Gandeng
Sorotan terbaru dari Tag # Gandeng
Gandeng Pemateri Global, Telkom AI Center Padang Kupas AI Tools Remote Income
Padang, katakabar.com - Telkom AI Center of Excellence Padang kembali menggelar AI Connect Offline Series bertajuk “Build Faster, Work Global: AI Tools for Remote Income” di Telkom AI Center Padang. Kegiatan ini angkat peran kecerdasan buatan (AI) sebagai alat untuk mempercepat proses kerja sekaligus membuka peluang kerja global melalui skema remote work yang semakin relevan di era digital. Menghadirkan Will Oak Wild, AI/ML Engineer dan instruktur dari Amerika Serikat, kegiatan ini memberikan wawasan praktis terkait pemanfaatan berbagai tools AI seperti ChatGPT, Claude, serta ekosistem GitHub dalam mendukung produktivitas dan kolaborasi kerja jarak jauh. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan demonstrasi langsung, sehingga peserta dapat memahami penerapannya secara nyata. Kegiatan ini dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari pekerja, mahasiswa, dan masyarakat umum. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi diskusi, termasuk berbagai pertanyaan seputar peluang karier di bidang AI serta kesiapan menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin cepat. Dalam pemaparannya, Will menekankan tantangan dalam memulai karier di bidang AI merupakan hal yang wajar, namun bukan menjadi penghalang untuk berkembang. “Masuk ke bidang ini memang tidak mudah. Tapi yang jadi pembeda bukan bakat, melainkan konsistensi. Terus mencoba sampai berhasil, dan jangan berhenti belajar,” ujarnya. Ia menyoroti pentingnya kesiapan menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat. “AI bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Justru ini adalah alat yang akan membantu kita bekerja lebih cepat dan lebih luas. Ke depan, kemampuan menggunakan AI akan menjadi kebutuhan. Tanpa itu, akan semakin sulit untuk bersaing di dunia kerja digital,” jelasnya. Selain sesi seminar, kegiatan ini dilengkapi dengan praktik langsung yang memberikan pengalaman belajar lebih komprehensif bagi peserta. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami tidak hanya konsep, tetapi juga penerapan AI dalam konteks pekerjaan nyata, termasuk dalam skema kerja remote yang membuka akses ke pasar global. Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect, menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperluas akses literasi digital yang inklusif dan aplikatif. “Kami melihat potensi besar dari talenta lokal, termasuk di Padang, untuk bisa bersaing di tingkat global. Melalui AI Connect, kami ingin membuka akses pengetahuan dan praktik langsung agar masyarakat tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu menggunakannya untuk menciptakan peluang, termasuk dalam skema kerja remote,” ucapnya. Melalui kegiatan ini, Telkom AI Center Padang menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi digital yang inklusif. Dengan menghadirkan narasumber internasional serta materi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, AI Connect diharapkan dapat menjadi jembatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan, memperluas peluang kerja, dan beradaptasi dengan ekosistem kerja global yang terus berkembang.
