Jakarta, katakabar.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur inisiasi kegiatan gelar apel siaga banjir kesiapan hadapi potensi bencana alam di Jawa Timur. Kegiatan ini salah satu respon pemerintah setempat dalam mengantisipasi potensi dampak La Nina yang dapat picu potensi bencana hidrometeorologi yang disebabkan faktor cuaca.
Kegiatan Apel Siaga banjir ini dilakukan di Kawasan Bendungan Semantok, Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, pada Senin (1/11) lalu.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pimpin apel didampingi Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta dan Kaskoarmada II, Laksma TNI Rahmad Jayadi.
Plh Sekretaris Daerah Jawa Timur, Heru Tjahjono, Kalaksa BPBD Provinsi Jatim, Budi Santosa, Kabid KL BPBD Jatim, Sriyono, Kabid RR BPBD Jatim, Andhika N Sudigda, dan Kasi Logistik BPBD Jatim, Bige Agus Wahjuono, sejumlah jajaran Forkopimda dan Kepala OPD lainnya turut hadir.
Apel diikuti sebanyak 825 personel, meliputi anggota TNI, Polri, BPBD dan Dinkes Prov Jatim, serta peralatan yang digunakan untuk penanganan bencana alam, seperti kendaraan Ambulance, Truk evakuasi korban, kendaraan Covid hunter, mobil air bersih, genset darurat, perahu karet, tenda darurat BPBD dan tenda dapur umum Dinsos.
Sebelumnya telah dilakukan apel gelar pasukan dan peralatan dalam hadapi bencana alam di Jawa Timur yang dilaksanakan di Lapangan Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Senin (25/20) lalu.
Seluruh rangkaian kegiatan ini sejalan dengan instruksi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Ganip Warsito untuk meminta seluruh unsur pentahelix meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi La Nina.
"Salah satunya dengan memeriksa dan memastikan kesiapan personel, alat, sarana dan prasarana pendukung lainnya. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menggelar apel kesiapsiagaan oleh segenap komponen di daerah provinsi dan kabupaten/kota," ujar Ganip dalam Rakornas Antisipasi La Nina, Jumat (29/10) lalu.
Kegiatan gelar apel siaga banjir dan kesiapan pasukan, serta peralatan penanggulangan bencana ini diharapkan dapat digunakan dan diimplementasikan untuk mempercepat penanganan tanggap darurat bencana.
Sumber: Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.
Pemprov Jatim Apel Siaga Banjir Antisipasi Potensi Dampak La Lina
Diskusi pembaca untuk berita ini