https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Nasional / Membangun Budaya Perawatan Aset Efektif dan Efisien

Membangun Budaya Perawatan Aset Efektif dan Efisien


Minggu, 07 Desember 2025 | 20:00 WIB  

Editor : Sahdan
Membangun Budaya Perawatan Aset Efektif dan Efisien

Foto: Istimewa/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 42651 | Artikel Judul: Membangun Budaya Perawatan Aset Efektif dan Efisien | Tanggal: Minggu, 07 Desember 2025 - 20:00

Jakarta, katakabar.com - Aging Assets (aset yang menua) cenderung meningkatkan biaya operasional (operational expenditures/OPEX) dan pengeluaran modal (capital expenditures/CAPEX) karena memerlukan biaya tambahan yang tidak terduga.

Selain itu, aging assets dapat mengacaukan perencanaan bisnis akibat penghentian produksi (cessation of production/CoP) dan penghentian operasi. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional Dr. Ir. Taufik Aditiyawarman, M.M., PMP., IPU. dalam acara bedah buku ‘Cara Hebat Merawat Aset’ di Jakarta, Sabtu (6/12).

“Studi yang dilakukan Business Wire mengungkapkan bahwa lebih dari 70 persen perusahaan masih belum memiliki kesadaran penuh terhadap jadwal perawatan, peningkatan, atau penggantian peralatan. Kurangnya pemahaman ini berisiko memperpanjang waktu henti operasional serta memperburuk efisiensi dan keselamatan kerja,” ujar Taufik, Sabtu (6/12) kemarin.

Menurut Taufik, aging assets harus disikapi bukan sebagai sebuah masalah, namun sebuah tantangan yang perlu dicari solusinya dalam rangka menjaga aset tersebut tetap produktif secara optimal dan aman dalam kaitannya dengan keselamatan kerja. Salah satu solusinya adalah dengan memanfaatkan perkembangan teknologi artificial intelligence dalam pemeliharaan aset.

“Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) bukanlah ancaman bagi ketersediaan lapangan kerja. AI hanyalah sebatas alat yang perlu dipelajari sebagai bekal untuk analisa dan pengambilan keputusan terkait faktor-faktor produksi agar lebih efektif, efisien, serta meningkatkan profitabilitas dan keberlanjutan bisnis,” ucapnya.

Kunci pemanfaatan AI, lanjut Taufik, Big Data yang valid dan representatif, sehingga diperlukan adanya suatu kolaborasi yang terintegrasi antar-stakeholder dalam penyediaan data secara voluntary. Sehingga, data menjadi lebih berkualitas dan accessible untuk pengembangan oleh masing-masing kontributor/pemangku kepentingan.

“Buku ini diharapkan dapat menjadi kontribusi penulis dalam diskursus ilmiah terkait AI, serta menjadi pemantik pengembangan dan pemanfaatan AI lebih lanjut dalam industri migas pada khususnya dan industri-industri lain secara umum,” tutup Taufik menyimpulkan pemaparannya.

Acara bedah buku ini diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Minyak dan Gas Bumi Indonesia (IAFMI) dan Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Indonesia (Aspermigas). Turut hadir sebagai penanggap, Sekretaris Jenderal Aspermigas Ir. Elan Biantoro, M.T., MBA, serta Guru Besar Tetap Fakultas Teknik Universitas Indonesia Prof. Dr. Ir. Johny Wahyuadi, DEA.

www.katakabar.com | Artikel ID: 42651 | Artikel Judul: Membangun Budaya Perawatan Aset Efektif dan Efisien | Tanggal: Minggu, 07 Desember 2025 - 20:00

TOPIK TERKAIT

# Bangun# Budaya# Perawatan# Aset# Efektif# Efisien
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Tekno

    Laporan UNDP: Perkembangan AI Berpotensi Perlebar Kesenjangan Pembangunan Global

    Jumat, 05 Des 2025 | 10:00 WIB
  • Sawit

    Industri Sawit Nasional Berkontribusi Pilar Pembangunan Lingkungan

    Rabu, 03 Des 2025 | 11:37 WIB
  • Ekonomi

    Tren Pasar Kripto Menghijau, Mega Listing Bittime Jadi Kesempatan Akses Lebih Banyak Aset

    Jumat, 28 Nov 2025 | 22:10 WIB
  • Nasional

    EVOS dan Pop Mie Bangun Talenta Esports Kampus, Siapkan Beasiswa Menuju EVOS Academy

    Jumat, 28 Nov 2025 | 22:00 WIB
  • Lingkungan
    Bangun Strategi Keberlanjutan Nyata

    LindungiHutan Luncurkan Ebook Winning with Green Branding Bantu Perusahaan

    Kamis, 27 Nov 2025 | 09:32 WIB

TERPOPULER

  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • UPDATE Kasus Dugaan Permainan Retribusi Pasar Belantik Siak: Jaksa Minta Inspektorat Audit, Tapi...

    Rabu, 01 Apr 2026 | 15:40 WIB
  • Tidak Bayar Pesangon 34 Eks Karyawan, Ratusan Buruh Geruduk BRI Kanwil Medan

    Sabtu, 28 Mar 2026 | 19:06 WIB
  • Kejari Binjai Tetapkan Empat Tersangka Kasus Kontrak Fiktif di Dinas Ketahanan Pangan

    Rabu, 01 Apr 2026 | 05:02 WIB
  • Kapolres Kepulauan Meranti Tingkatkan Kebersamaan Lewat Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H

    Senin, 30 Mar 2026 | 13:44 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :