Sucofindo
Sorotan terbaru dari Tag # Sucofindo
Perkuat Akses Pasar Global dan Dukung Energi Berkelanjutan, Sucifindo Ekspansi ke Jepang
Jepang, katakabar.com - Sucofindo (Persero) terus perkuat perannya sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC) dengan memperluas ekspansi layanan ke pasar internasional, khususnya Jepang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong daya saing industri nasional, memperluas ekspor, serta mendukung harmonisasi standar global dan praktik bisnis berkelanjutan. Ekspansi tersebut diwujudkan melalui kolaborasi strategis antara PT Sucopindo (Persero) dan Japan Quality Assurance Organization (JQA). Kerja sama ini mencakup pengembangan layanan sertifikasi dan akses pasar, kolaborasi pengujian dan inspeksi, serta peningkatan kapasitas dan penguatan skema sertifikasi bersama. Direktur Utama PT Suconfindo (Persero), Sandry Pasambuna, menyampaikan kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di pasar global. “Sucofindo berperan sebagai enabler bagi industri nasional untuk memenuhi standar internasional. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membuka akses pasar yang lebih luas, khususnya ke Jepang, serta meningkatkan kepercayaan global terhadap produk Indonesia,” kata Sandry. Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang TIC, Sucofindo memiliki peran penting dalam mendukung implementasi regulasi pemerintah, memastikan kepatuhan industri, serta memperkuat infrastruktur mutu nasional. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperlancar arus perdagangan antara Indonesia dan Jepang serta memperkuat pengakuan internasional terhadap layanan TIC Indonesia. Direktur Operasi PT Sucofindo (Persero), Dani Pramantyo, menimpali kerja sama ini merupakan bagian dari transformasi perusahaan dalam mengintegrasikan proses operasional dengan mitra global. “Harmonisasi standar melalui kolaborasi ini akan meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional, serta kesiapan sumber daya dalam menghadapi persaingan global,” jelas Dani. Selain memperkuat akses perdagangan, PT Sucofindo (Perseoro) juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda global transisi energi berkelanjutan. Hal ini diwujudkan melalui penguatan layanan pemastian biomassa kelapa sawit sebagai bagian dari ekosistem energi hijau. Dalam ajang International Biomass Expo di Tokyo Big Sight, Jepang, Sucofindo menegaskan kapabilitasnya yang 68 laboratorium, 29 kantor cabang, serta 93 titik layanan di seluruh Indonesia. “Sucofindomemiliki kapabilitas dalam memastikan biomassa kelapa sawit memenuhi standar internasional, meningkatkan kepercayaan pasar global, serta memperkuat rantai pasok energi berkelanjutan,” terang Sandry. Layanan yang diberikan mencakup pengambilan sampel dan pengujian, verifikasi kuantitas, verifikasi keberlanjutan, serta traceability assurance untuk memastikan transparansi rantai pasok. Hal ini menjadi penting dalam menjawab tuntutan global terhadap praktik ESG (Environmental, Social, and Governance) yang semakin ketat. Lebih lanjut, PT Suconfindo (Persero) juga terus mengembangkan berbagai layanan berbasis keberlanjutan, antara lain pemantauan dan pengelolaan lingkungan berbasis teknologi, audit lingkungan, konsultansi ESG, serta dukungan terhadap green mining, green smelter, sustainable procurement, eco-label, green building, green port, hingga pengembangan energi baru terbarukan (EBT) dan layanan Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS). Melalui langkah ini, PT Sucofindo (Persero) tidak hanya memperkuat perannya dalam meningkatkan daya saing industri nasional, tetapi juga berkontribusi dalam percepatan transisi menuju sistem energi rendah karbon serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Ke depan, PT Sucofindo (Persero) optimistis kolaborasi ini akan memberikan dampak nyata, baik dalam peningkatan ekspor, penguatan industri nasional, maupun pengembangan ekosistem energi berkelanjutan. “Sucofindo) siap menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta memperkuat posisi Indonesia di kancah global,” tutup Sandry.
Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka, Sucofindo Kawal Proyek dari Aspek Kualitas Hingga K3
Jakarta, katakabar.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan Taman Bendera Pusaka di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Peresmian taman tersebut turut dihadiri Presiden ke 5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri. Dalam proyek pembangunan ini, PT Sucofindo (Persero) berperan sebagai Konsultan Manajemen Konstruksi. “Alhamdulillah, Taman Bendera Pusaka ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Kehadiran taman ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan ruang terbuka hijau yang terintegrasi dan ramah bagi masyarakat,” kata Pramono Anung dalam sambutannya di kawasan Taman Bendera Pusaka. Di kesempatan yang sama Kepala PT Sucofindo (Persero) Cabang Jakarta, Berriman H. Nadeak, menjelaskan keterlibatan PT Sucofindo (Persero) dalam proyek ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan fasilitas publik yang berkualitas dan berkelanjutan. “Sucofindo ditunjuk sebagai konsultan manajemen konstruksi yang mengawasi pekerjaan pembangunan di kawasan taman ini. Kami memastikan setiap pekerjaan dapat berjalan tepat waktu, sesuai spesifikasi kualitas, serta mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan kerja di lokasi proyek sehingga pembangunan dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” jelasnya. Direktur PT Integrasi Transit Jakarta, Teguh Firmansyah, menimpali Taman Bendera Pusaka dirancang sebagai ruang publik alternatif yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas di ruang terbuka. Kawasan ruang terbuka hijau ini merupakan hasil penggabungan tiga taman sebelumnya, yakni Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser, yang kini memiliki luas sekitar 5,6 hektar. “Taman ini hadir sebagai ruang alternatif bagi warga Jakarta. Kami menggabungkan tiga taman menjadi satu kawasan ruang terbuka hijau agar masyarakat memiliki ruang publik yang nyaman untuk beraktivitas di luar ruang,” jelasTeguh Firmansyah. Teguh Firmansyah menambahkan bahwa kawasan taman ini dilengkapi berbagai fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat, antara lain children playground, jembatan Merah Putih, lapangan padel, serta lapangan multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan warga. Selanjutnya, Teguh Firmansyah juga menyampaikan apresiasi kepada PT Sucofindo (Persero) atas dukungan dan pengawasannya selama proses pembangunan taman tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada tim Sucofindo yang telah bekerja maksimal dalam waktu yang relatif singkat, bahkan hampir 24 jam sejak Oktober hingga Maret, sehingga proyek ini dapat berjalan sesuai rencana. Harapannya ruang publik ini dapat digunakan bersama oleh warga Jakarta dan sekitarnya. Mari kita rawat bersama agar taman ini tetap lestari sekaligus menjaga keberagaman hayati yang ada di kawasan ini,” tuturnya. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT Sucofindo (Persero) berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan melalui berbagai layanan, antara lain jasa konsultansi dan manajemen konstruksi, inspeksi dan pengujian teknis, sertifikasi sistem dan produk, serta verifikasi dan audit berbasis standar nasional maupun internasional. Melalui layanan tersebut, PT Sucofindo (Persero) terus berperan dalam memastikan setiap proyek pembangunan berjalan sesuai standar kualitas, keselamatan, serta prinsip keberlanjutan sehingga memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Jaga Standar Global Perhotelan, Sucofindo Serahkan Sertifikat Hotel Bintang Lima Berbasis Risiko di Bali
Denpasar, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) terus perkuat kontribusi dukung peningkatan standar industri pariwisata nasional. Melalui layanan sertifikasi, PT Sucofindo (Persero) Cabang Denpasar serahkan Sertifikat Usaha Pariwisata Berbasis Risiko sekaligus menetapkan kembali Star Rating Hotel Bintang 5 kepada PT Sarana Arga Mandiri/The Kuta Beach Heritage Hotel Bali. Sertifikasi tersebut hasil proses audit Renewal & Surveillance oleh Sucofindo International Certification Services (ICS) dalam skema Sertifikasi Usaha Pariwisata kategori Hotel Bintang 5. Sertifikat secara simbolis diserahkan Kepala PT Sucofindo (Persero) Cabang Denpasar, Rusdi Palureng kepada General Manager The Kuta Beach Heritage Hotel, Pascal Bellon, bersama jajaran manajemen hotel. Rusdi Palureng menyampaikan penerapan sertifikasi berbasis risiko menjadi pendekatan penting dalam memastikan keberlanjutan kualitas layanan serta kepatuhan terhadap standar usaha industri perhotelan. “Pendekatan berbasis risiko memungkinkan setiap potensi risiko operasional diidentifikasi sehingga sistem manajemen hotel dapat berjalan secara konsisten serta mampu menjaga mutu layanan,” tutur Rusdi Palureng. Rusdi Palureng menambahkan audit dilakukan secara komprehensif untuk memastikan kesesuaian terhadap standar dan regulasi, termasuk Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI PM.53/HM.001/MPEK/2013 serta Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Nomor 4 Tahun 2014. Audit tersebut mencakup evaluasi kebijakan dan sasaran organisasi, penerapan sistem manajemen mutu, lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja, keamanan