Bengkayang, katakabarbar.com - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 645 Gardatama Yudha tangkap dua orang pelaku diduga kurir sabu, pada Rabu (29/3) sekitar pukul 21.15 WIB.
"Saat diamankan dua orang pelaku membawa barang bukti sebanyak dua paket jenis sabu berat 3,05 gram, persisnya di Pintu Masuk Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang Jalan Dwikora, Dusun Jagoi, Desa Jagoi Babang, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang," ujar Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-Malaysia Yonif 645 Gardatama Yudha, Letnan Kolonel Inf Hudallah dalam keterangan tertulisnya di Markas Komando Taktis (Makotis) Gabma Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, pada Jum’at, (31/3) lalu.
Diceritakan Letnan Kolonel Inf Hudallah, prajurit Pos Komando Utama (Kout) dan Pos Koki SSK II Jagoi Babang Satgas Pamtas Yonif 645 GTY dipimpin Kopda Candra beserta lima orang anggota melakukan penangkapan dan mengamankan terhadap dua orang pelaku yang diduga kurir sabu di gerbang Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang.
Kejadian bermula,Pratu Willy berangkat dari Pos Kout Jagoi Babang ke Pos Dalduk Titik Nol. Saat dalam perjalanan ke Pos Dalduk Titik Nol, Pratu Willy melihat satu orang tidak dikenal gelagat mencurigakan sedang duduk seorang diri di atas sepeda motor Honda CRF pasnya di Halte PLBN Jagoi Babang, tapi Pratu Willy tidak mengambil tindakan dan melanjutkan perjalanan ke Titik Nol.
Setibanya di Pos dalduk Titik Nol sekitar pukul 20.15 WIB, Pratu Willy menginformasikan tentang ada orang yang mencurigakan tersebut kepada Kopda Candra, Pratu Yosep dan Prada Aldi sedang berjaga Pos dalduk Titik Nol.
Kopda Chandra, Pratu Willy, Pratu Yosep dan Prada Aldi sedang berjaga, sekitar pukul 20.30 WIB mendengar suara gonggongan anjing dari arah belakang Pos dalduk Titik Nol. Kopda Chandra serta tiga orang anggota melaksanakan Patroli di sekitar arah suara gonggongan anjing tersebut pasnya di jalan belakang Pos dalduk Titik Nol, tiba-tiba melihat satu orang yang mencurigakan keluar dari arah Zona Netral Titik Nol ke Indonesia dengan dijemput pengendara sepeda motor Honda CRF dan menuju ke arah PLBN Jagoi Babang.
Melihat hal itu, Kopda Chandra beserta tiga orang anggota melakukan pengejaran dan menghubungi via handphone Pratu Wahyu anggota Pos Kout Jagoi Babang sedang melaksanakan tugas jaga Pos dalduk Koki untuk melakukan penyekatan terhadap kedua orang yang mencurigakan di pintu masuk PLBN Jagoi Babang.
Kopda Candra, Pratu Willy, Pratu Wahyu, Pratu Munawar dan Prada Aldi sekitar pukul 21.15 WIB berhasil melakukan penyekatan dan penangkapan terhadap dua orang yang mencurigakan di pintu masuk PLBN Jagoi Babang.
Setelah diamankan diketahui kedua orang pelaku tersebut berinisial LZ 22 tahun dan CH 47 tahun, keduanya warga Desa Jagoi Babang. Setelah digeledah ditemukan barang bukti, berupa, dua paket sabu seberat 3,05 gram, ulas Letnan Kolonel Inf Hudallah.
Pratu Yosep Seo sambung Letnan Kolonel Inf Hudallah, melaporkan kepada Wadan Satgas, Mayor Inf Agus Dwi Prabowo. Selanjutnya, Wadan Satgas melaporkan kepada Dansatgas Pamtas Yonif 645 GTY Letkol Inf Hudallah, dan kedua orang pelaku dan barang bukti dibawa ke Pos Kout Jagoi Babang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut Letnan Kolonel Inf Hudallah, kedua pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke pihak BNNK Bengkayang yang diterima Lucaes M. Pasaribu selaku penyidik BNN Ahli Pertama guna proses lebih lanjut.
Ditegaskan Dansatgas, Satgas Pamtas Yonif 645 GTY berkomitmen untuk membantu pemerintah melakukan pencegahan, penggunaan dan penyalahgunaan barkotika maupun barang-barang illegal lainnya.
"Seluruh prajurit jajaran pos Satgas Pamtas Yonif 645 GTY terus gencar melaksanakan patroli, dan ambush di wilayah jalur-jalur tidak resmi guna pencegahan terhadap kegiatan illegal. Upaya dan kerja keras Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 645 GTY ini untuk membantu mewujudkan program pemerintah "Indonesia Bebas Narkoba".
Satgas Pamtas Yonif 645 GTY Amankan 2 Orang Pelaku Kurir Sabu di Perbatasan
Diskusi pembaca untuk berita ini