Freelancer

Sorotan terbaru dari Tag # Freelancer

Sribu.com Gelar Sribufest 2025 Bekali Freelancer Berkembang Hadapi Ketidakpastian Nasional
Nasional
Rabu, 17 Desember 2025 | 15:39 WIB

Sribu.com Gelar Sribufest 2025 Bekali Freelancer Berkembang Hadapi Ketidakpastian

Jakarta, katakabar.com - Sribufest 2025 resmi digelar bak magnet sukses menarik ratusan freelancer dan pelaku industri kreatif dari berbagai daerah di Indonesia untuk berkumpul, belajar, serta memperkuat diri di tengah dinamika industri yang semakin tidak menentu. Acara tahunan yang diinisiasi oleh Sribu ini usung semangat “Survive & Thrive”, dirancang untuk peserta bisa memahami perubahan industri, menemukan strategi bertahan, dan membangun karier jangka panjang di tengah perubahan cepat akibat teknologi, tekanan AI, dan ekonomi yang melesu. Digelar di CGV Grand Indonesia, Sribufest 2025 menghadirkan rangkaian sesi talkshow, storytelling berbasis pengalaman nyata, hingga komedi reflektif yang menggambarkan keseharian para pekerja kreatif di balik layar. “Tantangan terbesar freelancer hari ini adalah mencari proyek berkelanjutan, meningkatkan average income, sekaligus beradaptasi dengan AI. Saya percaya AI tidak datang untuk menggantikan manusia, tetapi membantu kita bekerja lebih cepat. Kuncinya adalah bagaimana kita belajar skill baru karena perubahan ini,” ujar Ryan Gondokusumo, CEO Sribu, lewat keterangan resmi Selasa kemarin. Tahun ini, Sribusfest menghadirkan empat figur praktisi lintas bidang. Benakribo, membahas strategi menjaga kesehatan mental sekaligus tetap relevan di tengah content chaos yang makin cepat berubah. Aryo Pamungkas, Founder Slab Studio, mengupas ketahanan kreatif dan bagaimana seniman maupun desainer harus beradaptasi terhadap ketidakpastian industri. Michelle Yap, VP Marketing Exabytes sekaligus sponsor Sribufest 2025, menawarkan sudut pandang aplikatif mengenai cara membangun sistem pemasaran yang berkelanjutan bagi pekerja kreatif. Acara ditutup Nury Zhafira dengan komedi reflektif tentang realita hidup freelancer, mulai dari revisi tak berujung hingga klien yang tiba-tiba menghilang. Salah satu pembicara, Benakribo, menekankan pentingnya ruang seperti Sribufest di tengah tekanan industri kreatif. “Dunia konten berubah cepat dan tantangannya terus bertambah. Acara seperti SRIBUFEST memberi ruang aman bagi pekerja kreatif untuk belajar, tetap waras, dan tahu arah langkah berikutnya,” jelasnya. Tidak hanya menghadirkan sesi berbagi pengalaman, Sribufest 2025 juga kembali menggelar Sribu Talent Award, sebuah tradisi tahunan yang memberikan apresiasi kepada para freelancer berprestasi di platform Sribu. Tahun ini, penghargaan diberikan dalam enam kategori: Opportunity Maker, Top Earner, Top Transaction, Sribu Academy Award, Contest Champion, dan Freelancer of The Year. Pemenang Award Opportunity Maker, Rifai (freelancer asal Jogja dengan username @mahacreative), membagikan pengalamannya: “Sribufest itu seperti recharge buat freelancer. Datang sebentar, tapi pulangnya bawa ide baru, kenalan baru, dan semangat yang naik lagi. Awarding ini rasanya seperti panggung spotlight untuk kami yang biasanya bekerja di balik layar,” ucapnya. Di tengah industri kreatif yang menuntut ketahanan mental, kecepatan beradaptasi, dan kemampuan menjual kompetensi secara mandiri, SRIBUFEST 2025 kembali menjadi ruang pengingat bahwa para freelancer tidak berjalan sendirian. “Misi kami ingin membuka lebih banyak peluang kerja bagi freelancer di Indonesia. Sribufest kami gelar untuk menciptakan ruang belajar, ruang terkoneksi, dan ruang untuk percaya diri lagi. Jika freelancer tumbuh, industri kreatif Indonesia ikut tumbuh,” sebut Ryan.

