Home / Tekno / Binus Online University Luncurkan Konsentrasi Anyar Business Analytics Sudut Pandang TC
Binus Online University Luncurkan Konsentrasi Anyar Business Analytics Sudut Pandang TC
Mr. Naoto Osada dari Transcosmos Commerce. Foto Istimewa/katakabar.com.
Jakarata, katakabar.com - Binus Online meluncurkan konsentrasi baru Busniness Analytics, di bawah naungan Departemen Sistem Informatika guna mendukung kemajuan digitalisasi di era modern.
Binus menggaet Transcosmos Commerce sebagai Bintang tamu di acara tersebut, yang dipercaya untuk dapat menjelaskan pentingnya penguasaan Business Analytics dalam bisnis perspektif.
Di penghujung Juni 2024 lalu, Binus Online melalui Departemen Sistem Informatika telah meluncurkan program jurusan baru, yakni Business Analytics guna mendukung kemajuan digitalisasi di era modern.
Pemahaman akan data dan bagaimana kita dapat mengimplementasikannya menjadi sebuah tantangan tersendiri dalam membangun bisnis di setiap lini. Masyarakat dituntut untuk dapat memahami teknologi dengan lebih baik, tak terkecuali pada industri pendidikan.
Pendidikan dianggap menjadi kanal penting dalam membuka portal di masyarakat, yang tanggap akan kemajuan teknologi dan dipercaya dapat melahirkan inovasi masa depan.
Binus menyadari hal ini, di mana pendidikan era modern menghadapi transformasi yang signifikan. Melalui konsentrasi Business Analytics, pengajaran fokus pada penguasaan tools, data visualisasi dan penguasaan metode analisis seperti prediksi, manajemen risiko dan analisis preskriptif.
Di seremoni launching tersebut Mr. Naoto Osada dari Transcosmos Commerce menyatakan, sebuah perusahaan E-Commerce Enabler di Indonesia bagian dari Transcosmos Group yang berkantor pusat di Jepang telah tersebar di lebih dari 30 negara, dan dipercaya hadir sebagai bintang tamu, guna memperkenalkan khalayak akan pentingnya penguasaan Business Analytics dalam perspektif bisnis.

Topik pembahasan pada webinar fokus pada Post-Merger Integration atau PMI. PMI bagian terakhir proses M&A setelah dilaksanakanperencanaan strategis, analisis, uji tuntas, dan negosiasi.
Meski langkah-langkah dalam melaksanakan PMI dapat didefinisikan dengan ilmu manajerial, namun pada kenyataannya banyak proses trial & error yang harus dilewati.
Menurut Mr. Osada, kasus-kasus PMI masa lalunya di US, Thailand dan Vietnam bagaimana dia mengadaptasi model OODA percepat temuan-temuan penting dalam proses PMI.
“Pada prakteknya, kami di industri pun harus melalui banyak proses trial dan error, tapi proses ini membawa kami pada nilai tambah yang akhirnya membuahkan profit bagi kami," Mr. Naoto Osada, Chief Executive Officer dari Transcosmos Commerce.
"Kami melihat kebutuhan SDM bakal analisa data, terutama untuk pengambilan keputusan hal yang sangat penting. Untuk itu, kami melihat program baru Business Analytics ini dapat mendukung kebutuhan tersebut," Dr. Agus Putranto, S.Kom., M.T., M.Sc. Head of Department Sistem Informasi Binus Online.
Kegiatan yang dihadiri sebanyak 260 orang dari mahasiswa, alumni, practitioners hingga umum ini diharapkan dapat menyajikan wawasan mendalam, dan membuka sudut pandang baru dalam menyoroti kontribusi teknologi dalam dunia kerja dan pentingnya untuk dapat terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak.
Kontak: Naoto Osada ( CEO ) Shera Fanesha ( Corporate Marketing ) Email : Naoto@tccm.co.id Shera@tccm.co.id








Komentar Via Facebook :