Perkuat UMKM Berbasis Sawit, BPDP BLU Kemenkeu Gandeng LPM RI
Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), BLU Kementerian Keuangan kolaborasi dengan Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia (DPP LPM RI), gelar Penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Berbasis Sawit. Angkat tema “Penguatan Strategi Percepatan Hilirisasi Industri sebagai Kunci Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan melalui Pemberdayaan dan Pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berbasis Kelapa Sawit” , kegiatan ini dilaksanakan di Jakarta, di pekan ketiga April 2026 lalu. Berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat hadir di kegiatan. Ketua Umum DPP LPM RI sekaligus anggota DPR, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menyampaikan dinamika global yang mengarah pada potensi krisis perlu diantisipasi melalui penguatan ekonomi berbasis masyarakat, khususnya di tingkat desa. “LPM memiliki peran strategis untuk membantu pemerintah dalam mengatasi berbagai permasalahan masyarakat. Kami telah mulai memetakan berbagai tantangan dari level desa, termasuk dalam penguatan ekonomi berbasis komunitas,” ujar Ahmad Doli, dilansir dari laman resmi BPDP, Jumat (24/4) siang. Ia menambahkan penguatan ekonomi desa, termasuk melalui pengembangan koperasi, menjadi langkah penting yang perlu didukung melalui sinergi multipihak. Menurutnya, kolaborasi dengan BPDP membuka peluang besar integrasikan program-program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) BPDP, Helmi Muhansyah, menegaskan komitmen BPDP dukung peningkatan kapasitas dan kesejahteraan petani sawit melalui berbagai program strategis. “BPDP sebagai BLU Kementerian Keuangan terus mendorong penguatan sektor hulu hingga hilir, termasuk melalui program peremajaan perkebunan kelapa sawit, pengembangan sumber daya manusia, serta dukungan terhadap UMKM dan Koperasi. Hal ini bagian dari upaya berkelanjutan perkuat ekosistem Pemberdayaan UMKM dan Koperasi Petani Komoditas Perkebunan,” jelas Helmi. BPDP membuka berbagai peluang bagi generasi muda, terang Helmi, termasuk program beasiswa di bidang kelapa sawit serta pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing pelaku usaha berbasis perkebunan. “BPDP punya progran beasiswa bagi kalangan anak muda yang ingin belajar mengenai sawit. Selain itu, kami juga menyediakan berbagai pelatihan untuk mendukung peningkatan kompetensi para pekebun,” ucapnya. Di sesi diskusi publik, turut hadir sejumlah narasumber, yakni Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rahman, serta pelaku UMKM, Rara Sarini. Bagus Rahman menekankan pentingnya transformasi UMKM melalui inovasi, riset, dan penguatan kolaborasi lintas sektor. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci menciptakan UMKM yang adaptif dan berdaya saing tinggi. Sementara, Rara Sarini mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan UMKM berbasis potensi lokal, termasuk komoditas perkebunan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu sarana dalam meningkatkan Pemberdayaan UMKM dan Koperasi Petani Komoditas Perkebunan secara berkelanjutan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat membangun ekosistem ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.
Langkah Strategis PMI Rohul: Gandeng Seluruh OPD Lewat MoU Atasi Krisis Stok Darah
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Di tengah kekhawatiran akan menipisnya stok darah yang jadi urat nadi pelayanan kesehatan di Kabupaten Rokan Hulu, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Rokan Hulu tidak tinggal diam. Di bawah komando Ketua PMI Rokan Hulu, dr. Yeni Dwi Putri, langkah proaktif dan strategis segera diambil, Senin (6/4) menjadi tanggal bersejarah, saat PMI resmi menjalin ikatan kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Langkah ini bukan sekadar seremoni administratif belaka, melainkan sebuah komitmen nyata untuk menjamin ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan, baik dalam situasi darurat maupun rutin, agar selalu tersedia dengan cepat dan berkesinambungan. MOU: Dari Kertas Jadi Gerakan Nyata Inti dari kesepakatan yang ditandatangani ini sangat tegas, yakni setiap pimpinan OPD diinstruksikan untuk menggerakkan seluruh staf dan jajarannya agar rutin melakukan donor darah di PMI Rokan Hulu. Tujuannya jelas, membangun pasokan darah yang stabil dan tidak lagi bergantung pada inisiatif sesaat. "Kami ingin memastikan stok darah di Rokan Hulu tetap terjaga di titik aman. Dengan adanya MOU ini, diharapkan setiap OPD memiliki jadwal rutin sehingga kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi tanpa kendala," kata dr. Yeni Dwi Putri dengan penuh semangat. Antusiasme terhadap langkah ini terlihat sangat positif. Di acara yang berlangsung khidmat