Pemerintah Perluas Akses KPR Subsidi FLPP bagi Pekerja Informal, Mitra Driver Gojek Kini Bisa Nikmati DP 0 persen Nasional
Nasional
Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:34 WIB

Pemerintah Perluas Akses KPR Subsidi FLPP bagi Pekerja Informal, Mitra Driver Gojek Kini Bisa Nikmati DP 0 persen

Jakarta, katakabar.com - Pemerintah terus perluas akses kepemilikan rumah pertama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk pekerja sektor informal yang selama ini menghadapi berbagai tantangan dalam mengakses pembiayaan perumahan. Di antara upaya tersebut diwujudkan melalui penyediaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera FLPP dengan skema uang muka (down payment/DP) 0 persen bagi Mitra Driver Gojek yang memenuhi persyaratan. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BP Tapera dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk tentang Program Perumahan bagi Mitra Driver Gojek yang dilaksanakan Jumat (3/7) lalu. Perjanjian ditandatangani Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, dan  Chief of Public Affairs, Public Policy & Government Relations, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Shinto Nugroho. Melalui kerja sama ini, BP Tapera dan Gojek akan memperluas akses Mitra Driver terhadap program KPR Sejahtera FLPP melalui penguatan sosialisasi dan edukasi mengenai pembiayaan rumah bersubsidi. Berbagai inisiatif akan dilakukan, mulai dari penyampaian informasi melalui aplikasi mitra, kegiatan sosialisasi bersama, pertukaran informasi, publikasi, hingga kampanye edukasi, agar semakin banyak Mitra Driver memiliki kesempatan untuk memiliki rumah pertama yang layak, berkualitas, dan terjangkau. Deputi Komisioner bidang Pemanfaatan Dana Tapera, Sid Herdi Kusuma, mengatakan skema DP 0 persen merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada pekerja sektor informal yang memiliki penghasilan namun belum memiliki rumah. “Melalui kerja sama ini, Mitra Driver Gojek yang memenuhi ketentuan sebagai MBR dapat mengakses KPR Sejahtera FLPP dengan DP 0 persen. Ini merupakan langkah nyata untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi pekerja informal agar dapat memiliki rumah pertama,” kata Heru. Menurut Sid, BP Tapera tetap akan menjalankan proses verifikasi dan penilaian kelayakan terhadap setiap calon penerima manfaat untuk memastikan bantuan pembiayaan tepat sasaran. “BP Tapera akan melakukan verifikasi dan pengecekan data terhadap Mitra Driver Gojek yang mendaftar. Hasil verifikasi tersebut selanjutnya akan menjadi dasar dalam menentukan kelayakan calon penerima manfaat untuk mengikuti proses pembiayaan perumahan,” jelasnya. Melalui program ini, Mitra Driver Gojek yang memenuhi persyaratan berkesempatan memiliki rumah pertama melalui skema KPR Sejahtera FLPP dengan fasilitas DP 0 persen. Persyaratan akan diverifikasi oleh BP Tapera berdasarkan sejumlah kriteria, termasuk umur 21 hingga 45 tahun, tingkat kinerja dalam penyelesaian trip, serta waktu aktif per jam online dalam satu bulan. Penerima manfaat juga wajib memenuhi kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan belum pernah memiliki rumah. Sid menegaskan keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada kemudahan akses pembiayaan, tetapi juga pada peningkatan literasi keuangan para penerima manfaat. “Edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan, baik kepada pengemudi maupun anggota keluarganya. Mereka perlu memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak, mengurangi pengeluaran yang tidak produktif, serta menjaga kualitas kredit agar tetap memenuhi persyaratan pembiayaan perumahan,” ucap Heru. Kerja sama yang akan berlangsung hingga tahun 2027 ini diharapkan mampu menjangkau semakin banyak Mitra Driver Gojek di berbagai daerah sehingga manfaat program perumahan pemerintah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Dukungan terhadap MBR juga semakin diperkuat melalui kebijakan pemerintah di sektor jasa keuangan. Penyesuaian ketentuan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan peluang yang lebih besar bagi masyarakat untuk mengakses pembiayaan perumahan, termasuk melalui Program Tiga Juta Rumah yang menjadi prioritas pemerintah. Dengan skema DP 0 persen, Mitra Driver Gojek yang lolos verifikasi dan memenuhi ketentuan perbankan dapat memperoleh kemudahan dalam mengajukan KPR Subsidi FLPP tanpa perlu menyediakan uang muka, sehingga proses menuju kepemilikan rumah pertama menjadi lebih ringan dan terjangkau. Diketahui, hingga 2 Juli 2026, BP Tapera telah merealisasikan penyaluran FLPP sebanyak 93.339 unit rumah dengan nilai pembiayaan mencapai Rp11,60 triliun. Dari jumlah tersebut, penerima manfaat terbesar berasal dari kelompok pekerja swasta sebanyak 61.126 unit (65,49 persen), diikuti oleh kelompok wiraswasta sebanyak 15.890 unit (17,02 persen) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 7.643 unit (8,19 persen), TNI/Polri sebanyak 1.394 unit (1,49%). Capaian tersebut menunjukkan bahwa program FLPP semakin mampu menjangkau berbagai kelompok masyarakat, termasuk pekerja sektor informal yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pembiayaan perumahan formal.

