https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Advertorial / Bupati Rohul Terima Penghargaan Kemenkes RI 'Kabupaten Bebas Frambusia'

Advertorial Khusus

Bupati Rohul Terima Penghargaan Kemenkes RI 'Kabupaten Bebas Frambusia'


Kamis, 14 Maret 2024 | 14:32 WIB  

Penulis : Yahya Siregar
Editor : Sahdan
Bupati Rohul Terima Penghargaan Kemenkes RI

Bupat Rohul, Sukiman saat terima penghargaan. Foto Kominfo Rokan Hulu.

www.katakabar.com | Artikel ID: 32594 | Artikel Judul: Bupati Rohul Terima Penghargaan Kemenkes RI 'Kabupaten Bebas Frambusia' | Tanggal: Kamis, 14 Maret 2024 - 14:32

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Bupati Rokan Hulu, H Sukiman terima penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) sebagai 'Kabupaten Bebas Frambusia'.

Orang Nomor Satu di 'Negeri Seribu Suluk' nama lain dari Kabupaten Rokan Hulu menerima penghargaan atas kepedulian Lingkungan Kabupaten Bebas Frambusia dari Kemenkes RI di Acara Peringatan Hari NTDS.

Sertifikat bebas penyakit Frambusia diterima Sukiman didampingi mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rokan Hulu, dr Bambang Triono di Hotel Grand Sahid, Jakarta, pada Rabu (6/3) lalu.

"Penghargaan ini jadi pertanda masyarakat kita saat ini sudah miliki kesadaran betapa penting menerapkan pola hidup bersih dan sehat sehingga terhindar dari berbagai penyakit termasuk Frambusia," ujar Bupati Rokan Hulu, Sukiman kepada Wartawan, pada Rabu (13/3) kemarin.

Mantan Kepala Dinkes Rokan Hulu, Bambang Triono menyatakan, Frambusia dikenal sebagai Frambesia Tropica atau Patek. Jenis penyakit ini menular bisa melalui kontak langsung dengan ruam pada kulit yang terinfeksi.

"Awalnya, Frambusia hanya menyerang kulit. Tapi, seiring berjalannya waktu, penyakit ini dapat menyerang tulang dan sendi," ulasnya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB ini, Bambang baru dilantik menuturkan, masyarakat agar terus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat menjadi kunci utama mencegah dan menghilangkan penyakit Frambusia di Kabupaten Rokan Hulu.

"Secara berkala kami melakukan pemeriksaan kepada anak sekolah, baik di sekolah-sekolah ataupun di desa -desa dengan tujuan untuk menscreening penyakit Frambusia sejak dini, sehingga dapat segera ditangani," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Dinkes di seluruh sekolah SD di Kabupaten Rokan Hulu, kata Bambang, terdapat 808 siswa yang memiliki sakit kulit yang mengarah ke penyakit Frambusia.

"Tapi, dari hasil screening yang dilakukan, total 767 siswa dinyatakan negatif melalui pemeriksaan Rapit Diagnostic Tes (RDT)," bebernya.

Sebagai komitmen bersama di puncak acara peringatan tersebut ditandai dengan peletakan tangan oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, Deputi WHO Dr Momoe, Direktur Jendral kesehatan Masyarakat, Dr Maria Sumiwi yang disaksikan oleh 102 Kepala Daerah Kabupaten dan Kota se Indonesia.

Kegiatan itu usung tema Unite Act Eliminate dan tema nasional Bersatu dan Beraksi, Mewujudkan Indonesia Bebas Penyakit Tropis Terabaikan.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi langkah Kepala Daerah dalam rangka pengendalian NTDs di wilayahnya dan berharap agar masyarakat dapat hidup lebih bersih dan sehat.

"Menurut WHO, di Indonesia ada 11 Penyakit menular yang termasuk NDTs dan yang kita urus terlebih dahulu cuman 5, yakni Filariasis, Cacingan, Schistosomiasis, Kusta dan Frambusia," ucapnya.

Menurut Menkes RI, bagaimana cara agar bisa bebas dari penyakit ini adalah menjaga lingkungan yang bersih, sehat dan pola hidup yang sehat seperti sebelum makan, cuci tangan pakai sabun lebih dulu.

Diketahui, dari 416 Kabupaten dan 98 kota se Indonesia, hanya 99 kabupaten dan kota yang menerima Sertifikat bebas Frambusia.

Untuk Provinsi Riau hanya 4 Kabupaten yang menerima, yakni, Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar dan Bengkalis. (Adv Khusus)

www.katakabar.com | Artikel ID: 32594 | Artikel Judul: Bupati Rohul Terima Penghargaan Kemenkes RI 'Kabupaten Bebas Frambusia' | Tanggal: Kamis, 14 Maret 2024 - 14:32

TOPIK TERKAIT

# Terima# Penghargaan# Kemenkes RI# Bupati Rokan Hulu
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Galeri

    Bupati Rohul Tutup MTQ ke 24 2024, Rokan IV Koto Juara Umum

    Selasa, 05 Mar 2024 | 21:43 WIB
  • Sawit

    Anak Yatim dan Warga Sumringah Terima Bantuan Dari PT Permata Citra Rangau

    Jumat, 23 Feb 2024 | 10:24 WIB
  • Sawit

    Dinilai Berkontribusi Tingkatkan Produksi Sawit PTPN IV Regional V Diganjar Penghargaan

    Minggu, 18 Feb 2024 | 12:05 WIB
  • Sawit

    OKU Terima DBH Sawit 2023 Rp10 miliar, Ini Peruntukannya

    Kamis, 25 Jan 2024 | 22:46 WIB
  • Lingkungan

    PT SAU Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Korban Banjir di Dua Desa

    Kamis, 25 Jan 2024 | 08:25 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :