Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Kepulauan Meranti gelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning (KLK) 2024, sekaligus penertiban kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot tidak sesuai peruntukannya alias knalpot brong jelang bulan suci ramadhan 1445 hijiriah, di kawasan Jalan Pramuka Kecamatan Tebing Tinggi, pada Senin (11/3) kemarin.
Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti, Kompol Yudi Setiawan SH MH,
Kabag Ren Polres Kepulauan Meranti Kompol Novia Indra, SH, Kasat lantas, AKP Basuki Yuniarto, Kasi propam, AKP J A Lubis, SH MH, turut di ops KLK 2024 tersebut.
Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti, Kompol Yudi Setiawan menyatakan, penertiban ini bermula dari aduan masyarakat merasa resah akan penggunaan knalpot brong dan aksi balap liar mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat khususnya sedang melaksanakan ibadah di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi.
Di operasi KLK 2024, para pengendara yang berhasil diamanakan melakukan pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan Helm SNI 137, melawan arus menggunakan handphone saat berkendara, berkendara di bawah pengaruh alkohol.
Selani itu, saat berkendara melebihi batas kecepatan, berkendara di bawah Umur 46, berboncengan Lebih dari satu.2, kendaraan menggunakan knalpot yang tidak sesuai spektek 44 unit, dan kendaraan yang mengunakan lampu Isyarat (STROBO) dan Isyarat Bunyi, Lainnya sebanyak 139.
"Untuk Ranmor yang terlibat pelanggaran, sepeda motor 368, mobil penumpang 4, Bus, mobil barang, Ransus Jumlah 372, profesi pelaku pelanggaran, PNS 50, karyawan swasta 135, Pelajar atau Mahasiswa 45, Pengemudi (Supir), TNI, POLRI, dan lainnya14, di mana jumlahnya 372," ujar Kompol Yudi.
Pelanggaran lainnya, kata Kompol Yudi, Ranmor R4 melawan arus, menggunakan handphone saat berkendara di bawah pengaruh alkohol, melebihi batas kecepatan, berkendara di bawah umur, tidak nenggunakan Safety Belt 4, melebihi muatan, Ran yang menggunakan lampu isyarat (STROBO) dan Isyarat Bunyi, Over Dimension Over Loading (Odol), menggunakan Nopol atau Nopil Palsu, dan lainnya total 4.
Selain fokus pada penertiban dan pencegahan aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong, ulas Kompol Yudi, kami melakukan pemeriksaan terhadap orang dan barang atau kendaraan bermotor.
"Kegiatan ini upaya untuk mengantisipasi tindakan keselamatan kendaraan bermotor," jelasnya.
Selama melaksanakan kegiatan ini, ucapnya, diamankan rata-rata pengguna roda dua atau sepeda motor. Di mana total dari hari pertama hingga hari ke 8 total kenalpot brong 34 unit, dan menghindari kecelakaan selama bulan suci ramadhan.
"Dari hasil pelaksanaan kegiatan tersebut, telah diamankan puluhan kendaraan yang menggunakan knalpot brong dan diduga akan digunakan untuk aksi balap liar serta sejumlah kendaraan lainnya yang tidak menggunakan kelengkapan sebagaimana mestinya," bebernya.
Masih Kompol Yudi, kegiatan ini telah dilakukan secara rutin khususnya pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari. Operasi dilakukan Polres Kepulauan Meranti dan Polsek Jajaran Polres Kepulauan Meranti.
"Operasi ini digelar berkat laporan dari masyarakat yang mengaku resah terhadap penggunaan knalpot brong dan aksi ugal-ugalan anak remaja di jalan raya Kecamatan Tebing Tinggi Serta dalam rangka cipta kondisi jelang Operasi Keselamatan Tebing Tinggi 2024 dan bulan suci Ramadhan 1445 hijriah.
“Menanggapi laporan masyarakat tersebut, sebanyak 32 personil Polres dan personel Satlantas Polres Kepulauan Meranti yang terlibat dibagi menjadi 3 regu dan melaksanakan patroli blue light disejumlah ruas jalan yang diduga kerap dijadikan sebagai lokasi berkumpul anak muda dan lokasi balap liar,” tuturnya.
Dijelaskan Kompol Yudi, seluruh kendaraan telah dibawa ke Polres Kepulauan Meranti untuk dilakukan penilangan dan disidangkan di Pengadilan.
Tapi, tambahnya, sebelum pengambilan kendaraan Kasat Lantas Polres Kepulauan Meranti mengaku mewajibkan para pemiliknya untuk mengembalikan bentuk dan kelengkapan kendaraan menjadi standar.
"Sebelum mereka kembali, para pengendara yang didominasi anak remaja atau masih duduk dibangku sekolah ini, mereka diwajibkan untuk menghubungi orang tuanya, agar para orang tua dapat mengingatkan dan mengawasi anak-anaknya," tegasnya.
Menurutnya, pihak kepolisian selalu menyampaikan baik kepada pihak sekolah, orang tua hingga masyarakat sekitar untuk bersama-sama mengawasi anak-anak, seperti kalau hingga pukul 22.00 WIB anak belum berada di rumah tolong untuk dihubungi.
Kita bakal terus mengintensifkan kegiatan KLK 2024 khususnya malam akhir pekan. Tujuannya untuk menjaga situasi Kamtibmas, memberikan rasa aman kepada para pengendara dan pengguna jalan serta mencegah terjadinya aksi balap liar yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.
"Jadi, di bulan suci ramadhan 1445 hijiriah tahun 2024 masehi penuh ampunan ini, kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai dan menyejukan dan selalu menjag terus keamanan di bulan puasa ini," serunya.
Polres Meranti Gelar Ops KLK 2024 Jaring 32 Unit Knalpot Brong Jelang Ramadhan
Diskusi pembaca untuk berita ini