Anggota GAPKI

Sorotan terbaru dari Tag # Anggota GAPKI

Distanbun Aceh Seru Pengusaha Sawit Bantu Percepatan Realisasi PSR Nasional
Nasional
Minggu, 16 Juli 2023 | 21:37 WIB

Distanbun Aceh Seru Pengusaha Sawit Bantu Percepatan Realisasi PSR

Banda Aceh, - Seluruh anggota Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Provinsi Aceh diminta sukseskan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dengan memfasilitasi petani di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh, Cut Huzaimah apreasiasi GAPKI Aceh turut berkontribusi percepatan realisasi PSR. "Kami terus mengajak seluruh anggota GAPKI Aceh agar ikut serta ukseskan program percepatan PSR untuk petani,” imbaunya. Pemerintah Pusat (Pempus) punya target pelaksanaan PST tahun 2023, yakni 180.000 hektar. Sedang, capaian PSR secara nasional hingga Mei 2023 baru 17.793 hektar. "Kita harus gerak cepat bersama-sama untuk mencapai target tersebut," tegasnya. Tidak cuma itu, Cut Huzaimah seru para pengusaha perkebunan dan Pabrik Minyak Kelapa Sawit yang ada di Aceh segera bergabung dalam GAPKI. Kata Huzaimah, bergambung dalam GAPKI bisa memberikan kontribusi lebih besar untuk memajukan industri sawit berkelanjutan di Aceh. Sekda Aceh, Bustami Hamzah menimpali, para pelaku usaha di bidang kelapa sawit sudah seharusnya membangun kerja sama dengan pemerintah daerah untuk memperkuat kualitas dan kinerja produktivitas kelapa sawit. "Saya optimis produksi kelapa sawit Aceh bisa ditingkatkan. Produktivitas kelapa sawit bisa dinaikkan dengan banyak cara. Selain peremajaan dan praktik budidaya yang baik. Bisa pula dilakukan memaksimalkan pengelolaan lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang telah diperoleh," jelasnya. Untuk itu, saya meminta perusahaan sawit agar segera menanam lahan yang ada, jangan lagi ditunda-tunda, imbaunya. Ketua Gapki Aceh, Denny Ramadhan Nasution berharap semua pengurus periode 2023-2028 baru dilantik berperan aktif memajukan industri kelapa sawit di Aceh. Selain menggenjot PSR, Denny berupaya agar hasil produksi kelapa sawit bisa diolah sendiri di Aceh. Di Lhokseumawe sudah pernah ada kawasan pengolahan minyak sawit atau Crude Palm Oil (CPO). Tapi saat ini sudah berhenti beroperasi. “Nanti kita ajak investor untuk pembangunan industri hilir agar harga minyak goreng bisa terjangkau," janjinya. Kita tambahnya, mau berkontribusi bagi perekonomian daerah. Ini tantangan bagi GAPKI Aceh, yakni bagaimana mewujudkan niat luhur ini tidak sebatas orientasi.