Matahari Bertuah

Sorotan terbaru dari Tag # Matahari Bertuah

Lewat UMKM, Kolaborasi MB dan PHR Buka Harapan Kemandirian Ekonomi Perempuan Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 22 April 2026 | 15:09 WIB

Lewat UMKM, Kolaborasi MB dan PHR Buka Harapan Kemandirian Ekonomi Perempuan

Pekanbaru, katakabar.com - Sebuah perubahan besar sedang tumbuh dari tangan-tangan tangguh para perempuan di sudut Kota Pekanbaru. Komunitas Matahari Bertuah, dulunya hanya sekumpulan pelaku usaha kecil berjalan tanpa arah, kini bertransformasi jadi simbol keberdayaan ekonomi perempuan di tengah hiruk pikuk masyarakat Riau. Kesuksesan tidak datang tiba-tiba. Lahir pada 2022 lalu, Matahari Bertuah sempat melewati masa-masa sulit. Tanpa struktur kelembagaan yang jelas. Minimnya literasi bisnis kala itu, membuat komunitas ini hampir redup. Belum lagi kerumitan urusan legalitas dan administrasi sempat membuat semangat para anggotanya rontok satu per satu. "Jangan ragu untuk memulai, sebab usaha terbaik bukan yang paling sempurna, melainkan benar-benar dijalankan dengan keberanian," ujar Suci Angreini, Ketua Kelompok UMKM Matahari Bertuah, saat itu memotivasi rekan-rekannya.  Tetapi, titik balik itu datang di penghujung tahun 2025 melalui sentuhan Program Pengembangan UMKM Ekonomi Pemuda dan Perempuan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Bukan sekadar memberikan dukungan, PHR hadir membuka akses dan membenahi fondasi penguatan UMKM dengan memfasilitasi pengurusan legalitas kelompok untuk penguatan kelembagaan agar lebih tertib dan diakui. Para pelaku usaha juga diberikan pelatihan pengelolaan usaha yang meliputai: administrasi, pembukuan, dan penguatan kapasitas serta pendampingan berkelanjutan agar perubahan kebiasaan usaha benar-benar berjalan. “Intervensi yang diberikan bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan pembenahan fondasi yang meliputi fasilitasi legalitas kelompok, pelatihan tata kelola usaha, hingga pendampingan berkelanjutan,” ulas Suci. Ditengah dukungan PHR, Suci kian semangat, dan terus memotivasi para anggota dalam memulai usaha. Di bawah kepemimpinanya, kelompok ini mulai mempraktikkan disiplin baru: mencatat setiap rupiah yang keluar-masuk, membagi peran produksi secara profesional, hingga menjajaki dunia pemasaran digital. Hasil dari konsistensi ini mulai membuahkan hasil manis di kuartal pertama 2026. Aneka ragam produk yang awalnya muncul dari dapur sederhana kini tampil meramaikan pasar. Sebut saja seperti brownies kopi, brownies kukus ketan hitam, pie brownies dan pie susu diminati wisatawan baik lokal maupun mancanegara.  Matahari Bertuah mencatatkan rata-rata pemasukan mencapai Rp74 juta perbulan. Mereka membuktikan bahwa manajemen usaha yang tertata mampu menjadi pendorong ekonomi yang signifikan. Ini bukan hanya soal angka, dampak emosional pun terasa kuat. Para anggota yang sebelumnya didera kecemasan akan masa depan usaha, kini tampil lebih percaya diri. Keberhasilan ini semakin lengkap saat salah satu anggota mereka, seorang mahasiswi, berhasil menembus jajaran 10 besar finalis Rokan UMK Award 2025, ajang apresiasi UMKM Riau yang digelar PHR. Prestasi ini menegaskan pembinaan yang tepat mampu melahirkan wirausaha muda yang tangguh di masa depan. “UMKM Matahari Bertuah telah membuktikan kaum perempuan mampu menjadi aktor penggerak ekonomi bukan hanya bagi keluarga bahkan bagi daerah. Capaian ini sekaligus menjadi kado indah dalam semangat Hari Kartini. Kisah mereka adalah pengingat bahwa keterbatasan akses bukanlah akhir dari segalanya. Ketika perempuan diberikan ruang, dukungan, dan pendampingan yang tepat, mereka mampu mengubah keraguan menjadi kekuatan kolektif yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” cerita Manager CID PHR, Iwan Ridwan Faizal. Kini, Matahari Bertuah bukan lagi sekadar nama komunitas tempat berkumpulnya perempuan hebat, melainkan sebuah wadah kelembagaan yang sah dan siap menyongsong masa depan ekonomi yang berkelanjutan.