'Obrak Abrik' Pulau Terluar, Polres Bengkalis Cokok Pria Gaek Pemilik Sabu141,26 Gram di Rupat Utara Hukrim
Hukrim
Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:35 WIB

'Obrak Abrik' Pulau Terluar, Polres Bengkalis Cokok Pria Gaek Pemilik Sabu141,26 Gram di Rupat Utara

Rupat Utara, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis gencar berantas peredaran gelap Narkotika dan Obat-obatan (Narkoba), dengan 'obrak-abrik' pulau terluar melalui jajaran Polsek Rupat Utara. Pengungkapan tindak pidana narkotika jenis sabu total berat kotor 141,26 gram, di wilayah Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Riau. Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasi Humas Polres Bengkalis, Aipda Juli Bazrah, menceritakan pengungkapan kasus tindak pidana narkotika di pulau terluar ini bermula dari informasi masyarakat terkait maraknya transaksi narkotika, di kawasan Jalan Kuala Simpur, Desa Suka Damai, Kecamatan Rupat Utara, Kamis (29/1) sekitar pukul 21.00 WIB. Dari situ, ujar Aipda Juli, tim opsnal Polsek Rupat Utara melakukan penyelidikan intensif, dan melakukan penggerebekan di mana berhasil mengamankan seorang laki-laki belakangan diketahui bernama DM 53 tahun, pekerjaan nelayan, warga Desa Suka Damai, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis. Saat dilakukan penggeledahan pada tersangka, ulas Aipda Juli, petugas tmukan 1 bungkus plastik klip bening berisi sabu di saku celana tersangka. Penggeledahan kemudian dilanjutkan ke rumah tersangka, persisnya di lemari pakaian, dan ditemukan sejumlah barang bukti narkotika serta alat pendukung lainnya. Berikut barang bukti yang diamankan, yakni 3 bungkus plastik bening berisi sabu dengan berat kotor masing-masing 98,40 gram, 41,10 gram, dan 1,76 gram, 1 botol kaca, 1 botol plastik warna putih, beberapa plastik klip bening, 2 buah kaca pirex, 3 buah mancis, 1 unit timbangan, 1 unit handphone merek Nokia warna hitam, serta 1 alat hisap sabu (bong) "Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui narkotika jenis sabu tersebut miliknya yang diperoleh dari seorang pria berinisial KA (DPO) dengan cara membeli seharga Rp18 juta sekitar tiga hari sebelum penangkapan. Tersangka juga mengakui telah menjalankan aktivitas jual beli narkotika selama kurang lebih satu tahun," jelasnya. Sedang, kata Aipda Juli, hasil tes urine tersangka menunjukkan positif mengandung zat Methamphetamine. "Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf A Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 KUHP sebagaimana telah disesuaikan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026. Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah dibawa di Mapolsek Rupat Utara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Sementara, upaya pengejaran terhadap pelaku lain yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) masih terus dilakukan. Polres Bengkalis mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi guna bersama-sama perangi peredaran narkotika demi menjaga keamanan dan masa depan generasi bangsa.

Warga Air Jamban Heboh! Pria 32 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah Hukrim
Hukrim
Senin, 24 Maret 2025 | 10:29 WIB

Warga Air Jamban Heboh! Pria 32 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah

Mandau, katakabar.com - Masyatakat yang berada di bilangan Jalan Beringin, RT 03 RW 19, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, heboh, dengan ditemukan seorang pria 32 tahun belakangan diketahui bernama Sujar Wanto tewas gantung diri di salah satu rumah, Minggu (23/3) sekitar pukul 17.00 WIB sore kemarin. Menurut Kapolsek Mandau, AKP Primadona, pada Minggu (23/3) sekitar pukul 17.00 WIB, saksi I Elga dan saksi II Agil menuju ke Tempat Kejadian Perkara atau TKP hendak mengantarkan makanan. Tiba di TKP, saksi I masuk ke dalam rumah langsung menuju dapur hendak memasukkan makanan ke dalam lemari es, saat itu saksi I dan Saksi II melihat korban keadaan tergantung. "Lantatan ketakutan saksi I Elga dan saksi II Agil spontan berlari ke rumahnya, dan memberitahukan kepada saksi III Sajuri (ayah Korban). Bahwa korban ditemukan dalam keadaan tergantung," ujar Kapolsek Mandau.

Gegara Sabu Pria Pengangguran Ditangkap Polisi di Pelabuhan Roro Rupat-Dumai Hukrim
Hukrim
Senin, 18 November 2024 | 08:29 WIB

Gegara Sabu Pria Pengangguran Ditangkap Polisi di Pelabuhan Roro Rupat-Dumai

Bengkalis, katakabar.com - Pria pengangguran belakangan diketahui bernama EFO 30 tahun, warga Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat ditangkap polisi di Pelabuhan Roro Rupat-Dumai, Selasa (12/11) sekitar pukul 15.00 WIB lalu. Tim Gabungan Elang Malaka Satresnarkoba Polres Bengkalis, Polsek Rupat, dan Bea Cukai Bengkalis yang meringkus EFO gegara menjadi kurir dan pengedar sabu.

Wanita dan Pria Indonesia Sepakat Good Looking Privilege Permudah Hidup Lifestyle
Lifestyle
Jumat, 02 Februari 2024 | 19:18 WIB

Wanita dan Pria Indonesia Sepakat Good Looking Privilege Permudah Hidup

katakabar.com - ZAP Beauty Index 2024 is back! Riset kompherensif yang dilakukan ZAP dari 2018 secara konsisten, kini menambah cakupan riset kepada 9000 wanita lintas generasi dari seluruh Indonesia. ZAP Clinic kali pertama rilis laporan yang lebih komprehensif dengan memotret behavior kaum pria soal perawatan dan kesehatan melalui Menology Index 2024! Bertajuk Break The Barriers, Build Confidence in Beauty and Male Grooming Stereotypes berisi potret, perilaku, dan persepsi lintas generasi wanita dan pria Indonesia terhadap dunia kecantikan serta maskulinitas. ZAP Beauty Index dan Menology Index merupakan bentuk kontribusi positif ZAP terhadap komunitas, pendidikan dan media untuk digunakan secara umum sebagai data penunjang kebutuhan industri kecantikan Tanah Air. Survei ini diharapkan mampu membantu perkembangan industri kecantikan di Indonesia dan secara berkala akan terus dikembangkan sesuai dengan kemajuan industri. Siapa yang setuju jika menjadi cantik atau ganteng bakal membawa banyak kemudahan hidup? Mayoritas wanita dan pria Indonesia tak ragu dengan hal ini. Mereka meyakini good looking privilege dan beauty privilege nyata adanya. Survei ZAP Beauty Index 2024 menunjukkan bahwa 96.2 persen wanita dari Generasi X, Millenial dan Gen Z mempercayai bahwa wanita yang dianggap “cantik” dapat memiliki hidup yang lebih beruntung. Keberuntungan yang dimaksud, kesempatan yang lebih besar untuk diperlakukan dengan lebih baik oleh orang-orang sekitar, lebih mudah mendapatkan pasangan, hingga selalu diprioritaskan dalam lowongan pekerjaan lewat syarat klasik “berpenampilan menarik”. Senada dengan pendapat wanita, para pria Indonesia mempercayai adanya good looking privilege. Dari temuan MEN/O/LOGY Index 2024, 87.6 persen pria Indonesia mengamini jika menjadi good looking atau ganteng juga membawa banyak keuntungan. Lalu, apa sebenarnya arti cantik atau ganteng? Berbeda dengan wanita yang sering mengasosiasikan kata cantik dengan karakteristik fisik, para pria memprioritaskan seluruh penampilan mereka. MEN/O/LOGY Index 2024 mengungkapkan 23.5 persen pria Indonesia merasa ganteng jika berpenampilan well dressed dan 17.7 persen lainnya merasa ganteng jika bertubuh sehat dan bugar. Selain itu, seiring dengan bertambahnya umur, para pria semakin setuju bahwa memiliki mindset positif membuat mereka merasa tampan. Dalam memandang daya tarik wanita, rupanya kecantikan fisik bukanlah hal utama bagi pria. Kepribadian dan kepintaran wanita adalah pertimbangan yang utama. Sebanyak 71.1 persen pria Indonesia yang berpartisipasi dalam survei MEN/O/LOGY Index menjawab jika personality dan attitude wanita adalah hal terpenting. Sedang, kepintaran menjadi daya tarik wanita di peringkat kedua dengan persentase 56.2 persen. ZAP Beauty Index 2024 memotret tren yang sama terkait kecerdasan sebagai daya tarik lawan jenis. Bagi wanita Indonesia, fisik tak lagi menjadi faktor utama dalam memilih pasangan hidup. Total 65.3 persen wanita Indonesia setuju kecerdasan merupakan hal terpenting yang harus dimiliki oleh calon pasangan mereka. Pria tampan belum tentu selalu menjadi pilihan, karena secara fisik, wanita Indonesia lebih menyukai pria yang tinggi dan memiliki wajah yang terawat. Tak kalah penting, 55.6 persen wanita Indonesia lebih memprioritaskan pria yang mapan secara finansial dalam mencari pasangan. Maka, tak heran jika 68.3 persen pria menjadikan kestabilan finansial sebagai pencapaian/achievement utama mereka saat ini. Kemampuan finansial memang menjadi faktor penting, terutama terkait dengan kesiapan menikah. Para pria relatif setuju jika kestabilan finansial penting untuk melangkah ke jenjang selanjutnya, tapi terdapat perbedaan pendapat mengenai usia siap menikah. Masih dari survei yang sama, MEN/O/LOGY Index menemukan jika Gen Z lebih siap membangun rumah tangga di usia yang lebih muda. Mayoritas pria Gen Z menyatakan, siap untuk menikah di rentang umur 26 hingga 28 tahun, sedang mayoritas Gen X dan Gen Y berpendapat umur 28 hingga 30 tahun merupakan rentang yang lebih baik. Data-data di atas beberapa temuan menarik dari ZAP Beauty Index 2024 dan MEN/O/LOGY Index 2024. ZAP Clinic bersama MarkPlus melakukan dua suevei bakal segera diluncurkan pada akhir Januari 2024. Dari 2019, ZAP Beauty Index telah menjadi survei pertama dan paling komprehensif yang membahas tentang persepsi dan kebiasaan wanita terkait kecantikan. Sedang, MEN/O/LOGY Index menghadirkan data mengenai persepsi, kebiasaan, dan preferensi pria Indonesia dalam merawat diri. Kali pertama diluncurkan ZAP pada tahun ini, MEN/O/LOGY Index akan menjadi pionir data mengenai perawatan pria di Indonesia. Penasaran dengan hasil lengkap ZAP Beauty Index 2024 tentang kecantikan dan MEN/O/LOGY Index tentang ketampanan? Sembari menunggu, kamu bisa membaca ZAP Beauty Index terdahulu pada link berikut ini. Kontak: Untuk keperluan wawancara dan peliputan ZAP Clinic, silakan menghubungi Safira Adlina di nomor 089616999670 atau korespondensi email lewat safira.andriani@zap.co.id.