Satgas Gabungan Ogan Ilir Padamkan Titik Api Hajar Lahan Seluas 4,04 Hektar

Jakarta, katakabar.com - Satuan Tugas (Satgas) gabungan berhasil padamkan titik api yang menghajar lahan seluas 4,04 hektar di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.

Peristiwa tersebut teridentifikasi pada Minggu (25/7), sekitar pukul 19.00 WIB kemarin. Satgas pun melakukan pendinginan setelah pemadaman pada area terbakar berhasil.

Satgas gabungan, meliputi BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri dan masyarakat dapat mengendalikan titik api setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.

Dengan menggunakan peralatan, seperti jet shutter dan spray nozzle, serta peralatan sederhan lainnya, seperti gepyok didayagunakan, para petugas memanfaatkan sumber air dari kanal untuk pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Setelah berjibaku, akhirnya Satgas berhasil memadamkan api sekitar pukul 23.30 WIB.

Lokasi area terbakar berada dua kecamatan, yakni Desa Ibul Besar I, Kecamatan Pemulutan dan Desa Palem Raya, Kecamatan Indralaya Utara. Dimana, area lahan terbakar di Kecamatan Pemulutan lebih luas dibandingkan di Kecamatan Indralaya Utara.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir melaporkan total luas lahan terbakar mencapai 4,04 hektar, dengan rincian 4 hektar di Kecamatan Pemulutan, dan sisanya di Kecamatan Indralaya Utara.

Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan atas penyebab terjadinya kebakaran di dua titik tersebut.

Karhutla Bener Meriah

Setelah berhasil melakukan pemadaman, titik api kembali muncul di area yang sama, tempat terjadinya Karhulta di Desa Blang Rakal, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. BPBD setempat kembali berhasil memadamkan api.

Titik api baru tersebut memperluas total areal lahan terbakar. Perkembangan terakhir pada Minggu (25/7), pukul 18.00 WIB sore kemarin, BPBD setempat melaporkan total lahan terbakar mencapai 15 hektar.

Kronologi kejadian areal terbakar masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Saat pemadaman, petugas menghadapi kendala dalam mencari sumber air. Sumber air berada di medan yang terlalu terjal dan jauh dari lokasi kebakaran.  BPBD Kabupaten Bener Meriah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pemadaman. Dua unit armada dinas pemadam setempat dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi terdampak. 

BNPB terus melakukan koordinasi dengan BPBD terkait upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla di beberapa provinsi, seperti Sumatera Selatan, Jambi, Riau, dan beberapa provinsi lain di Kalimantan. BNPB selalu menekankan untuk langkah-langkah pencegahan dini sebelum titik api meluas, khususnya di lahan-lahan gambut.



Sumber: Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Editor : Sahdan

Berita Terkait