Jagung Pipil

Sorotan terbaru dari Tag # Jagung Pipil

Polsek Mandau Rawat Program Ketapang Tanaman Jagung Pipil Seluas 6 Hektare di Bathin Betuah Hukrim
Hukrim
21 jam yang lalu

Polsek Mandau Rawat Program Ketapang Tanaman Jagung Pipil Seluas 6 Hektare di Bathin Betuah

Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau melalui Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah, Kelompok Tani (Poktan) Rakyat Mandiri melakukan perawatan program Ketahan Pangan (Ketapang) tanaman jagung pipil di kawasan Jalan Karya RT 04 RW 02, Dusun Tanjung Sari, Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, Sabtu (1/8). Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek, melalui siaran pers Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan Sabtu malam, mengatakan giat perawatan program Ketahanan Pangan (Ketapang) dilaksanakan Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah, Brigadir Maula Salsabila, bersama Kelompok Tani (Poktan) Rakyat Mandiri. "Sebelum giat perawatan program Ketapang tanaman jagung pipil dilakukan lebih dulu dilaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di lahan perkebunan Kelompok Tani (Poktan) Rakyat Mandiri," ujarnya. Program Ketapang tanaman jagung pipil, kata Kasi Humas Polsek Mandau,  di atas lahan seluas 6 hektare di mana perkebunan Kelompo Tani (Poktan) Rakyat Mandiri. "Dari hasil pengecekan terhadapan tanaman jagung pipil umur tanam 40 hari tinggi 150 centimeter hingga 180 centimeter. Sedang, batang kokoh dan besar, daun berwarna hijau cerah, dan akar tertanam kokoh di dalam tanah," jelasnya. Menurutnya, perawatan program Ketapang tanaman jagung pipil dilakukan dengan metode pemupukan menggunakan pupuk Polydor, Antonik, dan CBA stick 100. "Kegiatan ini merupakan wujud Polri mendukung program 100 hari Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto, sekaligus program Gerakan Penanaman Jagung seluas 1 juta hektar Polri," sebutnya

Merawat Tanaman Ketapang Bersama Poktan: AKP I Made: Jagung Pipil Tumbuh Presisi di Bathin Betuah Hukrim
Hukrim
Jumat, 17 Juli 2026 | 13:53 WIB

Merawat Tanaman Ketapang Bersama Poktan: AKP I Made: Jagung Pipil Tumbuh Presisi di Bathin Betuah

Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Mandau dan jajaran, melalui Bhabinkamtibmas terus perkuat kolobarasi guna mewujudkan program Ketahanan Pangan (Ketapang) di Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau. Sinergi mewujudkan program Ketapang tersebut Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah, Brigadir Maula Salsabila, S.H, bersama Kelompok Tani (Poktan) Rakyat Mandiri Bathin Betuah dengan melakukan pengecekan sekaligus perawatan tanaman jagung pipil usia tanam 25 hari, Selasa (14/7) lalu. Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek, diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran persnya, Jumat (17/7) siang, mengatakan perawatan program Ketahanan Pangan (Ketapang) jagung pipil di Desa Bathin Betuah perwujudan sekalogus bukti nyata sinergi antara Polri dan masyarakat. "Kolaborasi pengolahan lahan tanaman jagung pipil dilaksanakan secara gotong royong melakukan pengecekan perkembangan tanaman di lahan perkebunan Kelompok Tani (Poktan) Rakyat Mandiri Desa Bathin Betuah," ujarnya. Menurut Kasi Humas Polsek Mandau, hasil dari pengecekan tanaman jagung pipil tersebut umur tanam 25 hati, tinggi baru 15 hingga 20 centimeter, bagian batang kokoh dan besar, daun berwarna hijau cerah, dan akar tertanam kokoh. "Pupuk yang digunakan agar tanaman jagung pipil tumbuh presisi jenis Fertiplus Harmoni berbentuk pupuk cair Dari Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar," jelasnya. Ketika melakukan perawatan tanaman jagung pipil, ucap Betty, personel Polsek Mandau, Polres Bengkalis, Polda Riau, bersama Kelompok Tani (Poktan) melakukan perawatan tanaman dengan memberi pupuk cair ketanaman. "Dengan kegiatan perawatan tanaman jagung pipil yang berlokasi di Desa Bathin Betuah Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, diharapkan tanaman tumbuh dan berkembang, serta hasil panen nanti memuaskan," imbuhnya. Kegiatan ini, tambah Betty, merupakan langkah nyata Polri dalam menjaga stabilitas, dan mendukung program Ketahanan Pangan (Ketapang) daerah.

Dukung Swasembada Pangan Nasional: Polsek Mandau dan BumDes Bathin Betuah Kelola Lahan Jagung Hukrim
Hukrim
Rabu, 08 Juli 2026 | 13:01 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional: Polsek Mandau dan BumDes Bathin Betuah Kelola Lahan Jagung

Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau, Polres Bengkalis, melalui Bhabinkamtibmas, kelompok masyarakat, Badan Usaha Milik Desa (BumDes), pemilik lahan di Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, mengelola lahan jagung pipil, Selasa (7/7). Menurut Kapolsek Mandau, AKP I Made diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan Rabu (8/7) siang, kegiatan tersebut untuk terus mendukung program Swasembada Pangan Nasional. "Kegiatan ini bentuk dukungan nyata Polri terhadap program ketahanan pangan, dengan memanfaatkan lahan secara produktif dan berkelanjutan," jelasnya. Dengan penanaman jagung pipil, harap Kasi Humas Polsek Mandau, dapat mendukung ketersediaan pangan, meningkatkan kemandirian pangan, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap ketahanan pangan di tengah masyarakat. "Selain terus mendukung program Ketapangnas, kegiatan ini juga mewujudkan program 100 Hari Asta Cita Presiden RI, H Prabowo subianto," jelasnya.

Dukung Asta Cita Presiden RI: Polsek Mandau dan Masyarakat Rawat Tanaman Jagung Pipil di Bathin Betuah Hukrim
Hukrim
Kamis, 25 Juni 2026 | 16:58 WIB

Dukung Asta Cita Presiden RI: Polsek Mandau dan Masyarakat Rawat Tanaman Jagung Pipil di Bathin Betuah

Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Kecanatan Mandau, melelaui Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah, dan masyarakat setempat melakukan perawatan tanaman jagung pipil d lahan seluas dua hektar lebih di sebelah timur pusat perkotaan Duri, persisnya di Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Senin (22/6) lalu. Menurut Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, melalui Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran pers, Rabu (24/6) kemarin, kegiatan perawatan tanaman jagung pipil untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. "Perawatan ini penting dilaksanakan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung pipil agar tumbuh presisi," ujar Betty. Dijelaskan Betty, perawatan tanaman jagung pipil dilakukan dengan cara pemberian pupuk menggunakan beberapa jenis pupuk. Pemberian pupuk ini dilakukan sebagai bentuk perawatan tanaman guna meningkatkan kualitas pertumbuhan agar hasil maksimal. "Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan pendampingan Polri kepada masyarakat mendukung sektor pertanian dan swasembada pangan," ucapnya. Dengan perawatan tanaman, harap Betty, panen jagung pipil nanti optimal, dan bermanfaat bagi masyarakat untuk mendukung Program 100 Hari Asta Cita Persiden RI, H Prabowo Subianto.

