Musyawarah

Sorotan terbaru dari Tag # Musyawarah

Pramuka dan Kritik: Ketika Semangat Musyawarah Diuji di Era Terbuka Riau
Riau
Selasa, 21 Oktober 2025 | 19:27 WIB

Pramuka dan Kritik: Ketika Semangat Musyawarah Diuji di Era Terbuka

Pekanbaru, katakabar.com - Gerakan Pramuka, organisasi kepanduan yang selama ini dikenal sebagai wadah pembinaan karakter, disiplin, dan kepemimpinan generasi muda Indonesia, kini tengah menjadi sorotan publik. Pertanyaan mengemuka! Apakah Pramuka kini mulai anti kritik? Beberapa waktu terakhir, muncul sejumlah keluhan dari anggota muda dan pegiat kepanduan di berbagai daerah. Mereka menilai ruang dialog dan evaluasi dalam tubuh organisasi mulai menyempit. Kritik sejatinya bentuk kepedulian, sering kali justru dipandang sebagai tindakan pembangkangan. Padahal, nilai-nilai dasar Gerakan Pramuka, khususnya Dasa Dharma, jelas menegaskan pentingnya sikap “patuh dan suka bermusyawarah.” Nilai tersebut semestinya dimaknai sebagai ajakan untuk membuka ruang dialog, menerima masukan, dan memperbaiki diri demi kemajuan bersama. “Pramuka harusnya jadi contoh organisasi yang demokratis, berjiwa kepemimpinan, dan adaptif terhadap perubahan. Kritik yang konstruktif justru harus dijadikan bahan evaluasi,” ujar salah satu aktivis muda kepanduan di Riau kepada wartawan, Selasa (21/10). Sejumlah pengamat kepemudaan menilai, jika Pramuka menutup diri terhadap kritik, maka organisasi ini berisiko kehilangan daya tarik di mata generasi muda. Di tengah era keterbukaan informasi dan demokrasi digital, organisasi yang enggan berbenah dan mendengar aspirasi anggota akan tertinggal oleh zaman. Kini, sudah saatnya seluruh unsur Gerakan Pramuka dari kwartir nasional hingga gugus depan melakukan refleksi mendalam. Apakah semangat berani, jujur, dan bertanggung jawab yang selama ini digaungkan masih benar-benar hidup di setiap kebijakan dan kegiatan organisasi?

DKPP Rohul Gagas Musyawarah Penertiban Air Irigasi Osaka Dukung Program SPN Riau
Riau
Jumat, 06 Juni 2025 | 09:11 WIB

DKPP Rohul Gagas Musyawarah Penertiban Air Irigasi Osaka Dukung Program SPN

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Guna mendukung program Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto dan program Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T, M.M, serta Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, SH, MM yakni Swasembada Pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan atau DKPP Rokan Hulu gagas Musyawarah Penertiban Pemakaian Air Irigasi Usaha Budidaya Perikanan, di MDTA Baitul Ulum, Desa Suka Maju Kecamatan Rambah, Rabu (4/6). Di kegiatan itu hadir PLT Kadis DKPP, Zulfikar, S.P, Dinas PUPR Rokan Hulu diwakili Kabid Pengairan, Rasqi Rades, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura diwakili Kasi Bidang Pangan, Roni Gunawan, Balai Wilayah Sungai Sumatra III, Nurwahidayah, Danramil 02 Rambah, Kapten Armed Alza Septendi, Satpol PP dan 29 para budidaya ikan di aliran irigasi Okan Samo Kaiti atau Osaka. PLT Kadis DKPP, Zulfikar mengutarakan, diskusi ini berfokus pada pemanfaatan air irigasi Osaka yang mengalir di Kecamatan Rambah, dan Rambah Samo sepanjang 60 kilometer agar sampai ke ujung hilir irigasi untuk pengairan persawahan. "Sesuai dengan fungsi utama irigasi osaka ini adalah diutamakan untuk sawah, tapi seiring berjalanya waktu daerah hilir irigasi tidak teraliri air yang membuat aktifitas pertanian menjadi terganggu," ucap Zulfikar. Kata Zulfikar, air irigasi dimanfaatkan sebagai saluran irigasi untuk kepentingan budidaya perikanan yang dialiri oleh warga sekitar irigasi sehingga debit air berkurang membuat bagian hilir tidak mendapatkan aliran air. “Kita tidak melarang budidaya perikanan, tapi penggunaannya harus sesuai aturan. Irigasi utama untuk pertanian, khususnya tanaman pangan, diskusi ini untuk mencari solusi terbaik antara budidaya ikan dan pertanian.” tutur Zulfikri.

Pemkab Rokan Hulu Gelar Musrenbang RPJPD Tahun 2025-2045 Galeri
Galeri
Selasa, 06 Agustus 2024 | 07:52 WIB

Pemkab Rokan Hulu Gelar Musrenbang RPJPD Tahun 2025-2045

Rokan Hulu, katakabar.com - Pemerintahan Kabupaten Rokan Hulu gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah atau Musrenbang RPJPD Tahun 2025-2045, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Rohul, Senin (15/7) lalu. Kegiatan itu dihadiri Bupati Rokan Hulu, H Sukiman, Wakil Bupati Rokan Hulu, H Indra Gunawan, Sekdakab Rokan Hulu, M Zaki, S.STP, M.Si, Kaban Bappeda Rokan Hulu, Drs. H. Yusmar, M.Si, Staf Ahli Bupati dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rokan Hulu.

Investor Niat Bangun Pabrik CPO Mini, Bupati Beltim: Kita Bicarakan Dulu Dengan Petani Nasional
Nasional
Senin, 18 September 2023 | 20:45 WIB

Investor Niat Bangun Pabrik CPO Mini, Bupati Beltim: Kita Bicarakan Dulu Dengan Petani

Pangkalpinang, katakabar.com - Bupati Kabupaten Belitung Timur, Burhanudin mengatakan, sudah tiga perusahaan yang menghubunginya berniat untuk berinvestasi membangun pabrik minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) mini di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tapi, Burhanudin tidak langsung menyambut tawaran pendirian pabrik CPO mini. Ia ingin lebih dulu mendengar tanggapan petani kelapa sawit setempat. Orang Nomor Satu di Belitung Timur ini pun mengundang perwakilan puluhan koperasi perkebunan kelapa sawit dari seluruh Belitung Timur, untuk membicarakan wacana pabrik CPO mini, pada Kamis (14/9) lalu, "Saya tetap mengutamakan kepentingan petani kelapa sawit lebih dulu. Kita berembuk dulu, nanti hasilnya mau atau tidak, semua harus dengan segala pertimbangan positif dan negatifnya," ujarnya, dilansir dari laman elaeis.co, pada Senin (18/9). Dijelaskannya, saya tidak mau kehadiran investor menimbulkan kerugian masyarakat. "kita kaji dulu. Mereka yang bersinggungan langsung dengan pabrik ini harus setuju dulu, kalau tidak ya jangan," tegasnya. Selain membuka peluang bisa mengatur sendiri harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit para petani, pendirian pabrik mini CPO nantinya bakal menciptakan lapangan kerja baru di desa-desa. "Pengangguran bakal berkurang, sekaligus saat yang sama menambah kepercayaan para investor untuk menanamkan modalnya di daerah ini. Tapi kita harus dengar apa kata petani," ulasnya. Rata-rata perwakilan koperasi perkebunan kelapa sawit yang hadir dalam pertemuan setuju dengan rencana pembangunan pabrik CPO mini. "Ini menambah alternatif untuk menjual buah kelapa sawit," tutur perwakilan dari Koperasi Sawit Sepakat Maju Desa Lilangan, Eki. Selama ini sebut Eki, petani setempat tidak punya opsi menjual TBS kelap sawit. Alhasil, mereka harus menerima berapa pun harga yang ditetapkan pabrik. "Masalahnya, kalau ada pabrik baru maling sawit bisa jadi makin marak. Pabrik CPO mini tidak punya kebun tapi butuh TBS kelapa sawit agar dapat produksi," imbuhnya.