Perluas Akses KPR FLPP Bagi Pekerja Non Fixed Income, BP Tapera: Penghuni New Bukit Tentrem Rasakan Manfaat Nasional
Nasional
Senin, 08 Juni 2026 | 08:30 WIB

Perluas Akses KPR FLPP Bagi Pekerja Non Fixed Income, BP Tapera: Penghuni New Bukit Tentrem Rasakan Manfaat

Bantul, katakabar.com - BP Tapera terus dorong perluasan akses kepemilikan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), termasuk pekerja dengan penghasilan tidak tetap (non-fixed income), melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Hal tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Perumahan New Bukit Tentrem, Triwidadi, Kabupaten Bantul, DIY, yang dihadiri Plt. Direktur Jenderal Perumahan Pedesaan Kementerian PKP, Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, perwakilan Pemda DIY, serta bank penyalur FLPP. Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, menyampaikan Kabupaten Bantul menjadi daerah dengan realisasi FLPP tertinggi di DIY pada 2025 dengan 258 unit, sementara Kabupaten Gunungkidul mencatat 66 unit. “Pemerintah telah membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat berpenghasilan non-fixed income untuk memanfaatkan program KPR Subsidi FLPP. Kami berharap masyarakat yang telah merasakan manfaatnya dapat menyebarkan informasi baik ini kepada kerabat dan lingkungan sekitarnya,” ujar Sid. Menurutnya, pemerintah terus menghadirkan berbagai kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki rumah pertama melalui FLPP, di antaranya pembebasan PPN, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), dan BPHTB, sehingga biaya awal kepemilikan rumah menjadi lebih ringan. Plt. Direktur Jenderal Perumahan Pedesaan Kementerian PKP, Rini Dyah Mawarty, menilai Perumahan New Bukit Tentrem yang memiliki 172 unit rumah subsidi menunjukkan kawasan berkontur tetap dapat menjadi hunian yang nyaman selama didukung fasilitas dan akses yang memadai. Ia juga menyampaikan rencana pemerintah sesuai arahan Presiden untuk menghadirkan skema KPR dengan tenor hingga 40 tahun guna meningkatkan keterjangkauan masyarakat. Manfaat program FLPP dirasakan langsung oleh para penghuni yang sebagian besar berasal dari kalangan pekerja non-fixed income. Salah satunya Ari, pelaku jasa perbaikan peralatan elektronik, yang mengaku terbantu memiliki rumah dengan uang muka sekitar Rp1,6 juta atau 1 persen dari harga rumah serta angsuran sekitar Rp1,77 juta per bulan selama 20 tahun. Selain Ari, sejumlah penghuni lain yang berprofesi sebagai MC dan pekerja jasa mandiri juga berhasil memiliki rumah melalui FLPP. Hal ini menjadi bukti bahwa program rumah subsidi kini semakin inklusif dan mampu menjangkau masyarakat yang sebelumnya kerap terkendala persyaratan pembiayaan. Keberhasilan tersebut turut tercermin dari kualitas kredit para penghuni. Perwakilan bank penyalur BTN dan BSN menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat kredit macet maupun pembiayaan bermasalah di Perumahan New Bukit Tentrem. Melalui berbagai kemudahan dan kebijakan yang terus diperkuat pemerintah, BP Tapera optimistis semakin banyak masyarakat, termasuk pekerja sektor informal, dapat mewujudkan impian memiliki rumah layak huni melalui program FLPP

Diduga PHK Sepihak Karyawan PKWT, PT Mayapada Auto Sempurna Disorot Pekerja Riau
Riau
Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:13 WIB

Diduga PHK Sepihak Karyawan PKWT, PT Mayapada Auto Sempurna Disorot Pekerja

Pekanbaru, katakabar.com - Sejumlah pekerja kontrak di PT Mayapada Auto Sempurna diduga mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak tanpa kejelasan prosedur dan kepastian pemenuhan hak-hak pekerja. Peristiwa tersebut memicu sorotan serta tuntutan agar perusahaan memberikan penjelasan resmi terkait kebijakan yang diambil. Para pekerja yang berstatus Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) mengaku diberhentikan secara mendadak tanpa adanya perundingan lebih dulu. Selain itu, mereka menyebut tidak menerima penjelasan tertulis yang jelas mengenai alasan pemberhentian maupun kepastian terkait hak kompensasi sebagaimana diatur dalam ketentuan ketenagakerjaan. Kondisi tersebut dinilai menimbulkan dampak ekonomi dan psikologis bagi para pekerja yang terdampak, terutama di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. Salah seorang pekerja yang enggan ditulis namanya, mengatakan para karyawan selama ini tetap menjalankan pekerjaan sesuai target dan tanggung jawab perusahaan. Tetapi, mereka justru diberhentikan tanpa adanya kejelasan. “Perusahaan seharusnya tidak semena-mena memperlakukan pekerja kontrak. Kami bekerja dengan disiplin dan tanggung jawab, tetapi tiba-tiba diberhentikan tanpa kepastian hak-hak kami,” ujarnya, Jumat (15/5) kemarin. Para pekerja mendesak pihak manajemen PT Mayapada Auto Sempurna segera memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan PHK sepihak tersebut. Mereka juga meminta Dinas Tenaga Kerja turun tangan melakukan pemeriksaan dan memfasilitasi mediasi antara perusahaan dan pekerja. Menurut para pekerja, perusahaan semestinya tetap mengedepankan prosedur ketenagakerjaan yang berlaku serta menghormati hak-hak pekerja, termasuk bagi karyawan dengan status PKWT. Dalam ketentuan ketenagakerjaan di Indonesia, pekerja PKWT memiliki hak yang wajib dipenuhi oleh perusahaan, termasuk hak kompensasi serta perlindungan terhadap pemutusan hubungan kerja yang tidak sesuai prosedur. Jika ditemukan adanya pelanggaran, perusahaan dapat dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku. Kasus ini menjadi perhatian publik sekaligus pengingat pentingnya perusahaan menjalankan etika bisnis dan hubungan industrial yang sehat, dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap hak-hak tenaga kerja.

Setetes Energi Kehidupan, Pekerja PHR Sumbang Ratusan Kantong Darah Untuk PMI Kesehatan
Kesehatan
Jumat, 17 April 2026 | 19:10 WIB

Setetes Energi Kehidupan, Pekerja PHR Sumbang Ratusan Kantong Darah Untuk PMI

Pekanbaru, katakabar.com - Setiap kantong darah simpan kisah tentang nyawa menunggu untuk diselamatkan, seperti pasien yang berjuang di ruang perawatan, ibu yang membutuhkan transfusi saat persalinan, hingga korban kecelakaan yang bergantung pada ketersediaan darah tepat waktu. “Donor darah bentuk rasa syukur paling nyata. Ada kepuasan tersendiri saat setetes darah kita bagikan bisa menjadi penyambung nyawa bagi orang yang membutuhkan,” kata Luthfi Fathani, salah satu pekerja di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan. Luthfi satu dari ratusan peserta berhasil sumbangkan 448 kantong darah pada kegiatan yang digelar di Gedung RCC Rumbai, Pekanbaru, Rabu (15/4). Ini bakti nyata, di tengah padatnya aktivitas operasional hulu migas, semangat kemanusiaan para pekerja tetap terpancar melalui aksi sosial ini. Bagi PHR, kegiatan donor darah tidak sekadar rutinitas medis. Kolaborasi antara Palang Merah Indonesia (PMI) dengan Bakoumkris, Badan Dakwah Islam PHR, dan Persatuan Wanita Patra (PWP) ini juga menjadi wadah bagi para pekerja untuk berbagi nilai-nilai kehidupan. “Dari sisi kampanye kesehatan, kegiatan donor darah ini mempromosikan gaya hidup sehat secara umum. Semangat mendonorkan darah akan membangkitkan motivasi untuk selalu hidup sehat dan menjaga derajat kesehatan yang tinggi,” ulas Ketua Pelaksana, Eka Pramana. Kegiatan ini disambut antusias oleh para pekerja, mitra kerja, serta masyarakat sekitar Komperta PHR Rumbai. Semangat kebersamaan dan gotong royong untuk kemanusiaan begitu terasa, menunjukkan kepedulian terhadap sesama tetap terjaga di tengah kesibukan. Pada kegiatan ini, antusias pendaftar mencapai 612 orang, melampaui target awal sebanyak 400 kantong darah. “Mesku tidak semua pendaftar lolos screening dan berkesempatan melakukan donor, namun tingginya angka ini menunjukkan bahwa kesadaran untuk berbagi dan kepedulian terhadap sesama di lingkungan PHR sangat tinggi,” cerita Eka. Seluruh darah yang terkumpul kemudian diserahkan kepada PMI Kota Pekanbaru. Ratusan kantong darah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan donor darah ini secara rutin dilaksanakan sebagai bentuk komitmen PHR dalam mendukung PMI Pekanbaru. Sinergi yang terjalin diharapkan dapat memastikan pasien di rumah sakit memperoleh akses darah dengan lebih cepat dan tepat. “Melalui kegiatan ini, PHR hadir tidak hanya untuk ketahanan energi nasional, tetapi juga untuk merawat nadi kehidupan masyarakat di sekitarnya,” imbuhnya. Di balik angka dan stok yang tercatat, darah menjadi harapan hidup yang tak bisa ditunda maupun digantikan. Lantaran itu, gerakan donor darah bukan sekadar aksi sosial, melainkan wujud nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan yang menentukan keselamatan banyak orang. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Peduli Pekerja Pendukung Layanan, KAI Salurkan 580 Paket Sembako Lewat TJSL Nasional
Nasional
Rabu, 25 Maret 2026 | 18:09 WIB

Peduli Pekerja Pendukung Layanan, KAI Salurkan 580 Paket Sembako Lewat TJSL

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta terus perkuat komitmen hadirkan pelayanan prima ditopang kepedulian kepada seluruh elemen pekerja di lingkungan stasiun. Lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), KAI salurkan sebanyak 580 paket sembako kepada porter, dan petugas kebersihan bagian dari upaya berbagi dan apresiasi. Bantuan tersebut didistribusikan kepada porter di sejumlah stasiun, yakni Stasiun Pasar Senen sebanyak 180 paket, Stasiun Gambir 240 paket, dan Stasiun Jatinegara 60 paket. Selain itu, KAI juga menyalurkan 100 paket sembako kepada petugas kebersihan. Secara keseluruhan, total bantuan yang disalurkan mencapai 580 paket sembako. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan para porter dan petugas kebersihan merupakan bagian penting dalam ekosistem pelayanan KAI yang berkontribusi langsung terhadap kenyamanan pelanggan. “KAI menyadari kualitas layanan tidak hanya ditentukan oleh operasional perjalanan kereta api, tetapi juga oleh peran para pekerja pendukung di stasiun. Melalui program TJSL ini, kami ingin menunjukkan KAI hadir tidak hanya sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai perusahaan yang peduli dan bertanggung jawab secara sosial,” kata Franoto. Menurutnya, KAI Daop 1 Jakarta secara konsisten menghadirkan berbagai program TJSL yang menyentuh langsung masyarakat dan pekerja di lingkungan operasional. Program ini diharapkan dapat memperkuat hubungan yang harmonis serta memberikan manfaat nyata. "KAI berharap langkah ini dapat memberikan semangat tambahan bagi para pekerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, sekaligus menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan," jelasnya.

Tentang Dedikasi Pekerja PHR Setia Menjaga Energi di Hari Lebaran 2026 Riau
Riau
Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10 WIB

Tentang Dedikasi Pekerja PHR Setia Menjaga Energi di Hari Lebaran 2026

Pekanbaru, katakabar.com - Ketika jutaan masyarakat Indonesia berkumpul bersama keluarga rayakan hari raya Idulfitri 1447 Hijriah Tahun 2026, pemandangan berbeda tampak di area operasional PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Pekerja PHR tetap tegak berdiri di garda terdepan, pastikan produksi migas nasional tetap terjaga demi menjaga ketahanan energi nasional. Bagi para pekerja di lapangan, makna Lebaran tahun ini dirasakan dengan cara yang beda dan terasa istimewa. Salah satunya Hanifa Aulia Khosyatillah, dari Tim Plant Operations Minas. Baginya, tugas negara di industri hulu migas menuntut komitmen tinggi, termasuk kesiapan untuk tetap bertugas di hari-hari besar. “Saya memaknai Lebaran tahun ini dengan cara yang sedikit berbeda, yaitu dengan tetap menjalankan tugas di lapangan. Walaupun tidak bisa berkumpul langsung dengan keluarga, saya mencoba menciptakan suasana lebaran versi sendiri bersama rekan kerja,” ujar Hanifa. Meski dirayakan secara sederhana di lokasi kerja, esensi kemenangan tetap terasa melalui semangat kebersamaan antar pekerja. Saling berbagi ucapan, dan semangat menjadi cara mereka merawat tradisi di sela-sela tanggung jawab profesional. Bertugas di hari Lebaran bukanlah perkara mudah, tetapi hal ini dipandang sebagai bentuk komitmen profesi. Kesadaran akan pentingnya kelancaran operasional untuk mencukupi kebutuhan energi nasional menjadi motivasi utama para pekerja. “Buat saya, ini soal komitmen. Saat memilih pekerjaan ini, saya juga siap dengan konsekuensinya, termasuk bertugas di hari besar. Ada dorongan dari dalam diri untuk tetap profesional menyelesaikan tanggung jawab dengan baik, apapun situasinya,” ceritanya. Dukungan penuh dari keluarga di rumah juga menjadi fondasi kekuatan bagi para pekerja. Meski kerinduan tak terelakkan, pemahaman keluarga akan pentingnya tugas ini membuat para pekerja dapat fokus sepenuhnya pada aspek keamanan dan kelancaran produksi. “Keluarga di rumah sangat memahami, walaupun pasti ada rasa kangen. Mereka justru jadi sumber semangat utama, sehingga kami bisa lebih fokus bekerja dan selalu mengingatkan pentingnya aspek keselamatan selama bekerja,” ucapnya. Para pekerja di lapangan selama libur Lebaran sangat krusial. Pengawasan ketat dilakukan mulai dari pemantauan operasional rutin hingga memastikan seluruh peralatan bekerja secara optimal. Komunikasi intensif antar-tim ditingkatkan untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan sejak dini. “Kewaspadaan harus ditingkatkan supaya produksi tetap stabil dan aman. Fokus utama kami adalah memastikan semua proses berjalan sesuai prosedur dan prosedur keselamatan tetap menjadi prioritas tertinggi di hari seperti ini,” tegasnya. Sebagai salah satu tulang punggung produksi minyak nasional, PHR menyadari pentingnya menjaga keberlanjutan operasional di tengah meningkatnya kebutuhan energi masyarakat selama momen hari raya. Operasional hulu migas di Zona Rokan tetap beroperasi tanpa henti, didukung para pekerja yang tetap bertugas di garis depan. “Kami memahami operasional di Zona Rokan merupakan urat nadi bagi pasokan energi negeri, terutama di tengah mobilitas masyarakat yang meningkat pesat saat Lebaran. Untuk itu, kami komitmen menjaga keandalan operasi di seluruh lapangan selama 24 jam sehari tanpa henti, kami sangat apresiasi serta bangga kepada seluruh pekerja yang tetap tegak berdiri di garda terdepan operasional selama masa Idulfitri,” kata General Manager PHR Zona Rokan, Andre Wijanarko. Dedikasi para Perwira PHR di wilayah kerja Rokan ini merupakan cerminan nyata dari semangat Pertamina dalam menjaga kedaulatan energi. Di balik setiap tetas minyak yang diproduksi untuk bangsa, ada pengorbanan dan ketulusan para pekerja yang setia mengabdi, bahkan di hari kemenangan. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

KAI Siagakan Ratusan Pekerja LRT Jabodebek, Siap Layani Pengguna Saat Angleb 2026 Lingkungan
Lingkungan
Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:02 WIB

KAI Siagakan Ratusan Pekerja LRT Jabodebek, Siap Layani Pengguna Saat Angleb 2026

