PLN RS

Sorotan terbaru dari Tag # PLN RS

Ketua DPRD Kepulauan Meranti Sambangi Pelabuhan TH dan PLN RS, Ini Tujuannya Riau
Riau
Rabu, 03 April 2024 | 18:06 WIB

Ketua DPRD Kepulauan Meranti Sambangi Pelabuhan TH dan PLN RS, Ini Tujuannya

Selatpanjang, katakabar.com - Guna pastikan kelancaran arus mudik menjelang lebaran, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti, H Fauzi Hasan MIkom didampingo dua angggota DPRD lainnya, Dedi Putra dan Sopandi Rozali kunjungan kerja ke Pelabuhan Tanjung Harapan, pada Senin (1/4) pagi lalu. Di kunjungan itu, Ketua DPRD Kepulauan Meranti keluhkan lamanya antrian kapal yang mengganggu kelancaran perjalanan. Ketua DPRD Kepualauan Meranti ini menyatakan kekecewaannya atas keterlambatan yang terjadi, dianggapnya dapat mengganggu rencana perjalanan para pemudik. "Untuk itu, penting peningkatan koordinasi dan efisiensi manajemen pelabuhan untuk mengurangi waktu tunggu yang tidak perlu," ujar Fauzi Hasan. Kritik dari Ketua DPRD ini menjadi sorotan, perkuat desakan untuk perbaikan sistem transportasi dan manajemen pelabuhan agar dapat mengakomodasi lonjakan arus mudik dengan lebih efektif di waktu mendatang. "Antrian kapal Ferry di laut sangat lama sekali, durasinya 30 menit hingga satu jam dan kita merasakannya sendiri. Memang, kita maklumi kondisi ini lantaran adanya penambahan armada dan pelabuhan sandar nya cuma ada satu. Tapi kondisi seperti ini tidak harus terjadi, apalagi ada kapal yang datang dalam waktu yang bersamaan, ditambah dengan Speedboat bersandar di sana, ini kondisi yang sangat tidak diinginkan," terang Ketua DPRD Kepulauan Meranti. Ketua DPRD Kepulauan Meranti mengusulkan agar sebagian kapal jenis speedboat yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Harapan, dialihkan sementara untuk mengatasi antrian yang terlalu panjang di pelabuhan. Usulan ini dilontarkan sebagai upaya meningkatkan kelancaran arus mudik menjelang Lebaran. Dengan mendorong peralihan sementara kapal-kapal yang bersandar, Ketua DPRD berharap dapat mengurangi kemacetan dan waktu tunggu yang terlalu lama bagi pemudik. Langkah ini diyakini dapat memberikan ruang bagi kapal-kapal lain yang sedang dalam perjalanan untuk bersandar dan memperlancar aliran transportasi laut. Usulan ini menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan bagi pihak terkait mengatasi tantangan arus mudik setiap tahunnya. "Dengan kondisi ini, diminta solusi dari pihak terkait, yakni Pelindo dan KSOP mengusulkan kapal Ferry tetap bersandar di sini, sementara kapal speedboat dialihkan sementara ke Pelabuhan Polair, tentunya setelah ditinjau dari segi kelayakannya," harapnya. Sebagai upayanya memastikan kelancaran aktivitas di pelabuhan, Ketua DPRD minta petugas untuk mengatur arus penumpang yang turun naik dengan lebih efisien. Selain itu, mengadvokasi perbaikan fasilitas parkir kendaraan untuk menghindari kekacauan dan kerumunan yang tidak terkendali. Langkah ini diambil upaya konkret untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi para pemudik yang menggunakan pelabuhan sebagai tempat transit. Dengan pengaturan arus penumpang yang baik dan fasilitas parkir yang diperbaiki, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih tertib dan aman bagi semua pengguna pelabuhan. Usulan ini menjadi bagian dari upaya lebih luas untuk meningkatkan infrastruktur dan manajemen pelabuhan guna mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang selama periode arus mudik, terutama menjelang perayaan Lebaran. "Kami minta pihak pelabuhan untuk mengatur arus penumpang yang turun naik dan meminta tidak ada lagi kendaraan yang berada di badan jalan sehingga membuat kondisi menjadi macet. Selain itu, pandangan semrawut seperti ini sangat tidak enak dipandang mata, apalagi memasuki puncak arus mudik Lebaran," ulasnya. Langkah untuk memastikan pelayanan yang optimal bagi para pengguna pelabuhan, Ketua DPRD usulkan agar tidak ada kenaikan tarif masuk pelabuhan sampai dengan perbaikan pelayanan selesai dilakukan. Usulan ini bertujuan untuk mendorong pihak pengelola pelabuhan untuk fokus pada perbaikan infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan tanpa menambah beban finansial bagi pengguna pelabuhan. "Akhirnya pihak pelabuhan jangan pernah ada rencana untuk menaikkan tarif pass masuk pelabuhan sebelum pelayanan diperbaiki. Kita pun tidak ada masalah, jika pelayanannya prima dan bagus pasti kita bayar," imbuhnya. Ketua DPRD bersama dua anggota DPRD kunjungi PLN Rayon Selatpanjang untuk pastikan tidak ada pemadaman listrik yang terjadi di bulan ramadhan dan menjelang lebaran. Di pertemuan bersama Manajer PLN Rayon Selatpanjang, Richard Tambunan, Ketua DPRD menekankan pentingnya menjaga kelancaran pasokan listrik, terutama mengingat meningkatnya kegiatan ibadah dan aktivitas sosial selama bulan ramadhan dan mendekati lebaran. "Kepada pihak PLN untuk pastikan perawatan rutin dan pemeliharaan infrastruktur listrik agar tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat," ucapnya. Kita berkoordinasi dengan pihak PLN, cerita Fauzi, untuk pastikan tidak adanya pemadaman bergilir. Kita minta agar mesin yang baru tiba dengan kapasitas 1 Megawatt itu dirawat agar tidak ada pemadaman saat Lebaran nanti. Kalau ada kendala kami minta untuk diberitahukan agar bisa dicarikan solusinya, sebab listrik ini sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Fauzi Hasan mengabarkan jika mesin dengan kapasitas 900 kilowatt sudah tiba di Tanjung Samak. Di mana mesin itu hasil koordinasi dirinya ke perwakilan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang membawahi PT PLN. Waktu itu pihak BUMN menjanjikan dua mesin pembangkit yang direlokasi dari Bengkalis dengan daya 1,8 Megawatt untuk ditempatkan di Tanjung Samak. "Saat ini mesin yang baru tiba di Tanjung Samak itu baru satu unit dengan kapasitas 900 kilowatt dan kita minta secepatnya dipasang dan untuk mesin satunya lagi kita tetap kawal proses pendistribusianya," tandasnya.