Medan | Katakabar.com

Miris. Kasus dialami Iqbal Zulkarnaen (10), bukan pertamakali terjadi di Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut). Menurut penuturan Ketua Satgas Covid Kecamatan, Muhammad Faisal Nasution SSTP MAP, kasus serupa juga pernah terjadi.

"Kalau gak salah, sebelumnya juga ada. ini kasus yang kedua,"kata Faisal, yang juga menjabat sebagai Camat Galang, kepada Katakabar.com, Selasa (29/3/2022).

Dijelaskan Faisal, kalau musibah dialami warga Dusun IV Desa Petumbukan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang tersebut ada sedikit kesalahan. Dimana pihak sekolah dalam hal ini guru tidak melaporkan kalau pasien mempunyai riwayat penyakit bawaan.

"Pihak keluarga tidak menyampaikan ke dokternya yang melakukan vaksin, dan hanya menyampaikan ke pihak sekolah atau guru. Akan tetapi guru tidak menyampaikan ke pada dokter yang melakukan vaksin,"terang Camat.

Katanya, saat ini pasien sudah mulai membaik dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Amri Tambunan Lubuk Pakam. Sebelumnya menjalani perawatan di Puskesmas Pertumbukan.

Faisal berharap agar kasus serupa tidak akan terulang kembali. Pihaknya menghimbau
kepada masyarakat khususnya warga Galang yang akan vaksin agar secara jujur menceritakan kalau memang mempunyai riwayat penyakit bawaan.

"Pada saat akan dilakukan vaksini ada proses skrining oleh dokter, dan masyarakat harus jujur agar tidak terjadi kasus seperti dialami Iqbal,"harap camat.

Menyikapi apa yang dijelaskan Ombudsman RI Perwakilan Sumut tentang kesalahan SOP, Faisal mengaku segera memperbaikinya dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

Sementara itu Kepala Puskesmas Pembantu dr Efendi Hutahuruk mengatakan kalau saat ini kondisi Iqbal sudah membaik.

"Pagi ini sudah mau makan dan sudah mau diajak komunikasi,"jelas Efendi sembari mengaku kalau kasus serupa yang masuk ke Pusku Pertumbukan baru kali terjadi.

Menyoal apakah ada riwayat lain sehingga Iqbal setelah dipaksin mengalami kejang-kejang dan muntah mengeluarkan buih, Efendi mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan dokter.

"Nanti kita lihat dari hasil pemeriksaan dokter, dengan hasil lab dan photo thorax dan st cannya,"ujar Efendi.