pangan, mutu produk, serta keamanan informasi. “Tim auditor melakukan peninjauan terhadap manual sistem, prosedur operasional, dokumen pendukung, serta rekaman (records) sebagai bukti objektif efektivitas implementasi sistem manajemen. Pendekatan Renewal & Surveillance memastikan keberlanjutan penerapan standar, bukan hanya pada saat sertifikasi awal, tetapi juga dalam praktik operasional sehari-hari,” beber Rusdi. Di kegiatan sama, Pascal Bellon, menuturkan keberhasilan mempertahankan predikat hotel Bintang 5 menjadi motivasi bagi manajemen dan seluruh tim hotel untuk terus meningkatkan kualitas layanan. “Kami berkomitmen untuk terus menjaga standar pelayanan terbaik serta memastikan operasional hotel berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan dan manajemen risiko,” kata Pascal Bellon. Penetapan kembali Star Rating Hotel Bintang 5 berbasis risiko ini memperkuat posisi The Kuta Beach Heritage Hotel Bali sebagai hotel yang konsisten dalam menjaga kualitas layanan, tata kelola operasional, serta kepatuhan terhadap standar nasional. Sertifikasi ini juga menjadi instrumen penting dalam membangun kepercayaan wisatawan, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan terhadap mutu industri perhotelan di Bali. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT Sucofindo (Persero) berkomitmen mendukung peningkatan standar dan daya saing industri nasional melalui layanan penjaminan mutu yang independent, professional, dan terpercaya, termasuk melalui layanan Sertifikasi Usaha Pariwisata, Sertifikasi Halal, Pengujian Kualitas Air dan Lingkungan, Sertifikasi Sistem Manajemen (ISO), hingga Sertifikasi Usaha Pariwisata Berkelanjutan berbasis Global Sustainable Tourism Council (GSTC) yang menilai aspek pengelolaan lingkungan, efisiensi energi, pengelolaan limbah, serta dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat lokal.
Lewat Bisnis Berkelanjutan, Sucofindo Komit Wujudkan Dekarbonisasi Menuju Net Zero Emission
Jakarta, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) terus perkuat perannya dukung agenda dekarbonisasi nasional dan percepatan transisi menuju Net Zero Emission (NZE) melalui praktik bisnis berkelanjutan yang terintegrasi dengan kompetensi di bidang Testing, Inspection, Certification (TIC). Komitmen tersebut mendapatkan pengakuan dalam ajang Indonesia Top Achievements of The Year 2026 yang diselenggarakan oleh Metro TV. Di ajang tersebut, PT Sucofindo meraih penghargaan Environmental and Industrial Compliance Excellence Award 2026 atas kontribusinya dalam mendorong kepatuhan lingkungan dan tata kelola industri berkelanjutan. Direktur Operasi PT Sucofindo, Dani Pramantyo, menegaskan keberlanjutan telah menjadi bagian dari strategi bisnis Perusahaan. “Keberlanjutan bukan sekedar komitmen, melainkan telah terimplementasikan dalam program dan layanan yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan, sosial, dan ekonomi secara berimbang,” ujar Dani. Implementasi tersebut salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi dengan DLHKP Kebumen dalam pembangunan fasilitas dan optimalisasi biogas di Kabupaten Kebumen. Program ini memanfaatkan gas metana dari timbulan sampah di TPA untuk diolah menjadi biogas yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai alternatif bahan bakar rumah tangga, sekaligus mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca. Menurut Dani, inisiatif tersebut juga selaras dengan peran Sucofindo sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi (LVV) pada skema Gas Rumah Kaca (GRK) dan Nilai Ekonomi Karbon (NEK), sehingga kontribusi perusahaan tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga pada penguatan ekosistem ekonomi karbon nasional. Selain itu, PT Sucofindo Bersama dengan Bendesa Adat Manukaya Let Gianyar dan Yayasan Akshara Linia mengembangkan program pengelolaan sampah berbasis komunitas melalui pembangunan TPS 3R serta Green House dan Ecofarm. Progam ini dirancang untuk menciptakan dampak berkelanjutan, baik dari sisi lingkungan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dapat dicapai melalui tanggung jawab sosial dan lingkungan yang terintegrasi sehingga dapat menciptakan nilai ekonomi dan sosial secara bersama-sama,” jelasnya. Penghargaan Indonesia Top Achievement of the Year pada kategori Environmental and Industrial Compliance Excellence Award 2026 yang diraih oleh PT Sucofindo, Dani Pramantyo menyebutkan menjadi motivasi bagi Sucifindo untuk terus meningkatkan kinerja dan kontribusi bagi Indonesia dan juga global. “Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan hijau dan solusi berbasis ESG, program aksi hijau, maupun layanan green generation lainnya guna mendukung target Net Zero Emission Indonesia,” tandasnya. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, Certification (TIC) PT Sucofindo siap mendukung optimalisasi program CSR bagi pelaku usaha melalui layanan seperti social mapping, konsultansi ISO 26000, penyusunan Sustainability Report, pengukuran Community Satisfaction Index (CSI), serta evaluasi dampak program CSR dengan metode Social Return On Investment (SROI). Pendekatan ini memastikan program CSR lebih terukur, strategis, dan selaras dengan agenda Pembangunan berkelanjutan nasional.
