Selamatkan

Sorotan terbaru dari Tag # Selamatkan

Green Policing Goes to School, Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Edukasi Anak TK Hukrim
Hukrim
20 jam yang lalu

Green Policing Goes to School, Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Edukasi Anak TK

Kepulauan Meranti, katakabar.com -  Komitmen Polri membangun kesadaran menjaga lingkungan terus diperkuat hingga menyasar generasi usia dini. Lewat program Green Policing Goes to School, Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti, Widya Gede Adi, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari di dampingi Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K.,bersama anak-anak TK Kemala Bhayangkari 09 Selatpanjang memahami pentingnya menjaga kelestarian alam sejak dini. Kegiatan pada Sabtu (1/8) itu turut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti,.Widya Gede Adi, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Raja Yusran, personel Satlantas Polres Kepulauan Meranti, serta para guru dan siswa TK Kemala Bhayangkari 09 Selatpanjang. Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti, Widya Gede Adi, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari, didampingi AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, menegaskan kepedulian terhadap lingkungan harus ditanamkan sejak usia dini agar menjadi budaya yang terus tumbuh hingga dewasa. "Melalui Green Policing, kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan sekolah, hingga mengenal pentingnya pohon mangrove merupakan langkah awal membentuk karakter generasi yang peduli terhadap alam," ujar Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti. Ia menjelaskan Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki kawasan pesisir, hutan mangrove, dan lahan gambut yang harus dijaga keberlangsungannya karena memiliki peran penting dalam mencegah abrasi, menjaga ekosistem, serta mengurangi dampak perubahan iklim. Sebagai bagian dari edukasi, Kapolres mengajak para siswa saksikan video animasi mengenai upaya penyelamatan hutan mangrove dan lahan gambut melalui program Green Policing. Materi tersebut disampaikan dengan pendekatan yang mudah dipahami anak-anak sehingga pesan pelestarian lingkungan dapat diterima secara menyenangkan. Selain memberikan edukasi, Kapolres bersama Ketua Bhayangkari juga menyerahkan bingkisan kepada para siswa serta menggelar sesi tanya jawab interaktif sebagai bentuk motivasi agar anak-anak semakin peduli terhadap lingkungan sekitar. Puncak kegiatan ditandai dengan penanaman bibit pohon secara bersama-sama oleh Kapolres, Ketua Bhayangkari, pengurus yayasan, guru, dan para siswa. Aksi tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, bersih, dan asri. Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti, Widya Gede Adi, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari, juga menilai pendidikan lingkungan tidak cukup hanya melalui teori, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan nyata sehingga anak-anak memiliki pengalaman langsung dalam menjaga alam. "Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Jika sejak sekarang mereka dibiasakan mencintai lingkungan, maka di masa depan mereka akan menjadi pelopor dalam menjaga kelestarian alam, termasuk hutan mangrove dan lahan gambut yang menjadi kekayaan Kabupaten Kepulauan Meranti," ucapnya. Melalui kegiatan tersebut, Polres Kepulauan Meranti juga memperkuat sinergi dengan Yayasan Kemala Bhayangkari, dunia pendidikan, dan pemerintah daerah dalam mendukung implementasi Green Policing sebagai gerakan bersama membangun budaya peduli lingkungan. Diketahui, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa yang mengikuti setiap sesi edukasi hingga penanaman pohon yang Pimpin Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti, Widya Gede Adi, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari.

Mangrove Sedunia 2026, BEM Unilak Dorong Inovasi Penanaman dan Sinergi Pentahelix Selamatkan Pesisir Riau Lingkungan
Lingkungan
Kamis, 30 Juli 2026 | 18:07 WIB

Mangrove Sedunia 2026, BEM Unilak Dorong Inovasi Penanaman dan Sinergi Pentahelix Selamatkan Pesisir Riau

