Program MBG

Sorotan terbaru dari Tag # Program MBG

IMA Madina Pekanbaru Minta Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Program MBG Hingga Tingkat Daerah Nasional
Nasional
12 jam yang lalu

IMA Madina Pekanbaru Minta Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Program MBG Hingga Tingkat Daerah

Pekanbaru, katakabar.com - Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMA Madina) Pekanbaru desak Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia usut tuntas dugaan tindak pidana korupsi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari tingkat pusat hingga daerah. Desakan itu disampaikan menyusul berkembangnya proses hukum yang menyeret sejumlah pejabat terkait program tersebut, termasuk Kepala BGN RI dan dua Wakil Kepala BGN RI saat ini menjadi sorotan publik. Ketua Umum IMA Madina Pekanbaru, Gusti Pardamean Nasution, menegaskan pengungkapan kasus dugaan korupsi MBG tidak boleh berhenti pada pejabat tingkat pusat semata. Menurutnya, aparat penegak hukum harus melakukan pendalaman secara menyeluruh terhadap seluruh rantai pelaksanaan program, termasuk pihak-pihak di tingkat Koordinator Wilayah (Korwil) dan Koordinator Kecamatan (Korcam) apabila ditemukan adanya keterlibatan atau indikasi penyimpangan. "Penegakan hukum tidak boleh tebang pilih. Jika memang terdapat bukti, dan fakta hukum yang menunjukkan adanya penyalahgunaan wewenang, penggelapan anggaran, mark-up, atau bentuk penyimpangan lainnya dalam pelaksanaan Program MBG, maka seluruh pihak yang terlibat harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, baik di tingkat pusat maupun daerah," tegas Gusti. Menurutnya, langkah aparat penegak hukum dalam mengusut dugaan korupsi yang menyeret pejabat tinggi harus menjadi pintu masuk untuk membongkar kemungkinan adanya praktik serupa di lapangan. Sebab, pelaksanaan program berskala nasional melibatkan banyak pihak dalam rantai distribusi dan pengelolaan anggaran. IMA Madina Pekanbaru menilai apabila dugaan korupsi hanya berhenti pada level tertentu tanpa menelusuri aliran anggaran dan mekanisme pelaksanaannya hingga ke daerah, maka upaya pemberantasan korupsi berpotensi tidak menyentuh akar persoalan yang sebenarnya. "Kami meminta Kejaksaan Agung untuk menelusuri secara menyeluruh penggunaan anggaran Program MBG di seluruh daerah, termasuk di Sumatra Utara. Bila ditemukan adanya Korwil, Korcam, atau pihak lain yang terbukti melakukan penyelewengan, penyalahgunaan jabatan, pengurangan hak penerima manfaat, maupun dugaan korupsi lainnya, maka harus ditindak tegas tanpa pandang bulu," lanjutnya. Lebih lanjut, IMA Madina Pekanbaru menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan program yang menyangkut kepentingan masyarakat luas, khususnya anak-anak dan kelompok yang membutuhkan. Lantaran itu, setiap bentuk penyimpangan terhadap program tersebut bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berpotensi mengurangi manfaat yang seharusnya diterima masyarakat. IMA Madina Pekanbaru juga mendorong agar proses hukum dilakukan secara transparan dan akuntabel sehingga publik dapat mengetahui perkembangan penanganan perkara secara jelas. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum maupun terhadap program-program pemerintah yang menggunakan anggaran negara. Selain itu, IMA Madina Pekanbaru mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawasi pelaksanaan Program MBG dan melaporkan apabila menemukan indikasi penyimpangan, penyalahgunaan anggaran, maupun praktik korupsi di lapangan "Kami mendukung penuh upaya penegakan hukum terhadap siapa pun yang terlibat. Korupsi adalah kejahatan luar biasa yang harus diberantas sampai ke akar-akarnya. Jangan sampai ada pihak yang berlindung di balik jabatan atau kekuasaan untuk menghindari pertanggungjawaban hukum. Siapa pun yang terbukti terlibat, baik di tingkat pusat, provinsi, kabupaten dan kota, Korwil maupun Korcam, harus diproses secara adil dan transparan," tutup Gusti. IMA Madina Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus mengawal agenda pemberantasan korupsi serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Kemen PU dan PTPP Bereskan Proyek Pembangunan 69 Titik SPPG di 15  Provinsi Waktu 37 Hari Nasional
Nasional
Kamis, 23 April 2026 | 14:07 WIB

Kemen PU dan PTPP Bereskan Proyek Pembangunan 69 Titik SPPG di 15  Provinsi Waktu 37 Hari