Sribu Gelar SRIBUFEST 2025, Bantu Freelancer Bertahan dan Tumbuh di Tengah Persaingan Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 30 November 2025 | 12:56 WIB

Sribu Gelar SRIBUFEST 2025, Bantu Freelancer Bertahan dan Tumbuh di Tengah Persaingan

Jakarta, katakabar.com - Total 27,4 juta orang bekerja di sektor ekonomi kreatif Indonesia tahun 2025 menurut Badan Pusat Statistik (BPS), menyerap 18,7 persen dari total tenaga kerja nasional. Tapi di sisi lain, Studi Brookings Institution menunjukkan bahwa sejak kehadiran AI generatif, freelancer di bidang yang paling terekspos teknologi ini mengalami penurunan 2 persen kontrak baru dan 5 persen pendapatan bulanan. Kondisi ini menegaskan pekerja kreatif menghadapi tekanan baru yang tidak ringan, mulai dari kompetisi global, ketidakpastian proyek, hingga percepatan teknologi. Melihat tantangan tersebut, Sribu kembali menghadirkan SRIBUFEST 2025 sebagai ruang bagi freelancer untuk memperkuat daya tahan, belajar strategi baru, dan membangun karier yang berkelanjutan di tengah industri yang berubah cepat. Dengan tema “Survive & Thrive”, festival ini dirancang bukan hanya sebagai ajang kumpul komunitas, tetapi sebagai platform pertumbuhan bagi pekerja kreatif Indonesia. “Freelancer hari ini bekerja di tengah dinamika yang serba cepat: proyek yang putus-nyambung, persaingan yang makin padat, dan ekspektasi klien yang terus naik. SRIBUFEST kami hadirkan sebagai ruang untuk mengisi ulang energi, mendapatkan perspektif baru, dan menemukan cara bertahan sekaligus tumbuh,” ujar Ryan Gondokusumo, CEO Sribu, lewat keterangan resmi, Sabtu kemarin. Digelar Sabtu (13/12) sekitar pukul 13.30–16.00 WIB di CGV Grand Indonesia, SRIBUFEST 2025 hadir dengan format yang lebih intimate dan atmosfer yang lebih hangat. Tahun ini, Sribu mengundang empat figur kreatif lintas bidang untuk membagikan strategi dan pengalaman yang relevan dengan tantangan para pekerja kreatif masa kini: 1. Benakribo (Content Creator): Staying Relevant & Sane in Content Chaos membedah bagaimana kreator menghadapi tekanan dunia konten yang cepat dan penuh kompetisi. 2. Aryo Pamungkas (Founder Slab Studio): Creative Resilience and Adapting Art to Uncertainty perjalanan ketahanan kreatif di tengah industri desain yang terus berubah. 3. Michelle Yap (VP Marketing Exabytes): Marketing Engine for Creative Worker membangun sistem pemasaran yang terukur bagi pekerja kreatif agar dapat bertumbuh secara stabil. 4. Nury Zhafira (Stand Up Comedian): komedi reflektif tentang realita keseharian freelancer dan tekanan mental yang sering kali tidak terlihat. “Melalui SRIBUFEST 2025, kami ingin freelancer pulang dengan harapan baru, bukan hanya ide. Kami ingin mereka merasa tidak sendirian dalam menghadapi industri yang penuh tantangan ini,” lanjut Ryan. Penjualan tiket dibuka 27 November 2025, dengan harga spesial early bird Rp49.000 dari harga normal Rp149.000. Dengan kuota terbatas, peserta dapat mengamankan tiket melalui sribu.in/sribufest2025. Sebagai festival tahunan, SRIBUFEST telah menjadi salah satu agenda yang paling ditunggu komunitas freelancer Indonesia. "Jika tahun 2024 merayakan Freelance Revolution, tahun ini Sribu ajak komunitas untuk melangkah ke fase berikutnya: bagaimana tetap relevan, tetap sehat, dan tetap tumbuh dalam industri kreatif yang semakin kompetitif," ucap Ryan.

Freelancer Semakin Dicari, Sribu Catat Lonjakan 76,4 Persen di Tengah Gelombang Efisiensi Bisnis Ekonomi
Ekonomi
Senin, 27 Oktober 2025 | 13:00 WIB

Freelancer Semakin Dicari, Sribu Catat Lonjakan 76,4 Persen di Tengah Gelombang Efisiensi Bisnis

