Artcycle

Sorotan terbaru dari Tag # Artcycle

Journey into Sustainability Hadir di Artcycle Ashta District 8, Publik Diajak Lihat Potensi Baru Limbah Lingkungan
Lingkungan
Kemarin

Journey into Sustainability Hadir di Artcycle Ashta District 8, Publik Diajak Lihat Potensi Baru Limbah

Jakarta, katakabar.com - Rangkaian program Aartcycle Earthform, Ashta  District 8 bersama Liberty Society dan MOP Beauty menghadirkan -Journey into Sustainability', sebuah ruang pengalaman interaktif yang mengangkat isu pengelolaan sampah melalui pendekatan visual, edukatif, dan partisipatif Pergelaran ini berlangsung hingga 17 Mei 2026 di area Melting Pot, Ashta District 8, inisiatif ini mengajak publik melihat perjalanan limbah dari perspektif yang lebih reflektif sekaligus inspiratif. Usung semangat keberlanjutan yang menjadi bagian dari kurasi Artcycle 'Journey into Sustainability' menghadirkan eksplorasi mengenai bagaimana limbah sehari-hari dapat memiliki kehidupan kedua ketika dikelola dengan pendekatan yang tepat. Program ini menyoroti realita Bantar Gebang sebagai salah satu titik akhir terbesar sampah di Jakarta, sebuah ruang yang selama ini kerap menjadi 'titik hilang' dari konsumsi masyarakat. Melalui instalasi imersif berbahan Tyvek yang terinspirasi dari lanskap Bantar Gebang, pengunjung diajak memasuki pengalaman visual yang menggambarkan tumpukan sampah sekaligus potensi tersembunyi di dalamnya. Kanopi bergelombang yang memenuhi area instalasi menjadi simbol transformasi material, memperlihatkan bagaimana limbah dapat berevolusi menjadi medium kreatif dan produk bernilai guna. Sebagai ruang edukasi interaktif, 'Journey into Sustainability' menghadirkan berbagai area pengalaman yang mengajak pengunjung untuk terlibat langsung dalam proses transformasi material. Di area Upcycled Museum, pengunjung dapat mengeksplorasi pengolahan berbagai limbah seperti Tyvek, banner, plastik, dan tekstil menjadi produk baru yang fungsional. Sementara itu, melalui Repair Station, pengunjung dapat mempersonalisasi tote bag menggunakan eco-friendly charms sebagai bentuk ekspresi kreatif berbasis keberlanjutan. Instalasi Tree of Hope bersama Paperina turut menjadi bagian dari pengalaman kolektif yang mengajak pengunjung menuliskan harapan mereka untuk bumi pada lembaran Tyvek. Selain itu, tersedia Photo Moment berbasis moss yang menghadirkan elemen visual estetik sekaligus memperkuat pesan sustainability dalam ruang pamer. Partisipasi publik juga diperluas melalui kehadiran Dropbox Station yang memungkinkan pengunjung menyalurkan berbagai jenis limbah agar masuk ke proses daur ulang yang tepat. Bersama MOP Beauty, pengunjung dapat mendonasikan kemasan kosmetik kosong, sementara kolaborasi bersama Cahyono Perdana melalui IEMAHKAI menghadirkan dropbox khusus untuk limbah plastik, botol plastik, dan kertas. Sebagai bagian dari implementasi ekonomi sirkular, area Product Pop-Up menghadirkan koleksi hasil kolaborasi Liberty Society dengan sejumlah green startup dan social enterprise. Beragam produk fungsional berbasis material daur ulang turut ditampilkan, mulai dari aksesori hingga merchandise hasil transformasi limbah. Di mana, sebagian hasil penjualan selama periode program akan disalurkan melalui Liberty Society Foundation untuk mendukung pelatihan dan pemberdayaan perempuan dari komunitas marginal. Tidak hanya menghadirkan pengalaman eksploratif, rangkaian Artcycle di Ashta District 8 juga dilengkapi dengan sesi panel edukatif yang membahas berbagai perspektif seputar sustainability dan circular design. Opening ceremony dijadwalkan berlangsung pada 22 April 2026 bertepatan dengan Hari Bumi, sebagai momentum untuk memperkuat pesan kolektif mengenai pentingnya kolaborasi dalam menghadapi isu lingkungan. Melalui 'Journey into Sustainability', Ashta District 8 bersama Liberty Society dan MOP Beauty menghadirkan ruang kolaboratif yang mempertemukan kreativitas, edukasi, dan aksi nyata dalam satu pengalaman yang immersive.

Dari Limbah Jadi Karya: Artcycle Hadirkan Eksplorasi Material di Ashta District 8 Lingkungan
Lingkungan
Kemarin

Dari Limbah Jadi Karya: Artcycle Hadirkan Eksplorasi Material di Ashta District 8