tersebut, dari 30 OPD yang diundang, total 19 OPD telah hadir dan langsung menandatangani kesepakatan. Sebagai bukti keseriusan awal, rata-rata setiap instansi mengirimkan 10 orang perwakilannya untuk langsung mendonorkan darahnya saat itu juga. Sementara, PMI masih menantikan kehadiran 11 OPD lainnya untuk memperkuat barisan kemanusiaan ini, menyatukan tekad demi nyawa sesama. Menuju 'Titik Aman': Target 3.000 Kantong Darah per Tahun dr. Yeni memaparkan tantangan nyata yang dihadapi PMI Rokn Hulu. Untuk mencapai kondisi "titik aman" dalam pelayanan kesehatan di seluruh penjuru Rokan Hulu, dibutuhkan minimal 3.000 kantong darah setiap tahunnya. Angka yang cukup besar ini, menurutnya, sangat mungkin tercapai jika ada sinergi yang kuat antara birokrasi dan kesadaran masyarakat luas. "Target ini bukan mimpi di siang bolong. Jika kita bersatu, birokrasi bergerak bersama masyarakat, 3.000 kantong darah itu pasti bisa kita penuhi," tegasnya. Tetapi, PMI Rokn Hulu tidak hanya menaruh harapan pada sektor pemerintahan. dr. Yeni juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Rokan Hulu, dari berbagai kalangan usia dan profesi, untuk tidak ragu menyisihkan sebagian kecil dari diri mereka untuk kebaikan yang besar. Satu Tetes Darah, Satu Nyawa Diselamatkan "Mari kita sumbangkan darah kita untuk membantu sesama. PMI Rohul selalu siap menyambut masyarakat di Kantor PMI kapan saja. Setetes darah Anda adalah nyawa bagi mereka," seru dr. Yeni dengan nada yang menyentuh hati. Kolaborasi lintas instansi yang dibangun melalui MOU ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang. Dengan adanya gerakan terstruktur ini, Rokan Hulu diharapkan tidak lagi dilanda krisis stok darah. Pelayanan darurat bagi pasien yang menunggu transfusi dapat berjalan lebih optimal, dan harapan untuk sembuh pun semakin terbuka lebar berkat kepedulian bersama.
FLOQ Gandeng Blibli Tiket Rewards, Hadirkan Program First Trade, First Reward Bagi Pengguna
Jakarta, katakabar.com Platform jual beli aset kripto FLOQ mengumumkan kolaborasi dengan platform e-commerce Blibli melalui ekosistem Blibli Tiket Rewards, menghadirkan program bertajuk “First Trade, First Reward”. Melalui program ini, pengguna dapat memperoleh reward setelah menyelesaikan transaksi pertama pada aplikasi FLOQ. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya kedua perusahaan untuk menghadirkan pengalaman baru yang menghubungkan ekosistem e-commerce dan aset digital. Program seperti Blibli Tiket Rewards menghadirkan pengalaman untuk pengguna mengumpulkan dan menukarkan poin dari berbagai aktivitas dalam satu ekosistem terintegrasi, yang mencakup belanja melalui e-commerce Blibli, pemesanan tiket perjalanan dan hiburan melalui tiket.com, serta transaksi gaya hidup seperti dining dan berbelanja di merchant seperti Ranch Market dan berbagai partner retail lainnya. Melalui kolaborasi dengan FLOQ, poin yang sebelumnya digunakan untuk kebutuhan konsumsi kini memiliki utilitas tambahan sebagai pintu masuk ke ekosistem aset digital. Jadi, pengguna dapat menikmati journey yang lebih luas dengan mengumpulkan poin Blibli Tiket, menukarkan poin tersebut untuk mendapatkan benefit FLOQ, kemudian dapat mulai investasi kripto di FLOQ. Pendekatan ini menghadirkan evolusi dari loyalty program konvensional menjadi gerbang menuju ekosistem finansial yang mumpuni, sekaligus menjembatani dunia lifestyle dengan dunia investasi digital. Kolaborasi ini juga membuka peluang bagi pengguna Blibli Tiket Rewards untuk memanfaatkan poin loyalitas yang mereka miliki menjadi manfaat yang lebih luas, termasuk untuk mengakses layanan perdagangan aset kripto. Program loyalty seperti Blibli Tiket Rewards memungkinkan pengguna mengumpulkan dan menukarkan poin dari berbagai aktivitas dalam satu ekosistem terintegrasi, mulai dari e-commerce hingga layanan gaya hidup lainnya. Melalui integrasi dengan FLOQ, poin tersebut kini memiliki utilitas tambahan sebagai pintu masuk ke ekosistem aset digital. Pendekatan ini mencerminkan tren yang semakin berkembang di industri digital, di mana platform non-finansial mulai berperan dalam memperluas akses ke layanan keuangan berbasis teknologi. “Kolaborasi dengan Ekosistem Blibli Tiket Rewards menjadi langkah strategis kami untuk menghadirkan akses yang lebih luas terhadap aset kripto melalui ekosistem digital yang sudah akrab dengan masyarakat. Kami melihat bahwa integrasi dengan platform lifestyle seperti Blibli dapat mempercepat adopsi kripto dengan cara yang lebih relevan dan mudah dipahami oleh pengguna,” ujar Yudhono Rawis, Founder FLOQ. “Melalui program First Trade, First Reward, kami ingin memberikan pengalaman awal yang lebih seamless bagi pengguna baru untuk mulai bertransaksi aset digital. Ke depan, kami akan terus mendorong kolaborasi lintas industri