https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Ekonomi / Emas Tertekan di Bawah $4.000, Pasar Tunggu Keputusan The Fed dan Pertemuan AS–Tiongkok

Emas Tertekan di Bawah $4.000, Pasar Tunggu Keputusan The Fed dan Pertemuan AS–Tiongkok


Rabu, 29 Oktober 2025 | 12:00 WIB  

Editor : Sahdan
Emas Tertekan di Bawah $4.000, Pasar Tunggu Keputusan The Fed dan Pertemuan AS–Tiongkok

Foto: Ilustrasi/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 41942 | Artikel Judul: Emas Tertekan di Bawah $4.000, Pasar Tunggu Keputusan The Fed dan Pertemuan AS–Tiongkok | Tanggal: Rabu, 29 Oktober 2025 - 12:00

Jakarta, katakabar.com - Harga emas (XAU/USD) kembali terseret turun pada perdagangan Selasa (28/10) kemarin, menandai pelemahan signifikan setelah sempat bertahan di atas level psikologis $4.000. Logam mulia ini anjlok hingga $3.971 terendah sejak pertengahan Oktober karena pelaku pasar mulai kembali berani mengambil risiko setelah tensi dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok menunjukkan tanda-tanda mereda.

Emas kehilangan daya tariknya sebagai aset safe haven ketika hubungan dagang dua ekonomi terbesar dunia mulai mencair, kondisi tersebut membuat permintaan terhadap aset berisiko seperti saham dan obligasi meningkat, sehingga tekanan jual pada emas kian kuat.

Dari sisi teknikal, menurut analisis dari Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, menjelaskan kombinasi pola candlestick dan pergerakan Moving Average saat ini masih mengindikasikan tren bearish yang dominan pada XAU/USD. Dengan momentum yang cenderung negatif, potensi pelemahan lanjutan terbuka menuju area $3.950, yang menjadi level support kuat untuk jangka pendek. Namun jika harga gagal menembus level tersebut, potensi rebound menuju $4.059 bisa terjadi sebagai bentuk koreksi teknikal.

Selain faktor teknikal, pelaku pasar global juga menanti rapat kebijakan The Federal Reserve (The Fed) pada hari Rabu mendatang. Ekspektasi terhadap penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin kini mencapai hampir 97 persen, menurut data dari CME FedWatch Tool. Keputusan ini akan menjadi katalis penting bagi arah pergerakan emas berikutnya.

“Jika The Fed memutuskan memangkas suku bunga, hal itu dapat menjadi penahan sementara bagi penurunan harga emas,” ujar Andy.

Di sisi lain, kabar positif datang dari Washington dan Beijing. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyampaikan bahwa kedua negara telah menyepakati kerangka kerja baru untuk meredakan ketegangan perdagangan, termasuk pembatalan rencana tarif 100 persen terhadap produk Tiongkok yang semula akan berlaku mulai 1 November.

Pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping di sela-sela KTT Asia di Korea Selatan pada Kamis nanti juga diharapkan memperkuat arah kesepakatan dagang yang lebih stabil.

“Pasar kini mulai menilai bahwa risiko perang dagang semakin berkurang, sehingga investor cenderung meninggalkan aset pelindung seperti emas,” kata Andy.

Pandangan ini sejalan dengan komentar David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, yang menilai bahwa potensi kesepakatan perdagangan antara AS dan Tiongkok menandakan menurunnya permintaan terhadap aset safe haven.

Meski begitu, tidak semua indikator ekonomi memberi tekanan tambahan. Indeks Dolar AS (DXY) justru melemah tipis 0,07% ke 98,84, dan imbal hasil obligasi AS 10-tahun turun ke 3,997%. Penurunan imbal hasil riil AS yang biasanya bergerak berlawanan arah dengan emas sempat menahan penurunan harga logam mulia tersebut.

Andy menyarankan agar investor tetap berhati-hati dalam mengambil posisi menjelang keputusan The Fed. Menurutnya, volatilitas harga emas cenderung meningkat pada periode menjelang rilis kebijakan moneter dan berita geopolitik penting.

“Selama harga emas belum mampu menembus kembali di atas $4.000 secara konsisten, tekanan bearish masih dominan,” tegasnya.

www.katakabar.com | Artikel ID: 41942 | Artikel Judul: Emas Tertekan di Bawah $4.000, Pasar Tunggu Keputusan The Fed dan Pertemuan AS–Tiongkok | Tanggal: Rabu, 29 Oktober 2025 - 12:00

TOPIK TERKAIT

# Emas# Tertekan# Pasar# Tunggu# Keputusan# The Fed# Pertemuan# AS-Tiongkok
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Tekno

    Intel Siap Genjot Pasar PC Berbasis AI, Targetkan 290 Juta Unit Tahun Depan

    Senin, 27 Okt 2025 | 10:00 WIB
  • Ekonomi

    Setelah Reli Panjang, Harga Emas Melemah ke $4.054 per Ons Jelang Rilis Data Inflasi AS

    Senin, 27 Okt 2025 | 09:04 WIB
  • Internasional

    Jelang Rilis Data Inflasi AS, Emas Tetap Tertekan di Area Bearish

    Minggu, 26 Okt 2025 | 10:09 WIB
  • Ekonomi

    Harga Emas Melemah, Tekanan Bearish Kian Kuat di Tengah Penguatan Dolar AS

    Kamis, 23 Okt 2025 | 10:01 WIB
  • Ekonomi

    Momentum Bullish Emas Belum Berakhir, Ada Potensi Pullback Jangka Pendek

    Rabu, 22 Okt 2025 | 09:30 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :