Berhenti

Sorotan terbaru dari Tag # Berhenti

Berhenti Sejenak Kala Lewati Perlintasan KA Demi Keselamatan Bersama Lingkungan
Lingkungan
Sabtu, 19 Juli 2025 | 08:40 WIB

Berhenti Sejenak Kala Lewati Perlintasan KA Demi Keselamatan Bersama

Jakarta, katakabar.com - Setiap pengendara wajib berhenti sejenak saat melintasi perlintasan kereta api atau KA. Tindakan sederhana seperti memperhatikan rambu, menengok kiri-kanan, dan menunggu palang pintu terbuka bentuk nyata kepedulian kepada keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Sayangnya, masih banyak pengendara yang mengabaikan aturan ini demi menghemat waktu, tanpa menyadari bahaya besar yang mengintai. Soalnya, KA membutuhkan jarak dan waktu pengereman yang panjang untuk berhenti total. Ketika kendaraan menerobos perlintasan, potensi kecelakaan menjadi sangat tinggi dan fatal. Peran Petugas Penjaga Pintu Lintasan atau PJL di setiap perlintasan KA menjadi sangat penting mengamankan perjalanan kereta api. Keselamatan pengguna jalan di perlintasan bergantung pada tingkat kepatuhan pengguna jalan untuk mematuhi rambu lalu lintas dan sinyal peringatan di perlintasan. KAI Properti sebagai entitas pengelola sejumlah fasilitas perlintasan dan penyedia beberapa petugas PJL di berbagai wilayah, terus menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan keselamatan. Kehadiran petugas PJL bukanlah pengganti kewaspadaan, tetapi pelengkap sistem keselamatan yang tetap memerlukan kesadaran penuh dari pengguna jalan. "Keselamatan prioritas utama ekosistem perkeretaapian. Kami mengajak masyarakat untuk tidak terburu-buru, melainkan meluangkan beberapa detik untuk berhenti dan memastikan aman sebelum melintasi rel. Satu tindakan kecil ini dapat menyelamatkan banyak nyawa,” kata Plt. Sekretaris Perusahaan KAI Properti, Ramdhani Subagja. Menurut Ramdhani, aturan terkait keselamatan di perlintasan sebidang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 124 yang berbunyi: "Pada perpotongan sebidang antara jalur KA dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan KA," jelasnya. Sementara, ujarnya, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114 menegaskan: "Pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain," imbuhnya.

Kemitraan Berhenti, KUD Sialang Makmur Tak Lagi Nikmati Harga TBS Penetapan Resmi Sawit
Sawit
Kamis, 23 Januari 2025 | 14:15 WIB

Kemitraan Berhenti, KUD Sialang Makmur Tak Lagi Nikmati Harga TBS Penetapan Resmi

perusahaan berhenti, anggota Koperasi Unit Desa (KUD) Sialang Makmur tak lagi menikmati harga tandan buah segar (TBS) sawit sebesar penetapan Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau. Saat ini koperasi yang berdiri di Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan terpaksa menikmati harga yang ditetapkan pabrik kelapa sawit (PKS). Ketua KUD Sialang Makmur, Derita Lesmana mengutarakan, harga TBS kelapa sawit hasil kebun koperasi mengikuti tren harga di lapangan atau lebih dikenal dengan harga komersil. Ini diterima petani sejak koperasi memilih untuk memutuskan perjanjian kerja sama dengan pihak perusahaan kelapa sawit PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS).

Produk Tembakau Alternatif Opsi Beralih dari Kebiasaan Merokok Nusantara
Nusantara
Senin, 24 Juni 2024 | 19:01 WIB

Produk Tembakau Alternatif Opsi Beralih dari Kebiasaan Merokok

Jakarta, katakabar.com - Menghentikan kebiasaan merokok tidaklah mudah bagi perokok dewasa. Tunggu dulu, ada berbagai upaya yang bisa dioptimalkan perokok dewasa untuk beralih dari kebiasaan merokok. Masyarakat Sadar Risiko Indonesia (MASINDO) memaparkan tentang pemanfaatan produk tembakau alternatif yang terbukti secara kajian ilmiah lebih rendah risiko daripada rokok. Produk tembakau alternatif menerapkan prinsip tobacco harm reduction, yakni pendekatan pengurangan dampak buruk akibat konsumsi tembakau melalui penggunaan produk yang lebih rendah risiko. Soalnya, sebagian produk tembakau alternatif melalui proses pemanasan, bukan proses pembakaran, yang terbukti secara signifikan mengurangi senyawa kimia berbahaya dan berpotensi berbahaya. Artinya, produk tersebut mengeliminasi Tar atau asap rokok yang bersifat karsinogenik. Karsinogen adalah zat yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker. Pada prinsipnya, produk tembakau alternatif inovasi lebih rendah risiko guna mendukung perbaikan kualitas hidup masyarakat, khususnya perokok dewasa. Adapun jenis-jenis produk tembakau alternatif antara lain rokok elektronik (vape), produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin. 1. Rokok Elektronik (Vape) Rokok elektronik (vape) adalah salah satu produk tembakau alternatif yang paling populer di masyarakat. Cara mengonsumsinya melalui hisapan cairan hasil sulingan tembakau yang sebelumnya dipanaskan, untuk menghasilkan penyerapan. Tidak ada proses pembakaran yang menimbulkan zat berbahaya seperti TAR. Produk ini hanya menghasilkan aerosol (uap air). 2. Produk Tembakau yang Dipanaskan (Heated Tobacco Product) Pada produk tembakau yang dipanaskan, tembakau asli dipanaskan menggunakan perangkat elektronik pada suhu terkontrol agar proses pembakaran tidak akan terjadi. Ada berbagai kajian ilmiah dari dalam dan luar negeri yang membuktikan produk tembakau yang dipanaskan memiliki risiko lebih rendah daripada rokok. Proses pemanasan pada penggunaan produk ini dapat mengurangi hingga 95% paparan terhadap zat kimia berbahaya dan berpotensi berbahaya. 3. Kantong Nikotin Kantong nikotin atau snus adalah produk tembakau tanpa asap yang digunakan dengan cara menempelkan produk pada gusi bagian atas. Populer di Swedia, kantong nikotin telah dimanfaatkan sejak lama di negara tersebut untuk mengurangi angka perokok. Untuk itu, kantong nikotin memiliki potensi dalam membantu perokok dewasa beralih dari kebiasaan merokok. Produk tembakau alternatif masih memungkinkan penggunanya merasakan efek nikotin. Jadi, perokok dewasa yang beralih dari kebiasaan merokok bisa menghindari gejala putus nikotin. Meski profil risikonya lebih rendah dibandingkan rokok, produk tembakau alternatif tidak ditujukan untuk anak-anak, ibu hamil, maupun non-perokok untuk memulai merokok. Produk ini ditargetkan untuk perokok dewasa untuk beralih dari kebiasaan merokok.