https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Tekno / Peris.ai Jabarkan Tentang Agentic AI dan Dampaknya di Dunia Keamanan Siber

Peris.ai Jabarkan Tentang Agentic AI dan Dampaknya di Dunia Keamanan Siber


Kamis, 05 Juni 2025 | 09:39 WIB  

Editor : Sahdan
Peris.ai Jabarkan Tentang Agentic AI dan Dampaknya di Dunia Keamanan Siber

Foto: Ilustrasi/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 39252 | Artikel Judul: Peris.ai Jabarkan Tentang Agentic AI dan Dampaknya di Dunia Keamanan Siber | Tanggal: Kamis, 05 Juni 2025 - 09:39

katakabar.com - Kurun setahun belakangan ini, istilah Agentic AI atau "Kecerdasan Buatan yang Bisa Bertindak Sendiri" mulai banyak dibicarakan di dunia teknologi.

Berbeda dengan kecerdasan buatan atau AI biasa yang hanya merespons perintah, Agentic AI bisa mengambil keputusan dan bertindak tanpa harus menunggu instruksi. Artinya, AI ini tidak hanya menunggu untuk diberi tahu apa yang harus dilakukan, tapi dapat 'berpikir'dan melakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan tugasnya secara mandiri.
Perubahan ini sangat berpengaruh di berbagai bidang, tapi dampaknya yang paling terasa mungkin ada di keamanan siber atau perlindungan data, dan sistem di dunia digital.

Di dunia ini, ancaman datang begitu cepat, dan setiap detik sangat berarti. Keamanan siber harus mampu merespons dengan sangat cepat, sebab serangan bisa berkembang lebih cepat daripada kebijakan atau sistem yang ada.

Banyak organisasi sudah menggunakan berbagai perangkat untuk melindungi sistem mereka dari ancaman, seperti sistem yang memantau data atau perangkat keras yang memblokir serangan. Meskipun sudah ada teknologi canggih, sering kali sistem ini tidak cukup cepat untuk mendeteksi atau merespons ancaman yang muncul.

Penyebab utamanya adalah:

- Perangkat yang tidak saling terhubung, sehingga tidak bisa saling berbagi informasi.

- Tim yang kewalahan dengan terlalu banyak peringatan yang harus ditindaklanjuti.

- Keamanan yang terlalu reaktif, yaitu baru bertindak setelah ancaman muncul, bukannya mencegahnya lebih dulu.

- Tidak ada gambaran yang jelas tentang semua perangkat dan aktivitas yang terjadi di dalam sistem.

Semua tantangan ini semakin terasa di Security Operations Center (SOC), tempat di mana tim berusaha memantau dan melindungi sistem dari ancaman.

Pada kenyataannya, SOC modern terus menghadapi berbagai masalah, seperti:

- Peringatan yang terlalu banyak datang setiap harinya, tanpa prioritas yang jelas.

- Prosedur yang terlambat dalam merespons serangan yang semakin canggih.

- Kekurangan tenaga ahli di tim dan kelelahan yang sering dialami.

- Perangkat yang terpisah-pisah dan tidak saling terhubung.

Untuk itulah hadir Agentic AI, yang bisa membantu tim keamanan bekerja lebih cepat dan lebih efektif. Agentic AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran manusia, tetapi untuk mendukung mereka agar bisa menangani ancaman dengan lebih cerdas dan responsif.

Salah satu engineer dari Peris.ai, Farhan Barry, menjelaskan, kami ingin membantu security analyst menjadi lebih tangguh dan responsif, dengan memaksimalkan potensi setiap anggotanya melalui teknologi.

Bagaimana Agentic AI Membantu Keamanan Siber Lebih Efektif?

Sistem Agentic AI mengubah cara kita menangani ancaman dengan memberikan kemampuan untuk bertindak secara cepat, mandiri, dan proaktif.

1. Dari Statis ke Dinamis: Keamanan yang Selalu Aktif

Sistem keamanan tradisional sering kali hanya mengandalkan aturan tetap untuk mendeteksi ancaman, yang bisa jadi tidak cukup cepat. Agentic AI, di sisi lain, dapat menyesuaikan diri dengan situasi yang berkembang, memberi respons lebih cepat, dan bisa bertindak tanpa menunggu instruksi.

Contoh penerapannya:

- Mendeteksi ancaman dengan cepat di berbagai perangkat yang terhubung.

- Menyesuaikan tindakan berdasarkan ancaman yang baru muncul tanpa perlu campur tangan manusia.

- Menyimulasikan respons sebelum ancaman benar-benar terjadi untuk mengurangi dampaknya.

2. Pemantauan dan Penyelesaian Ancaman Secara Proaktif

Alih-alih menunggu tim untuk mencari tahu peringatan satu per satu, Agentic AI bisa langsung mengambil langkah pertama untuk mengidentifikasi dan mengatasi ancaman. Misalnya:

- Memberi nilai penting pada peringatan ancaman, agar tim tahu mana yang harus segera ditangani.

- Meluncurkan penyelidikan otomatis untuk memahami ancaman lebih dalam.

- Memberikan saran tindakan atau langsung mengambil langkah untuk mencegah serangan.

3. Sistem yang Terus Belajar dan Meningkatkan Diri

Sebagian besar sistem keamanan bekerja secara terpisah, tapi Agentic AI bisa belajar dari setiap ancaman yang muncul dan terus memperbaiki diri, membuat sistem lebih pintar dari waktu ke waktu.

Beberapa perusahaan, seperti Peris.ai, telah mengimplementasikan Agentic AI dalam sistem keamanan mereka untuk membuat respons lebih cepat dan lebih efektif. Salah satu contohnya adalah BrahmaFusion, sebuah platform yang menggunakan Agentic AI untuk mengelola ancaman secara otomatis.

BrahmaFusion-Keamanan Terintegrasi dan Otomatis

BrahmaFusion membantu tim keamanan dengan cara mengotomatiskan beberapa langkah perlindungan, seperti memeriksa apakah ada ancaman di seluruh sistem dan memberikan rekomendasi tentang tindakan apa yang perlu diambil. Jika ada ancaman yang ditemukan, platform ini bisa langsung melakukan tindakan mitigasi, tanpa perlu menunggu tim melakukan semuanya secara manual.

BrahmaIRP-Respons Insiden Tanpa Henti

BrahmaIRP bekerja 24 jam sehari, 7 hari seminggu, untuk memberikan respons otomatis terhadap ancaman. Begitu ancaman terdeteksi, sistem ini bisa langsung membuat laporan, memulai investigasi, dan memicu tindakan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Seperti dijelaskan oleh Kresna, seorang product strategist dari Peris.ai, kami merancang Brahma IRP tidak hanya untuk mempercepat respons, tetapi juga untuk memastikan bahwa tidak ada peringatan ancaman kritis yang terlewat akibat adanya jeda waktu saat tim keamanan siber belum dapat bertindak.

Dengan integrasi teknologi Agentic AI ini, Peris.ai tidak hanya menjadikan teknologi ini sebagai jargon pemasaran, melainkan menerapkannya langsung dalam alur kerja yang nyata, seperti Respons insiden (IRP) dan Orkestrasi keamanan (Brahma Fusion)

Penting untuk diingat Agentic AI bukanlah solusi yang bisa menghilangkan semua ancaman begitu saja. Sebaliknya, teknologi ini membantu mempercepat dan memperkuat respons tim keamanan dengan memberikan perangkat yang lebih canggih dan otomatis.

Manfaat utama yang diberikan oleh Agentic AI antara lain:

- Mengurangi beban dalam pengambilan keputusan yang membingungkan.

- Membantu memprioritaskan ancaman yang perlu segera diatasi.

- Mengisi celah waktu ketika tim keamanan manusia belum bisa bertindak.
- Memastikan mitigasi ancaman lebih konsisten dan akurat.

Dengan cara ini, Agentic AI memberi ruang bagi manusia untuk berpikir lebih strategis dan tidak terbebani oleh ancaman yang terus berkembang.

Di era digital ini, kita tidak bisa lagi bergantung hanya pada sistem yang lambat dan reaktif untuk melindungi data dan informasi penting. Agentic AI membawa perubahan besar dengan membuat sistem keamanan lebih cerdas, lebih cepat, dan lebih adaptif terhadap ancaman yang selalu berubah.

Perubahan ini bukan sekadar teori atau harapan, tapi sudah diterapkan dalam praktik nyata. Sebab, ketika serangan bisa datang kapan saja, memiliki sistem yang dapat bertindak lebih cepat dan lebih pintar bukan lagi sekadar pilihan tapi kebutuhan.

Peris.ai adalah perusahaan keamanan siber yang menyediakan solusi modular berbasis AI seperti BRAHMA FUSION untuk mengotomatiskan, mengorkestrasi, dan memperkuat pertahanan siber perusahaan. Platform ini menawarkan perlindungan menyeluruh melalui penilaian kerentanan, deteksi ancaman, respons insiden, hingga integrasi sistem yang aman. Selengkapnya di www.peris.ai.

www.katakabar.com | Artikel ID: 39252 | Artikel Judul: Peris.ai Jabarkan Tentang Agentic AI dan Dampaknya di Dunia Keamanan Siber | Tanggal: Kamis, 05 Juni 2025 - 09:39

TOPIK TERKAIT

# Jabarkan# Tentang# Agentic AI# Dampak# .Keamanan# Siber# Peris.ai
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ekonomi

    Ketegangan Trump-Powell dan Dampaknya ke Pasar Kripto

    Rabu, 04 Jun 2025 | 11:38 WIB
  • Internasional

    Bawa Inovasi Keamanan Siber Regional, Peris.ai Terpilih di Program CyberBoost Catalyse di Singapura

    Minggu, 13 Apr 2025 | 09:23 WIB
  • Tekno

    Krisis Talenta AI dan Keamanan Siber, Mengapa Kita Harus Bertindak Sekarang?

    Kamis, 03 Apr 2025 | 16:02 WIB
  • Ekonomi

    Pasar Kripto Berdarah: BTC Anjlok Dipicu Faktor Makro & Serangan Siber

    Minggu, 02 Mar 2025 | 18:23 WIB
  • Sawit

    Tentang Jalur Hilirisasi Minyak Sawit dan Dampak Bagi Kinerja Ekspor

    Kamis, 27 Feb 2025 | 17:42 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :