Pertemuan itu membahas percepatan pembangunan sekolah sekaligus dukungan pemerintah daerah terhadap kebutuhan infrastruktur dan fasilitas pendukung.

Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph Medan-Pematangsiantar, Pastor Fridolinus Simanjorang, menyambut kunjungan tersebut sebagai dorongan untuk merealisasikan rencana pembangunan yang telah dibicarakan bersama Pemkab Samosir.

“Suatu kehormatan bagi kami. Kami sangat bangga dan bersyukur, Bapak menjadi Bupati pertama yang hadir di Yayasan Santo Yoseph. Ini menjadi dorongan dan motivasi bagi kami untuk semakin mempercepat program yang sudah dibahas bersama Pemerintah Kabupaten Samosir,” ujarnya.

Menurut Pastor Fridolinus, pembangunan SMA Plus Santo Mikael juga mendapat dukungan Uskup Agung Medan. 

Yayasan berkomitmen memulai tahapan pembangunan pada 2026 dan merencanakan penerimaan siswa baru pada 2027.

Untuk tahap awal, kegiatan pembelajaran akan memanfaatkan lokasi SMA Santo Mikael sembari pembangunan kompleks sekolah dan asrama berlangsung.