Kolaborasi Muhammadiyah dan Kementerian UMKM Cetak Potensi Transaksi Rp2,2 Miliar
Yogyakarta, katakabar.com - Langkah nyata mendorong pengusaha usaha mikro naik kelas terus digelorakan. Lembaga Pengembangan UMKM (LP UMKM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerja sama dengan Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Republik Indonesia menggelar Business Matching Program Penguatan Rantai Pasok (Supply Chain) UMKM, Selasa (30/6), di Kampus Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta yang dihadiri antara lain PP Aisyiyah, Majelis Pengembangan Masyarakat PP Muhammadiyah, Majelis Ekonomi dan Bisnis PP Muhammadiyah. Point pentingnya sukses mempertemukan produk-produk lokal terbaik dengan raksasa ritel dan agregator nasional, serta diproyeksikan mampu mencetak potensi nilai transaksi hingga Rp2,2 miliar. Kegiatan ini merupakan puncak dari program pendampingan intensif yang diinisiasi sejak 15 Juni 2026. Dari total 60 UMKM binaan LP UMKM Muhammadiyah asal wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta yang mendaftar, sebanyak 48 UMKM berhasil lolos kurasi menuju tahap pitching, dan 25 UMKM terpilih melaju ke tahap negosiasi langsung, one-on-one business matching dengan para buyer utama. Tidak tanggung-tanggung, para pelaku UMKM langsung berhadapan dengan agregator pasar dan korporasi jaringan nasional, antara lain Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Krisna Oleh-Oleh Bali, PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), dan PT Indomarco Primatama (Indomaret). Kementerian UMKM diwakili Asdep Kemitraan dan Rantai Pasok Usaha Mikro - Deputi Bidang Usaha Mikro, Pristiyanto, menyampaikan agenda ini implementasi nyata dari komitmen Pemerintah dalam mengorkestrasi ekosistem kemitraan usaha mikro agar masuk ke dalam rantai pasok industri nasional. "Penguatan rantai pasok adalah kunci agar UMKM kita tidak berjalan sendiri-sendiri. Lewat sinergi bersama LP UMKM Muhammadiyah, kita membangun agregasi produk yang berkualitas, konsisten, dan berkelanjutan. Korporasi mendapatkan kepastian pasokan bahan baku lokal bermutu, sementara UMKM mendapatkan kepastian pasar (offtaker). Ini adalah model ideal dari gotong royong ekonomi nasional," ungkapnya. Melalui skema kemitraan ini, potensi transaksi sebesar Rp2,2 miliar tersebut ditargetkan dapat segera terealisasi secara bertahap. Dalam jangka panjang, program kolaboratif ini tidak hanya diproyeksikan untuk memperluas skala usaha dan kapasitas produksi pelaku mikro, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru serta memperkokoh ketahanan ekonomi nasional berbasis umat dan kerakyatan," ujarnya. Di sisi lain, Ketua LP UMKM Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pengembang dan Pelatihan, Bambang Sutrisno, menegaskan Business Matching ini menjadi jembatan konkret (concrete bridge) untuk memecah tantangan akses pasar yang sering dihadapi pelaku usaha mikro. "Keberhasilan pembinaan UMKM tidak boleh berhenti pada seremonial pelatihan, melainkan harus bermuara pada akses pasar yang berkelanjutan. Potensi transaksi sebesar Rp2,2 miliar ini membuktikan produk UMKM binaan Muhammadiyah memiliki daya saing tinggi. Kami akan mengawal proses lanjutan dari Letter of Intent (LoI) hingga terwujudnya sales contract sehingga terciptanya kemitraan jangka panjang yang inklusif," jelasnya.