Cek Perkembangan Tanaman Jagung Pipil, Ini Asa Polsek Mandau dan Poktan Rakyat Mandiri Hukrim
Hukrim
Jumat, 12 Juni 2026 | 19:24 WIB

Cek Perkembangan Tanaman Jagung Pipil, Ini Asa Polsek Mandau dan Poktan Rakyat Mandiri

Mandau, katakabar.com - Personel Polsek Mandau, Polres Bengkalis bersama Kelompok Tani (Poktan) Rakyat Mandiri cek perkembangan tanaman jagung pipil, di Dusun Tanjung Sari, Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, di pekan kedua Juni 2026. Selain cek perkembangan tanaman jagung pipil, personel Polsek Mandau bersama Poktan Rakyat Mandiri melakukan perawatan dengan cara pemupukan. Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat keterangan resmi, Jumat (12/6) malam, mengatakan Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah yang melakukan pengecekan sekaligus monitoring pemupukan, dan perawatan tanaman jagung pipil bersama Poktan Rakyat Mandiri, guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal menuju hasil panen maksimal. "Kegiatan ini merupakan langkah nyata Polri menjaga stabilitas, dan mendukung program ketahanan pangan daerah," ujarnya. Menurut Betty, tujuan kegiatan mendukung program ketahanan pangan nasional, meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat, memperkuat sinergitas Polri dengan Poktan, dan mewujudkan kemandirian pangan daerah. "Harapannya, dengan kegiatan ini dapat mendukung Program Asta Cita Presiden RI, H. Prabiwo Subianto, sekaligus mendukung Program Gerakan Penanaman Jagung Seluas 1 Juta Hektar Polri," jelasnya.

Pak Bhabin Singgah, Mau Kemana? Cek Penanaman Jagung Mas di Sinar Langkat Hukrim
Hukrim
Jumat, 29 Mei 2026 | 14:52 WIB

Pak Bhabin Singgah, Mau Kemana? Cek Penanaman Jagung Mas di Sinar Langkat

Mandau, katakabar.com - Jelang panen raya jagung pipil di kawasan Jalan Sinar Langkat Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, pada Juni 2026 nanti, Polsek Mandau melalui Bhabinkamtibmas Desa Harapan Baru, Aiptu Trismon, melakukan pengecekan pengelolaan lahan jagung di kawasan Sinar Langkat, Jumat (29/5). Pengecekan pengelolaan lahan tersebut dilakukan guna memastikan tanaman jagung pipil memasuki panen raya direncanakan pada Juni 2026 nanti. "Pak Bhabin singgah, mau kemana? Cek penanaman jagung mas, di Jalan Sinar langkat. Terima kasih Mas," kata Aiptu Trismon, saat seorang pekebun menyapa di tengah perjalanan ke lokasi lahan tanaman jagung pipil di Jalan Sinar Langkat. Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, diteruskan Bhabinkamtibmas Desa Harapan Baru, Aiptu Trismon, kepada wartawan lewat siaran pers Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, Jumat sore, mengatakan tanaman jagung pipil di lahan seluas dua hektar tumbuh cukup bagus. Ia berharap semoga panen raya jagung pipil rencananya dilaksanakan pada Juni 2026 nanti hasilnya maksimal "Semoga panen raya jagung pipil akan dilaksanakan pada Juni 2026 nanti hasilnya maksimal, salam Presisi," harap Aiptu Trismon. Diketahui, kegiatan pengelolaan lahan Polsek Mandau, Polres Bengkalis di lahan seluas dua hektar di Jalan Sinar Langkat, Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, merupakan program Gerakan Penanaman Jagung Seluas Satu Juta Hektar Polri, sekaigus program 100 Hari Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto.

Polsek Rangsang Tanam Jagung Pipil di Penyagun Dorong Ketahanan Pangan Pesisir Hukrim
Hukrim
Selasa, 26 Mei 2026 | 22:56 WIB

Polsek Rangsang Tanam Jagung Pipil di Penyagun Dorong Ketahanan Pangan Pesisir

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Rangsang tunjukkan konsistensi dukung program swasembada pangan nasional di wilayah pesisir Provinsi Riau. Di bawah komando Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan, institusi tersebut turun langsung ke ladang guna menggerakkan sektor pertanian masyarakat kepulauan secara berkelanjutan. Kegiatan penanaman jagung pipil itu dilaksanakan di Jalan M. Ali, RT 07 RW 04, Dusun 2, Desa Penyagun, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (21/5) lalu. Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan, menegaskan kehadiran Polri di tengah perladangan warga bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari langkah strategis memperkuat ketahanan pangan di wilayah perbatasan. “Ini bagian dari program optimalisasi lahan yang terus kami dorong. Sebagai wilayah kepulauan, Kepulauan Meranti sangat rentan terhadap fluktuasi harga dan pasokan pangan yang mayoritas masih didatangkan dari luar pulau, bahkan luar provinsi. Jika tidak dimulai dari pemanfaatan lahan tidur seperti di Desa Penyagun ini, ketahanan pangan kita akan selalu rapuh,” ujar AKP Gunawan. Sinergi Polisi dan Petani Lokal Gerakan penanaman kali ini memanfaatkan lahan seluas 0,5 hektare milik warga setempat, Abdul Karim DJ. Polsek Rangsang mengedepankan fungsi pembinaan masyarakat melalui peran bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (Bhabinkamtibmas) sebagai motor penggerak di lapangan. Dua personel yang dikerahkan langsung ke lokasi, yakni AIPDA Taufiq Dirgahayu selaku Bhabinkamtibmas Desa Tebun dan AIPDA Haryandi selaku Bhabinkamtibmas Desa Penyagun. Bersama Kepala Dusun 2, Abdul Rahman dan masyarakat setempat, mereka bahu-membahu menanam benih jagung pipil di lahan pertanian warga. AKP Gunawan menjelaskan pemilihan komoditas jagung pipil telah melalui pertimbangan bersama kelompok tani, menyesuaikan karakteristik tanah pesisir serta prospek pasar yang dinilai menjanjikan. “Jagung pipil memiliki daya tahan yang baik terhadap cuaca pesisir dan masa tanamnya relatif terukur. Selain itu, kebutuhan pakan ternak berbasis jagung di tingkat regional cukup tinggi. Karena itu, kami tidak hanya mendampingi proses penanamannya, tetapi juga mengawal kesinambungan hasil panen agar petani memperoleh kepastian pasar,” ucapnya. Dorong Ketahanan Pangan Wilayah Kepulauan Langkah Polsek Rangsang tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Dusun 2 Desa Penyagun. Keterlibatan langsung aparat kepolisian di lahan pertanian dinilai mampu membangkitkan kembali semangat bertani warga di tengah tantangan ekonomi. Kegiatan penanaman yang dimulai sejak pukul 10.30 WIB itu berakhir pada pukul 12.00 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Program ini menjadi bagian dari dukungan berkelanjutan Polri terhadap penguatan ketahanan pangan nasional di daerah, khususnya wilayah kepulauan yang masih bergantung pada distribusi bahan pangan dari luar daerah.

Siap-siap! Polsek Mandau Bakal Panen Raya Jagung di Sinar Langkat Harapan Baru Hukrim
Hukrim
Selasa, 26 Mei 2026 | 16:05 WIB

Siap-siap! Polsek Mandau Bakal Panen Raya Jagung di Sinar Langkat Harapan Baru

Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau bersama Kelompok Tani (Poktan) Budi Makmur, dan warga pemilik lahan bakal panen raya jagung dalam program gerakan penanaman jagung seluas sejuta hektar Polri sekaligus program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. Rencana panen raya jagung tersebut berlokasi di kawasan Jalan Sinar Langkat RT 06 RW 05 Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis. Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran pers, Selasa (26/5) sore, mengatakan sebelumnya sudah dilakukan pengecekan terhadap pengelolaan lahan, Rabu (25/5) sekitar pukul 11.03 WIB lalu. "Ketika survei ke lokasi tanaman jagung luas sementara 2 hektar dalam pengelolaan bekerja sama Pemkab Bengkalis, Pemdes Harapan Baru, Poktan Budi Makmur, serta pemilik lahan kegiatan panen raya jagung diprediksi Juni 2026 nanti," ujar Betty. Menurut Kasi Humas Polsek Mandau, kegiatan Polres Bengkalis, Polsek Mandau mendorong sekaligus mendukung program gerakan penanaman jagung seluas sejuta hektar Polri dalam program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia. "Polri mendorong kelompok masyarakat, Desa Harapan baru dan pemilik perkebunan untuk memanfaatkan lahan untuk ditanami jagung guna mendukung ketahanan pangan nasional," jelasnya. Kegiatan survei pengelolan lahan rencana panen raya jagung berjalan lancardengan situasi aman dan terkendali.

Polsek Mandau Lihat Lahan Persiapan Panen Raya Jagung Program 100 Hari Asta Cita Presiden RI di Rejosari Hukrim
Hukrim
Kamis, 21 Mei 2026 | 14:54 WIB

Polsek Mandau Lihat Lahan Persiapan Panen Raya Jagung Program 100 Hari Asta Cita Presiden RI di Rejosari

Bathin Solapan, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau survei (cek) pengelolaan lahan program gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri rangkaian program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. Kegiatan survei, kata Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, melalui Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran persnya, Kamis (21/5) siang, dalam rangka persiapan Panen Raya Jagung di kawasan Jalan Rejosari  RT 03 RW 03, Dusun Sukamaju, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkaliis, Riau. Menurut Kasi Humas Polsek Mandau, pengelolaan kegiatan Panen Raya Jagung bersama pemilik lahan yakni Kelompok Pengelola Tani Berkah bekerja sama dengan BUMdes Air Kulim. "Pemilik Lahan, Sumadi alias Akong, Polres Bengkalis, Polsek Mandau, Pemkab Bengkalis dan Desa Air Kulim telah mendorong untuk mendukung Program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia," ulasnya. Kegiatan tersebut program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, dalam hal ini Polri mendorong ielompok masyarakat, BUMdes Desa Air Kulim dan pemilik kebun untuk memanfaatkan lahan kebun kelapa sawit untuk ditanami jagung secara tumpang sari . "Total luas lahan sementara dua hektar telah memasuki usia tanam kurang lebih 100 hari dengan tinggi tanaman mencapai 170 centimeter juga sudah berbuah tetapi ada juga yang kecil terkena banjir lantaran intensitas hujan tinggi. Saat ini sedang dilakukan pemupukan Kelompok Tani Berkah," ucap Betty.

Penanaman Jagung Pipil Berlanjut, Polsek Rangsang Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan Nasional Hukrim
Hukrim
Selasa, 19 Mei 2026 | 14:05 WIB

Penanaman Jagung Pipil Berlanjut, Polsek Rangsang Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Rangsang, katakabar.com - Kepolisiain Sektor (Polsek) Rangsang kembali melaksanakan penanaman jagung pipil di Desa Tanjungsamak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (22/4). Kegiatan itu menjadi penanaman ketiga yang dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Penanaman dilakukan di lahan seluas 0,5 hektare milik warga, Wasis, di Jalan Roesman Dusun III. Kegiatan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan dipimpin langsung Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan. Sejumlah unsur turut terlibat pada kegiatan tersebut, di antaranya Sekretaris Desa Tanjungsamak, Ahmad Afandi, Bhabinkamtibmas, Desa Dwi Tunggal, Brigadir Josman Siboro, Bhabinkamtibmas Desa Tanjungsamak, Brigadir Yoki Prasetya, Kepala Dusun Rio, serta masyarakat setempat. Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan, mengatakan, keterlibatan Polri dalam program penanaman jagung pipil merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah. “Program ini kami laksanakan secara berkelanjutan. Bukan hanya menanam, tetapi juga mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan produktif yang tersedia,” jelas AKP Gunawan. Ia menyebut, ketahanan pangan menjadi isu penting yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk institusi kepolisian melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. “Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, salah satunya di sektor pangan,” ucapnya. Kegiatan penanaman berakhir sekitar pukul 16.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.