Ia mengajak umat menerjemahkan iman ke dalam perilaku sehari-hari, antara lain melalui kejujuran, sikap saling mengampuni, penghormatan terhadap perbedaan, serta kesediaan membantu orang lain.

Menurut pesan yang disampaikan dalam perayaan tersebut, misi Gereja tidak berhenti pada doa dan perayaan Ekaristi. 

Iman juga perlu hadir dalam keluarga, komunitas, dan kehidupan bermasyarakat melalui tindakan yang menumbuhkan persaudaraan, perdamaian, dan kebaikan.

Pesan itu memberi makna lebih luas pada peresmian rumah ibadah. Gedung gereja bukan semata-mata bangunan untuk menjalankan kegiatan keagamaan, melainkan juga ruang untuk membangun kebersamaan dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat yang beragam.

Bupati Humbahas Oloan Nababan menyampaikan apresiasi kepada Uskup Agung Kornelius Sipayung yang memimpin Perayaan Ekaristi sekaligus memberkati gereja tersebut. 

Ia juga berterima kasih kepada umat, para donatur, panitia pembangunan, dan semua pihak yang berkontribusi hingga pembangunan gereja dapat diselesaikan.