Jakarta, katakabar.com - Sempena merayakan Earth Month, Ashta District8 menghadirkan Artcycle, sebuah program kurasi yang menjadi ruang eksplorasi seni, desain, dan material berkelanjutan Usung tema Earthform, program ini berlangsung pada 20 April hingga 17 Mei 2026 nanti di area Melting Pot, menghadirkan perspektif baru tentang bagaimana material sehari-hari dapat berevolusi menjadi karya yang bermakna. Konsep utama dalam Artcycle Earthform mempertemukan brand berkelanjutan dan seniman visual kontemporer untuk mengeksplorasi potensi material yang kerap terabaikan menjadi karya baru yang bermakna. Mulai dari plastik daur ulang, tekstil sisa, hingga material berbasis hayati dan elemen alami, setiap kolaborasi menghadirkan pendekatan unik terhadap transformasi material. Melalui pengalaman yang imersif, pengunjung diajak untuk melihat dan merasakan langsung bagaimana limbah dapat berevolusi menjadi bentuk yang inspiratif menjadikan Earthform tidak hanya sebagai pameran, tetapi juga perayaan kreativitas dan praktik yang lebih bertanggung jawab. “Artcycle: Earthform bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan program yang tidak hanya relevan secara kreatif, tetapi juga berdampak. Kami berharap inisiatif ini dapat membuka perspektif baru tentang keberlanjutan, sekaligus mendorong kolaborasi dari berbagai latar belakang kreatif dalam melihat potensi material di sekitar kita,” ujar Leonardo Slatter, Sr. Manager Marketing Communications ASHTA District 8. Dalam perjalanannya, Artcycle: Earthform menghadirkan berbagai kolaborasi antara brand dan seniman, di antaranya Aharimu x Chop Value, Alphabad x Rebricks, Gula x norm:al: living, Harishazka x Bell Living Lab, Lala Bohang x Pable. Setiap kolaborasi menampilkan interpretasi yang beragam, mulai dari karya fungsional hingga eksplorasi artistik yang memperkuat prinsip circular design. Selain itu, Artcycle juga didukung oleh Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) dengan fokus pada pelestarian lingkungan. Melalui berbagai inisiatif yang berlandaskan pada lima pilar keberlanjutan, BLDF secara konsisten mendorong upaya pelestarian lingkungan, salah satunya dengan mengusung gerakan pengelolaan sampah organik.  Dukungan ini sejalan dengan inisiasi yang tercermin dalam Artcycle, sebagaimana mengangkat potensi material dan limbah menjadi karya yang bernilai. Kesamaan visi dalam mendorong kesadaran terhadap lingkungan melalui pendekatan yang kreatif dan kolaboratif menjadi dasar keterlibatan BLDF pada program ini. “Kami melihat Artcycle sebagai inisiatif yang menghadirkan pendekatan baru dalam mengomunikasikan isu lingkungan khususnya pengelolaan sampah, menjadi lebih relevan, kreatif, dan inspiratif. Hadirnya kolaborasi ini, kami harap dapat menumbuhkan kesadaran serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Director Communications Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara. Journey To Sustainability Sebagai bagian dari rangkaian Artcycle, Liberty Society bersama MOP Beauty menghadirkan Journey into Sustainability, sebuah inisiatif yang mengangkat isu pengelolaan sampah di Indonesia melalui pendekatan visual dan edukatif. Program ini mengajak pengunjung memahami perjalanan limbah, termasuk realita di Bantar Gebang sebagai salah satu titik akhir terbesar sampah di Jakarta, sebuah ruang yang kerap menjadi “titik hilang” dari konsumsi sehari-hari. Lewat instalasi imersif, termasuk kanopi berbahan Tyvek yang terinspirasi dari lanskap Bantar Gebang, pengunjung diajak melihat bahwa sampah tidak berhenti sebagai limbah, melainkan memiliki potensi untuk diolah kembali menjadi produk bernilai guna. Ruang pengalaman ini dirancang sebagai wadah interaktif yang menggabungkan edukasi, kreativitas, dan partisipasi publik. Pengunjung dapat mengeksplorasi proses transformasi material di area Upcycled Museum, terlibat langsung di Repair Station untuk mempersonalisasi tote bag dengan eco-friendly charms, hingga berpartisipasi dalam instalasi Tree of Hope bersama Paperina. Tidak cuma itu, tersedia Photo Moment berbasis moss serta dua kategori Dropbox Station, termasuk kolaborasi dengan MOP Beauty untuk kemasan kosmetik dan instalasi IEMAHKAI oleh Cahyono Perdana untuk limbah plastik dan kertas. Sebagai bagian dari perwujudan ekonomi sirkular, area Product Pop-Up turut menghadirkan koleksi hasil kolaborasi dengan berbagai green startup, di mana 10 persen dari hasil penjualan akan disalurkan untuk mendukung program pemberdayaan perempuan oleh Liberty Society Foundation. Melengkapi rangkaian pengalaman tersebut, Ashta District 8 juga menghadirkan berbagai program belanja yang sifat eksklusif yang dapat dinikmati pengunjung selama periode berlangsung. Melalui program Bring Your Own Tumbler, pengunjung dapat menikmati kopi pilihan hanya dengan Rp15.000 serta menukarkan 2 Koins melalui aplikasi ASRI Living. Selain itu, terdapat Green Picks yang menawarkan diskon 30 persen untuk tumbler dari Hydro Flask dengan penukaran 3 Koins. Beragam penawaran menarik lainnya turut dihadirkan, seperti Live to Shop dengan voucher belanja Rp100.000 untuk minimum transaksi Rp750.000, serta Feel Good Shopping yang memberikan complimentary drink untuk minimum pembelanjaan Rp300.000. Bagi pengunjung District 8, tersedia pula program District 8 Exclusives berupa kopi gratis dengan minimum transaksi Rp100.000 dan menunjukkan kartu akses D8. Sementara itu, melalui Treat Yourself, pengunjung dapat menikmati minuman dengan penukaran 20 Koins di aplikasi ASRI Living. Lewat Artcycle, Ashta District 8 terus memperkuat posisinya sebagai destinasi gaya hidup yang menghadirkan pengalaman terkurasi yang menghubungkan seni, budaya, dan komunitas.