Bengkalis, katakabar.com - Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, menegaskan untuk perkara laka lantas tak pandang bulu, dan tak ada yang spesial.
"Semua perkara tersebut sedang ditangani Satlantas Polres Bengkalis ditindaklanjuti sesegara mungkin," tegas AKP Shandra, kepada wartawan, Selasa (6/4) siang.
Menurutnya, prinsip ini sudah terlaksana sejak saya bergabung ke Polres bengkalis, dan Kanit Gakkum masih Denico Ginting, hal ini sdh berjalan.
"Terkait perkara ini, bedanya dengan perkara lain. Soalnya yang bersangkutan pejabat publik, di mana kejadiannya viral juga. Jadi, ketika naik ke tahap sidik terkesan dipandang spesial karena pejabat publik," ucapnya.
Padahal, tegas AKP Shandra lagi, semua kita berlakukan serupa ke masyarakat yang terlibat perkara laka lantas lainnya.
Korban dan terduga tersangka di Duri, dan Bengkalis rata-rata minta diselesaikan secara kekeluargaan, di mana biasanya mereka saling bersepakat seperti membantu biaya pengobatan dan perbaikan terhadap kendaraan yang rusak. Ini swbagai win-win solution bagi mereka yang berperkara.
"Terhadap perkara laka lantas viral pejabat publik kemarn, dari pihak korban tidak berkenan untuk mengambil langkah seperti di atas. Pihak korban ingin melanjutkan perkara. Polisi hanya menjalankan tugas dan tanggungjawabnya," imbuhnya.
Diketahui, peristiwa laka lantas antara Fortuner vs Kijang Innova Reborn terjadi di kawasan Jalab Lintas Dumai-Pakning Desa Parit I Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (31/3) lalu.
Akibat kejadian tersebut pengemudi mobil Toyota Fortuner BM 9 D, Hendrik Firnanda P mengalami luka nyeri di bagian pinggang, dan penumpang mobil Toyota Fortuner BM 9 D mengalami luka lecet di bagian tangan sebelah kanan. Sedang, pengemudi Mobil merk Toyota Kijang Innova Reborn BM 1903 DY mengalami luka di bagian bibir dan memar di bagian dahi.
Perkara Laka Lantas Tak Pandang Bulu AKP Shandra Semua Kasus Ditindaklanjuti Segera Mungkin
Diskusi pembaca untuk berita ini