Rokan Hilir, katakabar.com - Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Riau (UNRI) melakukan pendampingan kepada kelompok POKLAHSAR Bagan Hulu Bersama di Kelurahan Bagan Hulu, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir selama dua hari, dari 1 hingga 2 Agustus 2026 lalu.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk olahan perikanan masyarakat pesisir melalui penguatan kemasan, branding, dan digitalisasi pemasaran.
Uung tema “Pemberdayaan UMKM Pesisir melalui Digitalisasi Pemasaran, Penguatan Kemasan, dan Branding Produk Perikanan Berbasis Marketplace dan Media Sosial di Kabupaten Rokan Hilir.” POKLAHSAR Bagan Hulu Bersama kelompok masyarakat pesisir yang bergerak dalam pengolahan dan pemasaran hasil perikanan dengan produk berupa ikan asin, terasi udang, dan udang kering. Di mana kelompok ini beranggotakan 12 orang.
Menurut Dr. Ir. Darwis, M.Si., penguatan UMKM pesisir tidak cukup hanya dilakukan melalui peningkatan kemampuan produksi, tetapi juga perlu diikuti dengan pembenahan kemasan, identitas produk, dan strategi pemasaran.
“Kegiatan ini kami arahkan untuk membantu masyarakat meningkatkan nilai tambah produk perikanan yang sudah mereka hasilkan. Tidak hanya dari sisi pengemasan, tetapi juga bagaimana membangun identitas produk dan memanfaatkan pemasaran digital agar jangkauan pasar menjadi lebih luas,” ujar Dr. Ir. Darwis, M.Si”.
Pada aspek pengemasan, peserta diperkenalkan dengan penggunaan standing pouch dan vacuum packaging, serta pemanfaatan alat vacuum sealer untuk mendukung proses pengemasan produk. Pendampingan tersebut diarahkan agar produk ikan asin, terasi udang, dan udang kering memiliki kemasan yang lebih higienis, menarik, dan mampu menjaga kualitas produk.
Selain pengemasan, tim juga memberikan pendampingan dalam membangun branding produk, meliputi penentuan nama merek, pembuatan logo, desain kemasan, dan penyeragaman identitas visual produk. Upaya tersebut dilakukan agar produk POKLAHSAR Bagan Hulu Bersama lebih mudah dikenali konsumen dan memiliki tampilan yang lebih profesional.
Di sisi pemasaran, masyarakat mendapatkan pelatihan pemanfaatan marketplace dan media sosial sebagai sarana promosi dan penjualan. Peserta didampingi dalam pembuatan akun usaha, pengunggahan produk, penyusunan konten promosi, penentuan harga, serta pengelolaan transaksi secara digital.
Ketua POKLAHSAR Bagan Hulu Bersama, Syarifudin A.M., menyambut baik pendampingan yang diberikan oleh Universitas Riau. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru bagi anggota kelompok dalam mengembangkan produk dan pemasaran.
“Melalui kegiatan ini kami mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru, terutama dalam memperbaiki kemasan produk, membuat identitas usaha, dan memanfaatkan media sosial serta marketplace untuk pemasaran. Kami berharap pendampingan dari Universitas Riau ini dapat membantu produk olahan kami dikenal lebih luas dan meningkatkan nilai jualnya,” jelasnya.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari pemerintah kelurahan dan penyuluh perikanan setempat. Kehadiran para pihak tersebut menjadi bagian dari kolaborasi dalam mendorong pengembangan usaha masyarakat yang memanfaatkan potensi hasil perikanan lokal.
Melalui kegiatan ini, anggota POKLAHSAR Bagan Hulu Bersama diharapkan mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam kegiatan usaha sehari-hari. Produk yang sebelumnya dipasarkan secara sederhana diarahkan untuk memiliki kemasan yang lebih baik, identitas usaha yang jelas, serta akses pemasaran yang lebih luas melalui kanal digital.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bagian dari Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) Universitas Riau Tahun Anggaran 2026 dengan sumber dana DIPA Universitas Riau Tahun 2026.
Program tersebut menargetkan peningkatan kompetensi POKLAHSAR Bagan Hulu Bersama dalam aspek kualitas produk, penguatan identitas usaha, dan pemasaran digital. Produk ikan asin, terasi udang, dan udang kering diarahkan untuk menggunakan kemasan yang lebih baik serta dipasarkan melalui marketplace dan media sosial sehingga dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.
Melalui pendampingan tersebut, Universitas Riau terus mendorong pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis potensi lokal, khususnya melalui pengembangan produk hasil perikanan yang memiliki nilai tambah dan peluang pemasaran yang lebih luas.
Dosen UNRI Dorong Kemajuan UMKM Pesisir Bagan Hulu Lewat Inovasi Produk Perikanan
Diskusi pembaca untuk berita ini