Kolaborasi Mulia: Baznas dan BEM UPP Gelar Khitanan Massal di Rokan IV Koto
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial ditunjukkan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu. Lihat, Kamis (2/7), suasana haru dan bahagia selimuti lingkungan Puskesmas Rokan IV Koto II, Desa Cipang Kiri Hilir (Cipang Raya). Di tempat iru berlangsung kegiatan bakti sosial khitanan massal berkat hasil sinergi sangat apik antara BAZNAS Kabupaten Rokan Hulu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pasir Pengaraian (UPP), serta didukung penuh oleh pihak Puskesmas setempat. Kegiatan ini bukan sekadar layanan medis, melainkan wujud nyata dari kepedulian sosial yang mengusung misi kemanusiaan dan keagamaan untuk meringankan beban masyarakat serta menanamkan nilai-nilai syariat Islam sejak dini. Apresiasi Penuh dari BEM UPP Dodi Raihan Siregar, Presiden Mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas terselenggaranya acara mulia ini. "Kami ucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada BAZNAS Kabupaten Rokan Hulu. Jazakumullahu Khairan Katsiran, semoga Allah membalas kebaikan ini. BAZNAS telah menjadi motor utama yang menggerakkan kegiatan ini hingga bisa terlaksana dengan baik," ujar Dodi semangat. Tak lupa, ucapnya, apresiasi juga ditujukan kepada Kepala Puskesmas Rokan IV Koto II beserta seluruh jajaran medisnya. Dukungan berupa penyediaan tempat yang layak serta tenaga kesehatan yang profesional menjadi kunci kelancaran acara ini. "Terima kasih kepada Kepala Puskesmas dan seluruh staf medis yang telah bekerja keras. Tanpa dukungan tempat dan tenaga ahli, kegiatan ini tidak akan berjalan semulus ini," tuturnya. Dodi berpesan penuh harapan kepada anak-anak yang menjadi penerima manfaat. "Kami berdoa semoga adik-adik semua setelah di khitanan, tumbuh menjadi anak yang sholeh, sehat, cerdas, dan kelak menjadi kebanggaan orang tua, agama, serta negara," jelasnya. Wujud Manusia yang Bermanfaat Perwakilan panitia juga menekankan filosofi di balik kegiatan ini. "Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi sesama. Semoga kegiatan ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat Cipang Raya yang membutuhkan, dan menjadi ladang pahala yang terus mengalir bagi kita semua," ulasnya. Kegiatan ini diharapkan mampu membantu meringankan beban ekonomi keluarga, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak agar lebih sehat, percaya diri, dan siap menjalankan syariat Islam dengan baik. Pesan Bijak dari BAZNAS Hadir mewakili Ketua BAZNAS Rokan Hulu yang berhalangan, Dr. Novrizal, LC., MA., selaku Wakil Ketua Bidang, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi yang terjalin. "Kami mengucapkan terima kasih kepada BEM Universitas Pasir Pengaraian dan Puskesmas Rokan IV Koto II atas dedikasi dan semangat gotong royongnya. Semoga kebersamaan ini menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk peduli sesama,"kata Dr. Novrizal. Ia menegaskan kegiatan ini adalah wujud nyata dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang tepat sasaran. "Kami mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa mendoakan para muzaki dan munfik yang telah menunaikan kewajibannya melalui BAZNAS. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan, kesehatan, dan kelapangan rezeki, serta membalas setiap kebaikan tersebut dengan pahala yang berlipat ganda," sebutnya. Kegiatan khitanan massal ini ditutup dengan harapan agar sinergi antara pemerintah, lembaga agama, dan dunia kampus terus terjalin erat, demi terciptanya masyarakat Rokan Hulu yang sehat, sejahtera, dan berakhlak mulia.
BLU Kemenkeu Perkuat Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan dan Penciptaan Nilai Tambah Ekonomi
Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) berpartisipasi dalam pergelaran Jakarta Fiscal Forum (JFF) 2026 yang dihelat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi DKI Jakarta. Forum ini menjadi ruang dialog dan kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam memperkuat peran kebijakan fiskal guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan. Angkat tema “Fiskal Dukung Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan Jakarta sebagai Kota Global”, JFF 2026 pertemukan berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, akademisi, praktisi, dunia usaha, serta lembaga terkait untuk mendiskusikan berbagai isu strategis pembangunan, termasuk pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan dan penciptaan nilai tambah ekonomi. Kegiatan di Gedung Jusuf Anwar, Komplek Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, tersebut dibuka Direktur Jenderal Perbendaharaan, Astera Primanto Bhakti, dan menghadirkan Prof. Firdaus Ali, Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, sebagai pembicara kunci. Forum ini juga dihadiri Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi DKI Jakarta, M. Syaibani, serta perwakilan kementerian/lembaga, akademisi, dan pelaku usaha. Partisipasi BPDP dalam forum ini bagian dari komitmen lembaga untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang berkelanjutan. Sebagai Badan Layanan Umum di bawah Kementerian Keuangan, BPDP memiliki peran strategis dalam mendorong pengembangan sektor perkebunan melalui berbagai program, antara lain pengembangan biodiesel, peremajaan sawit rakyat, pengembangan sumber daya manusia, penelitian, promosi, serta penyediaan sarana dan prasarana perkebunan. Direktur Hukum dan Kerja Sama BPDP menyampaikan bahwa JFF 2026 menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring kerja sama sekaligus memperkenalkan kontribusi sektor perkebunan kepada berbagai pemangku kepentingan. "JFF 2026 menjadi ruang yang strategis bagi BPDP untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus memperkenalkan berbagai program pengembangan perkebunan kepada khalayak yang lebih luas. Melalui partisipasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa sektor perkebunan memiliki kontribusi yang besar terhadap perekonomian nasional, mulai dari penciptaan nilai tambah, pengembangan SDM, hingga dukungan terhadap ketahanan energi dan pembangunan berkelanjutan. Kami berharap forum ini dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong manfaat yang semakin besar bagi masyarakat," bebernya. Melalui partisipasi dalam JFF 2026, BPDP perkenalkan berbagai program strategis yang telah dijalankan dalam mendukung peningkatan nilai tambah komoditas perkebunan, penguatan ekonomi kerakyatan, pengembangan energi terbarukan, serta pembangunan sektor perkebunan yang berkelanjutan. Ke depan, BPDP akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna memastikan program-program yang dijalankan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Janji Jiwa dan RACH Kolaborasi! Musisi Muda Kreatif dan Multitalenta
Jakarta, katakabar.com - Di antara lifestyle coffee chain lokal yang populer di Indonesia, Janji Jiwa terus menghadirkan berbagai inovasi, dan kolaborasi kreatif untuk menjaga relevansinya dengan perkembangan tren, minat, dan gaya hidup penikmatnya. Kali ini, Janji Jiwa kolaborasi dengan Rachel Cia atau lebih dikenal dengan nama panggung RACH?, sosok multitalenta yang dikenal sebagai musisi, gamer, sekaligus female racer yang aktif mewarnai berbagai ruang kreatif anak muda Indonesia. Kolaborasi usung tema Janji Jiwa X RACH? Summer Series ini menjadi wujud komitmen Janji Jiwa dalam mendukung gaya hidup kreatif dan aktif generasi muda. Dengan persona RACH? yang ekspresif, autentik, dan inspiratif, Janji Jiwa menghadirkan pengalaman dan produk yang menghidupkan persona tersebut. Marketing Director JIWA Group, Grace Surya, mengatakan Janji Jiwa selalu percaya kopi dan minuman bukan hanya sebuah produk yang dikonsumsi, namun juga menjadi representasi gaya hidup dari identitas dan pengalaman yang menyenangkan. Lantaran itu, kami terus berinovasi untuk tetap relevan dengan generasi muda, salah satunya melalui kolaborasi bersama figur-figur kreatif yang mampu menginspirasi dan merepresentasikan semangat mereka, seperti RACH? Dikenal sebagai salah satu talenta muda yang tengah naik daun, Rachel Cia memiliki perjalanan karier yang unik di berbagai bidang kreatif. Selain aktif bermusik dan berkarya di industri hiburan, Rachel juga dikenal di dunia otomotif sebagai peraih juara Women’s Drift Challenge 2023 dan dijadwalkan menjalani debut sebagai pebalap pada musim balap 2026 mendatang. Karakter Rachel yang dinamis, berani mencoba hal baru, dan dekat dengan komunitas anak muda menjadi alasan utama Janji Jiwa memilihnya sebagai kolaborator dalam kampanye ini. “Senang sekali bisa berkolaborasi dalam Janji Jiwa X RACH? Summer Series ini. Bagiku, Janji Jiwa punya semangat yang dekat dengan gaya hidupku, sama seperti musik yang bisa menemani berbagai mood dan momen. Aku berharap kolaborasi ini bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan dekat dengan teman-teman yang selama ini mengikuti perjalananku,” ujar Rachel Cia (RACH?). Sebagai bagian dari kolaborasi ini, Janji Jiwa X RACH? turut menghadirkan inovasi produk terbaru bertajuk Summer Series yang dikembangkan dengan inspirasi dari karakter RACH? yang segar, ekspresif, dan penuh energi positif. Produk ini menerjemahkan karakter tersebut ke dalam dua varian minuman dengan profil rasa yang refreshing, fruity, smooth, dan easy to enjoy. Varian pertama, Berry Brew, menghadirkan kombinasi rasa stroberi dan sentuhan mangga yang dipadukan dengan air kelapa serta light americano. Perpaduan ini menghasilkan rasa yang ringan, segar, dan menyenangkan untuk menemani aktivitas sehari-hari. Sementara itu, Creamy Berry Pop menawarkan pengalaman summer refresher yang lebih creamy melalui kombinasi stroberi, mangga, air kelapa, oat milk, dan fresh milk yang menghasilkan rasa milky, ringan, dan berbeda. Kedua varian Summer Series tersedia di seluruh outlet Janji Jiwa. Konsumen juga dapat menyesuaikan tingkat kemanisan sesuai preferensi melalui opsi sugar level yang tersedia. Kampanye ini diawali melalui peluncuran resmi yang digelar pada 17 Juni 2026 di Janji Jiwa Culture, Pejaten. Selain menghadirkan sesi product tasting, acara ini turut dimeriahkan dengan special acoustic performance dari RACH?. Tidak berhenti di sana, Janji Jiwa juga telah menyiapkan berbagai aktivitas komunitas bersama RACH?, mulai dari karaoke bersama hingga intimate live session yang akan berlangsung hingga pertengahan Agustus mendatang. Grace menambahkan, melalui Summer Series, kami ingin menghadirkan pilihan minuman yang tidak hanya menyegarkan, tetapi juga mampu merepresentasikan semangat generasi muda yang aktif, kreatif, dan penuh ekspresi. Kami berharap kolaborasi ini dapat menghadirkan pengalaman yang lebih personal, relevan, dan penuh good vibes bagi konsumen. Ke depannya, Janji Jiwa akan terus menghadirkan berbagai inovasi mulai dari produk, kolaborasi kreatif, maupun pengalaman baru yang dekat dengan kehidupan generasi muda Indonesia. Sebagai lifestyle coffee chain lokal populer, Janji Jiwa berkomitmen untuk terus menjadi ruang yang relevan dalam mengekspresikan diri dan berkarya.
KazanForum 2026 Momentum UDM Perluas Kolaborasi Pendidikan Cybersecurity Global
Jakarta, katakabar.com - Di tengah panggung forum internasional bergengsi Russia–Islamic World: KazanForum 2026, Universitas Darul Ma'arif (UDM) mencatatkan tonggak baru dalam perjalanan internasionalisasinya. UDM resmi teken kerja sama dengan Positive Technologies, perusahaan keamanan siber global berbasis di Rusia yang dikenal sebagai pemain strategis dalam pengembangan teknologi dan ekosistem talenta cybersecurity dunia. KazanForum 2026 yang berlangsung 12 hingga 17 Mei 2026 lalu jadi arena pertemuan para pemimpin pendidikan, industri teknologi, dan organisasi internasional dari berbagai negara. Dalam forum ini, UDM hadir bukan sekadar peserta melainkan sebagai mitra aktif yang membawa agenda konkret: memperkuat kapasitas pendidikan cybersecurity Indonesia menuju standar global. Merespons Kebutuhan Nyata Dunia Digital Ancaman siber kini menjadi salah satu risiko terbesar bagi perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Di tengah lonjakan kebutuhan tenaga ahli keamanan siber secara global, Indonesia menghadapi kesenjangan besar antara ketersediaan talenta dan permintaan industri. UDM menjawab tantangan ini secara langsung. Kolaborasi dengan Positive Technologies membuka akses UDM terhadap keahlian, metodologi, dan ekosistem industri cybersecurity kelas dunia mulai dari pengembangan kurikulum berbasis praktik industri, pelatihan dosen, workshop intensif, seminar teknologi, hingga pengembangan program bersama yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. “Kerja sama ini menjadi langkah penting bagi Universitas Darul Ma’arif dalam memperluas wawasan akademik dan memperkuat kompetensi di bidang teknologi, khususnya cybersecurity. Kami berharap kolaborasi dengan Positive Technologies dapat membuka ruang pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas dosen, pembelajaran berbasis praktik, serta peluang riset yang relevan dengan kebutuhan industri digital. UDM berkomitmen untuk terus menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi tantangan global," ucap Tobroni, S.Pd., M.Pd., Rektor Universitas Darul Ma’arif Transfer Pengetahuan Industri ke Kampus Lebih dari sekadar penandatanganan MoU, kemitraan ini dirancang untuk menghadirkan dampak yang dirasakan langsung oleh mahasiswa dan dosen UDM. Melalui pendekatan industry-driven education, mahasiswa akan mendapatkan pemahaman mendalam tentang tantangan nyata di dunia keamanan siber, sementara dosen diperkaya dengan perspektif dan praktik terbaik dari industri global. Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas dosen, pelatihan praktis, workshop dan seminar, pertukaran pengetahuan, serta peluang riset bersama. Program-program konkret akan dirumuskan sebagai tindak lanjut dari kolaborasi ini. “Talenta dengan keterampilan cybersecurity yang kuat sangat dibutuhkan untuk mendukung ketahanan siber perusahaan, industri, dan negara. Positive Technologies memiliki pengalaman dan keahlian yang siap dibagikan kepada mitra pendidikan di Indonesia. Melalui kerja sama dengan universitas di Indonesia, kami berharap dapat ikut memperkuat ekosistem ahli keamanan siber yang mampu bekerja sama menghadapi tantangan digital di tingkat regional maupun global," timpal Elena Grishaeva, Regional Director for Southeast Asia, Positive Technologies Membangun Ekosistem Talenta Digital Indonesia Partisipasi UDM di KazanForum 2026 bukan sekadar momen seremonial. Ini adalah bagian dari strategi jangka panjang UDM untuk membangun jejaring internasional yang berdampak nyata bagi pengembangan SDM Indonesia di era digital. Dengan membangun kemitraan bersama Positive Technologies, UDM semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang adaptif, relevan, dan berorientasi global. Langkah ini juga searah dengan slogan UDM, “Universitas Darul Ma'arif, dari Kampus Hijau untuk Indonesia menuju peradaban dunia.” Semangat tersebut mencerminkan tekad UDM untuk membawa kontribusi pendidikan, inovasi, dan kolaborasi dari lingkungan kampus hijau bagi Indonesia hingga panggung peradaban dunia. Ke depan, UDM berkomitmen untuk menindaklanjuti kolaborasi ini melalui program-program yang terukur dan berkelanjutan dengan satu tujuan utama: mencetak generasi ahli keamanan siber Indonesia yang siap bersaing dan berkontribusi di panggung global.
Kolaborasi TJSL Antar BUMN, Sucofindo Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Literasi Negeri di NTT
Manggarai Timur, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) inisiasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertema “Literasi Negeri” sebagai upaya mendorong pemerataan akses pendidikan dan peningkatan literasi digital di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Untuk memperluas manfaat program, PT Sucofindo (Persero) berkolaborasi dengan PT Nindya Karya dan PT Pertamina Patra Niaga salurkan bantuan sarana pendidikan berupa revitalisasi perpustakaan, pemberian laptop, peningkatan daya listrik di SDK Buti, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Program kolaboratif antar-BUMN ini merupakan wujud nyata komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Inisiatif tersebut juga sejalan dengan komitmen PT Sucofindo (Persero) dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tentang Pendidikan Berkualitas, Berkurangnya Kesenjangan, serta Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Direktur Sumber Daya Manusia PT Sucofindo (Persero), Budi Utomo, mengatakan pendidikan fondasi utama membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, sehingga perlu didukung melalui kolaborasi berbagai pihak. “Sucofindo meyakini investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah investasi pada pendidikan. Melalui Program Literasi Negeri, kami ingin menghadirkan akses pembelajaran yang lebih inklusif dan berkualitas bagi anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah 3T. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan dan membuka peluang yang lebih besar bagi generasi muda untuk berkembang dan meraih cita-citanya,” kata Budi. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan PT Sucofindo (Persero), Sekar D. Setyani, bersama perwakilan PT Nindya Karya dan PT Pertamina Patra Niaga kepada Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas. Hadir pula Wakil Bupati Manggarai Timur, dan jajarannya, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta civitas akademika SDK Buti. Andreas Agas mengapresiasi keterlibatan PT Sucofindo (Persero) bersama para BUMN mendukung kemajuan pendidikan di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran Program Literasi Negeri menjadi bukti nyata kepedulian BUMN terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya bagi generasi muda di daerah 3T. “Kami berterima kasih atas terselenggaranya program ini sehingga anak-anak SDK Buti dapat merasakan pendidikan dengan fasilitas yang memadai. Dukungan ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Manggarai Timur dan mempersiapkan generasi yang mampu bersaing di masa depan,” ucapnya. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manggarai Timur, Winsensius Tala, menyampaikan program ini hadir pada waktu yang sangat tepat dan memberikan dukungan berarti bagi penguatan sektor pendidikan di daerah. “Kolaborasi yang dibangun melalui Program Literasi Negeri menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara BUMN dan pemerintah daerah dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami mengapresiasi komitmen PT Sucofindo (Persero), dan para BUMN yang telah berkontribusi dalam memperkuat kualitas pendidikan di Manggarai Timur, khususnya melalui peningkatan akses pembelajaran berbasis teknologi. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah kami,” tutur Winsensius Tala. Kepala Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Sucofindo (Persero), Nuri Hidayat, menjelaskan Manggarai Timur dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena termasuk wilayah 3T yang masih membutuhkan dukungan berbagai pihak dalam penguatan sektor pendidikan. “Program ini disusun dan didiskusikan secara detail bersama pemerintah kabupaten Manggarai Timur agar dapat menjawab kebutuhan pendidikan yang ada di daerah setempat, khususnya di SDK Buti. Sucofindo tidak hanya berfokus pada penciptaan nilai bisnis, tetapi juga berkomitmen menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat. Program Literasi Negeri merupakan bagian dari kontribusi kami dalam mendukung pencapaian SDGs melalui peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan kolaborasi lintas sektor,” sebutnya.
Fakultas Vokasi UB Perkuat Kompetensi Keamanan Siber Lewat Kolaborasi
Malang, katakabar.com - Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya terus perkuat kompetensi akademik dan praktis di bidang keamanan siber melalui kerja sama internasional dengan Positive Technologies, perusahaan teknologi asal Rusia, serta dua perguruan tinggi ternama, yakni RUDN University dan Moscow Institute of Physics and Technology (MIPT). Kolaborasi ini bagian dari langkah strategis UB menjawab kebutuhan talenta keamanan siber yang semakin meningkat, baik di dunia industri maupun dalam pengembangan keilmuan di tingkat global. Setelah Universitas Brawijaya secara kelembagaan memperkuat hubungan kerja sama dengan Positive Technologies dalam pengembangan pendidikan dan talenta cybersecurity, Fakultas Vokasi UB turut mengambil peran strategis melalui penguatan program pembelajaran yang lebih aplikatif dan dekat dengan kebutuhan industri. Jika kerja sama di tingkat universitas membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, seperti pertukaran akademik, riset bersama, dan penjajakan program double degree, maka Fakultas Vokasi UB menjadi salah satu unit akademik yang berpotensi mendorong implementasi langsung melalui pengembangan kurikulum, keterlibatan praktisi industri, serta program pembelajaran keamanan siber berbasis praktik. Delegasi Universitas Brawijaya yang hadir ketika kunjungan ke Rusia, meliputi Dekan Fakultas Vokasi UB Mukhammad Kholid Mawardi, Ph.D., Wakil Rektor V UB Prof. Dr. Unti Ludigdo, serta Dekan Fakultas Hukum UB Dr. Aan Eko Widiarto. Pada agenda tersebut, delegasi UB bertemu dengan Alexander Udalov, Director of International Channels and Education Programs Positive Technologies. Dekan Fakultas Vokasi UB, Mukhammad Kholid Mawardi, Ph.D., menyampaikan Fakultas Vokasi UB juga berencana mengundang profesor dari Rusia untuk terlibat dalam proses pembelajaran sekaligus mendampingi pengembangan kurikulum keamanan siber di lingkungan vokasi. “Keamanan siber merupakan bidang ilmu masa depan yang tidak hanya dibutuhkan oleh dunia industri, tetapi juga menjadi kajian yang terus berkembang secara global,” kata Kholid. Selain bertemu dengan Positive Technologies, delegasi UB juga melakukan kunjungan ke RUDN University. Di pertemuan tersebut, UB berdiskusi dengan jajaran pimpinan kampus, termasuk wakil rektor bidang akademik, dekan fakultas artificial intelligence, serta ketua departemen information security. Salah satu fokus pembahasan adalah pengembangan program 3 in 1 di bidang keamanan siber. Program 3 in 1 skema pembelajaran kolaboratif yang dikembangkan Universitas Brawijaya dengan melibatkan dosen internal, akademisi dari luar negeri, serta praktisi industri dalam satu rangkaian pembelajaran. “Melalui program 3 in 1, mahasiswa akan memperoleh perspektif akademik sekaligus pengalaman praktis langsung dari industri internasional,” timpal Kholid. Kunjungan juga dilanjutkan ke Moscow Institute of Physics and Technology (MIPT), di mana delegasi UB diterima oleh Rektor MIPT Dmitry Livanov, yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Teknologi Rusia periode 2012–2016. Di pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kerja sama yang lebih luas, mulai dari pertukaran dosen, peneliti, hingga mahasiswa. Selain itu, MIPT juga menawarkan sejumlah skema beasiswa bagi mahasiswa Indonesia pada jenjang sarjana maupun magister untuk melanjutkan studi di Rusia. Dalam rangkaian agenda di Rusia, delegasi Universitas Brawijaya turut menghadiri Kazan Forum dan bertemu dengan Deputy Head of Rossotrudnichestvo Kementerian Luar Negeri Rusia, Shevtson Pavel. Pavel mengapresiasi langkah UB yang aktif membangun kolaborasi internasional, khususnya dalam bidang pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia. Ia menilai Rusia dan Indonesia merupakan mitra strategis di kawasan Asia. Karena itu, momentum kerja sama ini perlu ditindaklanjuti melalui program konkret yang dapat memberikan manfaat bagi kedua negara, khususnya dalam penguatan pendidikan tinggi dan pengembangan talenta keamanan siber. Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah penting bagi Universitas Brawijaya guna memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif terhadap kebutuhan industri masa depan, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti untuk terlibat dalam kolaborasi internasional di bidang keamanan siber.