Jakarta, katakabar.com - KAI membuka Posko Angkutan Lebaran 2026 untuk memastikan kesiapan operasional LRT Jabodebek selama periode mudik dan arus balik Lebaran, dengan menyiapkan 26 trainset, 243 petugas frontliner, dan 527 personel pengamanan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi membuka Posko Angkutan Lebaran 2026 Masehi 1447 Hijriah untuk memastikan kesiapan operasional dan pelayanan LRT Jabodebek selama periode mudik dan arus balik Lebaran. Posko Angkutan Lebaran LRT Jabodebek akan berlangsung selama 16 hari, mulai 13 hingga 28 Maret 2026. Pembukaan posko ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang digelar di halaman kantor Divisi LRT Jabodebek, Jumat (13/3), dan dipimpin oleh Executive Vice President LRT Jabodebek Suryawan Putra Hia. Dalam arahannya, Suryawan menegaskan masa Angkutan Lebaran merupakan periode penting bagi perusahaan dalam memastikan layanan transportasi publik tetap berjalan optimal di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat. “Kereta api menjadi salah satu moda transportasi yang sangat diandalkan masyarakat, khususnya pada periode Angkutan Lebaran. Oleh karena itu, keandalan operasional dan kesiapan pelayanan LRT Jabodebek menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat,” ujarnya. Selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI menyiapkan 26 trainset dan 1 trainset cadangan LRT Jabodebek. Pada hari kerja (weekday), KAI akan mengoperasikan 430 perjalanan LRT Jabodebek. Sementara, pada hari libur nasional/cuti bersama dan akhir pekan (weekend) akan mengoperasikan 270 perjalanan LRT Jabodebek. Dari sisi pelayanan, akan diperkuat dengan menyiapkan 243 petugas frontliner, yang terdiri dari 119 Passenger Service dan 124 Ticketing Officer. Dari aspek keamanan turut diperkuat dengan melibatkan 527 personel pengamanan, yang terdiri dari 499 petugas internal (Polsuska dan Security) serta 28 personel eksternal dari unsur TNI dan Polri. “Begitu juga dengan petugas pekerja administrasi kantor, yang akan turut melaksanakan posko Angkutan Lebaran 2026 di stasiun, sehingga dapat mendukung petugas stasiun untuk melayani pengguna LRT Jabodebek,” jelasnya. Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan berbagai langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menikmati layanan transportasi yang aman dan nyaman selama periode Angkutan Lebaran. “LRT Jabodebek terus melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh, baik dari sisi operasional, pelayanan, maupun pengamanan, agar pengguna dapat menikmati perjalanan dengan selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata Radhitya. KAI berharap melalui kesiapan tersebut, LRT Jabodebek dapat terus menjadi salah satu pilihan transportasi publik yang andal dalam mendukung mobilitas masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Nasionalisme Pekerja Pengeboran Minyak di Duri Riau Tetap Membara Opini
Opini
Minggu, 17 Agustus 2025 | 21:00 WIB

Nasionalisme Pekerja Pengeboran Minyak di Duri Riau Tetap Membara

Oleh: Agung Marsudi Duri, katakabar.com - Siapa yang tidak bergetar hatinya ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan. Hati dan dada 24 orang crew Rig Gwdc#366, bergetar ketika mereka bersama-sama dalam upacara bendera sederhana di areal pengeboran, dilakukan upacara peringatan HUT RI ke-80, Minggu, 17 Agustus 2025. Bendera Merah Putih mereka kibarkan. Penghormatan kepada sang merah putih mereka lakukan. Nasionalisme mereka tidak diragukan, meski mereka bekerja di bawah perusahaan asing. Semangat mereka membara. Mereka adalah pekerja PT GWDC, sebuah perusahaan Rig asing mitra bisnis PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di areal proyek HOOU DSF, Duri, Riau. Mereka mengatur sendiri, crew yang stand by di bawah ikut upacara, sedang yang lain tetap melanjutkan kerja. Sehingga kegiatan upacara tidak mengganggu produksi. "Silakan perusahaan asing dari manapun datang, yang namanya nasionalisme wajib kami jalani, peringatan 17 Agustus kita lakukan. Kita tak pernah berhenti mencintai Indonesia. Merdeka!" ujar Fitrion alias Gaek inisiator upacara kecil di areal kerja. "Walaupun kita kerja dengan perusahaan asing, yang namanya kemerdekaan wajib kita peringati. NKRI harga mati," tegas Gaek berapi-api, diamini anggota crew rig yang lain. Seperti diketahui, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) adalah anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang usaha hulu minyak dan gas bumi (migas). PHR bertanggung jawab atas pengelolaan Wilayah Kerja Rokan, yang merupakan blok minyak terbesar di Indonesia, menggantikan perusahaan raksasa migas PT Chevron yang habis kontraknya pada 9 Agustus 2021.

KAI Divre III Palembang Dorong Produktivitas Kesehatan Pekerja Lewat Employee Well-Being Nasional
Nasional
Jumat, 08 Agustus 2025 | 09:05 WIB

KAI Divre III Palembang Dorong Produktivitas Kesehatan Pekerja Lewat Employee Well-Being

Palembang, katakabar.com - Guna menjaga, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia salah satu aset utama perusahaan terutama kesehatan pekerja, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang meluncurkan program Employee Well-Being. Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja dan pola hidup yang sehat, positif, serta produktif sehingga pekerja dapat fokus menjalankan tugas dengan optimal. Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti menyampaikan, program ini bentuk nyata kepedulian perusahaan pada kesejahteraan fisik dan mental pekerja. “Kami sadari pekerja pilar utama menjalankan operasional perusahaan. Lantaran itu, kesehatan mereka baik fisik maupun mental perlu dijaga, dan ditingkatkan secara berkelanjutan,” ujar Aida. Program Employee Well-Being sendiri terdiri dari tiga kategori, meliputi: 1. Smoke Free Champion Mendorong gaya hidup sehat dengan mengurangi bahkan menghentikan kebiasaan merokok di lingkungan kerja. Pegawai yang berhasil menjalani program ini akan diberikan apresiasi sebagai bentuk penghargaan atas komitmennya menjaga kesehatan. 2. 90 Days Weight Loss Challenge Program penurunan berat badan selama 90 hari ini bertujuan meningkatkan kebugaran tubuh melalui pola makan sehat, olahraga teratur, dan pemantauan rutin oleh tim kesehatan. Tantangan ini diharapkan dapat memicu semangat gaya hidup aktif di kalangan pekerja.

Kerahkan Ratusan Pekerja Tangani Gangguan Jalur KA Argo Bromo Anggrek Daop 3 Bisa Dilalui Nasional
Nasional
Senin, 04 Agustus 2025 | 15:33 WIB

Kerahkan Ratusan Pekerja Tangani Gangguan Jalur KA Argo Bromo Anggrek Daop 3 Bisa Dilalui

1. KA 1 Argo Bromo Anggrek (Surabaya Pasar Turi – Gambir) 2. KA 5 Argo Semeru (Surabaya Gubeng – Gambir) 3. KA 13 Argo Lawu (Solo Balapan – Gambir) 4. KA 17 Argo Sindoro (Semarang Tawang – Gambir) 5. KA 27 Argo Merbabu (Semarang Tawang – Gambir) 6. KA 39 Sembrani (Surabaya Pasar Turi – Gambir) 7. KA 43 Taksaka (Yogyakarta – Gambir) 8. KA 61 Manahan (Solo Balapan – Gambir) 9. KA 75 Mataram (Solo Balapan – Pasar Senen) 10. KA 103 Bogowonto (Lempuyangan – Pasar Senen) 11. KA 94/91 Jayabaya (Malang – Surabaya – Pasar Senen) 12. KA 109 Fajar Utama Yogyakarta (Yogyakarta – Pasar Senen) 13. KA 111 Sawunggalih (Kutoarjo – Pasar Senen) 14. KA 115 Sawunggalih (Kutoarjo – Pasar Senen) 15. KA 133 Parahyangan (Bandung – Gambir) 16. KA 137 Parahyangan (Bandung – Gambir) 17. KA 143 Madiun Jaya (Madiun – Pasar Senen) 18. KA 149 Singasari (Blitar – Pasar Senen) 19. KA 163 Gumarang (Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen) 20. KA 175 Menoreh (Semarang Tawang – Pasar Senen) 21. KA 179 Tawang Jaya Premium (Semarang Tawang – Pasar Senen) 22. KA 251 Jayakarta (Surabaya Gubeng – Pasar Senen 23. KA 259 Tawang Jaya (Semarang Poncol – Pasar Senen) 24. KA 257 Progo (Lempuyangan – Pasar Senen) 25. KA 7005 Batavia (Solo Balapan – Gambir) 26. KA 47 Taksaka (Yogyakarta – Gambir)