Solar
Sorotan terbaru dari Tag # Solar
Andai Penerapan B50 Lancar Indonesia Bisa Stop Impor Solar 2026
Jakarta, katakabar.com - Pemerintah sudab tetapkan penerapan bahan bakar minyak atau BBM jenis solar dengan campuran bahan bakar nabati atau BBN biodiesel berbasis minyak sawit sebesar 40 persen atau B40 dimulai 1 Januari 2025. Ketetapan ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (3/1). "Kementerian ESDM baru selesai melakukan rapat internal bahas secara detail terkait urusan biodiesel. Kami telah memutuskan peningkatan biodiesel dari B35 ke B40 sudah berlaku mulai 1 Januari 2025," ujarnya melalui siaran pers, dilansir dari laman EMG, Sabtu (4/1). Langkah ini, menurutnya, sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto terkait ketahanan dan swasembada energi, serta target pemerintah mencapai net zero emission di tahun 2060. Pemerintah bahkan menyiapkan rencana peningkatan lebih lanjut ke B50 pada 2026. "Kalau B40 ini berjalan baik, atas arahan Presiden RI, kita dorong implementasi B50 pada 2026. Kalau ini kita lakukan, maka impor kita terhadap solar, Insya Allah dipastikan sudah tidak ada lagi di tahun 2026. Jadi program (mandatori biodiesel) ini bagian dari pada perintah presiden tentang ketahanan energi dan mengurangi impor," terangnya. Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi mengutarakan, program mandatori B40 dapat mengurangi impor BBM sehingga menghemat devisa sebesar Rp147,5 triliun. Sedangkan untuk B35 dapat menghemat Rp122,98 triliun. “Dengan demikian terjadi penghematan devisa sekitar Rp 25 triliun dengan tidak mengimpor BBM jenis minyak solar dari peningkatan B35 ke B40,” ucapnya.
Bisnis Koperasi Beragam, Dari Jualan Solar Hingga Produksi Minyak Makan Merah
Jakarta, katakaba.com - Bisnis koperasi beragam, dari jualan solar hingga produksi minyak makan merah. Ini sejalan pemerintah terus mendorong peningkatan kontribusi usaha koperasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dari 5,7 persen jadi 6,2 persen di tahun 2024. Beberapa kebijakan afirmatif yang telah diterapkan pemerintah, salah satunya program koperasi modern yang dilaksanakan mulai 2020 hingga 2023 yang telah diintervensi sebanyak 400 koperasi dan akan menjadi 500 koperasi modern pada tahun 2024.
Terus Diboikot, Prabowo S: Saya Janji Gunakan Sawit Jadi Solar Untuk Rakyat
Jakarta, katakabar.com - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sentil produk kelapa sawit Indonesia yang dilakukan negara-negara barat terus diboikot. Jika rakyat mengamanatkan dirinya jadi Presiden RI pada Pemilihan Presiden nanti, Ia berjanji bakal mengolah sawit jadi solar. "Mereka mau boikot kita punya sawit. Terimakasih lo boikot, gue pakai kelapa sawit untuk bikin solar untuk rakyat, nggak usah impor energi," tegas Prabowo saat pidato politik di acara deklarasi dukungan Partai Gelora di Djakarta Theater, Jakarta, pada Sabtu (2/9) lalu dilansir elaeis.co, pada Senin (4/9). Prabowo menekankan, kita mesti menjaga energi kita. Jangan khawatir, kita bisa hasilkan energi dari dalam negeri. Indonesia kaya sumber daya terutama energi yang bisa didapat dari tanaman nabati, seperti kelapa sawit dan singkong. "Ada dari singkong, sawit, aren, tebu, dan sagu, kita bisa hasilkan diesel solar. Banyak jenis nabati yang tumbuh subur di tanah air bisa diolah jadi bahan bakar yang ramah lingkungan. Takkan ada habisnya," tandasnya.