Medan, katakabar.com - Di bawah kepemimpinan Yudi Suseno, Bc.IP., S.Pd., M.Si., Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara terus mencetak prestasi. 

Terbaru, lembaga ini meraih Penghargaan Nasional sebagai Kanwil Pembina Satker Terbaik dalam pelaksanaan rencana aksi reformasi birokrasi tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Koordinasi Kemenimipas di Jakarta, Rabu (6/8/2025), yang mengusung tema “Transformasi Dukungan Manajemen Menuju Kemenimipas PRIMA.”

“Ini buah kerja keras semua jajaran. Penghargaan ini bukan pencapaian pribadi, melainkan hasil sinergi seluruh UPT,” kata Yudi usai menerima penghargaan.

Organisasi BARAPAKSI menyebut Yudi sebagai simbol reformasi pemasyarakatan. Dedikasinya dinilai membawa perubahan nyata, sejak kiprahnya sebagai Kalapas Nusakambangan hingga kini memimpin Sumut.

“Pak Yudi bukan sekadar birokrat. Beliau sosok reformis dengan keberanian dan integritas,” ujar Direktur Eksekutif BARAPAKSI, Otti S Batubara.

Kanwil Ditjenpas Sumut juga menyabet Juara I Pemberitaan Terbanyak dan Juara III Stand Terbaik pada IPPAFest 2025. Bahkan, salah satu karya warga binaan dibeli langsung oleh Menteri Hukum dan HAM saat meninjau stand.

Tak hanya seremonial, Yudi turun langsung ke lapangan, melakukan inspeksi ke Lapas Binjai saat Ramadan, serta memimpin pemindahan 100 napi risiko tinggi ke Nusakambangan guna memutus jaringan narkoba di dalam lapas.

Dengan pendekatan tegas dan manusiawi, Yudi membuktikan bahwa pemasyarakatan bisa berjalan dengan nilai kemanusiaan tanpa mengorbankan keamanan.

“Langkah pemindahan napi ini menunjukkan keberanian institusional yang jarang dimiliki pejabat publik lain,” tambah Otti.

Yudi Suseno kini menjadi wajah baru pemasyarakatan: profesional, modern, dan berdampak. Di tangannya, Sumut bukan sekadar wilayah kerja, tapi juga laboratorium reformasi yang nyata.()