GAPKI Sumut

Sorotan terbaru dari Tag # GAPKI Sumut

Kawasan Hutan Hampang Laju PSR, GAPKI Sumut Minta Regulasi Harus Berpihak Petani Sawit
Sawit
Jumat, 31 Oktober 2025 | 19:12 WIB

Kawasan Hutan Hampang Laju PSR, GAPKI Sumut Minta Regulasi Harus Berpihak Petani

Medan, katakabar.com - Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumatera Utara, Timbas Prasad Ginting soroti berbagai permasalahan masih hampang pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), khususnya berkaitan dengan status lahan dan kawasan hutan. Di acara Indonesia Palm Oil Stakeholders (IPOS) Forum 2025 yang digelar GAPKI Sumatera Utara di Medan, Timbas, menegaskan tanpa penyelesaian yang berpihak pada petani, target PSR sulit tercapai secara optimal. “Permasalahan tidak hanya di lahan dan legalisasi yang urusannya panjang. Izin Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) yang pakai dana, dan pengukuran buat petani agak sulit,” ujarnya dilansir dari mediaperkebunan.id, Kamis (30/10) lalu. Ia lantas soroti tambahan beban administrasi seperti PPN pengurusan data petani yang justru membuat mereka semakin terbebani. “Sekarang diminta PPN yang terkadang menjadi beban bagi petani. Paling besar tantangannya di kawasan hutan, sebab beberapa kasus petani sudah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) tetapi tetap masuk kawasan hutan,” ucapnya. Menurutnya, penyitaan lahan kawasan hutan dirasa menghambat produktivitas CPO yang harus bertambah seiring dengan program hilirisasi dan B50 di masa depan. “Perlu diperhatikan apakah dengan produksi B50 akan menghambat ekspor. Apalagi sekarang ada denda bagi petani yang lahannya masuk kawasan hutan sehingga mengganggu produktivitas dan rantai pasok. Ini dapat membuat petani kurang fokus untuk meningkatkan produksi yang harus dicapai,” tutur Timbas. Skema kemitraan sawit di Sumatera Utara dirasa masih menghadapi kendala di keterbatasan lahan dan ketimpangan antara luas areal perusahaan dan petani kecil. Melalui IPOS Forum 2025, Timbas berharap agar diskusi yang melibatkan pemerintah, Satgas Sawit, dan pelaku industri dapat menghasilkan solusi konkret untuk mempercepat penyelesaian masalah lahan. Kami turut mengundang berbagai pihak termasuk satgas sawit. Jadi kami berharap satgas sawit dapat bertemu dengan perusahaan-perusahaan yang sudah bersertifikat lengkap ISPO dan petani-petani yang sudah bersertifikat hak milik dan sudah mendapatkan dana hak milik dan plasma,” tegasnya. Ia menekankan pentingnya regulasi yang lebih berpihak kepada petani, apalagi mereka yang memiliki lahan kecil. “Kita berharap satgas mengerti terhadap kendala-kendala yang dialami petani sehingga penyelesaian masalah petani bisa dipermudah. Jangan didenda atau malah dijadikan kawasan hutan. Jangan areal 2-3 hektar diambil alih, mereka mau makan apa nanti,” imbuhnya. Timbas menilai penetapan kembali lahan-lahan kecil menjadi kawasan hutan tanpa solusi nyata justru merugikan masyarakat.

Narsum IPOS Forum, Bupati Labusel Bicara Pemanfaatan DBH Sawit Nasional
Nasional
Minggu, 29 Oktober 2023 | 12:34 WIB

Narsum IPOS Forum, Bupati Labusel Bicara Pemanfaatan DBH Sawit

Medan, katakabar.com - Bupati Labuhanbatu Selatan, Edimin jadi narasumber di acara Indonesian Palm Oil Stakeholders Forum (IPOS-Forum) ke delapan, yang ditaja Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumatera Utara, di Santika Dyandra Premiere Convention Center. Medan, pada Jumat (27/10) lalu. Pada uraiannya, Edimin bahas tentang pemanfaatan Dana Bagi Hasil (DBH) kelapa sawit yang dialokasikan berdasarkan persentase atas pendapatan bea keluar dan pungutan ekspor atas kelapa sawit, minyak kelapa sawit mentah, dan atau produk turunannya. "DBH kelapa sawit bagian dari transfer ke daerah yang dialokasikan berdasarkan persentase atas pendapatan tertentu pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan kinerja tertentu, yang dibagikan kepada daerah penghasil tujuannya untuk mengurangi ketimpangan fiskal antara pemerintah dan daerah, serta daerah lain bukan penghasil guna menanggulangi eksternalitas negatif dan atau meningkatkan pemerataan satu wilayah," ulasnya, dilansir dari laman labuhanbatupos.com, pada Minggu (29/10). Bupati Labuhanbatu Selatan ini menegaskan, DBH kelapa sawit harus memberikan manfaat bagi masyarakat luas di daerah. "Pada 2023 ini, Kabupaten Labuhanbatu Selatan dapat DBH kelapa sawit terbanyak dari 33 kabupaten dan kota se Sumatera Utara sebesar Rp15 miliar lebih," ujarnya. Untuk itu, kata Edimin, terima kasih kepada GAPKI Sumatera Utara undangannya dan kepercayaannya untuk menjadikan Bupati Labuhanbatu Selatan sebagai narasumber di acara yang luar biasa ini. Sekretaris Daerah Labuhanbatu Selatan, Heri Wahyudi M, Asisten Perekonomian, Ralikul Rahman dan Kepala Dinas Pertanian, Azaman Parapat, turut mendampingi Bupati Labusel.