Jakarta, katakabar.com - PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, tunjukkan komitmen dukung program strategis nasional melalui penyelesaian Proyek Pembangunan Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3 Tahun Anggaran 2025, sebagai bagian dari dukungan infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp507,80 miliar ini berhasil diselesaikan dalam waktu 37 hari kalender, terhitung sejak 25 November 2025 dengan capaian progres 100 persen. Proyek ini mencakup pembangunan 69 titik lokasi yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Pembangunan fasilitas SPPG ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang bertujuan menyediakan fasilitas produksi makanan yang higienis, terstandar, dan efisien. Fasilitas ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, sehingga dapat berkontribusi dalam menurunkan angka malnutrisi dan stunting, meningkatkan konsentrasi serta prestasi belajar, sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga. Dalam pelaksanaannya, PTPP mengedepankan berbagai inovasi guna memastikan proyek dapat diselesaikan secara cepat dan berkualitas. Salah satu inovasi utama yang diterapkan adalah penggunaan sistem konstruksi modular, yang memungkinkan percepatan pembangunan di berbagai lokasi secara simultan. Selain itu, PTPP juga mengimplementasikan dashboard monitoring progress berbasis digital yang terintegrasi. Sistem ini mampu meng-generate berbagai informasi penting secara real-time, mulai dari progres di setiap titik lokasi, monitoring pengiriman material, data personel lapangan, jumlah tenaga kerja, laporan harian, hingga dokumentasi perkembangan proyek di lapangan. Keunikan proyek ini terletak pada cakupan wilayahnya yang luas dan tersebar, sehingga membutuhkan strategi manajemen proyek yang adaptif, koordinasi lintas wilayah yang kuat, serta pengendalian mutu yang konsisten di setiap titik pembangunan. Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, turut memberikan apresiasi atas penyelesaian proyek ini. “Alhamdulillah sudah selesai rapi, selanjutnya serah terima & dimanfaatkan. Terima kasih,” ujarnya. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan keberhasilan ini menjadi bukti kapabilitas perusahaan dalam mengerjakan proyek berskala besar dengan waktu yang sangat terbatas. “PTPP bangga dapat berkontribusi dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Proyek ini juga sejalan dengan agenda prioritas nasional dalam Asta Cita, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas SDM dan pembangunan yang inklusif serta merata di berbagai wilayah," jelasnya. Pembangunan SPPG ini, harap Joko, dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal, mulai dari penyerapan tenaga kerja, pemberdayaan UMKM, hingga peningkatan permintaan terhadap bahan pangan dari petani dan pelaku usaha setempat. "Keberhasilan penyelesaian proyek ini dalam waktu singkat tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak serta penerapan inovasi konstruksi dan digitalisasi yang kami lakukan,” imbuhnya. Ke depan, PTPP akan terus berkomitmen untuk menghadirkan pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat luas.

Polres Kepulauan Meranti Dukung Program MBG, 84 Anak TK Bhayangkari Nikmati Menu Bergizi Riau
Riau
Senin, 03 November 2025 | 22:40 WIB

Polres Kepulauan Meranti Dukung Program MBG, 84 Anak TK Bhayangkari Nikmati Menu Bergizi

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti, Polda Riau bersama Yayasan Kemala Bhayangkari menunjukkan komitmennya dukung Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) salah satu program prioritas nasional guna meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah. Program MBG resmi dijalankan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Kepulauan Meranti, Jalan Pembangunan II, Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (3/11). Sebanyak 84 anak TK Bhayangkari menjadi penerima manfaat di hari pertama pelaksanaan program tersebut. Kegiatan ini dihadiri Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Maitertika SH MH, bersama pejabat utama Polres, di antaranya Kabag Ops, Kompol Syahrizal, Kasat Binmas, AKP Gunawan, Ps. Kasat Resnarkoba, Iptu Mohammad Iqbalul Fikri, Ps. Kasat Polairud, Iptu Abdul Roni, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Tunjiarto M.Pd, serta mitra SPPG Dr. Lita. Di kegiatan itu, Polres Kepulauan Meranti bersama Bhayangkari memastikan setiap menu yang disajikan, berupa nasi putih, ayam kremes, tempe goreng, sayur buncis, wortel, labu siam, dan buah anggur telah melalui pengecekan kelayakan oleh tim SPPG sebelum didistribusikan kepada anak-anak. Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Maitertika, menyampaikan Polres Kepulauan Meranti siap mendukung penuh pelaksanaan program MBG yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. "Program ini bukan hanya tentang memberikan makanan, tetapi tentang investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak kita. Polres Meranti bersama Bhayangkari akan terus berperan aktif memastikan program ini berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujar Kompol Maitertika.

