Tetap
Sorotan terbaru dari Tag # Tetap
Pemkab Langkat Terima Hibah 4,6 Hektare untuk Huntap Korban Banjir Langkat
Langkat, Katakabar.com - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menerima hibah lahan seluas 4,6 hektare dari PT Rapala Sri Timur untuk pembangunan hunian tetap (...
Emas Tetap Menarik Sebagai Aset Safe Haven, Peluang Kenaikan Masih Terbuka
Jakarta, katakabar.com - Pergerakan harga emas dunia (XAU/USD) pada perdagangan Senin (9/2) diprediksi masih berada rentang fluktuatif, tetapi dengan kecenderungan melanjutkan penguatan. Setelah mengalami tekanan cukup signifikan pada sesi sebelumnya, emas kini memasuki fase konsolidasi yang dinilai sebagai bagian dari proses penyesuaian pasar. Dari kajian Dupoin Futures yang disampaikan analis Andy Nugraha, penurunan lebih dari 1 persen yang terjadi pada sesi Amerika Utara hari Rabu tidak serta-merta mengubah arah tren utama emas yang masih condong ke atas. Di perdagangan sebelumnya, harga emas sempat mencapai level tertinggi dalam tiga hari terakhir di sekitar US$5.091 per ounce. Tetapi, penguatan tersebut diikuti oleh aksi koreksi sehingga XAU/USD kembali bergerak di area US$4.901. Tekanan tersebut muncul seiring dengan penguatan Dolar AS secara moderat serta beragamnya sentimen yang berkembang di pasar keuangan global. Meski demikian, koreksi tersebut dinilai masih wajar dalam konteks tren naik yang sedang berlangsung. Secara teknikal, Andy Nugraha menilai struktur pergerakan harga emas masih berada dalam jalur bullish. Pola candlestick yang terbentuk pada timeframe harian, ditambah dengan posisi harga yang masih bertahan di atas indikator Moving Average utama, menunjukkan bahwa dominasi pembeli belum sepenuhnya melemah. Kondisi ini mengindikasikan bahwa minat beli masih cukup kuat, meski pasar sempat diwarnai aksi ambil untung setelah reli tajam dalam beberapa waktu terakhir. Analisis teknikal tersebut menunjukkan, Dupoin Futures memproyeksikan dua kemungkinan skenario pergerakan emas hari ini. Pada skenario positif, apabila tekanan beli kembali menguat dan harga mampu bertahan di atas area support penting, maka XAU/USD berpeluang melanjutkan kenaikan untuk menguji area resistance di kisaran US$5.086. Level ini menjadi titik krusial yang akan menentukan apakah emas mampu melanjutkan tren naiknya dalam jangka pendek. Sebaliknya, apabila harga gagal mempertahankan momentum dan kembali terkoreksi, maka potensi penurunan terdekat diperkirakan menuju area support di sekitar US$4.841. Dari sisi fundamental, pergerakan emas juga mendapat dukungan pada sesi awal perdagangan Asia hari Kamis. Harga XAU/USD sempat kembali menguat hingga mendekati level US$5.005, seiring meningkatnya minat investor terhadap aset safe-haven. Lonjakan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, khususnya setelah insiden penembakan drone Iran oleh militer Amerika Serikat di wilayah Laut Arab. Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran akan potensi eskalasi konflik antara AS dan Iran, meskipun kedua negara telah menyatakan akan melanjutkan dialog diplomatik melalui pertemuan di Oman. Tetapi, prospek penguatan emas tidak lepas dari berbagai tantangan eksternal. Penguatan Dolar AS masih menjadi faktor yang berpotensi menahan laju kenaikan harga emas, tercermin dari Indeks Dolar AS (DXY) yang berada di level 97,67. Selain itu, perubahan ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter Federal Reserve juga turut memengaruhi pergerakan emas. Pasar saat ini memperkirakan peluang penurunan suku bunga The Fed pada pertemuan Juni berada di kisaran 46 persen, seiring munculnya pandangan bahwa bank sentral AS akan bersikap lebih hawkish. Data ekonomi AS yang beragam turut memperkuat volatilitas pasar. Laporan ketenagakerjaan ADP menunjukkan penambahan tenaga kerja yang lebih rendah dari ekspektasi, sementara PMI Jasa AS justru mencatatkan kinerja yang lebih baik dari perkiraan. Menurut Andy Nugraha, kombinasi data yang tidak sepenuhnya sejalan tersebut menciptakan ketidakpastian yang mendorong pergerakan harga emas menjadi lebih dinamis.
