Home / Nusantara / Tinjau Progres KPP Papua Selatan, Menteri PU Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Berkelanjutan
Tinjau Progres KPP Papua Selatan, Menteri PU Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Berkelanjutan
Menteri PU, Dody Hanggodo saat tinjau pembangunan drainase di Papua Selatan. Foto: Ist/katakabar.com.
Merauke, katakabar.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, melakukan kunjungan kerja tinjau progres pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan (KPP) Provinsi Papua Selatan yang berlokasi di Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Salor, Kabupaten Merauke, di awal pekan kedua Februari 2026 lalu. Peninjauan ini bertujuan memastikan pembangunan infrastruktur di Daerah Otonomi Baru (DOB) tersebut berjalan sesuai rencana dengan tetap mengedepankan aspek keberlanjutan.
Dalam tinjauannya, Dody memberikan perhatian khusus terhadap sistem drainase kawasan. Ia menekankan kesiapan drainase merupakan faktor krusial untuk mengantisipasi potensi genangan dan banjir, terutama mengingat dinamika perubahan pola cuaca yang terjadi saat ini.
“Saya titip kepada jajaran Cipta Karya, Sumber Daya Air, dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, drainasenya harus benar-benar dijaga. Jangan sampai ketika hujan turun justru menimbulkan genangan. Walaupun daerah ini dikenal relatif kering, kita tetap harus antisipasi karena pola cuaca sekarang berubah-ubah," tegas Dody di lokasi pembangunan.
Dody menambahkan, pengawasan dan pemeliharaan sistem drainase harus menjadi bagian integral dari pembangunan kawasan. Hal ini dinilai vital agar pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang tanpa gangguan persoalan banjir.
Pembangunan KPP Provinsi Papua Selatan terdiri dari sejumlah infrastruktur utama, antara lain Kantor Gubernur, Gedung DPRD, Gedung Majelis Rakyat Papua (MRP), Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan jaringan perpipaan, Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST), serta Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).
Lingkup pekerjaan juga meliputi land development seperti penyiapan lahan, aksesibilitas kawasan, utilitas dasar, dan penataan lingkungan.
Ia mengapresiasi capaian pembangunan yang telah berjalan sejak tahun 2024 tersebut. Menurutnya, perkembangan fisik di lapangan menunjukkan hasil yang signifikan.
“Tadi saya mendarat masih sore, saya langsung menyempatkan diri melihat ke lokasi. Saya tidak kaget, progresnya sudah bagus,” jelasnya.
Selain fokus pada kawasan inti pemerintahan, Kementerian PU juga berkomitmen menuntaskan infrastruktur konektivitas pendukung. Dody memastikan bahwa sejumlah ruas jalan akses menuju KPP Provinsi Papua Selatan yang belum tertangani akan diselesaikan secara bertahap pada Tahun Anggaran 2026.
Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja di Merauke, Menteri PU juga meninjau progres pengembangan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) di Wanam.
Di agenda tersebut, Kementerian PU berdialog langsung dengan para petani setempat untuk menyerap aspirasi guna memastikan dukungan infrastruktur pertanian dapat diberikan secara tepat sasaran sesuai kewenangan kementerian.
Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Tinjau Normalisasi Air Dingin Padang
Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Lewat Padat Karya








Komentar Via Facebook :