Jakarta, katakabar.com - Di tengah gelombang efisiensi yang dihadapi banyak bisnis di Indonesia, Sribu, platform freelancer, justru mencatat lonjakan transaksi 76,4 persen pada kuartal III 2025 dibandingkan periode yang yang tahun sebelumnya, menandai pergeseran besar cara perusahaan mengelola tenaga kerja digital. Pertumbuhan ini didorong dari peningkatan permintaan tenaga kerja lepas digital dari kalangan usaha yang tengah melakukan efisiensi biaya operasional. Menurut data internal Sribu, sektor UMKM dan perusahaan menengah menjadi kontributor terbesar terhadap kenaikan transaksi tersebut. “Kenaikan di tahun ini menunjukkan kolaborasi dengan freelancer terkurasi bukan sekadar tren sementara. Sribu bantu bisnis untuk tumbuh tanpa risiko, sekaligus membuka peluang kerja berkelanjutan bagi talenta digital lokal,” ujar Ryan Gondokusumo, CEO Sribudalam keterangan resmi, di pekan keempat Oktober 2025 lalu. Kata Ryan, kolaborasi dengan freelancer kini bukan hanya solusi alternatif, tetapi strategi utama untuk menjaga produktivitas di tengah tekanan biaya. Tren efisiensi ini sejalan dengan hasil Microsoft Work Trend Index 2025, yang mencatat bahwa 59 persen pemimpin bisnis di Indonesia telah menggunakan agen digital atau tenaga lepas untuk mengotomatisasi alur kerja. Selain itu, EY Global EHS Maturity Study 2025 melaporkan 94 persen organisasi yang berinvestasi dalam transformasi efisien mengalami peningkatan produktivitas operasional. Sepanjang tahun 2025, Sribu fokus memperkuat ekosistem freelancer melalui peluncuran Sribu Academy, platform peningkatan kompetensi yang dilengkapi fitur skill test untuk memastikan kualitas talenta. Inisiatif ini diharapkan dapat menjaga kepercayaan klien terhadap hasil kerja yang konsisten dan profesional. Dari sisi pemasaran, kampanye #SribuinAja turut berkontribusi terhadap peningkatan awareness dan perluasan pasar Sribu. Kampanye ini mendorong lebih banyak bisnis untuk memanfaatkan jasa freelancer lokal dalam berbagai kebutuhan desain, branding, dan strategi digital. “Kami lihat perubahan besar di lapangan. Dulu bisnis takut pakai freelancer. Sekarang, mereka takut kalau tidak pakai freelancer karena bisa kalah cepat,” tambah Ryan. Secara global, laporan Fiverr Global Freelance Report 2025 mencatat bahwa pasar tenaga lepas dunia telah menembus US$1,5 triliun, dengan kawasan Asia Tenggara mencatat laju pertumbuhan tercepat. Di Indonesia sendiri, kolaborasi antara bisnis dan freelancer menjadi salah satu penggerak utama ekonomi kreatif dan digital nasional.

Cara Freelancer Kelola Uang: Gaji Diri Sendiri dan Simpan di Deposito Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 28 Juni 2025 | 12:00 WIB

Cara Freelancer Kelola Uang: Gaji Diri Sendiri dan Simpan di Deposito

pembayaran sebesar Rp9 juta dari proyek besar. Sesuai aturan gaji sendiri, kamu sisihkan Rp4 juta untuk kebutuhan bulanan. Sisa Rp5 juta bisa kamu pecah jadi dua: a. Rp3 juta untuk tabungan dana darurat yang disimpan di rekening biasa b. Rp2 juta untuk deposito dengan tenor 3 bulan Dana tabungan bisa digunakan jika kamu butuh uang cepat dalam keadaan mendesak, sedangkan dana di deposito akan tetap aman dan terkunci selama tenor tertentu, sekaligus menghasilkan bunga.

Sribu dan Komunitas Desain Grafis Indonesia Taja 'Ramadhan Tanpa Drama' Bagi Freelancer dan Bisnis Default
Default
Minggu, 30 Maret 2025 | 20:00 WIB

Sribu dan Komunitas Desain Grafis Indonesia Taja 'Ramadhan Tanpa Drama' Bagi Freelancer dan Bisnis

Jakarta, katakabar.com - Sebagai platform freelancer terkemuka di Indonesia, Sribu terus menunjukkan komitmennya guna mendukung komunitas kreatif. Kali ini, Sribu berkolaborasi dengan Komunitas Desain Grafis Indonesia di acara 'Ramadhan Tanpa Drama' yang sukses digelar di Jakarta, Minggu (23/3) lalu. Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi di bulan Ramadhan, tapi wadah bagi para freelancer untuk networking dan berbagi wawasan industri guna meningkatkan peluang bisnis mereka. Di acara ini, Sribu membagikan data eksklusif terkait tren desain selama ramadhan. Data internal menunjukkan peningkatan permintaan desain hingga 15 persen selama periode ini, terutama untuk kategori desain dan branding usaha. Permintaan tersebut meningkat seiring dengan lonjakan kampanye pemasaran produk makanan, minuman, dan fashion yang semakin gencar menjelang Idulfitri. Dengan memahami tren ini, para desainer dapat lebih strategis dalam menawarkan jasa mereka dan meningkatkan peluang mendapatkan proyek baru. Usung tema 'Ramadan Tanpa Drama', acara ini bertujuan untuk menginspirasi para freelancer agar tetap produktif di tengah kesibukan Ramadan. Sesi diskusi yang dihadirkan membahas cara mengelola proyek dengan efisien serta strategi mendapatkan lebih banyak proyek. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk membangun koneksi dengan desainer lain dan berbagi pengalaman seputar industri kreatif. “Melalui acara ini, kami berharap para desainer bisa mendapatkan wawasan baru, memperluas jaringan, serta meningkatkan peluang untuk berkontribusi bagi banyak bisnis di Indonesia. Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari para peserta, dan ini menjadi bukti bahwa freelancer di Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang,” ujar Anangga, Manajer Marketing di Sribu.