Siak, katakabar.com - Momentum Hari Mangrove Sedunia 2026 dimanfaatkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lancang Kuning (Unilak) untuk memperkuat komitmen pelestarian ekosistem pesisir melalui aksi penanaman mangrove di Desa Bunsur, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Minggu (26/7). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta berbagai unsur pemerintah, akademisi, masyarakat, dan organisasi yang memiliki perhatian terhadap upaya pelestarian kawasan pesisir. Di momen itu, Presiden Mahasiswa BEM Unilak, Desman Anugrah Natal Hulu, menekankan keberhasilan konservasi mangrove tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga dari tingkat keberhasilan bibit tersebut tumbuh dan bertahan hingga menjadi pelindung alami kawasan pesisir. "Keberhasilan konservasi bukan hanya tentang berapa banyak bibit yang ditanam, tetapi juga berapa banyak yang mampu tumbuh dan bertahan hingga menjadi benteng alami bagi pesisir," ujarnya. Desman juga mengusulkan penerapan metode penanaman dengan sistem rumpun berjarak. Dalam konsep tersebut, bibit mangrove ditanam menggunakan media pelindung seperti kotak atau bambu sehingga lebih tahan terhadap arus dan gelombang pasang, sekaligus meningkatkan tingkat keberhasilan pertumbuhan tanaman. Selain itu, ia menyoroti ancaman abrasi yang terus menggerus sejumlah wilayah pesisir di Provinsi Riau, termasuk kawasan Pantai Prapat Tunggal di Pulau Bengkalis. Menurutnya, abrasi tidak hanya menyebabkan hilangnya daratan, tetapi juga mengancam potensi wisata, mata pencaharian masyarakat, serta keseimbangan ekosistem pesisir. Sejalan dengan itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan BEM Unilak, Salman Syahputra, menegaskan generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial penanaman pohon, tetapi juga harus diwujudkan melalui edukasi kepada masyarakat, pengawasan kawasan konservasi, hingga mendorong keberlanjutan program rehabilitasi mangrove. Komitmen tersebut turut diperkuat oleh Sekretaris Jenderal BEM Unilak, M. Hikmal Akbar. Ia menilai penyelamatan ekosistem mangrove membutuhkan sinergi lintas sektor melalui pendekatan edukasi, rehabilitasi, pengawasan, serta penegakan hukum terhadap berbagai bentuk kerusakan lingkungan. Kepala Staf Presiden Mahasiswa BEM Unilak, Riskard Al Abrori, mengingatkan pentingnya langkah pencegahan kerusakan pesisir sejak dini. Hal senada disampaikan Bayu Saputra yang menekankan bahwa bibit mangrove yang telah ditanam harus dirawat dan dipantau secara berkelanjutan agar mampu tumbuh menjadi ekosistem yang kuat dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026, BEM Unilak berharap terbangunnya kolaborasi Pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, dan media dalam memperkuat upaya pelestarian kawasan pesisir di Provinsi Riau. BEM Unilak menilai mangrove memiliki peran yang sangat vital, tidak hanya sebagai benteng alami dalam menahan abrasi dan intrusi air laut, tetapi juga sebagai habitat berbagai biota laut, penyerap emisi karbon, serta penyangga kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir. Dengan mengusung semangat "berat sama dipikul, ringan sama dijinjing", BEM Unilak mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan memulihkan ekosistem mangrove sebagai investasi lingkungan bagi generasi masa depan.

KAI Services Apresiasi Aksi Heroik Petugas Sekurity Selamatkan Anak di Stasiun Cibatu Nasional
Nasional
Senin, 16 Maret 2026 | 18:00 WIB

KAI Services Apresiasi Aksi Heroik Petugas Sekurity Selamatkan Anak di Stasiun Cibatu

Jakarta, katakabar.com - Kereta Api Indonesia (KAI) Services memberikan apresiasi kepada petugas keamanan bernama Fahmi Suparman atas aksi sigapnya selamatkan seorang anak yang berlari menuju rel saat Kereta Api Serayu akan memasuki Stasiun Cibatu, Garut, Jawa Barat. Berkat tindakan cepat tersebut, anak tersebut berhasil diselamatkan dari potensi bahaya di jalur rel kereta. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan keberaniannya, KAI Services memberikan sertifikat dan pin apresiasi yang diserahkan Direktur Bisnis Korporasi dan Operasi KAI Services, Benny Rustanto, bersama Komisaris KAI Services, Samsul Bahri, di Loko Café Bandung, Rabu (11/3). Di kegiatan tersebut, Benny Rustanto, menyampaikan apresiasi atas tindakan cepat Fahmi yang dinilai mencerminkan komitmen tinggi dalam menjaga keselamatan masyarakat di lingkungan stasiun. “Kami sangat mengapresiasi tindakan sigap yang dilakukan Saudara Fahmi. Tindakan ini mencerminkan dedikasi, kepedulian, serta tanggung jawab seorang petugas keamanan dalam menjaga keselamatan penumpang dan masyarakat di lingkungan stasiun. Kami berharap keteladanan yang ditunjukkan Saudara Fahmi dapat menjadi inspirasi bagi seluruh petugas keamanan untuk selalu menjalankan tugas dengan kewaspadaan dan kepedulian yang tinggi,” kata Benny. Sementara, Fahmi Suparman mengaku bersyukur dan bangga atas penghargaan yang diberikan oleh KAI Services. Ia tidak menyangka tindakan spontan yang dilakukannya saat bertugas mendapatkan perhatian dan apresiasi dari perusahaan. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas apresiasi yang diberikan oleh perusahaan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan stasiun,” cerita Fahmi. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 23 Januari 2026, saat Fahmi sedang bertugas sebagai petugas Unit Pengamanan di Stasiun Cibatu. Pada saat itu, ia dengan sigap menghampiri dan menyelamatkan seorang bocah yang berlari menuju jalur rel ketika Kereta Api Serayu tengah memasuki area stasiun. Berkat kesigapannya, anak tersebut berhasil diselamatkan dari area berbahaya di jalur rel kereta. KAI Services menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa kereta api, sekaligus mendorong seluruh petugas di lapangan untuk selalu sigap dan peduli terhadap situasi di sekitarnya.

Selamatkan Lingkungan, Satreskrim Polres Kepulauan Meranti Tanam Bibit Pohon di Sekolah Hukrim
Hukrim
Minggu, 14 Desember 2025 | 14:35 WIB

Selamatkan Lingkungan, Satreskrim Polres Kepulauan Meranti Tanam Bibit Pohon di Sekolah

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Meranti taja sosialisasi program Green Policing Polres Kepulauan Meranti, di Taman Kanak Kanak (TK) Yayasan Eka yang berada di kawasan Jalan terubuk Kelurahan Selatpanjang Kota Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti Sabtu (13/12) kemarin. Di kegiatan itu personel Satreskrim Polres Kepulauan Meranti edukasi siswa peduli lingkungan dan kegiatan penanaman bibit pohon di lingkungan sekolah. "Sasarannya siswa TK Yayasan Eka. Selain edukasi, kita ajak siswa agar peduli lingkungan dari rumah dan lingkungan sekolah. Dengan melakukan kegiatan interaktif angkat tema peduli lingkungan dilaksanakan penanaman tiga bibit pohon Mangga di lingkungan Sekolah," ujar Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti, AKP Roemin Putra. Menurutnya, adapun jonsep Green Policing sebagai pendekatan strategis, dan humanis menjaga ketertiban sosial, serta keberlanjutan lingkungan hidup, sekaligus menghadirkan pemolisian yang adaptif terhadap tantangan zaman, dan krisis lingkungan. "Green Policing jawaban atas tantangan zaman seperti krisis lingkungan, perubahan iklim, karhutla, hingga patologi sosial berbasis ekonomi dan ekologi," jelasnya. Kegiatan Green Policing ini, ulasnya, menjadi kebijakan Kapolda Riau dalam bentuk kegiatan edukasi perlindungan lingkungan dengan melakukan penanaman pohon di sekolah sekolah dan pantai wilayah Kepulauan Meranti. Jadi, tambahnya, sebagai langkah melaksanakan kegiatan program Green policing Polres Kepulauan Meranti di sekolah-sekolah, yakni dengan melakukan kegiatan viralisasi kegiatan program Green Policing.

Amankan Aset Daerah, Kejari Inhu Selamatkan Uang Negara Rp14 Miliar Hukrim
Hukrim
Selasa, 04 Februari 2025 | 17:41 WIB

Amankan Aset Daerah, Kejari Inhu Selamatkan Uang Negara Rp14 Miliar

Indragiri Hulu, katakabar.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hulu (Inhu), Riau, berhasil amankan dua bidang tanah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu yang dikuasai warga. Dari dua aset ini telah menyelamatkan keuangan negera senilai Rp14 miliar. Kajari Indragiri Hulu, Windro Tumpal Halomoan Haro Munthe, S.H, M.H melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha (Dadun) Indragiri Hulu, Samuel Pangaribuan, S.H, Selasa (4/2/2025) menjelaskan, aset Pemkab Inhu yang diamankan berupa tanah seluas 52.937 m2 terletak di Air Molek Kecamatan Pasir Penyu, dan aset Pemkab Inhu berupa tanah milik Kantor Inspektorat Kabupaten Inhu seluas 96 M2 di Kecamatan Rengat Barat. Menurut Samuel, tanah aset Pemkab Inhu yang berada di Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu seluas 52.937 m2 dengan rincian Kantor Desa Candi Rejo seluas 3.001 m2, Terminal dengan luas 11.358 m2, Balai Adat seluas 7.361 m2 dan Pasar Aur Gading dengan luas tanah 31.217 m2. Empat bidang tanah ini berniai Rp14.095.458.000. Sedang tanah aset Kantor Inspektorat Pemkab Inhu di Kecamatan Rengat Barat, seluas 96 m2 dengan nilai Rp12.288.000,

DMSI Usulkan 8 Langkah Strategis Selamatkan Produksi Sawit Nasional Sawit
Sawit
Jumat, 20 Desember 2024 | 10:06 WIB

DMSI Usulkan 8 Langkah Strategis Selamatkan Produksi Sawit Nasional

Jakarta, elaeis.co - Dewan Minyak Sawit Indonesia atau DMSI usulkan delapan langkah strategis untuk mendukung langkah pemerintah Indonesia dalam memperkuat peranan komoditas sawit. Ketua Umum DMSI, Sahat Sinaga yang paparkan gagasan ini di acara Dies Natalis ke-64 FMIPA Universitas Indonesia (UI) di Depok, Kamis (19/12) kemarin. Menurut Sahat, harus ada kebijakan yang diambil mengingat produksi sawit nasional pada 2024 turun 4 persen dibandingkan 2023 yang mencapai 50,07 juta ton. Ini diakibatkan kurangnya perhatian pada penyakit kelapa sawit. Jika dibiarkan, produksi akan terus jeblok hingga 40 persen.