Home / Riau / Kasmarni: Satukan Langkah Wujudkan Negeri Bermasa dan Unggul di Indonesia
Buka Musrenbang RKPD 2026
Kasmarni: Satukan Langkah Wujudkan Negeri Bermasa dan Unggul di Indonesia
Bupati Bengkalis, Kasmarni saat membuka Musrenbang RKPD 2026. Foto Ist/katakabar.com.
Bengkalis, katakabar.com - Bupati Bengkalis Kasmarni menyerukan sekaligus mohon dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk bersama-sama, bersatu padu, bersinergi, dan satukan langkah mewujudkan negeri Bermarwah, Maju dan Sejahtera (Bermasa), serta Unggul di Indonesia.
Seruan itu disampaikan saat membuka Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026, dan Forum Konsultasi Publik Rencana Awal RPJMD Kabupaten Bengkalis 2025-2029, di Balai Kerapatan Adat Wisma Sri Mahkota Bengkalis, Senin (10/3).
Bupati Bengkalis, Kasmarni mengatakan, forum Musrenbang RKPD dan Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Bengkalis tahun 2025-2029 memiliki peran strategis sebagai upaya satukan asta cita yang menjadi arah pembangunan nasional ke dalam agenda pembangunan daerah.
"Substansi rancangan awal RPJMD Kabupaten Bengkalis tahun 2025-2029, pertama, visi Kabupaten Bengkalis yang telah dirancang dan janjikan pada masa kampanye tahun lalu, yakni terwujudnya Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju, dan Sejahtera, serta Unggul di Indonesia, yang akan dicapai melalui tiga misi, yakni pertama, mewujudkan pengelolaan keuangan daerah, potensi SDA dan SDM yang efektif memajukan perekonomian yang berdaya saing.
Kedua, mewujudkan reformasi birokrasi serta penguatan nilai-nilai agama dan budaya melayu menuju tata kelola pemerintahan yang baik dan masyarakat yang berkarakter.
Ketiga, mewujudkan penyediaan infrastruktur yang berkualitas dan mengembangkan potensi wilayah perbatasan untuk kesejahteraan rakyat.
Dijelaskan Kasmarni,
dari tiga misi ini didukung dengan lima program unggulan, yakni
pertama, bantuan keuangan Rp1 miliar per desa dan tambahan alokasi Rp1 miliar per kecamatan dan per kelurahan.
Kedua, beasiswa khusus dan berprestasi
ketiga, akses jaminan sosial dan kesehatan total bagi masyarakat, keempat, optimalisasi pelayanan transportasi antar pulau, dan
kelima, pelayanan sistem kependudukan berbasis mobile.
Tidak hanya itu, ada 9 program strategis, baik yang akan dikerjakan langsung Pemerintah Kabupaten Bengkalis maupun bersifat dukungan, dan sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan sektor lainnya diantaranya mendorong percepatan pembangunan jembatan Pulau Sumatera-Pulau Bengkalis, pembangunan RS Pratama Bukit Batu, mendorong percepatan pembangunan Kawasan Industri Buruk Bakul.
Kemudian melanjutkan pembangunan Duri Islamic Centre, pembangunan Balai Raja Eco-Park, mendorong pembangunan Politeknik Duri, mendorong terwujudnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Pulau Rupat, pembangunan pusat tamadun Islam di Pulau Bengkalis dan revitalisasi kebun binatang Selat Baru.
Di aspek spasial, sambung Kasmarni, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menetapkan empat klaster pembangunan kawasan, yang terdiri dari, Kecamatan Bengkalis dan Bantan sebagai pusat pemerintahan, pendidikan, perikanan dan pengembangan budaya melayu.
Kecamatan Bukit Batu, Siak Kecil dan Bandar Laksamana sebagai kawasan pertanian, perkebunan dan industri pengolahan.
Kecamatan Rupat dan Rupat Utara sebagai kawasan pariwisata unggulan dan perikanan selanjutnya Kecamatan Mandau, Bathin Solapan, Pinggir, dan Talang Muandau sebagai kawasan industri migas, perdagangan dan jasa.
"Kami berharap forum ini dapat menerima masukan dari para peserta forum ini untuk memperkaya strategi dan arah kebijakan dimaksud," kata Bupati Bengkalis.
Berdasarkan proyeksi sementara penerimaan daerah di tahun 2026, sebutnya, mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan tahun 2025 ini. Jadi, kepada seluruh kepala perangkat daerah diharapkan dapat menggali potensi baru Pendapatan Asli Daerah (PAD) setiap sektor.
Lalu, untuk memperkuat akses dan komunikasi ke kementerian/lembaga di pusat untuk mendapatkan sumber-sumber pembiayaan di luar APBD. Melakukan efisiensi dengan penghitungan cermat pada setiap item belanja agar terhindar dari pemborosan atau belanja yang tidak bermanfaat langsung pada program.
Terus, melakukan inovasi-inovasi baru dalam pelaksanaan program agar penghematan belanja tidak berpengaruh terhadap capaian program dan kegiatan.
Dibforum tersebut, hadir Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, Dandim 0303/Bengkalis, Letkol Arh Irvan Nurdin, Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan, Ketua Kejaksaan Bengkalis diwakili Kasi Intelijen Kejaksaan Bengkalis, Resky Pradhana Romli.
Sekdakab Bengkalis, Ersan Syaputra.TH, Wakil Ketua III serta bersama anggota DPRD Bengkalis, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pengawas serta Fungsional di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Begitu pula, Ketua TP PKK, Ketua IKBD, DWP dan GOW Kabupaten Bengkalis, Ketua Umum MKA LAM-R, Ketua MUI, Ketua Baznas, Ketua Ormas, dan OKP, Pimpinan BUMN, BUMD, Dunia Usaha, Pimpinan Perguruan Tinggi dan Camat se Kabupaten Bengkalis, turut di sana. (Infotorial).








Komentar Via Facebook :