Home / Nasional / Inovasi dan Keunikan Pembangunan Terowongan Karya Anak Bangsa di Samarinda Digarap PTPP
Inovasi dan Keunikan Pembangunan Terowongan Karya Anak Bangsa di Samarinda Digarap PTPP
Foto Ilustrasi/katakabar.com.
Jakarta, katakabar.com - Proyek pembangunan Terowongan Jalan Sultan Alimuddin-Kakap yang digarap oleh PTPP di Kota Samarinda kini semakin mendekati penyelesaian dengan progres mencapai 91,702 persen.
Proyek senilai Rp395,9 miliar ini bagian dari upaya pemerintah kota guna mengatasi kemacetan dan meningkatkan keselamatan di area Gunung Manggah.
Proyek dengan panjang terowongan 400 meter dan lebar 10 Meter memiliki keunikan tersendiri, sebab menjadi terowongan jalan pertama di Kalimantan Timur, dan pertama di Indonesia dibiayai menggunakan APBD tingkat kota.
Direncanakan tunnel ini akan memiliki 2 lajur (1 arah) dan akan dioperasikan pada pertengahan Tahun 2025. Lebih dari itu, proyek ini merupakan karya anak bangsa, mulai dari tahap perencanaan hingga proses konstruksinya.
Salah satu inovasi utama dalam proyek ini adalah penerapan metode Parallel NATM (New Austrian Tunneling Method). Dalam metode ini, seluruh pekerjaan dilakukan secara paralel, termasuk pekerjaan galian lower, pekerjaan invert dan pekerjaan lining.
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka saat kunjungannya di bulan Februari 2025 mengapresiasi pembangunan Terowongan Samarinda yang mampu menjadi solusi pemecah kemacetan.
Di kunjungan itu Gibran menyebutkan manfaat pembangunan terowongan ini dapat meningkatkan aksesibilitas, dan pentingnya penyelesaian proyek ini agar dapat segera dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat sekitar.
“Infrastruktur ini juga krusial dalam mendukung pemerataan pembangunan di Kalimantan Timur,” tegasnya.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo menjelaskan, terkait proses pembuatan tunnel di Samarinda yang merupakah tunnel pertama karya anak bangsa,
"Dengan adanya penerapan inovasi NATM durasi pengerjaan proyek dapat dipersingkat secara signifikan tanpa mengurangi aspek keselamatan dan kualitas konstruksi," jelasnya.
Joko mengharapkan dengan adanya Terowongan Jalan Sultan Alimuddin-Kakap bisa mengurangi kemacetan di ruas jalan utama dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan di area Gunung Mangga.
Satu lagi, lanjut Joko dengan adanya terowongan ini bisa menjadi ikon baru dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.
"Proyek ini membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur modern dan inovatif dapat dilakukan dengan sumber daya lokal dan dana daerah, sekaligus menjadi tonggak sejarah dalam pengembangan sistem transportasi perkotaan," sebutJoko.
Kontak: Informasi lebih lanjut dapat menghubungi: Joko Raharjo Sekretaris Perusahaan PT PP (Persero) Tbk Tel : 021 – 877 84137








Komentar Via Facebook :