Home / Ekonomi / Ekraf RI dan AGI Perkuat Ekosistem Game Lokal Lewst Gameseed 2025 di Binus @Kemanggisan
Ekraf RI dan AGI Perkuat Ekosistem Game Lokal Lewst Gameseed 2025 di Binus @Kemanggisan
Foto Istimewa/katakabar.com.
Jakarta, katakabar.com - Binus University, lewat Program Game Application dan Technology yang berbasis di Binus@Kemanggisan, menjadi tuan rumah pelaksanaan Roadshow Gameseed 2025, sebuah program kompetisi, dan inkubasi yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekosistem pengembangan game di Indonesia secara berkelanjutan.
Acara ini hasil kolaborasi bersama dengan Ekraf RI dan Asosiasi Game Indonesia atau AGI yang bertujuan untuk memberdayakan para talenta lokal untuk berkembang, dan berkontribusi dalam ekosistem game nasional maupun global.
Program ini menjadi medium yang memberdayakan dan membina para pelaku bidang kreatif khususnya pengembangan gim untuk mendapatkan pembinaan dan pendampingan industri.
Roadshow Gameseed 2025 menghadirkan sesi talk show yang dibuka sambutan dari Irene Umar, Wakil Menteri Ekraf dan Cheryl Anelia Tanzil, Tenaga Madya Kedeputian V, Kantor Staf Presiden, serta dilanjutkan dengan sharing session, sekaligus portfolio review bersama para mentor profesional dari industri gim, yakni Calvin Mona Sandehang (Program Manager Asosiasi Game Indonesia atau AGI, Nanda Gamecom, CEO & Producer Troublemaker, Andy Lukito, Game Director Akhir Pekan Studio. Tak ketinggalan Wilson Nathanael seorang alumni jurusan Game Application dan Technology Binus University, dan alumni Gameseed 2024.
"Perpres Nomor 19 tahun 2024, atau Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2024, bertujuan untuk mempercepat pengembangan industri gim nasional. Perpres ini fokus pada solusi untuk tantangan yang dihadapi industri gim Indonesia, seperti kurangnya Sumber Daya Manusia," kata Irene Umar.
Di Roadshow Gameseed 2025 menampilkan Showcase Game dari para developer lokal yang merupakan kegiatan eksibisi dengan menampilkan demo langsung, diskusi bersama developer, serta sesi playtesting. Kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan antara para kreator, pengguna, dan stakeholder industri game.
“Gameseed 2025 menjadi ruang bagi para generasi muda untuk menunjukkan dan berkarya melalui bidang favoritnya, serta kesempatan kembangkan proyek gim yang berpotensi menjadi bisnis, dan produk budaya digital yang berdampak. Hal ini selaras dengan tujuan jurusan Game Application dan Technology Binus University mencetak talenta kreatif yang mampu berkontribusi nyata di industri game nasional maupun global,” ujar Andry Chowanda, Head of Computer Science Binus University.
Acara ini membuktikan kehadiran Binus University sebagai kampus yang berfokus pada Digital Technology. Sebagai dukungan dan memfasilitasi para generasi muda dengan pendekatan praktis dan berorientasi industri melalui para mahasiswanya yang menghasilkan proyek-proyek inovatif.








Komentar Via Facebook :