Home / Politik / Bupati ke Pj Sekda: Jangan Segalanya Minta Petunjuk Bupati, Mati Bupati Kalau Begitu!
Bupati ke Pj Sekda: Jangan Segalanya Minta Petunjuk Bupati, Mati Bupati Kalau Begitu!
Bupati Batang Hari Mhd Fadhil Arief mengingatkan pejabat harus kompak dan bersinergi dengan instansi vertikal. Foto: (Humas Dinas Kominfo)
Batang Hari, katakabar.com - Penjabat Sekretaris Daerah Batang Hari, Mulai P Rambe langsung kena mental akibat pernyataan keras Bupati Mhd Fadhil Arief, satu jam pasca pelantikan di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati.
"Yang bingung saja ditanya dengan Bupati. Kalau yang tidak bingung langsung saja. Jagan menunggu petunjuk Bupati, petunjuk Bupati, tidak ada petunjuk. Kalau sudah jelas fungsinya tidak perlu minta petunjuk lagi," tegas Fadhil Arief, Rabu (22/1/2025).
"Jangan segalanya minta petunjuk, adapula mutasi dalam kantor minta petunjuk Bupati, mati Bupati macam itu. Kalau plafon besarnya mungkin, karena Bupati penguasa anggaran," imbuhnya.
Mantan Sekda Muaro Jambi ini berujar seluruh Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) harus berkreasi. Termasuk BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) juga begitu.
"Bang Samral ya, jagan tanya Pak Bupati bagaimana penyaluran bantuannya? Siapkan dulu baru petunjuk penyaluran, bendanya belum ada sudah minta petunjuk penyaluran," kelakarnya.
Ketua Asprov PSSI Jambi ini tak lupa mengingatkan Sekda supaya mengajarkan soal penulisan permohonan nota dinas. Buatlah opsi berupa pandangan hukum yang jelas. Kalau tidak dilakukan, dampaknya ini agar Bupati lebih ringan beban pikirannya.
"Terkadang setelah cerita masalah-masalah, selanjutnya mohon berkenan petunjuk Bupati. Bupati disuruh berpikir, namanya itu mau membunuh, "pembunuhan berencana" seperti itulah. Bupati memikirkan kerjaan dia. Saya tidak mau lagi kepala dinas buat nota dinas salah," tegasnya.
Fadhil Arief mengingatkan pejabat berpikir maju. Ibarat berkebun, harus rajin-rajin menebas agar tak ditumbuhi rumput. Pakai prinsip orang Padang, kalau tak bisa dibodohi orang lain, pintar berarti, tapi kalau masih bisa dibodohi orang lain, berarti belum pintar.
"Kepala Dinas disini banyak yang dibodohi orang lain, cuma ada yang ngaku ada yang tidak. Nanti kita kumpulkan, coba diseleksi Pak Rambe yang pernah dibodohi orang lain, kecuali Kadis PDK, beliau pintar, makanya tak pernah dibodohi orang," gelak lelaki 49 tahun kelahiran Desa Terusan.
Ia lagi-lagi menekankan pejabat harus kompak. Ada filosofi kalau nonton National Geographic, filosofi semacam Serigala yakni sesuatu yang dikerjakan bergerombol, cari makan sama-sama, menghadapi musuh sama-sama.
"Kalau yang keluar dari gerombolan, selesai dimakan Harimau. Jangan pernah keluar dari gerombolan, ikutlah dalam gerombolan. Kawan-kawan harus kompak, komunikasi harus baik ya Pak Sekda, bantu kawan-kawan. Karena tidak mungkin tugas itu selesai dengan kita, kadangkala kita butuh Kapolres, butuh Kajari, butuh Pabung, pasti itu," ujarnya.
"Pak Sekda nanti berkunjung ke kantor Pak Kapolres, Pak Kajari, Pak Pabung. Selamat bertugas, hal-hal baik yang dilakukan Sekda sebelumnya lanjutkan, hal-hal yang kurang baik ditinggalkan. Karena setiap manusia pasti ada plus minusnya," tambanya seraya menutup sambutan dari atas podium. (***)
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Kepala BKPSDMD Dilantik sebagai Penjabat Sekda
Bupati Fadhil Arief Ingatkan Pejabat jangan Pura-pura Alim
Objek Wisata Aek Meliuk Saksi Sejarah Lahirnya Super Tangguh Batang Hari
KPU Batang Hari Tetapkan Pasangan Fadhil-Bakhtiar sebagai Bupati dan Wakil Bupati 2025-2030








Komentar Via Facebook :