Sinara Fest 2026 di Tanah Sriwijaya: Kolaborasi BPDP Penguatan UMKM Kelapa Dorong 100 Ribu Sultan Muda Sumsel
Palembang, katakabar.com - Sinara Fest 2026 hadir di Tanah Sriwijaya, kolaborasi Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) guna penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kelapa mendorong 100 ribu Sultan Muda Sumatera Selatan. Kolaborasi BPDP bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Sumatera Selatan menghadirkan Sinara Fest 2026 digelar dari 21 hingga 22 Mei 2026 lalu, di Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Selatan. Angkat tema “Sinergi Lintas Sektor Untuk Mendukung 100 Ribu Sultan Muda Sumsel: Menggerek Potensi Kelapa dari Hulu ke Pasar Global”, Sinara Fest 2026 hadir sebagai wadah kolaboratif untuk memperkuat pengembangan komoditas perkebunan sekaligus mendorong lahirnya generasi wirausaha muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing global. Kepala Kanwil DJP Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung, Retno Sri Sulistyani, selaku Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Sumatera Selatan, Jambi dan Bangka Belitung, Ferdinan Lengkong, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono, Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Palembang, Agung Heru Pranyoto, Kepala KPPN Palembang, Aprijon, Dinas Perkebunan Sumatera Selatan, Perwakilan OPD Provinsi Sumatera Selatan serta para pelaku UMKM dan wirausaha muda perwakilan HIPMI Sumatera Selatan, hadir di kegiatan. Rangkaian kegiatan edukatif dan interaktif yang mencakup sosialisasi program strategis BPDP, diskusi publik bersama narasumber dari berbagai instansi, demo masak dan pelatihan kuliner, mini bazaar UMKM, hingga booth edukasi interaktif warnai pergelaran. Melalui berbagai aktivitas tersebut, pengunjung diajak untuk mengenal lebih dekat manfaat komoditas perkebunan dalam kehidupan sehari-hari serta kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Pangihutan Siagian selaku Direktur Hukum & Kerja Sama BPDP, menyampaikan Sinara Fest wadah kolaboratif memperkuat hilirisasi komoditas perkebunan, meningkatkan daya saing UMKM, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal Sumatera Selatan hingga tingkat global. “Sinara Fest bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang sinergi untuk mendorong pengembangan komoditas perkebunan dari hulu hingga hilir agar mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat dan UMKM,” ujarnya, dilansir dari laman BPDP, Senin sore. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menjelaskan berbagai peran BPDP dalam penguatan industri perkebunan kelapa sebagai pondasi penting dalam mendukung pengembangan hilirisasi komoditas kelapa secara berkelanjutan. “BPDP terus mendukung peremajaan kelapa, penguatan SDM, dukungan sarana prasarana, riset dan inovasi, promosi, serta penguatan UMKM untuk pengembangan pasar guna meningkatkan produktivitas kelapa nasional, kesejahteraan petani, dan daya saing produk kelapa Indonesia di pasar global," tegasnya. Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Selatan, Rahmadi Murwanto, mengatakan program 100.000 Sultan Muda salah satu program strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mencetak generasi wirausaha muda yang kreatif dan mandiri. “Kami berharap sinergi antara BPDP, DJPb, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder dapat terus diperkuat untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan yang mampu mendorong UMKM naik kelas dan memiliki daya saing,” ucapnya. Lewat Sinara Fest 2026, diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, Akademisi, pelaku UMKM dan masyarakat dalam mendukung pengembangan komoditas perkebunan dari hulu hingga hilir, sekaligus memperkuat lahirnya generasi wirausaha muda Sumatera Selatan yang berdaya saing dan berorientasi global.
Kolaborasi Polri dan Masyarakat, Polsek Sungai Batang Dukung Peternakan Sapi di Inhil
Indragiri Hilir, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Batang melalui Bhabinkamtibmas Desa Benteng Barat menunjukkan komitmen dukung Asta Cita Ketahanan Pangan (Ketapang) Nasional Tahun 2026 melalui sektor peternakan sapi di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan di Desa Benteng Barat, Kecamatan Sungai Batang, dengan menyambangi kelompok peternak sapi milik warga setempat saat ini kelola tujuh ekor sapi. Kehadiran Polri di tengah masyarakat bertujuan memberikan motivasi sekaligus dukungan agar para peternak terus meningkatkan produktivitas usaha ternaknya. Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas Desa Benteng Barat, Aipda Dochi Patriosa, bersama Ketua Kelompok Peternak Sapi, Joko, melakukan pendampingan langsung kepada para peternak. Mereka mengajak masyarakat untuk terus mengembangkan sektor peternakan sebagai upaya mendukung swasembada pangan nasional, khususnya pemenuhan kebutuhan protein hewani. Kapolsek Sungai Batang, Iptu Bambang Sutriyanto, S.H., mengatakan keterlibatan Polri pada sektor peternakan merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional. “Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi berperan aktif mendukung program pemerintah, salah satunya melalui pendampingan kepada masyarakat di bidang peternakan dan pertanian guna mewujudkan swasembada pangan nasional,” jelas Iptu Bambang Sutriyanto, S.H. Menurutnya, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif sehingga aktivitas peternakan, mulai dari distribusi pakan hingga pemasaran hasil ternak, dapat berjalan lancar dan berkelanjutan. Ia menambahkan, swasembada pangan di sektor peternakan menjadi strategi penting guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri. Hal itu dapat diwujudkan melalui peningkatan populasi ternak, kesehatan hewan, produktivitas peternak, serta kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjalin dengan baik sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya. Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergitas antara Polri dan masyarakat dukung pembangunan sektor peternakan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional di Kabupaten Indragiri Hilir.
Percepat Pemulihan TTM, PHR Hadapi Tantangan dengan Kolaborasi
Jakarta, katakabar.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) tegaskan komitmen menjalankan penugasan pemulihan Tanah Terkontaminasi Minyak Bumi (TTM) di Zona Rokan secara bertanggungjawab, transparan, dan sesuai ketentuan berlaku. Optimis proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat seiring terpenuhinya berbagai prasyarat teknis dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan Sebagai perusahaan yang memegang teguh prinsip bisnis berkelanjutan, PHR menjalankan penugasan yang diberikan regulator berdasarkan Surat SKK Migas Nomor SRT-0406/SKKMA0000/2021/S1 pada 26 Juli 2021 terkait kegiatan pasca operasi dan penanganan TTM di Zona Rokan yang berasal dari operasi kontraktor sebelumnya. Sebanyak 250 lokasi pemulihan tersebar di lima kota dan atau kabupaten di Provinsi Riau dengan estimasi luas area terdampak mencapai sekitar 9,3 juta meter persegi atau sekitar 6 juta meter kubik volume tanah terkontaminasi. Sebagian besar lokasi berada di lahan milik masyarakat dengan total sekitar 3.000 persil lahan. Hingga akhir April 2026, PHR telah menyampaikan 88 dokumen Rencana Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup (RPFLH) kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Dari jumlah tersebut, 63 lokasi telah memperoleh persetujuan RPFLH dan tengah atau sudah dilakukan pemulihan. Dari 63 lokasi yang telah disetujui, sebanyak 20 lokasi telah selesai dilakukan pemulihan, dan saat ini sedang dalam proses evaluasi keberhasilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Selain itu, terdapat 162 lokasi lainnya yang saat ini sedang dalam proses persiapan sebelum dapat masuk ke tahap pemulihan. Proses persiapan tersebut antara lain meliputi penyiapan akses lahan, pengumpulan/validasi data, pengadaan, koordinasi dengan para pihak terkait, serta penyusunan dokumen teknis yang dibutuhkan untuk mendukung proses persetujuan dan pelaksanaan pemulihan. Untuk mendukung percepatan, PHR bekerja sama dengan tiga kontraktor pelaksana yang ditunjuk melalui proses pengadaan resmi, dan transparan. Seluruh kegiatan pemulihan juga berada dalam pengawasan aparat penegak hukum, mulai dari Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) hingga Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel). “Pemulihan TTM proses panjang yang melibatkan persetujuan teknis, akses lahan, validasi data, hingga evaluasi hasil pemulihan oleh KLH. PHR berkomitmen penuh untuk menyelesaikan penugasan ini sesuai arahan regulator, dengan tetap menjaga aspek keselamatan, lingkungan, sosial, serta keberlanjutan operasi Zona Rokan,” ujar Aryo Banowo, Pjs VP Remediation & Asset Retirement PHR Regional 1 Sumatra. Sebagai bagian dari upaya percepatan tersebut, PHR bersama SKK Migas dan KLH juga telah menyepakati roadmap percepatan pemulihan hingga tahun 2030 ditambah satu tahun periode monitoring yang sangat agresif. Roadmap tersebut menjadi acuan pelaksanaan pemulihan secara bertahap, terukur, dan sesuai ketentuan yang berlaku. PHR berharap proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat seiring terpenuhinya berbagai prasyarat teknis, perizinan, akses lahan, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan. PHR juga memastikan bahwa seluruh pelaksanaan penugasan tetap memperhatikan aspek keselamatan, lingkungan, sosial, dan keberlanjutan operasi di Zona Rokan. Tentang PHR Regional 1 Sumatra PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menjalankan tugas dari Subholding Upstream Pertamina untuk mengelola bisnis dan operasional kegiatan usaha hulu migas di Wilayah Kerja Regional 1 – Sumatra yang terbentang dari Aceh hingga Sumatra Selatan. PHR menghasilkan sepertiga produksi minyak bumi Pertamina Subholding Upstream. Menjadi salah satu produsen minyak dan gas utama di Indonesia yang berkontribusi dalam pemenuhan energi nasional. Pada 2025, PHR menyelesaikan restrukturisasi organisasi yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan ketahanan energi nasional. Integrasi organisasi ini mencakup Zona 1, Zona Rokan, dan Zona 4 ke dalam struktur Regional 1 demi memastikan operasional yang lebih optimal dan berkelanjutan. Restrukturisasi ini membawa dampak positif dalam pengelolaan aset hulu migas dari ujung utara hingga selatan Sumatra, sejalan dengan program Swasembada Energi yang dicanangkan pemerintah. Dengan organisasi yang lebih efisien, PHR berupaya menjaga pasokan energi nasional dan menghadapi tantangan industri migas ke depan.