Program MBG Sudah Layani Total 11 Ribu Siswa di Kepulauan Meranti Riau
Riau
Jumat, 31 Oktober 2025 | 14:57 WIB

Program MBG Sudah Layani Total 11 Ribu Siswa di Kepulauan Meranti

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti resmi luncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjung Bakau, Kecamatan Rangsang. Program nasional ini diresmikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Ifwandi, mewakili Bupati Kepulauan Meranti, di acara yang digelar di halaman SDN 01 Tanjung Samak, Jumat (31/10). Ia sampaikan apresiasi kepada tim SPPG Tanjung Bakau yang menjadi pelaksana perdana program MBG di daerah tersebut.

Bupati Kepulauan Meranti Resmikan Program MBG di SDN 07 Tebing Tinggi Riau
Riau
Senin, 06 Oktober 2025 | 11:06 WIB

Bupati Kepulauan Meranti Resmikan Program MBG di SDN 07 Tebing Tinggi

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, resmi luncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 07 Tebing Tinggi, Jalan Rintis, Selatpanjang Timur, Senin (6/10). Peluncuran ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, Kepala Dinas Pendidikan, Camat Tebing Tinggi, Kadis Kominfo, serta para pimpinan OPD lainnya. Acara dimulai dengan pemberian makanan bergizi kepada para siswa dilakukan Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar bersama Kapolres. Setelah itu, rombongan tinjau fasilitas dapur MBG, dan ruang kelas di sekolah tersebut. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar menegaskan pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan dapur penyedia makanan bagi anak-anak. “Saya minta agar fasilitas dapur yang sudah dibuat dipastikan kebersihan dan keamanannya. Kita harus memastikan makanan yang diberikan kepada siswa aman dan layak konsumsi,” ujarnya. Ia mengingatkan agar kasus makanan basi yang pernah terjadi di daerah lain tidak terulang di Kepulauan Meranti. “Jika sampai ada temuan makanan basi, kerja sama dengan dapur tersebut langsung kami putus. Kepulauan Meranti sudah memiliki empat dapur aktif dengan total pelayanan mencapai 500 ribu orang, dan semua harus memenuhi standar,” tegasnya. Program MBG inisiatif nasional Pemerintah Pusat (PP) yang bertujuan meningkatkan gizi dan kesehatan masyarakat, khususnya anak usia PAUD hingga SMA/SMK, serta ibu hamil dan menyusui. Program ini diharapkan dapat memastikan asupan gizi yang cukup bagi anak-anak, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memberdayakan pelaku UMKM lokal sebagai penyedia makanan bergizi yang terjamin mutu dan kehalalannya. Pelaksanaan MBG dilakukan melalui Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang bekerja sama dengan UMKM mitra dapur. Pengawasan program melibatkan lintas kementerian, termasuk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Kementerian Keuangan.

Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di SMPN 2 Selatpanjang, Ini Harapan H Asmar Riau
Riau
Rabu, 30 Juli 2025 | 15:02 WIB

Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di SMPN 2 Selatpanjang, Ini Harapan H Asmar

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, tinjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis atau MBG di SMP Negeri 2 Selatpanjang, Jalan Alahair, Selasa (30/7). Kegiatan ini bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Kepulauan Meranti terhadap program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. Program MBG yang diluncurkan pemerintah pusat bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi, menurunkan angka stunting, serta mendukung tumbuh kembang anak-anak sekolah di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Kepulauan Meranti, program ini mulai dijalankan secara bertahap. “Saya sangat bahagia dengan hadirnya program makan bergizi gratis ini. Anak-anak sekolah kini bisa memperoleh makanan yang layak dan sehat, tentu saja mendukung pertumbuhan mereka secara optimal dan mengurangi risiko stunting,” ujar Bupati H. Asmar di sela-sela kunjungannya. H Asmar menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto atas inisiatif nasional tersebut. Ia berharap program ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di daerah kepulauan seperti Meranti. “Terima kasih kepada Pak Presiden atas program MBG. Ini sangat membantu anak-anak kami yang sedang menempuh pendidikan di Meranti. Semoga beliau senantiasa diberi kesehatan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera,” jelasnya. Mengingat kondisi geografis Kepulauan Meranti terdiri kepulauan, H. Asmar menjelaskan, distribusi makanan menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, pemerintah daerah telah membangun dapur umum di setiap kecamatan agar makanan bisa disiapkan secara lokal.