untuk memperluas inklusi keuangan digital di Indonesia,” jelasnya. Bagi FLOQ, kemitraan ini bagian dari strategi untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai platform digital, termasuk e-commerce dan lifestyle. Sementara bagi Blibli, integrasi ini menambah opsi pemanfaatan poin dalam ekosistem loyalitas yang terus berkembang. Program loyalitas sendiri terbukti mampu meningkatkan engagement pengguna, di mana pelanggan cenderung lebih aktif bertransaksi setelah bergabung dalam program reward. Dengan menggabungkan kekuatan kedua ekosistem, kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan pengalaman yang lebih terintegrasi bagi pengguna, sekaligus membuka akses baru ke layanan digital yang lebih luas. Untuk mengikuti program First Trade, First Reward, pengguna dapat mengakses halaman reward di ekosistem Blibli dan menukarkan benefit yang tersedia sesuai dengan ketentuan program. Setelah itu, pengguna hanya perlu menyelesaikan transaksi pertama di FLOQ untuk mendapatkan reward yang ditawarkan. Tentang FLOQ FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital.
Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
Jakarta, katakabar.com - Upaya memperkuat tata kelola dan pengamanan aset negara kian menjadi perhatian badan usaha milik negara (BUMN) sektor perkebunan. PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding PTPN III (Persero) gandeng sejumlah Kejaksaan Tinggi (Kejati) di Sumatera dan Kalimantan untuk memperkuat perlindungan hukum atas aset Hak Guna Usaha (HGU) yang dikelola perusahaan. Kerja sama yang dijalankan sepanjang 2024 hingga 2026 itu mencakup pendampingan Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam perkara perdata dan tata usaha negara, penyusunan pendapat hukum (legal opinion), hingga langkah pemulihan aset dan penagihan kewajiban pihak ketiga. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan, sinergi lintas wilayah dengan institusi kejaksaan menjadi bagian dari strategi memperkuat Good Corporate Governance (GCG) sekaligus memitigasi risiko hukum di tengah kompleksitas persoalan agraria. “Kolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi di berbagai provinsi adalah langkah strategis untuk membangun pengawalan hukum secara menyeluruh, mulai dari pencegahan hingga penyelesaian sengketa,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis, akhir pekan lalu. Sejumlah Kejati yang telah menjalin kerja sama antara lain Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kejaksaan Tinggi Riau, Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Kejaksaan Tinggi Jambi, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur. Jejaring ini mencakup seluruh regional operasional PalmCo. Pendekatannya dibagi dalam dua tahap. Pada tahap preventif, perusahaan meminta pendampingan sejak awal dalam setiap kebijakan strategis agar memiliki landasan hukum yang kuat. Sementara pada tahap kuratif, JPN memberikan bantuan hukum dalam proses persidangan maupun penyelesaian sengketa. Di Kalimantan Tengah, kesepakatan kerja sama diteken pada 13 Februari 2026. Kepala Kejati Kalimantan Tengah Nurcahyo J.M. menyatakan pihaknya siap memberikan pendampingan hukum secara profesional untuk memastikan setiap langkah strategis perusahaan tetap berada dalam koridor hukum. Adapun di Sumatera Barat, nota kesepahaman diteken pada 12 November 2024. Kepala Kejati Sumatera Barat Muhibuddin menegaskan komitmen institusinya mendukung penguatan tata kelola perusahaan agar selaras dengan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan regulasi. Kompleksitas Sengketa Agraria Langkah ini dinilai relevan mengingat luasnya areal HGU yang dikelola PalmCo serta kompleksitas persoalan lahan di sejumlah daerah. Sengketa agraria, tumpang tindih klaim, hingga penguasaan lahan oleh pihak ketiga menjadi tantangan yang kerap dihadapi perusahaan perkebunan negara. Untuk memperkuat posisi hukum, perusahaan juga menyusun dokumentasi historis HGU dalam bentuk “buku putih” sebagai langkah antisipatif atas potensi klaim di masa mendatang. Pengamat tata kelola BUMN menilai kolaborasi dengan aparat penegak hukum dapat mempercepat penyelesaian sengketa dan meminimalkan kerugian negara, sepanjang tetap dijalankan secara transparan dan akuntabel. Bagi PalmCo, pengamanan aset tidak hanya terkait stabilitas operasional, tetapi juga keberlanjutan kontribusi terhadap perekonomian nasional. “Kami ingin memastikan setiap hektar aset negara yang kami kelola terlindungi secara hukum dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan negara,” kata Jatmiko. Di tengah sorotan publik terhadap tata kelola BUMN dan isu agraria, pendekatan kolaboratif lintas provinsi ini menjadi salah satu upaya memperkuat perlindungan aset negara sekaligus menjaga kesinambungan usaha di sektor perkebunan.
