https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Internasional / Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci Wajib Dicermati

Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci Wajib Dicermati


Rabu, 15 April 2026 | 11:03 WIB  

Editor : Sahdan
Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci Wajib Dicermati

Foto: Ilustrasi/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 44824 | Artikel Judul: Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci Wajib Dicermati | Tanggal: Rabu, 15 April 2026 - 11:03

Jakarta, katakabar.com - Harga emas dunia pada perdagangan pada pertengahan April 2026 diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan, seiring tren naik yang masih terlihat cukup solid baik dari sisi teknikal maupun fundamental.

Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe harian menunjukkan bahwa momentum bullish belum mereda dan justru berpotensi berlanjut dalam waktu dekat.

Secara teknikal, ujarnya, harga emas sebelumnya sempat mengalami fase koreksi ringan pada awal pekan. Namun, tekanan tersebut tidak berlangsung lama karena harga kembali bergerak naik dan berhasil menutup celah harga (gap) yang sempat terbentuk saat pembukaan pasar.

Penutupan gap ini menjadi salah satu indikator penting bahwa pasar masih didominasi oleh minat beli, sekaligus menandakan bahwa tren utama masih berada dalam jalur kenaikan.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa fase koreksi yang terjadi sebelumnya lebih bersifat sementara dan tidak cukup kuat untuk mengubah arah tren secara keseluruhan.
Jadi, harga emas kini berpotensi kembali membentuk tren utama baru yang mengarah ke atas atau primary trend, yang biasanya ditandai dengan pergerakan harga yang lebih konsisten.

Dalam proyeksi jangka pendek, Dupoin Futures melihat bahwa harga emas berpeluang melanjutkan kenaikan menuju level resistance terdekat di kisaran 4.857. Level ini menjadi titik penting yang akan menentukan apakah harga mampu melanjutkan tren naik ke level yang lebih tinggi. Jika terjadi penembusan yang kuat di atas area tersebut, maka peluang kenaikan lanjutan akan semakin terbuka.

Apabila momentum bullish tetap terjaga, ulasnya, harga emas bahkan berpotensi mengarah ke level psikologis berikutnya di angka 5.000. Level ini dinilai sebagai target penting karena tidak hanya menjadi batas teknikal, tetapi juga memiliki arti khusus bagi pelaku pasar sebagai penanda level harga yang signifikan.

Dari sisi fundamental, jelasnya, penguatan harga emas turut didukung oleh meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven. Ketidakpastian global yang masih berlangsung, baik terkait kondisi ekonomi maupun dinamika geopolitik, membuat investor cenderung mencari instrumen yang lebih aman untuk melindungi nilai aset mereka. Dalam situasi seperti ini, emas menjadi salah satu pilihan utama.

Selain itu, sambungnya, ekspektasi terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat juga memberikan pengaruh besar terhadap pergerakan emas. Pasar mulai melihat adanya peluang bahwa Federal Reserve akan mengambil pendekatan yang lebih longgar dalam kebijakannya. Kemungkinan penurunan suku bunga atau setidaknya penghentian kenaikan suku bunga menjadi faktor yang mendorong minat terhadap emas.

"Dalam kondisi suku bunga yang lebih rendah, emas menjadi lebih menarik karena tidak bersaing secara langsung dengan instrumen yang memberikan imbal hasil. Hal ini membuat aliran dana berpotensi kembali masuk ke pasar emas," tuturnya.

Di sisi lain, potensi pelemahan dolar Amerika Serikat juga menjadi katalis positif. Hubungan yang berlawanan arah antara dolar dan emas membuat pelemahan dolar dapat membuka ruang bagi harga emas untuk bergerak lebih tinggi. Ketika dolar melemah, emas menjadi lebih terjangkau bagi investor global, sehingga permintaan dapat meningkat.

Faktor tambahan yang turut memperkuat tren bullish adalah meningkatnya pembelian emas oleh bank sentral di berbagai negara. Langkah ini mencerminkan bahwa emas masih dianggap sebagai aset strategis untuk menjaga stabilitas cadangan devisa, sekaligus memberikan dukungan jangka panjang terhadap harga.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa tren kenaikan harga emas masih cukup kuat dan berpotensi berlanjut dalam waktu dekat. Selama tidak ada perubahan signifikan dalam sentimen pasar, peluang untuk mencapai level yang lebih tinggi, termasuk area psikologis 5.000, tetap terbuka.

Untuk itu, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan dinamika global yang dapat memicu fluktuasi harga dalam jangka pendek. Dengan memahami level-level penting serta arah tren yang sedang berlangsung, investor diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah kondisi pasar yang terus berubah.

www.katakabar.com | Artikel ID: 44824 | Artikel Judul: Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci Wajib Dicermati | Tanggal: Rabu, 15 April 2026 - 11:03

TOPIK TERKAIT

# Emas# Harga# Kunci# Dicermati# Ketegangan# Timur Tengah
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ekonomi

    Ketegangan AS vs Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak!

    Selasa, 14 Apr 2026 | 16:11 WIB
  • Internasional

    Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

    Selasa, 14 Apr 2026 | 12:10 WIB
  • Sumut

    Tambang Emas Ilegal di Lahan PT PSU Madina Disorot, Diduga Terorganisir dan Bernilai Miliaran Rupiah

    Selasa, 14 Apr 2026 | 09:57 WIB
  • Internasional

    Sentimen Global Dongkrak Harga Emas Siap Lanjutkan Kenaikan

    Senin, 13 Apr 2026 | 14:10 WIB
  • Internasional

    Harga Emas Tunjukkan Kinerja Positif, Tren Bullish Masih Terjaga Sepanjang Pekan

    Minggu, 12 Apr 2026 | 16:07 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Sabet Juara 1 dan 3, Siswa MTsN 3 Rohul Torehkan Prestasi di Lomba Donor Darah

    Senin, 13 Apr 2026 | 07:59 WIB
  • Dugaan Pungli Pelantikan 22 Kepala Sekolah SD di Labuhanbatu, Setoran Capai Rp60 Juta

    Senin, 13 Apr 2026 | 19:47 WIB
  • Bersaing Ketat dengan 421 Siswa, Rafa Murid MAN 1 Rohul Raih Beasiswa Anak Riau

    Kamis, 16 Apr 2026 | 07:39 WIB
  • Dianggap Lalai, Guru Ini Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Praktik Siswa Berujung Maut di SMP Islamic Center Siak, Sementara...

    Selasa, 14 Apr 2026 | 16:19 WIB
  • Dunia Pers Berduka, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

    Sabtu, 18 Apr 2026 | 05:15 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :