Home / Ekonomi / Telkom Indonesia Dorong Literasi AI Tingkatkan Efisiensi Bisnis
Telkom Indonesia Dorong Literasi AI Tingkatkan Efisiensi Bisnis
Foto Ilustrasi/katakabar.com.
Jakarta, katakabar.com - Indigo Hadirkan Solusi Praktis Pemanfaatan AI untuk Optimalkan Operasional Bisnis. Minimnya pemahaman teknik prompting menjadi penghalang utama pemanfaatan akal imitasi (AI) di dunia bisnis. Banyak perusahaan gagal mengoptimalkan AI bukan karena keterbatasan teknologi, tapi akibat lemahnya strategi merancang instruksi yang jelas dan efektif. Padahal, teknik prompting yang tepat dapat meningkatkan efisiensi operasional serta menghasilkan solusi yang lebih relevan bagi kebutuhan industri.
Untuk menjawab tantangan ini, Telkom Indonesia melalui program Indigo gelar webinar AI Connect: Mastering Prompting with AI, Sabtu (22/3) lalu ini berfokus pada strategi meningkatkan efisiensi bisnis, optimalisasi pemasaran, serta peluang investasi bagi startup AI.
Grasia Meliolla, AI Expert menjelaskan, AI bukan sekadar alat bantu, tapi mitra produktif yang dapat dioptimalkan dengan strategi yang tepat.
“Peserta belajar mengotomatiskan tugas rutin, menganalisis data, dan merancang strategi pemasaran yang tajam,” ujarnya.
Workshop ini, kata Grasia, memberikan peserta kesempatan untuk langsung menguji pemanfaatan AI dalam berbagai skenario bisnis nyata.
Menurut Dito Bagus Prasetio, Software Engineer Ruangguru, banyak orang sering menganggap membuat prompt hanya melibatkan mengetik perintah sederhana. Padahal, ada struktur dan strategi di baliknya agar AI dapat memahami instruksi dengan lebih akurat. Teknik seperti zero-shot dan chain-of-thought prompting membantu peserta menghasilkan output yang lebih relevan.
"Dengan metode ini, AI dapat dioptimalkan untuk otomatisasi laporan, analisis data, hingga perancangan strategi pemasaran yang lebih efektif," jelasnya.
Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Indigo menegaskan, pemahaman yang kuat terhadap prompting adalah kunci agar AI dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi bisnis.
"AI bukan sekadar alat bantu, tetapi aset strategis yang mampu mendorong efisiensi dan inovasi. Melalui acara ini, kami ingin memastikan bahwa para pelaku bisnis memiliki keterampilan yang tepat dalam memanfaatkan AI untuk mendukung operasional, mengoptimalkan strategi pemasaran, dan mengidentifikasi peluang investasi baru," ucapnya.
Peserta tidak hanya memperoleh wawasan teoretis, tutur Patricia, tapi praktik langsung mengimplementasikan AI. Teknik prompting yang diajarkan membantu mereka mengotomatiskan tugas rutin, menganalisis data secara efisien, serta merancang strategi pemasaran yang lebih tajam. Bagi masyarakat luas, acara ini membuka peluang kolaborasi antara startup AI, korporasi, dan UMKM untuk bersama-sama membangun ekosistem digital yang inklusif.
Melalui AI Connect: Mastering Prompting with AI, Indigo menunjukkan komitmen Telkom Indonesia dalam membangun daya saing serta memberdayakan bangsa melalui kolaborasi, pelatihan, dan pengembangan solusi berbasis AI yang berkelanjutan.
Kedepannya, Indigo akan terus menghadirkan program serupa untuk mendukung literasi digital, memperkuat kapasitas SDM, dan menciptakan ekosistem teknologi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kontak: Askar Juara Marketing and Communications Officer Indigo - Telkom Indonesia 08119412323 askar.juara@telkom.co.id








Komentar Via Facebook :