Biar Perjalanan Aman, KAI Gandeng Komunitas Pencinta KA Sosialisasi Pencegahan Pelecehan Seksual
Palembang, katakabar.com - Untuk menghadirkan perjalanan kereta api yang aman dan nyaman, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang bersama Komunitas Pencinta Kereta Api OPKA Sumsel (Organisasi Pencinta Kereta Api Sumatera Selatan) sosialisasi pencegahan pelecehan seksual kepada para pelanggan di Stasiun Prabumulih, Minggu (28/12) lalu. Sosialisasi ini digelar sebagai bentuk kepedulian KAI terhadap korban dan komitmen menciptakan ruang mobilitas yang inklusif dan saling menghormati. Para peserta diajak memahami bentuk-bentuk pelecehan, bagaimana bertindak ketika menjadi korban atau saksi, serta peran penting seluruh pelanggan dalam menjaga keamanan bersama. Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama dalam setiap perjalanan. “Kami ingin penumpang merasa terlindungi sejak melangkah ke stasiun hingga tiba di tujuan. Jika ada tindakan pelecehan, jangan ragu untuk melapor. Semua berhak merasa aman,” ucap Aida. Tujuan Sosialisasi, terang Aida, yakni meningkatkan kesadaran penumpang tentang bentuk pelecehan dan pentingnya saling menghormati, mendorong korban maupun saksi agar berani melapor, dan menciptakan lingkungan kereta api yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual. Aida menegaskan, setiap tindakan pelecehan seksual akan ditindak dengan tegas. “Sesuai Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), pelaku akan dikenakan sanksi hingga blacklist atau pemblokiran NIK, sehingga tidak lagi dapat menggunakan layanan KAI,” tegasnya. Jika pelanggan mengalami atau menyaksikan pelecehan seksual, segera melaporkan kepada petugas stasiun, Kondektur, Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), dan Contact Center KAI 121 atau WhatsApp 0811-2223-3121. "Setiap laporan akan langsung ditindaklanjuti. Kami tidak ingin ada korban yang merasa sendirian," tambah Aida. Untuk memperkuat keamanan, KAI Divre III juga memperluas penggunaan CCTV Analytics di stasiun dan didalam kereta api untuk mendeteksi perilaku mencurigakan dan mempermudah identifikasi pelaku. Selain itu KAI juga menghadirkan fitur Female Seat Map di aplikasi Access By KAI, yang mempermudah pelanggan perempuan memilih kursi bersebelahan sesama perempuan. Disamping itu KAI turut bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Kepolisian sebagai pendampingan dalam proses penanganan korban dan pelaku. Komunitas Pencinta Kereta Api OPKA menjadi bagian penting dalam sosialisasi ini, menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tugas operator, melainkan gerakan bersama seluruh pengguna dan pencinta kereta api. “KAI memastikan perlindungan terhadap pelanggan merupakan prioritas utama. Kami ingin setiap perjalanan menjadi ruang aman untuk semua. Dengan dukungan teknologi, peningkatan layanan, serta keberanian pelanggan untuk melapor, lingkungan perkeretaapian diharapkan semakin bebas dari kekerasan seksual dan bentuk pelanggaran lainnya, mari saling menjaga, karena kereta ini milik kita bersama” sebut Aida.