Sucofindo Pastikan Kualitas dan Kuantitas Pasokan BBM Subsidi BPH Migas Untuk Pelni
Jakarta, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang Testing, Inspection, dan Certification (TIC) terus perkuat komitmennya dalam menjaga kualitas dan kuantitas pasokan BBM (Bahan Bakar Minyak) bagi sektor kemaritiman melalui layanan jasa bunker survey. Kepala Strategic Business Unit (SBU) PT Sucofindo (Persero) Hulu Migas dan Produk Migas (HMPM), Zakir Mursalin, menyatakan layanan tersebut merupakan bentuk pemastian independen atas proses penyaluran BBM subsidi guna keandalan dan kelancaran operasional kapal. "Layanan ini wujud komitmen PT Sucofindo (Persero) mendukung lancarnya operasional kapal. Proses pengisian BBM memiliki potensi risiko kerugian jangka panjang apabila tidak diawasi secara optimal,” jelas Zakir Mursalin. Ia menegaskan bunker survey dilakukan untuk memperoleh data pengukuran kuantitas BBM yang akurat sebagai dasar keandalan operasional kapal. “Untuk memastikan transparansi dan akurasi, diperlukan pengawasan oleh surveyor independen dalam hal ini PT Sucofindo memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk melaksanakan pengawasan bunker survey secara profesional,” ucap Zakir. Pelaksanaan bunker survey ini mengacu pada American Petroleum Institute (API) Manual of Petroleum Measurements Standards (MPMS), American Society for Testing and Materials (ASTM) Standards terkait pengukuran, density dan sampling, Petroleum Measurement Tables (ASTM/API), SOP internal dan ketentuan keselamatan kerja. “Sehingga seluruh kegiatan bunker survey sudah sesuai dengan prinsip kepatuhan terhadap standar, ketelusuran data dan akuntabilitas hasil pengukuran,“ sebutnya. Sebelumnya, PT Sucofindo, turut mendukung kelancaran pasokan BBM pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk KM Sangiang (6/1), khususnya pada momentum dengan intensitas pelayaran yang meningkat. Dalam lingkup perdagangan internasional, transportasi laut memiliki peranan vital dan berbagai potensi risiko yang perlu dimitigasi melalui inspeksi terkait alat angkut dan perlengkapannya, kelayakannya dalam mengangkut muatan yang bersangkutan serta kelayakan penempatannya di atas alat angkut. Sejalan dengan hal tersebut PT Sucofindo tidak hanya berperan dalam layanan bunker survey tetapi juga menyediakan berbagai layanan survey kemaritiman lainnya, antara lain yaitu towing and lashing survey, cargo stowage survey, cleanliness survey, hose test, damage survey serta layanan survey maritim lainnya.
Lewat Kolaborasi Lintas Sektor Sucofindo Perkuat Ekosistem Nilai Karbon
Jakarta, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) wujudkan komitmen dukung upaya menurunkan emisi karbon di Indonesia. Salah satunya peran aktif PT Sucofindo (Persero) saat Seminar Nasional bertajuk Monetisasi Emisi Karbon, “Strategi Baru Meningkatkan Perusahaan” guna memperkuat kapasitas, membangun keselarasan pemahaman, serta mendorong kolaborasi nyata dari berbagai lintas sektor untuk pengembangan ekosistem bisnis karbon yang dihelat di Aula Perbanas Institute. Di kegiatan ini hadir Direktur Sumber Daya Manusia PT Sucofindo, Budi Utomo, Direktur Operasi PT Sucofindo, Dani Pramantyo, Ketua Umum Asosiasi Penggiat Karbon dan Bisnis Berkelanjutan (Atkarbonist), Musdhalifah Machmud dan Rektor Perbanas Institute, Hermanto Siregar. Direktur Sumber Daya Manusia PT Sucofindo, Budi Utomo, mengatakan sebagai BUMN yang bergerak di bidang Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT Sucofindo terus berperan aktif mendukung agenda dekarbonisasi di Indonesia. “Sucofindo menjalankan peran strategis sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi (LVV) yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) pada skema Gas Rumah Kaca (GRK) dan Nilai Ekonomi Karbon (NEK). Peran ini memastikan setiap klaim penurunan emisi dilakukan secara terukur, transparan, dan sesuai standar,” kata Budi Utomo. Budi Utomo melanjutkan, kontribusi Sucofindo tidak hanya terbatas pada layanan validasi dan verifikasi, tetapi juga mencakup konsultansi serta solusi bisnis hijau yang komprehensif. Selaras dengan pernyataan tersebut, Direktur Operasi PT Sucofindo, Dani Pramantyo, menegaskan realisasi pengurangan emisi membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. "Sucofindo siap mendukung berbagai sektor untuk mengambil langkah nyata dalam menurunkan jejak karbon dan berkontribusi terhadap tujuan keberlanjutan global,” tegas Dani. Di kegiatan sama, Ketua Umum Atkarbonist, Musdhalifah Machmud, menegaskan pada keynote speech-nya bahwa perubahan iklim saat ini bukan lagi hanya menjadi isu lingkungan tetapi telah menjadi faktor utama yang memengaruhi arah investasi global, perdagangan internasional dan strategi bisnis perusahaan. “Perusahaan yang mampu mengelola emisi secara transparan dan terukur akan memiliki keunggulan kompetitif, akses pembiayaan hijau, serta reputasi yang lebih kuat di pasar global,” jelas Musdhalifah. Selanjutnya Musdhalifah Machmud menyampaikan bersama mitra strategis lainnya, Atkarbonis berkomitmen membangun ekosistem kolaboratif yang mampu mempercepat implementasi bisnis berkelanjutan di Indonesia, sehingga sinergi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi hijau, menciptakan peluang investasi baru serta memperkuat daya saing industri nasional di tingkat global. “Kami berharap seminar ini menjadi ruang diskusi strategis yang mampu memperkuat pemahaman modernisasi emisi karbon serta mendorong lahirnya kolaborasi nyata antar pemangku kepentingan. Bumi terjaga, lestari selamanya. Keberlanjutan merupakan strategi keberlanjutan masa depan,” ucapnya. Sebagai narasumber pada kegiatan Seminar Nasional tersebut, Head Unit Climate Solutions and Sustainable Energy PT Sucofindo, Dikman Purnama, menjelaskan Sucofindo mengambil peran aktif mendukung terwujudnya pasar karbon Indonesia yang berintegitas tinggi. Dikman Purnama memaparkan Indonesia telah menetapkan komitmen kuat dalam pengendalian perubahan iklim melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK) sebagai instrumen untuk mendorong penurunan emisi Gas Rumah Kaca secara terukur dan berkelanjutan. “PT Sucofindo menjalankan peran strategis sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi (LVV) pada skema Gas Rumah Kaca (GRK) dan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) untuk menghadirkan klaim emisi yang berintegritas dan dilanjutkan dengan peran tim SRN-KLH melalui tim MRV yakni memastikan implementasi Measurement, Reporting and Verification (MRV) telah berjalan sesuai dengan regulasi dan standar nasional maupun internasional,” tegas Dikman Purnama. Peran strategis PT Sucofindo juga hadir sebagai Validation and Verification Body (VVB), “Kami hadir sebagai Validation and Verification Body (VVB) yaitu sebuah proses independen yang dilakukan secara sistematis dan terdokumentasi untuk memastikan bahwa informasi emisi Gas Rumah Kaca telah sesuai dengan kriteria yang disepakati, dan dilaksanakan oleh validator serta verifikator yang kompeten,” jelas Dikman "Kami percaya dengan kolaborasi erat dari berbagai lintas sektor, Indonesia dapat membangun pasar karbon berintegritas tinggi yang tidak hanya mendukung pencapaian Net Zero Emission, tetapi juga meningkatkan daya saing nasional di pasar global," timpalnya. Untuk mendukung mitigasi perubahan iklim, PT Sucofindo juga memiliki layanan otomasi pemantauan dan pengelolaan lingkungan, Pemetaan lahan dan tematik lainnya, Audit Lingkungan serta ESG (Environment, Social, and Governance) improvement and consultation. Selain itu, terdapat layanan untuk mendukung sustainable and green mining, green smelter, sustainable procurement, Ecolable, green office, green building, green port, konsultansi Energi Baru Terbarukan (EBT), Green Project Management, Industri Hijau, Sertifikasi GGL (Green Gold Label) dan CCS (carbon Capture Storage)/CCUS (Carbon Capture, Utilization, and Storage).
Perkuat Ketahanan Ekosistem Muara Beting, Sucofindo Tanam 5.000 Bibit Mangrove
Bekasi, katakabar.com - Sebagai wujud komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), PT Sucofindo (Persero) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berkolaborasi dengan Komunitas Indonesia Hijau gelar kegiatan penanaman 5.000 bibit mangrove di Kawasan Muara Benting, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas tantangan abrasi, degradasi ekosistem pesisir, serta dampak perubahan iklim yang berpotensi mengancam keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir. Kepala Unit TJSL PT Sucofindo (Persero), Nuri Hidayat, menyampaikan program ini bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan. “Melalui Program TJSL, SUCOFINDO tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat peran masyarakat, khususnya generasi muda sebagai agen perubahan. Penanaman mangrove ini merupakan kontribusi nyata perusahaan dalam memperkuat ketahanan ekosistem pesisir sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan,” terangnya. Rangkaian kegiatan diawali pada 12 Januari 2026 dengan Workshop Ekowisata Konservasi Lutung Jawa serta Workshop Pembuatan Makanan Berbahan Dasar Mangrove. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi keanekaragaman hayati sekaligus mendorong pemanfaatan mangrove secara produktif dan berkelanjutan untuk mendukung ekonomi lokal. Selanjutnya, pada 24 Januari 2026, PT Sucofinsi (Persero) juga membangun dan memasang papan nama dermaga yang terletak di depan Balai Desa Pantai Bahagia. Dukungan ini menjadi bagian dari penguatan identitas kawasan sekaligus mendukung pengembangan potensi desa pesisir. Sebagai puncak kegiatan, dilakukan penanaman 5.000 bibit mangrove jenis bakau di kawasan Muara Beting dengan melibatkan generasi muda dan masyarakat setempat. Penanaman dilakukan menggunakan metode ajir, yaitu teknik penanaman dengan penopang bambu untuk memastikan bibit tumbuh lebih kokoh dan adaptif terhadap dinamika wilayah pesisir. Di kesempatan yang sama, Humas Komunitas Indonesia Hijau, Agustina Dwi Handayani, mengatakan inisiatif penanaman mangrove ini lahir dari kepedulian terhadap berbagai bencana lingkungan akibat aktivitas penebangan liar dan degradasi hutan. “Belajar dari bencana yang terjadi akibat penebangan pohon secara liar (illegal logging), Indonesia Hijau membentuk Pemuda Perubahan untuk peduli terhadap lingkungan. Penanaman mangrove ini menjadi langkah nyata kami dalam memulihkan ekosistem pesisir sekaligus membangun kesadaran kolektif. Dengan slogan 'Satu pohon, Satu kehidupan, Mari kita jaga', kami berharap masyarakat semakin berkesadaran akan pentingnya pohon dalam menjaga keseimbangan alam dan keberlangsungan hidup,” tuturnya. Nuri Hidayat menegaskan rangkaian Program TJSL ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada tujuan Penanganan Perubahan Iklim, Ekosistem Laut, Ekosistem Daratan, dan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui kolaborasi multipihak, PT Sucofindo (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan inisiatif keberlanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
Sucofindo Perkuat Tata Kelola Transportasi Publik Lewat Sertifikasi ISO 37001 dan ISO/IEC 27001 LRT Jakarta
Jakarta, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) tegaskan perannya sebagai lembaga sertifikasi nasional perkuat tata kelola transportasi publik melalui penyerahan Sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan dan ISO/IEC 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi kepada LRT Jakarta. Sertifikat tersebut diserahkan oleh Kepala Divisi Regional Barat PT Sucofinso (Persero), Ambar Prawidiyanto, kepada Direktur Utama LRT Jakarta, Roberto Akyuwen, di Kawasan Depo LRT Jakarta. Ambar Prawidiyanto menegaskan bahwa proses sertifikasi dilakukan secara independen dan objektif sesuai dengan standar internasional yang berlaku. “Sebagai lembaga sertifikasi, SUCOFINDO memastikan seluruh tahapan audit dan sertifikasi dilaksanakan secara profesional, objektif, dan independen. Pemberian Sertifikat ISO 37001:2016 dan ISO/IEC 27001:2022 ini mencerminkan keseriusan LRT Jakarta dalam memenuhi persyaratan standar internasional, baik dalam penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan maupun Sistem Manajemen Keamanan Informasi,” ujar Ambar. Kata Ambar Prawidiyanto, penerapan kedua standar tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun tata kelola perusahaan yang berintegritas serta memperkuat perlindungan terhadap aset informasi. “Standar ISO 37001 membantu organisasi memperkuat sistem pencegahan terhadap risiko suap, gratifikasi, fraud, konflik kepentingan, serta risiko hukum dan reputasi. Sementara ISO/IEC 27001 memastikan pengelolaan keamanan informasi dilakukan secara sistematis berbasis prinsip kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data,” jelasnya. Roberto Akyuwen menyampaikan apresiasinya atas proses sertifikasi yang dilakukan oleh PT SUCOFINDO (PERSERO) serta menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik. “Penerapan ISO 37001:2016 dan ISO/IEC 27001:2022 merupakan wujud komitmen nyata LRT Jakarta dalam menjalankan tata kelola perusahaan yang transparan, berintegritas, dan bertanggung jawab. Sebagai penyelenggara layanan transportasi publik, kami menyadari bahwa kepercayaan masyarakat adalah fondasi utama. Karena itu, seluruh proses bisnis kami kelola secara profesional dan sesuai standar internasional,” tuturnya. Roberto Akyuwen menimpali penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dilakukan secara menyeluruh melalui komitmen seluruh insan LRT Jakarta, penyusunan kebijakan dan prosedur anti penyuapan, pelatihan dan sosialisasi bagi insan LRT Jakarta serta mitra kerja, penyediaan saluran pelaporan pelanggaran (whistleblowing system), serta penguatan pengendalian internal dan evaluasi berkala. Sementara, penerapan ISO/IEC 27001:2022 memastikan keamanan data operasional dan data pelanggan di tengah percepatan transformasi digital. Sebagai perusahaan jasa di bidang Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT Sucofindo (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendampingi para mitra menerapkan standar internasional secara konsisten. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai layanan jasa, seperti pengujian sarana dan prasarana transportasi, inspeksi dan verifikasi teknis, audit dan sertifikasi sistem manajemen, penilaian kesesuaian, pengujian keselamatan dan keandalan operasional, hingga layanan konsultasi peningkatan mutu dan kepatuhan regulasi. Dukungan ini bertujuan untuk memastikan layanan transportasi yang aman, andal, berkelanjutan, serta selaras dengan praktik terbaik internasional.
Sucofindo Perkuat Jaminan Produk Halal, Tuniang Bali Raih Sertifikat Halal
Denpasar, katakabar com - PT Sucofindo (Persero) sebagai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Utama memastikan penerapan standar kehalalan produk kuliner melalui proses pemeriksaan halal terhadap Resto Tuniang Bali. Hasilnya, Tuniang Bali resmi memperoleh Sertifikat Halal yang diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sebagai bentuk jaminan kehalalan menu yang disajikan kepada konsumen. Penyerahan sertifikat halal dilakukan secara simbolis oleh Kepala PT Sucofindo (Persero) Cabang Denpasar, Rusdi Palureng dan diterima langsung oleh Pemilik Resto Tuniang Bali, Agung Suryawatu Atmaja, di Tuniang Bali, Denpasar. Agung Suryawatu Atmaja, menyampaikan sertifikasi halal yang difasilitasi oleh PT Sucofindo memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepercayaan pelanggan. “Sucofindo sangat membantu kami dalam proses sertifikasi halal. Dengan adanya sertifikat halal, pelanggan menjadi lebih percaya dan tenang untuk berkunjung serta menikmati menu yang kami sajikan,” ujarnya. Lebih lanjut, Agung Suryawatu Atmaja, menjelaskan sertifikasi halal ini mencakup dua lokasi operasional Tuniang Bali, yakni di Denpasar dan Jakarta. Sertifikasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memberikan kepastian dan kenyamanan bagi konsumen, khususnya terkait kehalalan bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian makanan dan minuman. Sementara, Rusdi Palureng menegaskan bahwa peran PT Sucofindo sebagai LPH Utama tidak hanya sebatas melakukan pemeriksaan, tetapi memastikan pemenuhan standar kehalalan secara menyeluruh dan berkelanjutan. “Sertifikasi halal merupakan bagian dari upaya memberikan jaminan mutu sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk yang dikonsumsi. Melalui proses pemeriksaan yang independen dan profesional, Sucofindo membantu pelaku usaha memastikan produk yang disajikan telah memenuhi aspek kehalalan, kualitas, dan higienitas sesuai ketentuan,” jelas Rusdi. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT Sucofindo menyediakan layanan jaminan produk halal secara terintegrasi, mulai dari pemeriksaan halal sebagai LPH, hingga layanan pengujian laboratorium untuk mendukung kepatuhan terhadap regulasi halal nasional. Layanan tersebut merupakan wujud komitmen Sucofindo dalam mendukung peningkatan daya saing pelaku usaha sekaligus memberikan perlindungan dan kepastian bagi konsumen.
Sucofindo Perkuat Penilaian Kawasan Berkelanjutan, PIB College Diganjar Platinum Greenship Neighborhood
Denpasar, katakabar.com - PT Suconfindo (Persero) kembali menegaskan perannya sebagai lembaga independen penilai kesesuaian dalam mendukung penerapan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Melalui proses penilaian dan verifikasi yang dilakukan sesuai standar Green Building Council Indonesia (GBCI), Kawasan Politeknik International Bali (PIB College) resmi meraih predikat Platinum dalam Sertifikasi Greenship kategori Neighborhood versi 1.1 untuk bangunan non-office. Sertifikasi Greenship merupakan sistem penilaian bangunan hijau yang menilai perencanaan dan pengelolaan kawasan secara komprehensif, meliputi aspek efisiensi energi dan air, pengelolaan lingkungan, hingga dampak sosial dan ekonomi. Dalam skema ini, PT Sucofindo berperan sebagai lembaga penilai dan verifikator independen yang memastikan seluruh kriteria keberlanjutan diterapkan secara objektif dan terukur. Kepala PT Suconfindo (Persero) Cabang Denpasar, Rusdi Palureng, menyampaikan bahwa pencapaian predikat Platinum ini menunjukkan keberhasilan penerapan prinsip keberlanjutan kawasan yang dinilai secara menyeluruh dan konsisten melalui proses sertifikasi yang kredibel. “Sebagai Lembaga Pemeriksa Kesesuaian, Sucofindo berkomitmen mendampingi berbagai sektor, termasuk sektor pendidikan, dalam memastikan penerapan prinsip keberlanjutan berjalan sesuai standar nasional dan internasional. Sertifikasi ini menjadi bukti pengelolaan kawasan pendidikan dapat memberikan nilai tambah lingkungan, sosial, dan ekonomi secara berimbang,” ujar Rusdi Palureng. Dalam proses penilaian yang dilakukan oleh PT Sucofindo, Kawasan PIB College menunjukkan kinerja unggul pada sejumlah kategori utama, antara lain Innovation and Future Development (IFD), Land Ecological Enhancement (LEE) melalui penyediaan ruang terbuka hijau, Water Management and Conservation (WMC) melalui sistem pengelolaan air terintegrasi, serta Solid Waste Management (SWM) melalui penerapan pengelolaan daur hidup sampah dan upaya pengurangan sampah berkelanjutan. Selain itu, pada aspek sosial dan budaya, PT Sucofindo menilai penerapan Community Wellbeing Strategy (CWS) di Kawasan PIB College melalui peningkatan kepedulian sivitas akademika terhadap konsep keberlanjutan serta pelestarian dan penguatan budaya lokal. Sementara pada kategori Building and Energy (BAE), penerapan bangunan hijau tercermin dari efisiensi dan konservasi energi, pemanfaatan energi terbarukan, serta upaya pengurangan polusi cahaya dan kebisingan. “Nilai tertinggi diperoleh pada kategori Movement and Connectivity (MAC) dengan penerapan universal movement, seperti prioritas fasilitas pejalan kaki dan pesepeda yang ramah difabel, serta keterhubungan kawasan dengan moda transportasi umum. Hal ini menunjukkan bahwa keberlanjutan kawasan juga harus menjawab aspek mobilitas dan inklusivitas,” timpal Rusdi Palureng. Direktur PIB College, Anastasia Sulistyawati, mengapresiasi peran PT Sucofindo dalam proses sertifikasi kawasan kampus tersebut. Menurutnya, penilaian yang dilakukan secara profesional menjadi faktor penting dalam mewujudkan kawasan pendidikan berkelanjutan. “Diraihnya sertifikasi Greenship Platinum ini tidak terlepas dari peran Sucofindo sebagai mitra independen yang memastikan setiap tahapan pengelolaan kawasan kami selaras dengan prinsip keberlanjutan. Capaian ini memperkuat komitmen kami untuk terus mengembangkan kawasan pendidikan yang berkelanjutan, tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kami percaya bahwa pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam mendorong praktik keberlanjutan di masa depan,” tutur Anastasia Sulistyawati. Lebih lanjut, Rusdi Palureng, menegaskan pencapaian ini sejalan dengan komitmen Sucofindo dalam mendukung agenda Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) melalui layanan sertifikasi, verifikasi, dan assurance yang andal.