Rumah Warga

Sorotan terbaru dari Tag # Rumah Warga

Dukung Infrastruktur Dasar Masyarakat, PTPN I Regional 5 Terangi 101 Rumah Warga di Jember Nasional
Nasional
Rabu, 01 Juli 2026 | 11:15 WIB

Dukung Infrastruktur Dasar Masyarakat, PTPN I Regional 5 Terangi 101 Rumah Warga di Jember

Jember, katakabar.com - Total 101 rumah warga Desa Curah Nongko, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mulai menikmati aliran listrik PLN dari pekan kedua Mei 2026 lalu. Penyambungan listrik baru tersebut mengakhiri penantian panjang warga yang mayoritas pekerja PTPN I Regional 5 Afdeling Trate, Kebun Kalisanen Kotta Blater. Program ini menjadi bagian dari komitmen PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara dalam mendukung penyediaan infrastruktur dasar bagi karyawan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Wilayah Afdeling Trate yang berada di kawasan perkebunan dengan akses geografis yang cukup menantang selama ini menjadi salah satu area yang membutuhkan dukungan infrastruktur kelistrikan. Melalui koordinasi dan sinergi yang terus dibangun antara PTPN I Regional 5 dengan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ambulu, penyambungan listrik tersebut akhirnya dapat direalisasikan sehingga masyarakat kini memiliki akses listrik yang lebih memadai untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Penyalaan perdana dilakukan secara simbolis oleh Camat Tempurejo, M. Najmul Huda, pada seremoni sederhana yang diawali dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan lansia duafa sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut turut dihadiri Manajer PTPN I Regional 5 Kebun Kalisanen Kotta Blater Tatang Setiawan, Kepala Desa Curah Nongko, serta para tokoh masyarakat. Najmul Huda menyampaikan apresiasi kepada PTPN I yang telah memfasilitasi penyediaan infrastruktur dasar bagi masyarakat di wilayah tersebut. Menurutnya, listrik merupakan kebutuhan primer yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Inisiatif PTPN I Regional 5 yang tak kenal lelah ini adalah catatan sejarah yang akan dikenang oleh warga, terutama generasi mendatang. Dengan listrik yang cukup, kualitas hidup akan naik dan anak-anak kita tidak ketinggalan dalam penguasaan teknologi. Kepada masyarakat, pergunakan listrik ini dengan bijak,” tutue Camat bergelar Magister Sains tersebut. Manajer Kebun Kalisanen Kotta Blater, Tatang Setiawan, aminkan Camat Tempurejo. Ia mengatakan penyambungan listrik tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat dan karyawan di lingkungan kebun. Dengan tersedianya akses listrik yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kreativitas. “Bagi kami, hadirnya listrik bukan hanya soal fasilitas, tetapi tentang bagaimana masyarakat bisa menjalani aktivitas dengan lebih baik. Kami berharap anak-anak dapat belajar lebih nyaman pada malam hari, aktivitas rumah tangga menjadi lebih lancar, dan masyarakat memiliki peluang untuk semakin berkembang,” jelas Tatang. Ungkapan syukur juga disampaikan Region Head PTPN I Regional 5, Subagiyo. Ia menegaskan perusahaan tidak hanya berfokus pada operasional perkebunan, tetapi juga berupaya memastikan kehadiran perusahaan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. “PTPN I Regional 5 berupaya untuk tumbuh bersama masyarakat. Kami percaya keberhasilan perusahaan harus berjalan beriringan dengan kondisi lingkungan sekitar yang semakin baik. Karena itu, berbagai program sosial dan pembangunan akan terus kami dorong agar manfaat perusahaan benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” timpalnya. Sebagai bagian dari keberlanjutan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), pada akhir Triwulan II Tahun 2026 PTPN I Regional 5 juga merencanakan pemasangan 24 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) di kebun yang sama. Selain itu, perusahaan akan menyalurkan bantuan perbaikan jalan dan saluran air sepanjang 100 meter di Dusun Kombongan, Desa Pondokrejo. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu mengatasi persoalan banjir akibat tersumbatnya saluran air serta longsornya plengsengan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Kehadiran listrik membawa perubahan besar bagi warga setempat. Sunoto 47 tahun, salah satu penerima manfaat program ini, mengaku sangat bersyukur atas tersedianya akses listrik PLN di wilayahnya. “Selama ini memang ada listrik, tetapi kan dari genset (generator set). Jadi, sangat terbatas. Bahkan, kadang mau ngecas hp saja nunggu genset nyala dulu. Sekarang sudah ‘merdeka’, hehehe… Terima kasih PTPN I dan PLN. Akhirnya kami bisa ikut menikmati hasil pembangunan,” imbuhnya. Bagi masyarakat Curah Nongko, hadirnya listrik bukan sekadar penerangan, melainkan simbol harapan baru. Cahaya yang kini menerangi rumah-rumah warga menjadi penanda meningkatnya kualitas hidup sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, dan berkembang di tengah lingkungan perkebunan.

Rumah Warga di Rangsang Barat Dilalap Api, BPBD Salurkan Bantuan Darurat Lingkungan
Lingkungan
Sabtu, 27 Desember 2025 | 20:20 WIB

Rumah Warga di Rangsang Barat Dilalap Api, BPBD Salurkan Bantuan Darurat

Selatpanjang, katakabar.com - Rumah milik nelayan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, hangus terbakar saat ditinggal pemiliknya melaut, Sabtu (27/12). Beruntung tidak ada korban jiwa saat peristiwa tersebut, tetapi kerugian materi ditaksir mencapai Rp200 juta. Rumah yang terbakar berada di Jalan Pelita, Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, dan diketahui milik Johari 68 tahun, warga setempat. Kebakaran kali pertama diketahui oleh tetangga korban yang melihat kobaran api telah membesar dari bagian depan rumah. Seorang saksi mata, Wawan 33 tahun, persis tinggal di belakang rumah korban, mengaku segera menghubungi Johari setelah melihat api mulai mengganas. Korban pun langsung kembali ke darat, tetapi saat tiba di lokasi, api sudah terlanjur membesar dan dengan cepat menghanguskan bangunan rumah yang mayoritas berbahan kayu. “Warga bersama korban sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun karena rumah berbahan kayu, api cepat menyebar dan tidak bisa diselamatkan,” ujar Kapolsek Rangsang Barat. Sekitar pukul 10.00 WIB, api akhirnya berhasil dipadamkan berkat kerja sama masyarakat dan personel Polsek Rangsang Barat. Seluruh bangunan rumah beserta isinya ludes terbakar. Pasca kejadian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti turun langsung ke lokasi untuk melakukan pendataan sekaligus menyalurkan bantuan darurat kepada korban. Bantuan yang diberikan meliputi selimut, tikar, pakaian, handuk, kain sarung, obat-obatan, serta makanan ringan. Penyaluran bantuan tersebut dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Meranti, M. Khardafi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Ardath, S.IP, serta Suapandi, anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti dari Fraksi PAN. Ardath menyampaikan, BPBD mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik. “Kami merekomendasikan masyarakat untuk selalu memeriksa aliran dan instalasi listrik di rumah, terutama saat akan meninggalkan rumah dalam waktu lama,” imbaunya. Ia menambahkan, korban juga disarankan segera mengurus surat keterangan bencana sebagai kelengkapan administrasi untuk keperluan bantuan lanjutan. Berdasarkan hasil identifikasi sementara, kebakaran tersebut diduga disebabkan korsleting atau arus pendek listrik. BPBD dan pihak kepolisian kembali mengingatkan masyarakat agar memastikan instalasi listrik sesuai standar keamanan guna mencegah terjadinya musibah serupa di kemudian hari.

Rumah Warga Roboh Diterjang Angin Kencang, H Asmar Turun Tangan Perintahkan Pembangunan Ulang Riau
Riau
Kamis, 20 November 2025 | 16:19 WIB

Rumah Warga Roboh Diterjang Angin Kencang, H Asmar Turun Tangan Perintahkan Pembangunan Ulang

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti bergerak cepat respons musibah angin kencang yang robohkan rumah salah satu warga di Jalan Tanjung Harapan Gang Dungun, Kecamatan Tebingtinggi. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, Kamis (20/11), turun langsung tinjau lokasi untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan tepat. Rumah milik Margono roboh setelah diterjang angin kencang pada Rabu malam. Di hadapan keluarga korban, Bupati Asmar menyampaikan empati, dan rasa duka atas kejadian yang menimpa warganya tersebut. “Hari ini kita sudah melihat langsung tempat tinggal Bapak Margono yang terkena musibah. Tentunya kita turut berduka dan berharap beliau sekeluarga diberi kesabaran,” ulas H Asmar saat berada di lokasi. Tak hanya meninjau, Bupati Kepulauan Meranti ini serahkan bantuan darurat secara simbolis dari Dinas Sosial serta BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia menegaskan pemerintah daerah harus hadir secara cepat untuk memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi. Di kegiatan itu, H Asmar langsung menginstruksikan Dinas Permukiman untuk membangun ulang hunian warga terdampak. Menurutnya, percepatan rekonstruksi rumah korban merupakan bentuk komitmen Pemkab Meranti dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat. “Dinas Perkim bangun kembali rumah korban. Pastikan koordinasi lintas OPD agar segera bergerak memberikan bantuan sesuai tupoksi masing-masing,” tegasnya.