara kini akan dilengkapi dengan tempat sampah inovatif berbahan daur ulang, hasil kolaborasi dengan 4GoodThings. Organisasi ini telah mengubah ribuan kilogram sampah plastik menjadi material multipleks yang digunakan kembali dalam berbagai instalasi di pusat-pusat perbelanjaan ASRI. Bukan hanya tempat sampah pada umumnya, namun ini adalah bagian dari edukasi jangka panjang tentang pentingnya memilah dan mendaur ulang sampah dengan benar. Perjalanan keberlanjutan tidak berhenti di situ. ASRI menginisiasi program pengumpulan tutup botol plastik selama enam bulan ke depan. Sampah yang terkumpul akan diolah menjadi dekorasi Natal yang berkelanjutan, menciptakan keajaiban dari hal yang sering dianggap tidak berharga.

Kick Off Penyusunan RPJMD, Forum KP 2025-2029 dan Forun RPD, Ini Asa H Asmar Riau
Riau
Senin, 10 Maret 2025 | 17:02 WIB

Kick Off Penyusunan RPJMD, Forum KP 2025-2029 dan Forun RPD, Ini Asa H Asmar

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar hadiri 'Kick Off' Penyusunan RPJMD, Musyawarah Forum Konsultasi Publik 2025-2029, dan Forum Renja Perangkat Daerah di Gedung Afifa Futsal Selatpanjang, Senin (10/3). Kepala Litbang, Abu Hanifah menyatakan, kegiatan 'Kick Off' dan Forum Konsultasi Publik RPJMD 2025-2029 Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai langkah awal rangkaian penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Meranti. "Pelaksanaan Kick Off dan Forum Konsultasi Publik RPJMD 2025-2029 ini amanat Pasal 47 dan 48 Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 menjelaskan, Forum Konsultasi Publik Daerah kabupaten dan kota melibatkan Perangkat Daerah (PD) kabupaten dan kota, serta bidang PPE Bappeda Kepulauan Meranti 2025, pemangku forum konsultasi publik untuk memperoleh masukan, dan saran penyempurnaan," jelasnya.