https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Olahraga / Asia Masuki Era Keemasan Olahraga Raket, Indonesia Muncul Pasar Pertumbuhan Pesat

Asia Masuki Era Keemasan Olahraga Raket, Indonesia Muncul Pasar Pertumbuhan Pesat


Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:00 WIB  

Editor : Sahdan
Asia Masuki Era Keemasan Olahraga Raket, Indonesia Muncul Pasar Pertumbuhan Pesat

Liga. Tennis: Foto: Ist/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 43947 | Artikel Judul: Asia Masuki Era Keemasan Olahraga Raket, Indonesia Muncul Pasar Pertumbuhan Pesat | Tanggal: Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:00

Bali, katakabar.com - Beberapa tahun terakhir, olahraga raket mengalami pertumbuhan global signifikan. Dari tenis, squash, padel hingga pickleball, semakin banyak orang menjadikan olahraga ini bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan interaksi sosial.

Laporan ITF Global Tennis Report 2024 mencatat lebih dari 106 juta orang di 199 negara aktif bermain tenis, baik secara amatir maupun profesional. Di luar tenis, squash dimainkan oleh lebih dari 20 juta orang di 185 negara.

Sementara, padel dan pickleball muncul sebagai dua cabang olahraga dengan pertumbuhan tercepat di dunia, mencerminkan pergeseran minat masyarakat terhadap olahraga yang inklusif dan sosial.

Gelombang pertumbuhan ini juga terasa kuat di Asia, termasuk Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, minat terhadap olahraga raket menunjukkan peningkatan yang konsisten, ditandai dengan bertambahnya fasilitas, komunitas, hingga turnamen di berbagai kota. Padel misalnya, mengutip Indonesia Padel Report 2025, telah memasuki fase ekspansi nasional dengan pertumbuhan mencapai 295 persen sepanjang 2025.

Hampir setiap hari, Indonesia menambah sekitar satu klub padel baru dan lebih dari tiga lapangan baru, menunjukkan sinyal kuat terhadap tingginya minat pasar dan investasi di sektor ini.

Di tengah dinamika tersebut, Liga.Tennis hadir bukan sekadar sebagai pelaku industri, tetapi sebagai bagian dari ekosistem yang turut mendorong pertumbuhan olahraga raket di Indonesia. Sejak berdiri pada 2017, Liga.Tennis mengembangkan jaringan klub dengan visi membangun pengalaman bermain yang konsisten, profesional, dan berorientasi pada komunitas.

Founder Liga.Tennis, Dima Shcherbakov menyampaikan, olahraga raket sedang memasuki era keemasan. Bukan hanya tenis sebagai cabang klasik, tetapi juga padel, squash, dan pickleball yang berkembang sangat cepat.

"Pertumbuhan ini perlu diimbangi dengan ekosistem yang sehat, fasilitas yang berkualitas, program pelatihan yang terstruktur, serta pengalaman bermain yang membuat orang ingin kembali,” ujar pria biasa disapa Dimas ini. 

Pendekatan tersebut menjadi fondasi model operasional Liga.Tennis, yang memadukan manajemen modern, standar layanan yang terukur, serta pemanfaatan teknologi melalui Liga App.

Saat ini, Liga.Tennis mengoperasikan delapan klub yang tersebar di Bali, Solo, dan Sumba–Nusa Tenggara Timur, dengan tingkat okupansi rata-rata mencapai 85 persen.

Di luar operasional harian, Liga.Tennis juga aktif mengembangkan komunitas melalui berbagai inisiatif dan turnamen, termasuk Liga.Tennis Open dan World Pickleball Championship, yang secara konsisten menarik partisipasi domestik maupun internasional.

Keunggulan lain Liga.Tennis terletak pada aspek coaching excellence dan program pelatihan terstruktur. Mulai dari Junior Academy untuk anak usia 5 hingga 12 tahun hingga program latihan intensif bagi pemain profesional.

Pendekatan berbasis pengalaman dan komunitas tersebut berdampak langsung pada kinerja bisnis perusahaan. Pada periode 2024–2025, Liga.Tennis mencatat kenaikan pendapatan tahunan sebesar 35 persen, dengan margin laba bersih mencapai 31 persen. Pada periode yang sama, laba bersih perusahaan tumbuh 105 persen secara year-on-year.

Ke depan, Liga.Tennis membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk investor untuk pengembangan lokasi baru. Seiring ekspansi yang berlangsung cepat, Liga.Tennis juga secara aktif membuka peluang bagi talenta profesional mulai dari staf operasional hingga pelatih.

Selain ekspansi klub, Liga.Tennis juga menjajaki kolaborasi strategis dengan operator hotel dan venue olahraga raket yang memiliki fasilitas olahraga yang belum termanfaatkan secara optimal. Salah satu contohnya adalah lapangan di Hilton Resort Nusa Dua yang, setelah dikelola oleh Liga.Tennis berhasil mencatatkan peningkatan tingkat okupansi hingga dua kali lipat. 

Bagi Calvin Juso Handono, member Liga.Tennis sejak 2019, pengalaman di Liga.Tennis melampaui sekadar aktivitas olahraga.

“Sejak awal saya merasa seperti di rumah. Ada banyak klub tenis, tetapi tidak ada yang memberikan rasa memiliki seperti Liga.Tennis,” tuturnya.

Menurut Calvin, konsistensi pengalaman dan atmosfer komunitas menjadi pembeda utama.

“Di klub mana pun yang dikunjungi, kualitas dan suasananya terasa sama. Bagi saya, inilah yang memberikan nilai jangka panjang bagi Liga.Tennis. Perasaan inilah yang ingin saya hadirkan bagi masyarakat di Solo melalui padel. Sebuah rasa memiliki, di mana orang benar-benar merasa seperti di rumah dan merasakan dukungan tulus dari pelatih,” jelas Calvin yang berprofesi sebagai seorang dokter dan kini menjadi investor untuk Liga.Tennis Solo, klub Liga.Tennis pertama di Pulau Jawa.

Ke depan, Liga.Tennis menargetkan pengelolaan 77 klub dalam 10 tahun ke depan. Dengan dukungan aset digital seperti Liga App yang hampir memiliki 100.000 member, Liga.Tennis juga menyiapkan langkah ekspansi ke pasar regional, khususnya Asia Tenggara.

“Sektor olahraga raket menyimpan potensi besar, baik dari sisi bisnis maupun dampak sosial. Keterlibatan di dalamnya bukan hanya tentang peluang ekonomi, tetapi juga tentang membangun komunitas yang lebih sehat dan aktif,” sebut Dimas.

www.katakabar.com | Artikel ID: 43947 | Artikel Judul: Asia Masuki Era Keemasan Olahraga Raket, Indonesia Muncul Pasar Pertumbuhan Pesat | Tanggal: Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:00

TOPIK TERKAIT

# Asia# Keemasan# Era# Olahraga Raket# Pasar# Pesat# Pertumbuhan
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nusantara
    Luncurkan Proyek Ascend

    ZTE dan MyRepublic Indonesia Dorong Akses Broadband Lebih Merata se Indonesia

    Sabtu, 21 Feb 2026 | 08:00 WIB
  • Sumut

    Kabar Gembira! Pemerintah Berikan 10.176 Tiket Kereta Murah di Sumut Saat Mudik Lebaran 2026

    Jumat, 20 Feb 2026 | 18:47 WIB
  • Nasional

    Hilirisasi Mineral Jadi Kontributor Utama Investasi, Industrialisasi Perlu Jadi Fokus

    Jumat, 20 Feb 2026 | 16:37 WIB
  • Hukrim

    Terapkan Program Kapolda Riau, Personel Polres Kepulauan Meranti Kenakan Tanjak dan Selempang Tiap Jumat

    Jumat, 20 Feb 2026 | 15:35 WIB
  • Lifestyle

    Kulit Sensitif Bayi: Penyebab, Ciri-ciri dan Cara Perawatannya

    Jumat, 20 Feb 2026 | 08:00 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Gempar Dugaan 'Mafia BOS!' Plt Kadisdik Alreza Ahyu Blokir Wartawan Rapat Tertutup Bareng 'Pak Rio'

    Senin, 13 Apr 2026 | 07:59 WIB
  • Dugaan Pungli Pelantikan 22 Kepala Sekolah SD di Labuhanbatu, Setoran Capai Rp60 Juta

    Senin, 13 Apr 2026 | 19:47 WIB
  • Luncurkan Beasiswa Rp20 Juta, Gerak Tumbuh Indobesia Komitmen Perlindungan Data

    Jumat, 10 Apr 2026 | 13:12 WIB
  • Irdas Muswar Siap Majukan Bumi Siak Pusako

    Jumat, 10 Apr 2026 | 16:01 WIB
  • Tambang Ilegal di Bantaran Sungai: PT SRS Diduga Eksploitasi Sirtu Tanpa Izin

    Sabtu, 11 Apr 2026 | 12:33 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :