Vritimes Perkuat Visibilitas Pemimpin Muda di JCI Indonesia National Convention 2026
Jakarta, katakabar.com - Berakhirnya gelaran tahunan JCI Indonesia National Convention (NatCon) 2026 yang berlangsung pada 1 hingga 2 Oktober 2026 lalu di Swissôtel Jakarta PIK Avenue menjadi momentum penting bagi penguatan kepemimpinan muda dan ekosistem wirausaha nasional.
AI Bagian Workflow Bisnis, Telkom AI Center Malang Perkuat Kapabilitas Digital Pelaku Usaha
Malang, katakabar.com - Penguatan kemampuan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) menjadi bagian penting dorong kesiapan bisnis menghadapi perubahan cara kerja di era digital. Melalui AI Upskilling Productivity for Business & SME, Telkom AI Center Malang bersama Nortis AI Academy menghadirkan pembelajaran secara daring mengenai penerapan AI dalam workflow bisnis yang diikuti oleh lebih dari 35 peserta dari berbagai kota di Indonesia. Sesi pembelajaran dibuka M. Ziaelfikar Albaba, BCL (Business and Community Lead) Telkom AI Center Malang & CEO Nortis AI Academy. Ia menekankan pentingnya melihat penerapan AI dari perspektif kebutuhan bisnis. Peserta diajak memahami bahwa pemanfaatan AI tidak semata-mata dilakukan karena fear of missing out (FOMO) atau mengikuti tren teknologi, tetapi perlu dikaitkan dengan proses kerja dan tujuan yang ingin dicapai. Dengan pendekatan tersebut, AI dapat diarahkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung pertumbuhan pendapatan. “Adopsi AI sebaiknya dimulai dari kebutuhan dan proses kerja yang ingin dioptimalkan. Dengan begitu, penggunaan AI tidak sekadar mengikuti tren, tetapi benar-benar bisa memberikan dampak yang terukur bagi bisnis,” ujar M. Ziaelfikar Albaba, BCL (Business and Community Lead) Telkom AI Center Malang sekaligus CEO Nortis AI Academy. Materi kemudian dilanjutkan Rachmat Anggara, Founder & CEO Qasir.id, melalui pembahasan “AI Workflow & Task Analysis”. Dia membagikan pengalaman Qasir.id dalam penerapan AI untuk mendukung operasional perusahaan, termasuk pemanfaatan AI Agent Open Claw sebagai salah satu tools dalam workflow perusahaan. Pengalaman tersebut memberikan gambaran kepada peserta mengenai bagaimana AI dapat diterapkan berdasarkan kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi dalam operasional bisnis. Sepanjang sesi pembelajaran, diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan yang membahas penerapan AI Agent untuk mendukung pekerjaan karyawan hingga strategi mengoptimalkan penggunaan token agar pemanfaatan AI tetap efisien. Pertanyaan tersebut menunjukkan bahwa peserta tidak hanya tertarik memahami teknologi secara umum, tetapi juga mulai mempertimbangkan aspek implementasi dan efisiensinya dalam lingkungan kerja. Salah satu peserta juga menyampaikan materi yang diberikan memiliki pembahasan yang mendalam dan mampu menjawab berbagai keraguan yang sebelumnya muncul dalam proses mempertimbangkan adopsi AI untuk bisnis.
PTPN IV PalmCo Perkuat Kemitraan Strategis Petani Lewat PSR Awards 2026
Yogyakarta, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group), untuk kali pertama gelar Gala Dinner dan PSR Award 2026 perdana di LPP Garden Hotel Yogyakarta sebagai bentuk apresiasi kepada petani, koperasi, regional, unit pembelian, dan pemasok Tandan Buah Segar (TBS) yang berkontribusi dalam ekosistem kemitraan perusahaan.
Jalan Kinclong dari PHR Perkuat Akses Energi dan Konektivitas Masyarakat Duri
Duri, katakabar.com - Komitmen PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menjaga kelancaran operasional sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat dibuktikan lewat aksi konkrit. Secara ma...
Perkuat Ekonomi Warga, IDSurvey Resmikan Program Desa Binaan di Nglarangan
Temanggung, katakabar.com - PT Inspeksi Sertifikasi dan Survey Indonesia (Persero) atau IDSurvey resmikan Desa Binaan Nglarangan di Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (23/9) lalu. Program yang dirancang hingga 2028 mendatang ini bertujuan memperluas peluang usaha dan meningkatkan kualitas hidup warga melalui penguatan pendidikan (IDS Skill Plus), pengelolaan lingkungan (IDS Eco Assure), serta IDS UMKM Growth Hub yakni pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) .
RPN Perkuat Riset dan Inovasi Dukung Swasembada Gula Nasional
Jakarta, katakabar.com - PT Riset Perkebunan Nusantara memperkuat perannya sebagai pusat riset dan inovasi perkebunan dalam ekosistem Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group) untuk mendukung percepatan swasembada gula nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Riset dan Inovasi Komoditas Tebu serta Pemanfaatan Hasilnya bersama PT Sinergi Gula Nusantara dan PT Triasindo Agro Sejahtera, yang dilaksanakan di Gedung Graha Nusa Tiga - Head Office Jakarta.
Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat
Merauke, katakabar.com - Peningkatan kapasitas pelabuhan peti kemas perlu diikuti penguatan simpul logistik di sisi darat. Hal ini perlu dilakukan agar percepatan bongkar muat tidak justru memindahkan titik hambatan ke rantai distribusi berikutnya. Peneliti Pusat Studi Transportasi dan Logistik UGM, Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik.
PTPN Group Perkuat Ekosistem Kepemimpinan Perempuan di Industri Perkebunan
Jakarta, katakabar.com - PTPN IV Subholding PTPN III (Persero) perkuat kapasitas talenta perempuan lewat forum “Srikandi PalmCo: Women in Leadership – Speak to Lead, Lead to Inspire” yang digelar di Jakarta di akhir pekan lalu. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen PTPN IV PalmCo dalam mendorong kesetaraan gender, serta memperkuat representasi perempuan pada level pengambilan keputusan. Inisiatif ini bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menyiapkan talenta perempuan yang adaptif, kompeten, dan siap menjawab dinamika bisnis agribisnis. Industri perkebunan yang terus bertransformasi membutuhkan kepemimpinan yang mampu memadukan ketegasan, ketelitian, kemampuan beradaptasi, dan pemahaman menyeluruh terhadap tantangan bisnis. Forum tersebut tidak hanya menjadi ruang konsolidasi internal, tetapi bagian dari upaya membangun ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendukung lahirnya pemimpin-pemimpin perempuan di sektor perkebunan. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, yang menjadi salah satu pembicara utama, mengatakan perempuan memiliki fondasi karakter yang kuat untuk memimpin sektor industri yang penuh tantangan. Menurutnya, terdapat sejumlah keunggulan komparatif yang dimiliki pekerja perempuan. Apabila dikembangkan secara optimal, keunggulan tersebut dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan perusahaan. "Perempuan memiliki daya tahan (resilience) yang lebih, serta tingkat ketelitian dan perhatian terhadap detail yang tinggi. Ini adalah hal-hal yang secara alamiah (by nature) sudah ada di dalam diri perempuan," kata Jatmiko saat mengisi sesi Creating Impact Through Ownership & Initiatives. Jatmiko mendorong para talenta perempuan di lingkungan PTPN IV PalmCo untuk berani tampil, menyampaikan gagasan, dan mengambil peran dalam kepemimpinan. “Kalian semua adalah pemimpin. Buat para pemimpin perempuan di PalmCo, jangan pernah ragu untuk speak up. Gunakan hati dalam bekerja, dan selalu jeli melihat peluang serta situasi yang ada,” jelasnya. Dalam menghadapi kompetisi bisnis, Jatmiko juga menyampaikan tiga pilar utama yang perlu dimiliki seorang pemimpin. Pilar pertama adalah walk the talk, yakni menjaga integritas melalui keselarasan antara perkataan dan tindakan. Pilar kedua adalah clear communication atau kemampuan membangun komunikasi yang jernih dan asertif kepada berbagai pihak. Adapun pilar ketiga adalah clear accountability sebagai landasan dalam menjalankan setiap tanggung jawab kepemimpinan. "Tanggung jawab itu penting. Jangan pernah lari dari tanggung jawab," tegas Jatmiko. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTPN IV PalmCo, sekaligus Ketua Srikandi PalmCo, Hilda Savitri, menyoroti salah satu tantangan dalam pengembangan kepemimpinan perempuan dapat berasal dari keraguan dalam diri sendiri. Karena itu, keberanian menjadi modal penting bagi perempuan untuk menghadapi berbagai batasan struktural maupun kultural di lingkungan profesional. Dalam pembukaan kegiatan, Hilda mengajak seluruh peserta untuk membangun keyakinan dan determinasi dalam mengambil peran kepemimpinan. "Hari ini adalah tentang bagaimana kita memiliki keberanian untuk mengambil peran, keberanian untuk menyampaikan ide dan gagasan, serta keberanian untuk berdiri dan menyuarakan apa yang kita yakini. Kita harus berani mengambil keputusan, dan yang terpenting adalah keberanian untuk mengatakan kepada diri sendiri bahwa saya mampu menjadi pemimpin," papar Hilda. Program “Srikandi PalmCo: Women in Leadership” dirancang untuk memperkuat kesiapan mental sekaligus keterampilan praktis para talenta perempuan. Dukungan dari tingkat holding ditunjukkan melalui kehadiran Direktur SDM & Umum PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Endang Suraningsih. Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan sesi Women Leader in Action Talkshow. Untuk meningkatkan kemampuan artikulasi dan persuasi peserta, PTPN IV PalmCo menghadirkan entrepreneur sekaligus Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Merry Riana. Melalui dua sesi bertajuk The Art of Public Speaking, Merry memberikan pelatihan mengenai teknik komunikasi publik yang efektif. Kemampuan berbicara di depan publik menjadi salah satu kompetensi penting bagi calon pemimpin perempuan agar mampu membangun kepercayaan pemangku kepentingan, memimpin negosiasi bisnis, dan merepresentasikan perusahaan pada tingkat nasional maupun global. Melalui program pengembangan kapasitas tersebut, PTPN IV PalmCo berharap dapat terus meningkatkan peran pemimpin perempuan yang tidak hanya kompeten secara teknis dan operasional, tetapi juga memiliki empati, ketegasan, kemampuan komunikasi, serta integritas. Penguatan talenta perempuan diharapkan turut mendukung transformasi PTPN Group dan membawa industri perkebunan Indonesia menjadi semakin inklusif, modern, serta berdaya saing.
OSL Indonesia Perkuat Fokus Kebutuhan Investor di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto Kian Matang
Jakarta, karakabar.com - Di tengah volatilitas pasar global, industri aset kripto justru menunjukkan tanda-tanda kematangan yang semakin kuat. Ketika wawancara dengan salah satu media nasional tanah air usung tema "Crypto Investment Trends Amid Global Volatility", Presiden Direktur OSL Indonesia, Ivan Arilito, menegaskan optimismenya terhadap arah baru industri yang lebih terstruktur, matang, dan berfokus pada kebutuhan investor. OSL Indonesia melihat pergeseran positif dalam perilaku investor, dari sekadar mengejar pergerakan harga, menuju pemahaman yang lebih matang soal profil risiko, diversifikasi aset, dan strategi jangka panjang. Infrastruktur yang semakin teratur dan partisipasi institusional yang terus tumbuh membawa industri ini menuju ekosistem yang jauh lebih terstruktur dan terpercaya. Menurut Ivan Arilito, dengan populasi masyarakat yang besar, adopsi aset kripto yang tinggi, serta kerangka regulasi yang terus menguat di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indonesia diharapkan dapat menjadi salah satu pusat pertumbuhan aset digital. Selaras dengan arah regulasi dan industri yang semakin matang, pergerakan aset-aset yang memiliki karakteristik yang cenderung stabil seperti Bitcoin, USDGO, USDT, dan XAUT yang lebih terukur juga membuka peluang diversifikasi baru bagi portofolio investor Indonesia. Dengan ini, investor aset kripto Indonesia dapat memperluas strategi investasi dan diversifikasi aset pilihannya. “Berdasarkan hal tersebut, inilah yang menjadi pondasi kami untuk menghadirkan lebih dari sekedar platform trading tetapi juga wadah bagi masyarakat Indonesia bertumbuh bersama. Sesuai dengan slogan yang kami miliki yakni ‘Built on Your Feedback, Empowered by Global Compliance’,” terang Ivan. Ia juga menjelaskan pihaknya berkomitmen untuk menghadirkan layanan pada platform yang berdasarkan pada kebutuhan investor, khususnya masyarakat Indonesia melalui layanan Voice of Customer (VoC). Dengan menggabungkan standar ekosistem global dan kepatuhan pada regulasi pasar aset kripto Indonesia, ia percaya OSL Indonesia dapat menjadi platform finansial yang berfokus pada kebutuhan pengguna. Selain, menghadirkan layanan VoC, OSL Indonesia juga menghadirkan dari sisi keamanan, Auth & Funding Upgrade. Yang menghadirkan peningkatan pada autentikasi serta keamanan proses deposit dan withdrawal. Pengembangan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya OSL Indonesia untuk memperkuat perlindungan pengguna sekaligus merespons kebutuhan yang disampaikan oleh pengguna. Tentu sejalan dengan laju pertumbuhan industri aset kripto dan keberagaman kebutuhan investor, edukasi dan literasi terkait industri aset dan manajemen risiko menjadi tugas besar bagi setiap pelaku industri. Apalagi, mayoritas investor aset kripto saat ini didominasi oleh minat investor muda, dan terus bertambah. Di mana berdasarkan data dari Statistik Penyelenggara Perdagangan AKD AK Periode Juli 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat investor kripto RI bertambah menjadi 22,93 juta per 7M-2026. Melihat hal ini, OSL Indonesia akan menghadirkan layanan Market Buzz yang menyediakan informasi, data, dan perkembangan pasar secara real-time untuk membantu pengguna memahami sentimen dan pergerakan pasar tanpa hanya bergantung pada headline. Melalui pendekatan tersebut, OSL Indonesia ingin membangun platform yang tidak hanya membawa pengalaman dan standar global ke Indonesia, tetapi juga terus berkembang berdasarkan kebutuhan pengguna lokal. Namun, perlu dipahami bahwa perdagangan dan investasi aset digital memiliki risiko, termasuk fluktuasi harga, risiko kehilangan modal, likuiditas, teknologi, serta perubahan regulasi. Untuk itu, pengguna perlu memahami karakteristik dan risiko aset digital, melakukan riset secara mandiri, serta mempertimbangkan profil risiko dan kondisi masing-masing sebelum mengambil keputusan.
IIBF Taja Social dan Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Jakarta, katakabar.com - Indonesia India Business Forum (IIBF) bersama Indoindians menggelar Social dan Business Networking Evening Kamis (17/9) lalu di Nautilus Bar, Four Seasons Hotel Jakarta, yang mempertemukan anggota komunitas bisnis Indonesia-India untuk membangun koneksi, bertukar informasi, dan membuka peluang kolaborasi baru. Digelar dalam suasana santai, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para tamu dari berbagai latar belakang profesional dan bisnis untuk saling berkenalan, bertukar ide, serta memperluas jejaring. Sejumlah profesional turut hadir, di antaranya Samit Ganguly, General Manager Four Seasons Hotel Jakarta; Rajat Sagar dari PT Infotech Solutions; Rakesh Jain dari eSamuel Sekuritas; Baskaran Jayabalan dari Southern Chemicals; dan masih banyak lagi. Dr. Bayu Perkenalkan Indonesia Open Network Salah satu sorotan dalam kegiatan tersebut adalah pengenalan singkat mengenai Indonesia Open Network (ION) oleh Dr. Bayu Prawira Hie, President Director of Indonesia Open Network (ION). Dr. Bayu memperkenalkan ION kepada para peserta sekaligus menjelaskan inisiatif tersebut dalam konteks upaya menghubungkan dan memperkuat ekosistem bisnis Indonesia. Tim ION juga hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mengenal lebih jauh mengenai inisiatif tersebut dan berinteraksi langsung dengan perwakilannya. Indonesia Open Network (ION) merupakan inisiatif infrastruktur digital terbuka dan interoperabel yang dikembangkan untuk mendukung ekosistem perdagangan digital Indonesia. ION mendapat dukungan dari Google.org dan melibatkan mitra ekosistem, termasuk Indosat Ooredoo Hutchison. Kehadiran ION menambahkan perspektif mengenai perkembangan ekonomi digital dalam kegiatan networking tersebut, sekaligus membuka ruang bagi para peserta untuk bertukar pandangan mengenai penguatan ekosistem bisnis Indonesia. Speed Networking Perluas Koneksi Kegiatan juga diisi dengan sesi Speed Networking yang mendorong para tamu untuk bertemu dengan peserta lainnya, bertukar kontak bisnis, dan memulai percakapan baru. Suasana kemudian dilanjutkan dengan interaksi yang lebih santai, percakapan antar peserta, serta penampilan live jazz yang semakin melengkapi suasana networking. Melalui kegiatan ini, IIBF dan Indoindians mempertemukan komunitas bisnis Indonesia-India dalam suasana informal yang mendorong dialog, koneksi baru, dan peluang kerja sama di masa mendatang.