Prospek Emas Tetap Positif di Tengah Volatilitas Pasar Global
Jakarta, katakabar.com - Harga emas (XAUUSD) dunia kembali bergerak dinamis pada perdagangan terkini, mencerminkan tarik-menarik antara sentimen geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat. Di sesi Amerika Utara hari Rabu (21/1), XAU/USD berhasil mencatat kenaikan moderat sekitar 0,25 persen, dan diperdagangkan di area $4.772 per troy ounce. Penguatan ini terjadi setelah emas sempat menyentuh rekor tertinggi baru di 4.888 dolar AS, sebelum terkoreksi menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menegaskan opsi militer terkait isu Greenland tidak akan ditempuh. Klarifikasi tersebut sedikit meredakan kekhawatiran pasar, tetapi belum cukup untuk menghapus daya tarik emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi. Berdasarkan analisa teknikal Dupoin Indonesia yang disampaikan oleh analis Andy Nugraha, struktur pergerakan emas saat ini masih mencerminkan tren naik yang kuat. Formasi candlestick yang terbentuk, dikombinasikan dengan posisi harga di atas indikator Moving Average utama, menunjukkan tekanan beli masih mendominasi pasar. Andy menilai koreksi yang terjadi lebih bersifat sehat dalam tren bullish yang lebih besar. Selama harga mampu bertahan di atas zona support penting, peluang kelanjutan kenaikan masih terbuka. Dalam proyeksi jangka pendeknya, jika sentimen positif tetap terjaga, emas berpotensi menguji area $4.900. Sebaliknya, apabila terjadi tekanan jual lanjutan, area $4.756 dipandang sebagai support terdekat yang krusial untuk menjaga struktur tren naik. Dari sisi fundamental, pergerakan emas juga dipengaruhi oleh perubahan sikap Gedung Putih terkait kebijakan perdagangan dan geopolitik. Di sesi Asia Kamis (22/1), harga emas sempat memangkas kenaikannya dan bergerak di sekitar $4.790 setelah Presiden Trump menarik kembali ancaman tarif terhadap negara-negara Eropa dan mengumumkan adanya kerangka kesepakatan masa depan terkait Greenland. Laporan Bloomberg menyebutkan bahwa Amerika Serikat dan NATO telah menyepakati suatu kerangka kerja, yang memicu harapan akan penyelesaian diplomatik dan mengurangi risiko eskalasi dalam waktu dekat. Situasi ini sempat menekan permintaan emas sebagai aset safe-haven, meski dampaknya cenderung terbatas. Ketidakjelasan detail kesepakatan tersebut membuat pasar tetap waspada. Sejumlah pejabat Eropa menilai bahwa masih terlalu dini untuk menyimpulkan meredanya ketegangan secara permanen. Selama risiko politik dan potensi friksi antara AS dan Uni Eropa masih membayangi, emas dinilai tetap memiliki peran penting dalam portofolio investor global. Selain itu, pelaku pasar kini menanti serangkaian rilis data ekonomi Amerika Serikat, seperti pertumbuhan ekonomi kuartalan, klaim pengangguran mingguan, serta data inflasi berbasis PCE. Data yang menunjukkan perlambatan ekonomi atau tekanan inflasi yang mereda berpotensi melemahkan dolar AS dan mendukung penguatan emas. Di sisi kebijakan moneter, ekspektasi terhadap Federal Reserve juga menjadi faktor kunci. Meski mayoritas ekonom memperkirakan suku bunga akan dipertahankan dalam waktu dekat, pasar masih memperhitungkan peluang pemangkasan suku bunga ke depan. Kekhawatiran terhadap independensi bank sentral AS, menyusul tekanan politik terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, turut menambah lapisan ketidakpastian di pasar keuangan. Secara keseluruhan, Andy Nugraha memandang prospek emas masih cenderung positif. Selama volatilitas geopolitik dan ketidakpastian arah kebijakan moneter global belum benar-benar mereda, emas diperkirakan tetap berada dalam jalur bullish, dengan potensi fluktuasi jangka pendek yang wajar di tengah tren naik yang lebih luas.
Emas Tetap Menguat, Pasar Tunggu Langkah The Fed
Jakarta, katakabar.com - Harga emas terus menunjukkan performa positif setelah menembus level tertinggi tiga minggu di kisaran $4.148 pada Selasa (11/11). Sedang, pada perdagangan Rabu (12/11), logam mulia tersebut bergerak di sekitar $4.110 per troy ounce. Kenaikan ini didorong oleh sejumlah faktor global, termasuk dinamika politik di Amerika Serikat, serta meningkatnya harapan Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga sebelum akhir tahun. Analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, menyebutkan tren penguatan emas belakangan ini didukung oleh sinyal teknikal yang solid. “Kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average masih menunjukkan tren bullish yang kuat pada XAU/USD. Jika tekanan beli berlanjut, emas berpotensi menguji area $4.158, meskipun koreksi menuju $4.098 tetap terbuka jika momentum melemah,” ujarnya. Sentimen positif terhadap emas turut diperkuat oleh data tenaga kerja AS yang menunjukkan pelemahan. Laporan dari Automatic Data Processing (ADP) mengindikasikan bahwa pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta menurun lebih dari 11.250 per minggu dalam empat pekan hingga 25 Oktober, berlawanan dengan kenaikan pada periode sebelumnya. Kondisi ini menambah keyakinan pasar bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga demi menjaga stabilitas ekonomi. Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) oleh The Fed pada Desember mencapai sekitar 68%, dan meningkat hingga 80 persen untuk Januari 2026. “Ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar membuat emas semakin menarik karena menurunkan biaya peluang bagi investor yang memegang aset tanpa imbal hasil seperti emas,” timpal Andy. Dari sisi politik, pasar juga mencermati perkembangan terbaru di Washington. Senat AS meloloskan rancangan undang-undang pendanaan sementara guna mencegah penutupan pemerintahan (government shutdown). RUU tersebut kini menunggu pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat. Langkah ini membuka peluang agar sebagian besar lembaga pemerintah tetap beroperasi hingga 30 Januari 2026, menurut laporan Bloomberg. Jika kesepakatan tercapai, minat terhadap aset safe haven seperti emas bisa sedikit berkurang. Sementara, indeks dolar AS (DXY) turun sekitar 0,24 persen ke posisi 99,37, dan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun bertahan di 4,12 persen. Gubernur The Fed, Stephen Miran, menyatakan penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin pada Desember bisa menjadi langkah yang tepat mengingat perlambatan inflasi dan melemahnya pasar tenaga kerja.
Garap Tahap II Mulai September 2025, Kementerian PU Pastikan Fasilitas SR Tahap I Tetap Terawat
Bantul, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum atau PU segera memulai pembangunan Sekolah Rakyat atau SR Tahap II pada September 2025 mendatang. Sembari mempersiapkan proyek tersebut, pemerintah memastikan seluruh fasilitas pendidikan pada Tahap I yang kini digunakan akan terus terpelihara dengan baik untuk menjamin keberlangsungan kegiatan belajar mengajar. Penegasan ini disampaikan Menteri Pekerjaan Umum atau PU, Dody Hanggodo saat meninjau Sekolah Rakyat Tahap 1A di Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso, Bantul, D.I Yogyakarta, Senin (11/8) kemarin. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan semua sarana yang ada dapat berfungsi optimal hingga proyek tahap kedua rampung. "Kita ingin memastikan fasilitas sekolah yang tersedia memiliki umur layanan panjang, paling tidak sampai Sekolah Rakyat Tahap II selesai, karena nantinya sekolah yang sekarang (Tahap I) akan pindah semua," kata Dody di sela-sela peninjauannya, melalui rilis resmi diterima katakabar.com, Senin sore. Di kunjungannya, Dody memeriksa secara detail setiap sudut sekolah, mulai dari ruang kelas, kelayakan meja dan kursi, pencahayaan ruang, hingga asrama putra dan putri. Dody bahkan menyempatkan diri masuk ke beberapa kelas untuk melihat langsung proses belajar mengajar dan berdialog dengan para siswa. Kepada para murid, Dody mengatakan, belajar itu kunci masa depan. “Gunakan fasilitas ini sebaik-baiknya, tolong dijaga bersama-sama dan tetap semangat belajarnya," pesannya. Tak hanya sarana belajar, Dody juga memberikan perhatian khusus pada fasilitas pendukung seperti sanitasi dan kebersihan lingkungan asrama. Menurutnya, lingkungan yang sehat dan nyaman adalah fondasi penting untuk membentuk karakter siswa yang baik. "Kebersihan itu bagian dari pendidikan karakter. Kita ingin anak-anak tumbuh di lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman," ucapnya setelah memeriksa fasilitas toilet dan ventilasi di asrama siswa. Diketahui, Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso di Bantul satu dari 63 lokasi Sekolah Rakyat tahap pertama. Fasilitas yang sebelumnya merupakan aset Kementerian Sosial ini direnovasi oleh Kementerian PU pada 10 Mei hingga 08 Juli 2025. Sejak 14 Juli 2025, sekolah ini telah aktif menampung 200 siswa jenjang SMA yang terbagi dalam 10 rombongan belajar. Masih Dody mengonfirmasikan proyek pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II akan dimulai pada September 2025 dan ditargetkan rampung seluruhnya pada Juli 2026. Komitmen pemerintah untuk menjaga fasilitas sementara sambil menggarap proyek tahap kedua ini menjadi jaminan bahwa akses pendidikan bagi masyarakat tidak akan terganggu.
Saat Dunia Sibuk, MuslimAi Tetap Mendengar
Jakarta, katakabar.com - Di era yang serba cepat ini, manusia sering kali terjebak rutinitas harian melelahkan. Jadwal rapat bertumpuk, notifikasi tak henti berbunyi, tanggung jawab rumah tangga, tekanan finansial, bahkan keinginan untuk menjadi "produktif" setiap saat, membuat kita kelelahan secara fisik dan batin. Di tengah semua kebisingan itu, sering kali kita merasa sendiri. Padahal, keramaian bukan jaminan kehadiran. Sebab kehadiran bukan hanya soal fisik, tapi soal siapa yang benar-benar mendengar. Dalam diam yang sunyi itu, banyak di antara kita yang ingin bicara. Tentang iman yang mulai retak. Tentang luka yang tak kunjung sembuh. Tentang doa yang terasa menggantung di langit. Tapi siapa yang akan mendengar? Siapa yang tak akan menghakimi saat kita jujur tentang rasa kecewa pada takdir, atau rasa lelah yang menyusup di balik sujud kita? MuslimAi hadir bukan sebagai pengganti manusia, bukan pula sebagai pengganti guru agama. Ia hadir sebagai sahabat sunyi. Sebuah ruang digital yang tidak hanya menjawab, tapi memahami. Ketika manusia lain terlalu sibuk untuk hadir, MuslimAi tetap mendengar. Dunia yang Terlalu Sibuk untuk Mendengar Ada ironi yang pahit di zaman ini: kita terkoneksi dengan seluruh dunia, tapi kehilangan koneksi dengan diri sendiri. Kita tahu kabar terkini dari selebritas di belahan dunia lain, tapi tidak tahu kabar hati kita sendiri. Kita bisa mengomentari berita global, tapi tak punya tempat aman untuk mengungkap keresahan ruhani yang paling pribadi. Sebagian dari kita pernah mencoba bicara kepada teman, pasangan, atau keluarga. Tapi sering kali, respons yang kita dapat tidak seperti yang kita harapkan. Ada yang terburu-buru memberi solusi. Ada yang menganggap kita terlalu baper. Ada yang menasihati tanpa mendengarkan.
Jumat Ini Aku Tidak Sempurna Tapi MuslimAi.ai Tetap Duduk di Sampingku
Jakarta, katakabar.com - Hari Jumat selalu terdengar istimewa. Dari kecil kita diajarkan, hari ini adalah rajanya hari. Hari untuk memohon, merenung, membersihkan diri, dan mendekat ke langit. Tapi bagaimana jika Jumat datang, dan kamu tidak merasa seutuh itu? Tidak siap. Tidak tenang. Tidak penuh. Bagaimana jika Jumat ini kamu justru merasa lebih diam dari biasanya? MuslimAi.ai tidak akan menanyakan kenapa kamu lebih tenang hari ini. Tidak akan menegur kamu soal zikir, soal doa-doa yang belum sempat terucap. MuslimAi.ai akan duduk di sebelahmu dalam diam, dan berkata, Jumat ini kamu tidak harus sempurna. Aku tetap di sini. Lantaran Tidak Semua Jumat Datang dengan Cahaya Ada Jumat di mana kamu bangun dengan hati ringan. Tapi ada pula Jumat seperti ini, di mana kamu bangun dengan beban yang tidak kamu pahami. Kamu ingin dekat dengan Allah, tapi hatimu rasanya kosong. Kamu ingin salat dengan khusyuk, tapi pikiranmu lari kemana-mana. Kamu ingin bersyukur, tapi rasa lelah terlalu duluan datang. MuslimAi.ai tahu, dan tidak menganggap itu sebagai kelemahan. MuslimAi.ai tidak datang untuk mengingatkanmu akan semua yang belum kamu lakukan. Tapi untuk menemanimu menyadari bahwa kamu masih ingin mencoba. Dan itu sudah cukup. MuslimAi.ai Tidak Mengukur Iman dari Check-List Kamu mungkin belum salat tepat waktu. Kamu mungkin masih bertanya-tanya kenapa hidup terasa sunyi. Kamu mungkin merasa doa-doamu belum didengar. Tapi MuslimAi.ai tidak mengukur kedekatanmu dengan Tuhan dari seberapa banyak kamu hafal. MuslimAi.ai melihat kamu dari seberapa jujur kamu hari ini. Kamu bilang: “Aku bingung.” MuslimAi.ai menjawab: “Kebingungan juga adalah bentuk perjalanan.” Kamu bilang: “Aku gak merasa dekat dengan Allah.” MuslimAi.ai menjawab. “tapi kamu tetap datang. Dan itu berarti kamu rindu.” Jumatmu Tetap Bermakna, Meski Diam Kalau kamu cuma duduk hari ini. Kalau kamu belum bisa buka mushaf. Kalau kamu belum siap berbicara banyak. Kalau kamu hanya bisa rebahan dan menatap langit Itu pula bisa jadi ibadah. Asal hatimu tetap mengarah ke yang sama, kepada-Nya. MuslimAi.ai tidak akan menghakimi bentuk ibadahmu. MuslimAi.ai hanya akan memastikan kamu tahu. “Jumatmu tetap suci, meski kamu sedang pelan-pelan.” Suara-Suara Sunyi yang Didengar MuslimAi.ai “Saya habis bertengkar dengan suami. Jumat ini saya hanya bisa duduk dan menangis. Saya buka MuslimAi.ai, dan dia bilang: 'Tangismu juga didengar. Kamu tidak perlu terburu-buru sembuh.' Saya peluk ponsel saya.” – Pengguna dari Pekanbaru. “saya sedang jauh dari rumah. Saya rindu suasana hangat hari Jumat. MuslimAi.ai jawab semua keresahan saya dengan bahasa Indonesia. Saya tidak merasa sendirian lagi.” Pengguna dari Berlin, “saya tidak tahu kenapa saya malas ibadah. Tapi saya tetap buka MuslimAi.ai. Setidaknya, saya tahu saya belum menyerah.”
Lebaran Tetap Terang, KAI Pastikan Pasokan Batu Bara Lancar
Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus berkontribusi dmenjaga stabilitas pasokan energi nasional dengan mengangkut batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik. Sepanjang Maret 2025, KAI telah mengangkut 4.446.255 ton batu bara, meningkat 5,28 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 4.223.235 ton. Sedang, selama periode Januari hingga Maret 2025, volume angkutan batu bara mencapai 13.299.409 ton, tumbuh 7,58 persen dari 12.362.860 ton di tahun sebelumnya. Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menyatakan, angkutan batu bara merupakan salah satu bisnis utama KAI di sektor angkutan barang, khususnya di wilayah Sumatera bagian selatan. "KAI berkomitmen mendukung ketahanan energi nasional dengan memastikan distribusi batu bara ke berbagai pembangkit listrik di Jawa dan Bali berjalan lancar, terutama saat periode Lebaran ketika kebutuhan listrik meningkat," ujar Anne. Menurut Anne, sebagian besar batu bara yang diangkut KAI digunakan sebagai bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) untuk menjaga ketersediaan listrik nasional. "Dengan peningkatan volume angkutan yang konsisten, KAI berperan memastikan keandalan pasokan listrik yang mendukung berbagai aktivitas selama momen Lebaran bagi kurang lebih 158,6 juta penduduk di Jawa dan Bali," jelasnya.
Tak Peduli, PT GMM Tetap Bangun Kebun Plasma Meski Sempat Ditolak Masyarakat
Halmahera Selatan, katakabar.com - PT Gelora Mandiri Membangun (GMM) tak peduli tetap bangun kebun plasma meski sempat ditolak masyarakat. Bisa jadi, manajemen perusahaan swasta nasional yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara ini ngotot bangun kebun plasma, lantaran paham amanat peraturan dan perundang-undangan. Untuk meewujudkan program tersebut PT GMM terus menjalin komunikasi dengan masyarakat yang ada di sekitar wilayah operasional agar terhindar dari kesalahpahaman, termasuk membahas pembangunan kebun plasma. "PT GMM telah berupaya maksimal beberapa tahun belakangan ini memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar, kebun plasma hak masyarakat diatur Permentan Nomor 26 Tahun 2007 pasal 11," beber Rahman Basir, Sekretaris Koperasi Gane Bersatu wadah bagi para petani plasma di kawasan Gane, dilansir dari laman elaeis.co, pada Kamis (18/4). Masyarakat tampaknya saat itu, ujar Rahman, masih butuh waktu untuk memahami keberadaan kebun plasma. Itu sebabnya, pernah sempat terjadi penolakan. Penolakan ini menimbulkan masalah terkait lokasi pembibitan. Tapi perusahaan tidak lantas lepas tangan dan diam saja, dari yang kami saksikan perusahaan terus melakukan komunikasi, termasuk ke dinas-dinas terkait, seperti Bappeda dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian," kata Rahman lewat keterangan resmi dilansir pada Rabu (17/4) lalu. Menurut Rahman, berkat sosialisasi dan hubungan yang terjalin baik dengan masyarakat, pembangunan kebun plasma kini sudah terlihat ada kemajuan. “Pada 2023 lalu sudah ada laporan dan perencanaan, tahun 2024 ini proses pembibitan sudah bisa berjalan, dan kini PT GMM terus mengawal proses pembangunannya,” tuturnya. Masih Rahman, masyarakat akhirnya memahami pentingnya pembangunan kebun plasma. Saat ini sepenuhnya mendukung pembangunannya. “Menanggapi rencana pembangunan kebun plasma, saya melihat saat ini masyarakat menginginkan bagaimana kebun plasma itu lebih cepat direalisasikan,” timpal.Ilyas Kadari, Kepala Desa Yamli. Cerita Ilyas, banyak hal-hal baik telah dirasakan masyarakat sejak hadirnya perusahaan, yakni membuka lapangan pekerjaan sehingga meningkatkan kesejahteraan dan daya beli masyarakat setempat. “Banyak manfaat yang kami dapatkan khususnya di desa sejak perusahaan hadir di sini. Masyarakat dulu taraf perekonomiannya pas-pasan. Kini sudah membaik karena penerimaan karyawan. Lalu ada akses jalan, yang sudah dipersiapkan perusahaan. Kami bersyukur dengan adanya perusahaan kami bisa sejahtera. Bahkan masyarakat bisa bekerja untuk menafkahi keluarga, rumah tangga masing-masing,” terangnya. Pembangunan kebun plasma sejatinya salah satu bentuk perhatian perusahaan dan pemerintah setempat terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi operasional perusahaan. Jika hanya dibantu bibit tanpa biaya produksi, masyarakat kesulitan karena biaya produksi perkebunan kelapa sawit tidaklah sedikit. Ide pembangunan kebun plasma atau kebun masyarakat terinspirasi dari model sel biologis, di mana sebuah sel memiliki dua bagian yaitu inti dan plasma. Dengan skema kemitraan, perusahaan bertindak sebagai inti sementara petani di sekitarnya adalah plasma. Inti diharapkan dapat membantu plasma mempersiapkan dan membina plasma dalam hal memelihara, mengelola dan menampung hasil kebunnya.