https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Sawit / Deadline November 2025, Perusahaan Sawit di Riau Masih Banyak Belum Kantongi ISPO

Deadline November 2025, Perusahaan Sawit di Riau Masih Banyak Belum Kantongi ISPO


Rabu, 08 Januari 2025 | 19:17 WIB  

Editor : Sahdan
Deadline November 2025, Perusahaan Sawit di Riau Masih Banyak Belum Kantongi ISPO

Foto Ilustrasi Net/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 37003 | Artikel Judul: Deadline November 2025, Perusahaan Sawit di Riau Masih Banyak Belum Kantongi ISPO | Tanggal: Rabu, 08 Januari 2025 - 19:17

Pekanbaru, katakabar.com - Perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di 'Bumi Lancang Kuning' nama lain dari Provinsi Riai masih banyak belum kantongi Indonesia Sustainable Palm Oil atau ISPO.

Hal itu kontras dengan program kelapa sawit berkelanjutan telah dicanangkan pemerintah dari 2020 silam.

Kepala Dinas Perkebunan atau Disbun Provinsi Riau, Syahrial Abdi mengaku pihaknya sudah melakukan sosialisasi, dan edukasi tentang ISPO ini kepada banyak perusahaan kelapa sawit.

Bahkan, ujar mantan Pj Bupati Bengkalis ini, tidak hanya di perusahaan yang menjadi kewenangan provinsi, pihaknya kolaborasi dengan Dinas Perkebunan atau Disbun kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

"Kalau untuk kewenangan Disbun provinsi ada 24 perusahaan, seluruhnya telah kantongi sertifikasi ISPO," jelasnya, dilansir dari laman EMG, Rabu (8/1).

Masih banyak perusahaan sawit yang ada di kabupaten dan kota, tegasnya, belum memiliki sertifikat tersebut.

"Kita sudah melayangkan teguran kepada perusahan-perusahaan ini. Di mana kita masih menunggu untuk batas waktu pengurusan yakni sampai November 2025 mendatang," bebernya.

Dari informasi yang diperolehnya, ada beberapa alasan perusahaan belum punya sertifikat ISPO itu. Misalnya terkait belum lengkapnya persyaratan pengajuan seperti IUP dan sebagainya.

"Pada prinsipnya kita tetap dorong agar perusahaan bersertifikasi ISPO sesuai dengan target kita. Karena ini akan sangat bermanfaat bagi perusahaan maupun petani kelapa sawit yang ada," ucapnya.

Menurutnya, ISPO upaya untuk meningkatkan daya saing minyak kelapa sawit di pasar internasional. Selain itu, untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, memprioritaskan masalah lingkungan, dan sosial ketenagakerjaan.

"Banyak manfaat dari ISPO ini, di mana kebun perusahaan akan memiliki mutu pengolahan dan hasil akhir yang meningkat. Kemudian meningkatkan daya saing, produksi dan sistem usaha lebih ramah lingkungan," sebutnya.

www.katakabar.com | Artikel ID: 37003 | Artikel Judul: Deadline November 2025, Perusahaan Sawit di Riau Masih Banyak Belum Kantongi ISPO | Tanggal: Rabu, 08 Januari 2025 - 19:17

TOPIK TERKAIT

# Deadline# November 2025# # Banyak# Perusahaan# Sawit# Belum# Kantongi# ISPO# Riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sawit

    Evaluasi Penyediaan MINYAKKITA, Kemendag: Bangun Sinergi Antara Pemerintah dan Produsen

    Selasa, 07 Jan 2025 | 15:59 WIB
  • Sawit

    WSN: Benahi Industri Kelapa Sawit Lebih Utama Daripada Tambah Luas Kebun

    Rabu, 08 Jan 2025 | 15:29 WIB
  • Ekonomi

    Semua Mata Pajak Capai Target 2024, UPT Bapenda Mandau Tatap 2025 Optimisme Tinggi

    Rabu, 08 Jan 2025 | 15:10 WIB
  • Sawit

    Sawit Masih Menguntungkan Turut Dongkrak NTP Jambi 2,16 persen Desember 2024

    Selasa, 07 Jan 2025 | 10:34 WIB
  • Nasional

    Indigo Academy, Telkom dan Educourse.id Bantu Mahasiswa UNM Kembangkan Startup Inovatif

    Rabu, 08 Jan 2025 | 10:25 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :