Mentan RI Dorong Hilirisasi Perkebunan, PTPN Group Siap Perkuat Swasembada Gula Nasional di Jatim Nasional
Nasional
Selasa, 06 Januari 2026 | 17:39 WIB

Mentan RI Dorong Hilirisasi Perkebunan, PTPN Group Siap Perkuat Swasembada Gula Nasional di Jatim

Surabaya, katakabar.com - Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur yang dipusatkan di Gedung Grahadi, Surabaya, Selasa (23/12). Kunjungan kerja tersebut dirangkaikan dengan rapat koordinasi percepatan hilirisasi perkebunan dan penguatan ketahanan pangan nasional. Di kegiatan tersebut, Menteri Pertanian didampingi Direktur Jenderal Perkebunan, Abdul Roni Angkat dan Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Mahmudi, serta dihadiri jajaran Direksi PTPN Holding (Persero). Rapat koordinasi ini turut dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Panglima Kodam V/Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, jajaran Forkopimda, serta Kepala Daerah kabupaten dan kota se Jawa Timur. Rapat koordinasi bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN perkebunan dalam percepatan hilirisasi sektor perkebunan, khususnya komoditas tebu guna meningkatkan nilai tambah serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Dalam arahannya, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan Indonesia berada di ambang pencapaian sejarah baru dalam swasembada pangan nasional. Ia menyampaikan optimisme bahwa target swasembada dapat dicapai jauh lebih cepat dari proyeksi awal. “Jika tidak ada aral melintang, minggu depan kita bisa menyatakan Indonesia swasembada. Ini prestasi tercepat yang pernah kita raih. Dari yang semula diproyeksikan membutuhkan waktu empat tahun, kini berpotensi tercapai hanya dalam waktu satu tahun,” tegas Andi Amran Sulaiman. Direktur Jenderal Perkebunan, Abdul Roni Angkat, menyampaikan percepatan swasembada gula nasional dilakukan secara bertahap dengan menitikberatkan pada perluasan lahan dan percepatan penanaman tebu, terutama di Jawa Timur sebagai basis utama industri gula nasional. “Percepatan ini kita lakukan step by step melalui perluasan areal dan akselerasi tanam tebu. Jawa Timur menjadi fokus utama karena mayoritas pabrik gula berada di wilayah ini, sehingga menjadi kunci keberhasilan swasembada gula nasional,” kata Abdul Roni Angkat. Sementara, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Mahmudi, menegaskan kesiapan PT SGN dalam mendukung kebijakan pemerintah melalui penguatan sisi hulu dan hilir industri gula. “Kami menyiapkan program revitalisasi dan peningkatan kapasitas pabrik gula yang saat ini rata-rata masih di kisaran 70 persen. Untuk mendukung tambahan produksi tebu, PT SGN menyiapkan investasi sekitar Rp. 800 miliar guna menghilangkan bottleneck dan mengoptimalkan kinerja 24 pabrik gula,” jelas Mahmudi. Melalui rapat koordinasi ini, pemerintah berharap percepatan hilirisasi perkebunan dan penguatan industri gula nasional dapat berjalan lebih terintegrasi, sekaligus menjadi fondasi menuju swasembada pangan dan gula nasional yang berkelanjutan.

Kinerja Angkutan Penumpang Stasiun Malang Kuartal I 2025 Tumbuh 9,05 Persen Nasional
Nasional
Minggu, 25 Mei 2025 | 10:00 WIB

Kinerja Angkutan Penumpang Stasiun Malang Kuartal I 2025 Tumbuh 9,05 Persen

Malang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat pertumbuhan positif pada layanan angkutan penumpang di Stasiun Malang selama Kuartal I tahun 2025. Pada periode Januari hingga April 2025, jumlah penumpang yang dilayani di Stasiun Malang mencapai 654.516 orang, meningkat 9,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024, yang tercatat sebanyak 595.241 orang. Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menuturkan, peningkatan ini mencerminkan membaiknya mobilitas masyarakat serta meningkatnya kepercayaan terhadap kereta api sebagai moda transportasi andalan, khususnya di wilayah Malang dan sekitarnya. “Pertumbuhan volume penumpang di Stasiun Malang merupakan hasil dari konsistensi KAI dalam menghadirkan layanan prima, mulai dari peningkatan kenyamanan, kemudahan akses tiket, hingga ketepatan waktu yang terus kami jaga. Kepercayaan masyarakat yang terus meningkat menjadi motivasi bagi KAI untuk terus berinovasi,” kata Luqman. Peningkatan jumlah penumpang terlihat merata, ulasnya, terutama pada akhir pekan dan masa liburan, baik pada layanan kereta api jarak jauh antarkota maupun kereta lokal. Antusiasme pelanggan didorong oleh kemudahan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi, serta berbagai kanal mitra penjualan digital. "Sebagai salah satu stasiun besar di wilayah Daop 8 Surabaya, Stasiun Malang memiliki peran strategis dalam melayani mobilitas masyarakat di wilayah selatan Jawa Timur. Selain melayani perjalanan ke kota-kota besar seperti Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Bandung, dan Jakarta, stasiun ini juga menjadi simpul penting dalam mendukung sektor pariwisata dan pendidikan di kawasan Malang Raya," jelasnya.

Jajaki Penggunaan Biochar, Disbun Kaltim Kurangi Ketergantungan Pupuk Kimia Sawit
Sawit
Senin, 04 November 2024 | 20:32 WIB

Jajaki Penggunaan Biochar, Disbun Kaltim Kurangi Ketergantungan Pupuk Kimia

Samarinda, katakabar.com - Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Disbun Kaltim) melakukan studi ke Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pelajari inovasi yang dikembangkan WasteX berupa biochar yang menawarkan teknologi dan kinerja bagi pengelolaan limbah sektor pertanian (perkebunan). Saat kunjungan ke Desa Kedemungan, rombongan Disbun Kaltim memperoleh wawasan mendalam mengenai manfaat dan potensi biochar sebagai pembenah tanah berbasis sains yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

UPN Veteran Jawa Timur Taja BCD 2024: Bekali Mahasiswa Persiapkan Karir Sejak Dini Pendidikan
Pendidikan
Rabu, 25 September 2024 | 21:30 WIB

UPN Veteran Jawa Timur Taja BCD 2024: Bekali Mahasiswa Persiapkan Karir Sejak Dini

Jawa Timur, katakabar.com - UPN “Veteran” Jawa Timur taja "Building Character Day (BCD) 2024", Sabtu (21/9) lalu, dihadiri sebanyak 350 mahasiswa baru Fakultas Ilmu Komputer, dengan mengundang narasumber dari Maxy Academy. Acara ini bertujuan untuk membantu mahasiswa baru memahami pentingnya pengembangan karir di era digital yang semakin kompetitif.