Yogyakarta, katakabar.com - Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menyatakan lembaga pendidikan unsur penting menghasilkan pengusaha-pengusaha, mendorong kewirausaahan, dan pengembangan industri kreatif merupakan bagian Asta cita Presiden RI, H Prabowo Subianto mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen.
“Riset Profesor Rafael Reif dari MIT di Amerika, Standford University dan alumninya sejak 1930 menghasilkan 40 ribu perusahaan menyerap 5,4 juta tenaga kerja dan pendapatan USD 2,7 Trilion per tahun, sedangkan MIT sejak 2014 menghasilkan 30 ribu perusahaan menyerap 4,6 juta dan pendapatan USD 2 Trilion dolar per-tahun, semoga LPP Yogyakarta juga menjadi lembaga yang menghasilkan wirausaha-wirausaha berbasis UMKM perkebunan sawit kakao dan kelapa,“ ulas Helmi, saat menerima penghargaan sebagai Mitra Penguatan UMKM dari Politeknik LPP Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan Expo UMKM Sawit dan Conferences (EXPOUSE) 2025, digelar pada 3 Oktober 2025 lalu, di Auditorium LPP Agro Nusantara, Yogyakarta.
Ia apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan Politeknik LPP Yogyakarta, khususnya berbagai kegiatan mempromosikan dan pengembangan UMKM berbasis sawit.
"Berbagai kegiatan kolaborasi BPDP dan Politeknik LPP Yogyakarta antara lain Workshop inovasi produk UMKM berbahan sawit, Palm Oil Youth Camp dan Duta UKMK Sawit, Workshop Pemberdayaan UKMK sawit di Manado, Workshop Pengembangan Produk UKM Sawit di Belitung serta Business Matching UMKM," jelas Helmi, dilansir dari laman mediaperkebunan.id, Ahad (5/10).
Saat itu, penghargaan diberikan Direktur Politeknik LPP Yogyakarta Muhamad Mustangin kepada BPDP diwakili Kepala Divisi Kerja sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP Helmi Muhansyah.
Sebagai BLU Kementerian Keuangan, BPDP menjadi bagian dari stakeholders utama program pengembangan UMKM berbasis perkebunan.
Kegiatan Expouse 2025 berisi rangkaian kegiatan, meliputi expo UMKM, dan Konferensi usung tema "Peran Kelapa sawit dalam mendukung ketahanan pangan dan energi, Plantation career expo serta business matching UMKM", berlangsung dari 29 September hingga 4 Oktober 2025 di Komplek kampus LPP Yogyakarta.
Direktur Politeknik LPP Yogyakarta, Muhamad Mustangin, menyampaikan Expouse 2025 diharapkan dapat meningkatkan pemahaman sekaligus geliat pegiat UMKM menggunakan produk berbahan sawit dan turunannya.
“Politeknik LPP berkomitmen untuk terus dapat berpartisipasi dalam mendukung pertumbuhan UMKM melaui Tri Dharma Perguruan Tinggi," sebut Mustangin.
Raih Penghargaan dari LPP, Helmi Muhansyah Lembaga Pendidikan Unsur Penting Dorong Kewirausahaan
Diskusi pembaca untuk berita ini