Gandeng PT Pindad dan ITB, BPDP Perkuat Hilirisasi dan Kemandirian ISN
Malang, katakabar.com - Divisi Munisi PT Pindad, Turen, Malang jadi saksi bisu Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tegaskan komitmen dukung pengembangan industri strategis nasional (ISN) lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan PT Pindad dan Institut Teknologi Bandung (ITB), di pertengahan Oktober 2025 lalu. Kerja sama ini berfokus pada pendanaan pembangunan fasilitas bahan baku industri pertahanan serta penguatan riset dan pengembangan teknologi manufaktur dalam negeri. Di kegiatan itu hadir Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan Umum BPDP, Zaid Burhan Ibrahim, Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, serta jajaran BPDP lainnya, termasuk Joko Supriyono, Anggota Dewan Pengawas BPDP. Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, menyampaikan pembangunan fasilitas ini bagian dari upaya memperkuat hilirisasi berbasis sumber daya perkebunan, sekaligus memastikan nilai tambah industri strategis terjadi di dalam negeri. “Pembangunan Pabrik Bahan Baku Industri Alutsista Merah Putih ini bukan semata pembangunan infrastruktur industri. Pembangunan ini mencerminkan visi bersama untuk memperkuat kemandirian bangsa bidang teknologi strategis nasional, memperkuat daya saing industri dalam negeri, serta membuka ruang bagi pengembangan sumber daya manusia dan hilirisasi produk-produk bernilai tambah,” ujar Eddy. BPDP menegaskan dukungan pendanaan dilakukan berdasarkan prinsip akuntabilitas, tata kelola yang baik, serta berorientasi pada manfaat jangka panjang bagi negara. “Sebagai Badan Pengelola Dana, penting bagi kami memastikan pendanaan dikembangkan secara transparan dan berorientasi pada manfaat pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat,” ucap Eddy. Kerja sama ini sekaligus menjadi implementasi konsep triple-helix collaboration antara pemerintah sebagai fasilitator kebijakan dan pendanaan, akademisi sebagai pusat inovasi teknologi, dan industri sebagai pelaksana produksi. Melalui kolaborasi ini, transfer teknologi, peningkatan kompetensi tenaga kerja, keterlibatan industri lokal, dan penguatan rantai pasok nasional diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan terarah. BPDP akan memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar keamanan, kepatuhan industri, serta mengedepankan prinsip transparansi dan peningkatan kapasitas nasional. Dukungan pendanaan ini juga diharapkan menjadi model kemitraan berkelanjutan dalam memperkuat kemandirian industri pertahanan berbasis teknologi dalam negeri.
Kementan Gandeng Holding PTPN Lewat PT SGN Percepat Hilirisasi Komoditas Tebu
Surabaya, katakabar.com - Kementerian Pertanian RI bersama Holding Perkebunan Nusantara lewat PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), menegaskan langkah strategis percepat program hilirisasi perkebunan. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pertanian RI bersama Direktur Utama PT SGN di sesi wawancara saat Rapat Kerja Program Hilirisasi Perkebunan yang digelar di Representative Office PT SGN, Surabaya. Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menjelaskan agenda hilirisasi tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya peningkatan nilai tambah (adding value) sektor pertanian. “Sesuai gagasan besar Bapak Presiden, kita ingin hilirisasi pertanian agar tercipta nilai tambah. Dalam program ini, kita lakukan replanting dengan tanaman baru. Anggaran sebesar Rp9,95 triliun sudah disiapkan khusus untuk penyediaan bibit, yang akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Program ini diharapkan mampu menciptakan 1,6 juta lapangan kerja,” kata Andi Amran Sulaiman. Pada pelaksanaannya, timpal Mahmudi, Direktur Utama PT SGN PTPN Group melalui PT SGN dipercaya sebagai motor penggerak pendampingan di lapangan. Direktur Utama PT SGN menegaskan komitmen perusahaan untuk menjalankan mandat tersebut. “Hilirisasi bukan sekadar program, melainkan amanah negara yang harus kami kawal. Untuk itu, PT SGN menempatkan komoditas tebu sebagai prioritas strategis demi tercapainya swasembada gula nasional,” tegas Mahmudi. Menurutnya, PT SGN menyiapkan langkah nyata untuk memastikan keberhasilan program, terutama dalam mendampingi petani. “Kami sudah menurunkan tim pendampingan ke berbagai daerah, membantu petani dalam percepatan bongkar ratoon maupun replanting. SGN hadir tidak hanya sebagai offtaker, tetapi juga sebagai mitra yang siap mendukung petani di lapangan,” ucapnya. Soal anggaran khusus untuk tebu, Menteri Pertanian RI memaparkan pemerintah telah menyiapkan Rp1,6 triliun dari total anggaran. Dana tersebut dialokasikan untuk mendukung program replanting tebu, termasuk pembongkaran ratoon yang kini mendapat perhatian serius pemerintah. “Biasanya bongkar ratoon maksimal hanya 5 ribu hektare per tahun, sekarang sudah mencapai 17 ribu hektare, naik 200 persen. Itu hasil dari kebijakan Presiden ditambah dukungan bongkar ratoon gratis. Begitu besar perhatian pemerintah kepada petani,” ulas Mentan RI. Ia menekankan, dana Rp1,6 triliun tidak berhenti pada tahun ini saja, melainkan akan kembali tersedia pada tahun-tahun berikutnya. “Kami ingin sampaikan ke petani, ayo segera bongkar ratoon, pemerintah sudah mencairkan dana. Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan cepat,” tegasnya. Adapun, cakupan wilayah yang mendapat alokasi dana mencapai 100 ribu hektare secara nasional, 70 ribu hektare berada di Jawa Timur, meliputi 26 kabupaten. Target percepatan program diharapkan dapat selesai dalam kurun RI waktu tiga bulan ke depan di seluruh Indonesia.
Gandeng Beberapa Organisasi, BPDP Perluas UMKM dari Sawit ke Non Sawit
Kubu Raya, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP siap perluas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM kelapa sawit ke pelaku non kelapa sawit. Itu bakal dilakukan BPDP lantaran sukses mencetak UMKM sawit yang berasal dari pelaku usaha sawit, yakni asosiasi-asosiasi petani kelapa sawit, Helmy Muhansyah, Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menyatakan tujuan dari pengembangan UMKM kelapa sawit untuk meningkatkan konsumsi dalam negeri. Di mana produk sawit bukan hanya minyak, dan kampanye kelapa sawit baik bahwa kelapa sawit sangat bermanfaat bagi semua pihak, produknya banyak. "BPDP akan menggandeng beberapa organisasi yang berisi aktivis seperti alumni KAHMI, GMNI, organisasi perempuan, komunitas wirausaha dan lain-lain yang jarang tersentuh inovasi sawit. Namanya dalam Gerakan 1.000 UMKM yang menggunakan produk sawit," jelas Helmy, di acara 5th IPOSC, dilansir dari laman mediaperkebunan.id, Jumat sore. Misalnya, ucap Helmy, produk UMKM sawit kerajinan berbasis lidi sawit, dan kuliner berbasis sawit. Sedang, contoh UMKM yang sukses di daerah non sawit, yakni perajin batik di Yogyakarta penerima beasiswa LPDP. Selama ini menggunakan paraffin, dan kita ubah jadi menggunakan malam berbahan baku sawit. “Kalau nanti tiap organisasi bisa memunculkan dua tiga orang yang serius memunculkan produk berbahan sawit maka dampaknya akan besar. Kita ingin Gerakan kolektif yang bukan hanya menghasilkan minyak sawit tetapi diversikasi produk yang bisa diamati, ditiru dan dimodifikasi oleh pelaku UMKM,” terangnya. Hasil-hasil grant riset sawit, tambah Helmy, berupa produk yang bisa dikembangkan oleh UMKM akan didorong. BPDP akan membuat workshop cara-cara membuat produk untuk dikembangkan oleh UMKM.
Bank Vima Gandeng Moneta, Manfaatkan AI Proses Analisa Kredit Lebih Cepat dan Akurat
Jakarta, katakabar.com - Dunia perbankan terus berbenah untuk mengikuti perkembangan zaman, terutama dalam hal digitalisasi, dan pemanfaatan teknologi canggih....