Home / Sawit / IPOC 2025, Dirut BPDP: Pemerintah Perkuat Biodiesel Demi Ketahanan Energi Nasional
IPOC 2025, Dirut BPDP: Pemerintah Perkuat Biodiesel Demi Ketahanan Energi Nasional
Foto: Istimewa/katakabar.com.
Bali, katakabar.com - Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Eddy Abdurrachman tegaskan komitmen pemerintah perkuat program biodiesel sebagai strategi ketahanan energi dan stabilisasi industri sawit nasional.
"Pemerintah komitmen perkuat program biodiesel sebagai strategi ketahanan energi dan stabilisasi industri sawit nasional," terang Eddy di ajang Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) di Bali, dilansir dari laman website resmi BPDD, Ahad (16/11).
Di sesi bertema “Challenges and Opportunities of Biofuel Program in Indonesia”, Eddy Abrurrachman memaparkan perjalanan panjang mandatori biodiesel sejak 2006 hingga kini mencapai penerapan B35–B40, dengan peluang menuju B50 pada 2026 mendatang.
Program biodiesel miliki empat tujuan utama, yakni mengurangi impor solar, mendukung stabilitas harga CPO, memperbaiki kinerja ekonomi makro, dan berkontribusi terhadap target energi terbarukan.
"Skema pendanaan yang dikelola BPDP turut memastikan ketersediaan biodiesel di pasar domestik melalui kompensasi selisih harga," jelasnya.
Tetapi, kata Eddy, sejumlah tantangan masih dihadapi, mulai dari kesiapan infrastruktur, beban fiskal, hingga kritik lingkungan. Di sisi lain, peluang besar muncul melalui peningkatan ketahanan energi, penguatan pasar sawit domestik, dan tumbuhnya riset biofuel generasi lanjut.
Hal ini menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan program biodiesel terbesar di dunia, sekaligus menunjukkan pentingnya penguatan kebijakan, inovasi, dan diplomasi keberlanjutan untuk masa depan energi hijau nasional.








Komentar Via Facebook :